Seberapa Tahu Anda Tentang Jepang? Ikuti Kuis tsunagu Japan dan Uji Wawasan Anda!

Pesona Jepang tidak henti-hentinya memikat hati banyak orang di seluruh dunia. Baik ekspatriat yang tinggal di Jepang selama bertahun-tahun maupun pengagum yang masih merencanakan perjalanan ke negara matahari terbit, tidak sedikit orang di luar sana yang menganggap diri mereka ahli dalam budaya Jepang. Nah, untuk membuktikan seberapa luas wawasan dan besar kecintaan Anda terhadap Jepang, ikuti kuis dari tsunagu Japan yang terdiri dari 21 soal dengan beragam tingkat kesulitan. Kemudian, share dengan kami hasil yang Anda peroleh!

Seluruh Jepang

Budaya Jepang

Mudah

1. Apa nama kastil Jepang yang populer ini?

Jepang terkenal dengan banyak kastilnya yang indah, tetapi apakah Anda tahu nama salah satu yang paling terkenal dari semuanya?

A) Kastil Osaka
B) Kastil Matsumoto
C) Kastil Himeji
D) Kastil Kumamoto

≫ Klik untuk melihat jawaban! ≪

JAWABAN: Kastil Himeji.

Terletak di Prefektur Hyogo, Kastil Himeji juga dikenal sebagai "Kastil Bangau Putih" karena warna putih dan arsitekturnya mengingatkan kita pada burung yang sedang terbang. Keindahan Kastil Himeji sering kali ditampilkan di kartu pos, halaman depan buku panduan wisawa, dan media lainnya. Meskipun pembangungan kastil ini selesai sekitar tahun 1609, sebagian bentengnya berusia lebih tua dari itu. 

Selain menjadi salah satu dari tiga kastil terbaik di Jepang (bersama dengan Kastil Matsumoto dan Kastil Kumamoto), Kastil Himeji juga ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia dan simbol ketangguhan setelah selamat dari pemboman pada PD II dan Gempa Bumi Besar Hanshin tahun 1995.

2. Kapan foto ini diambil?

Tokyo menawarkan banyak pemandangan indah sepanjang tahun, tetapi di bulan apa Anda harus mengunjungi ibu kota Jepang untuk menyaksikan pemandangan di atas?

≫ Klik untuk melihat jawaban! ≪

JAWABAN: Akhir Maret atau awal April.

Event yang ditampilkan dalam foto adalah pesta hanami (melihat bunga sakura). Tradisi ini awalnya dimulai sebagai bentuk apresiasi terhadap keindahan alam yang cepat berlalu karena bunga sakura hanya mekar paling lama dua minggu, sebelum kelopaknya berguguran dan menciptakan hamparan permadani berwarna merah muda. Kini, hanami menjadi momen berkumpul bersama teman, keluarga, atau rekan kerja untuk menikmati makanan dan minuman di bawah naungan salah satu simbol Jepang.

Waktu mekar penuhnya bunga sakura tergantung pada iklim. Di daerah yang dingin seperti Hokkaido, musim hanami jatuh pada akhir bulan April atau awal Mei, sedangkan di Okinawa yang beriklim subtropis bisa terjadi di awal Januari atau Februari. Di Tokyo, hanami biasanya dimulai pada akhir Maret atau awal April, yang merupakan waktu terbaik untuk mengunjungi kota ini.

3. Sebelum Tokyo, kota apa yang menjadi ibu kota Jepang?

Tokyo secara resmi menjadi ibu kota Jepang pada tahun 1868 saat Restorasi Meiji, setelah 260 tahun di bawah nama "Edo". Namun, tahukah Anda kota mana yang berfungsi sebagai pusat pemerintahan Jepang sebelum Edo/Tokyo?

A) Nara
B) Yamato
C) Osaka
D) Kyoto

≫ Klik untuk melihat jawaban! ≪

JAWABAN: Kyoto.

Jika Anda memasukkan legenda dan mitos, Jepang memiliki hampir 100 ibu kota di sepanjang sejarahnya. Itu karena untuk waktu yang lama, "ibu kota" Jepang berada di mana pun Istana Kekaisaran berada, dan karena ada banyak Kaisar yang tinggal di tanah pribadi mereka sendiri, ibu kota cenderung berubah seiring pergantian penguasa.

Hal tersebut terhenti pada tahun 794, ketika Kaisar Kanmu memindahkan Istana Kekaisaran ke Kyoto (kemudian dikenal sebagai Heian-kyo: "ibu kota perdamaian dan ketenteraman"), yang terus menjadi ibu kota Jepang selama 1.100 tahun. Bukti sejarah ini dapat dilihat dari nama Kyoto, yang secara harafiah berarti "ibu kota". Di sisi lain, Tokyo berarti "ibu kota timur".

4. Di mana Anda dapat menemukan tombol-tombol ini?

Bukan hal yang mengherankan melihat banyak tombol di negara berteknologi maju seperti Jepang. Namun, tahukah Anda di mana kita bisa menemukan tombol pada foto di atas dan apa gunanya?

≫ Klik untuk melihat jawaban! ≪

JAWABAN: Di Toilet.

Sekitar 70-80% rumah tangga di Jepang memiliki toilet pintar yang dilengkapi bidet elektronik. Bidet tersebut dikontrol melalui panel yang dipasang di atas samping dudukan toilet atau di dinding. Toilet pintar Jepang dapat melakukan banyak hal, mulai dari membersihkan dan mengeringkan hingga memutar nada/musik saat menyiram. Sejak tahun 2017, simbol-simbol yang digunakan pada tombol toilet distandarisasi untuk memudahkan orang asing menggunakannya, tetapi toilet model lama masih tetap pada desain lamanya.

5. Apa stasiun kereta tersibuk di dunia?

Anda mungkin sudah menebak bahwa pertanyaan ini akan muncul. Sistem kereta api di Jepang sangatlah besar, membawa miliaran penumpang setiap tahun dan mencakup hampir 3.000 km rel kereta api dan lebih dari 8.500 stasiun. Salah satu di antaranya adalah stasiun tersibuk di dunia. Lalu, apa nama stasiunnya?

A) Stasiun Shinjuku
B) StasiunTokyo
C) Stasiun Osaka
D) Stasiun Shibuya

≫ Klik untuk melihat jawaban! ≪

JAWABAN: Stasiun Shinjuku.

Stasiun Shinjuku di Tokyo adalah stasiun tersibuk di dunia, dikunjungi oleh sekitar 3,5 juta orang setiap hari. Jumlah ini bahkan tercatat dalam Guinness World Record (sebagai perbandingan, Grand Central Station di New York hanya melayani 750.000 penumpang per hari). Saking besarnya, tidak jarang orang-orang yang belum lama tinggal di Jepang tersesat di dalam stasiun yang bagaikan labirin. Namun, karena Stasiun Shinjuku merupakan pintu gerbang ke destinasi terbaik di Tokyo seperti Kabukicho dan Omoide Yokocho, Anda harus membiasakan diri dengan tempat ini.

6. Kuil Arakura Sengen menawarkan pemandangan menakjubkan dari landmark terkenal mana?

Pagoda Chureito di Kuil Arakura Sengen menghadap ke simbol terkenal Jepang. Apa namanya?

≫ Klik untuk melihat jawaban! ≪

JAWABAN: Gunung Fuji.

Kombinasi Pagoda Chureito (peringatan perdamaian yang berasal dari tahun 1963), Gunung Fuji, dan dedaunan musim gugur atau bunga sakura yang bermekaran di sekitarnya kini telah menjadi salah satu image ikonis Jepang. Anda dapat melihatnya sendiri dan mengabadikan pemandangam terbaiknya dengan mengunjungi Taman Arakurayama Sengen.

7. Apa nama restoran di bawah?

Tentu saja... KFC, kan? Itu yang tertulis di plangnya.

≫ Klik untuk melihat jawaban! ≪

JAWABAN: Kentucky.

Rantai restoran Kentucky Fried Chicken (KFC) masuk ke Jepang sekitar 50 tahun yang lalu. Pertama kali muncul di Osaka World Expo pada tahun 1970, KFC kini telah memiliki 1.100 gerai di seluruh negeri. Meskipun terdaftar dan dikelola di bawah nama "KFC", orang Jepang tidak menyebutnya demikian. Jika Anda menyebut KFC, orang mungkin tidak paham apa yang Anda bicarakan. Itu karena restoran ini lebih dikenal dengan nama Kentucky.

Natal di Jepang identik dengan dua hal: iluminasi warna-warni dan ayam goreng. Selama waktu ini, keluarga-keluarga di Jepang memanjakan diri mereka dengan berbagai bucket ayam goreng dari beberapa restoran berbeda, dan Kentacky menjadi pilihan yang paling populer. Itulah sebabnya sejumlah gerai menerima reservasi Natal paling cepat di akhir November. Bukti bahwa Kentacky benar-benar populer di Jepang.

8. Mengapa supermarket Jepang memiliki keranjang dengan dua warna berbeda?

Troli besar bergaya Barat jarang ditemukan di supermarket Jepang. Mayoritas menggunakan troli berukuran lebih kecil yang dimaksudkan bukan untuk menaruh barang belanjaan, melainkan keranjang belanja. Anda mungkin memperhatikan bahwa warna keranjang tersebut berbeda. Mengapa demikian?

≫ Klik untuk melihat jawaban! ≪

JAWABAN: Ini adalah sistem anti pencurian.

Di supermarket Jepang, satu keranjang digunakan untuk berbelanja. Kemudian, saat pembayaran, staf kasir memindahkan barang belanjaan Anda ke keranjang dengan warna berbeda untuk memberi tanda bahwa semuanya telah dibayar. Jepang memang negara yang aman, tetapi bukan berarti tidak ada tindak kejahatan sama sekali. Sistem keranjang dua warna merupakan cara yang paling cepat dan efisien untuk mencegah pencurian. Sungguh cerdik, bukan?

MEDIUM

1. Manakah dari gambar-gambar ini yang BUKAN sushi?

Sushi bisa dibilang masakan Jepang yang paling terkenal, dan seperti yang Anda tahu, sushi dibuat dalam berbagai bentuk dan gaya, seperti nigiri, gunkan, dan norimaki. Namun, bisakah Anda membedakan mana foto yang BUKAN sushi?

≫ Klik untuk melihat jawaban! ≪

JAWABAN: D.

Foto keempat sebenarnya adalah sashimi, ikan mentah yang dinikmati dengan shoyu dan wasabi. Secara teknis, daging mentah apa pun bisa dijadikan sashimi, termasuk daging kuda. Namun, di foto keempat, Anda dapat mengetahui bahwa itu bukan sushi karena tidak ada nasi. Anggapan bahwa ikan mentah sama dengan sushi tidak sepenuhnya benar. Anda masih bisa memakan sushi tanpa ikan, tetapi tidak sebaliknya.

"Nasi sushi" yang dibuat menggunakan cuka dan bahan-bahan lain dapat dipadukan dengan topping apa pun, dan hasilnya tetaplah sushi. Baik itu hamburger, daging sapi, maupun tempura udang, asalkan diletakkan di atas nasi sushi. Di masa lalu, cuka digunakan untuk menjaga nasi dan topping segar lebih lama karena sushi merupakan makanan cepat saji yang dijual sebelum lahirnya lemari es. Banyak hal berubah sejak saat itu.

2. Apa suara onomatope anjing di Jepang?

Sebagian besar negara memiliki onomatope yang menunjukkan suara binatang, termasuk anjing. Di Barat, mereka menyebutnya "woof woof" atau "bow wow". Dalam bahasa Korea "meong meong", bahasa Polandia "hau hau", dan "blaf blaf" dalam bahasa Afrika. Berkat manga dan sejenisnya, banyak orang tahu bahwa suara onomatope kucing di Jepang adalah "nya/nyan", lalu bagaimana suara anjing di sana?

A) Mau mau
B) Boo boo
C) Wan wan
D) Kon kon

≫ Klik untuk melihat jawaban! ≪

JAWABAN: Wan Wan.

Gonggongan anjing di Jepang bersuara "wan wan", yang diucapkan seperti kata "one" dalam bahasa Inggris. Onomatope merupakan bagian menarik dari bahasa Jepang. Bagi Anda yang bertanya-tanya bagaimana "suara keheningan" maka Jepang punya jawabannya, yaitu "shiin". Kemudian, rubah di sana bersuara "kon kon". Baca artikel kami tentang beragam suara binatang di Jepang untuk mengetahui lebih lanjut.

3. Apa bahasa Jepangnya "potato" (kentang)?

Ini mungkin terdengar seperti pertanyaan jebakan, tetapi sebenarnya tidak. Jepang mempunyai banyak kata pinjaman dari bahasa Inggris yang digunakan dengan sangat kreatif. Misalnya, "idol" berarti bintang pop, "bike" artinya motor, bukan sepeda, dan "fight" digunakan untuk memberi semangat yang mirip dengan "do your best!". Jadi, apa bahasa Jepangnya "potato"?

≫ Klik untuk melihat jawaban! ≪

JAWABAN: French fries.

Dalam bahasa Jepang, "potato" sebenarnya kependekan dari "potato fry" atau "fried potato", dan secara luas digunakan untuk menyebut "french fries". Bahasa Jepang sayuran berakar ini adalah "jagaimo", yang berarti "umbi dari Jakarta", tempat Jepang memperoleh kentang pertama mereka. Kini, secara teknis, orang Jepang terkadang menggunakan kata tersebut untuk merujuk pada kentang sayur, tetapi jika Anda mencari kata ポテト (poteto) di Google, Anda hanya akan menemukan gambar-gambar french fries (kentang goreng) yang menggoda.

4. Di wilayah Jepang mana foto di bawah diambil?

Sekilas, tidak ada sesuatu yang mencolok di gambar ini dan sepertinya bisa diambil di mana saja di Jepang. Namun, bagi yang mengenal dalam budaya Jepang tentu dapat dengan cepat menjawabnya.

≫ Klik untuk melihat jawaban! ≪

JAWABAN: Kansai.

Foto tersebut diambil di sebuah kota di wilayah Kansai. Kita bisa melihat dari posisi orang-orang yang berdiri di eskalator. Ini adalah perbedaan besar antara budaya Jepang barat dan timur. Di kota-kota bagian timur seperti Tokyo dan Yokohama, orang-orang berdiri di sebelah kiri dan membiarkan jalur kanan kosong untuk digunakan orang yang sedang buru-buru. Di kota-kota bagian barat seperti Osaka justru sebaliknya. Di sisi lain, di Nagoya, berjalan di eskalator sangat tidak dianjurkan. Oleh karenanya, mereka berdiri di kedua sisi eskalator.

5. Angka apa yang hampir tidak ada di lantai hotel-hotel di Jepang?

Jepang memiliki banyak hotel di gedung-gedung tinggi seperti Yokohama Royal Park Hotel, yang terletak di lantai 52 Landmark Tower - gedung tertinggi kedua di Jepang. Jadi, Anda tidak akan menemukan gedung, katakanlah, berlantai 100. Namun, dari 1 sampai 10, ada angka yang hampir tidak pernah terlihat di tombol lift hotel di Jepang. Angka apakah itu?

≫ Klik untuk melihat jawaban! ≪

JAWABAN: 4.

Salah satu cara mengucapkan angka empat dalam bahasa Jepang adalah "shi", yang juga merupakan kata untuk "kematian" (meski begitu, keduanya ditulis dengan kanji yang berbeda). Itulah sebabnya mayoritas tempat seperti hotel dan tempat parkir cenderung menghindari penggunaan angka tersebut dengan melongkapinya menjadi 1, 2, 3, 5, 6, dst. Alasan yang sama persis mengapa hotel-hotel di Barat tidak memiliki angka 13. Mereka tidak ingin membuat para tamu merasa tidak nyaman.

Orang Jepang mempunyai banyak takhayul yang berkaitan dengan numerik, dan tidak semuanya buruk. Misalnya, tanggal 5 Oktober dianggap sebagai hari yang baik untuk menikah karena tanggal 10/5 dapat dibaca "to-go" dalam bahasa Jepang, yang terdengar seperti kata "unity".

6. Apa bunga nasional Jepang?

Petunjuk: Meskipun dianggap sebagai salah satu simbol Jepang, jawabannya bukan bunga sakura. Secara teknis, Jepang tidak memiliki bunga nasional yang ditetapkan oleh hukum, tetapi ada bunga yang digunakan untuk merepresentasikan negara, budaya, dan tradisinya selama berabad-abad. Apa itu?

≫ Klik untuk melihat jawaban! ≪

JAWABAN: Bunga krisan ("kiku" dalam bahasa Jepang).

Bunga krisan yang mempunyai 16 kelopak digunakan untuk segel Kekaisaran Jepang, yang juga dikenal sebagai "Segel Krisan". Bahkan, takhta Kaisar Jepang pun disebut "Takhta Krisan", yang menunjukkan betapa dalamnya hubungan bunga ini dengan negara Jepang. Krisan menjadi bunga kekaisaran sekitar abad ke-12, ketika Kaisar Go-Toba (1180 - 1239) memilih bunga tersebut sebagai simbol pribadinya. 

Menariknya, alih-alih bunga krisan, uang koin 100 yen justru menampilkan bunga sakura di bagian depannya, sedangkan bunga krisan terpampang pada uang 50 yen.

7. Kata "viking" di Jepang merujuk pada?

Ini adalah kreativitas lain dari penggunaan kata-kata asing di Jepang. Meskipun buku sejarah dan sejenisnya menyebut prajurit Skandinavia kuno dengan kata "viking", mayoritas orang Jepang memikirkan sesuatu yang sama sekali berbeda ketika mereka mendengar kata itu. Nah, tahukah Anda merujuk pada apa kata "viking" di Jepang?

A) Jenis makanan
B) Mobil
C) Topi
D) Merek teh

≫ Klik untuk melihat jawaban! ≪

JAWABAN: Jenis makanan.

Di negeri samurai, "viking" adalah sebutan untuk buffet (prasmanan)! Contoh teknisnya, smorgasbord - masakan Denmark yang menyajikan hidangan panas dan dingin untuk dinikmati semua orang. Ketika Anda memikirkannya seperti itu, nama "viking" lebih masuk akal karena Denmark merupakan bagian dari Skandinavia, tempat asal viking.

Makanan bergaya buffet (prasmanan) tiba di Jepang pada tahun 1950-an setelah manajer Imperial Hotel di Tokyo membawa ide itu dari Denmark. Makanan seperti ini awalnya dinamai "smorgasbord viking" setelah film berjudul "The Viking" yang dibintangi Kirk Douglas ditayangkan di tahun 1958. Akan tetapi, kata smorgasbord terlalu sulit diucapkan oleh penutur bahasa Jepang sehingga seiring waktu, namanya berubah menjadi "viking". Jadi, jangan ragu untuk "mengamuk" saat bersantap di all-you-can-eat buffet Jepang sebagai seorang prajurit "viking"!

SULIT

1. Apa yang salah dengan gambar ini?

Etiket menggunakan alat makan menjadi bagian dari budaya Jepang. Ada banyak hal yang harus dan tidak boleh dilakukan yang mendikte bagaimana Anda bersikap di meja makan, dan gambar di atas menunjukkan salah satu larangan besar. Kira-kira apakah Anda tahu apa itu?

≫ Klik untuk melihat jawaban! ≪

JAWABAN: Menancapkan sumpit ke dalam nasi merupakan cara untuk mempersembahkan makanan kepada orang yang telah meninggal.

Ada banyak aturan yang harus Anda patuhi ketika menggunakan sumpit di Jepang. Bahkan, beberapa kesalahan cara penggunaan dianggap sangat tidak sopan. Misalnya, mengoper sesuatu dari sumpit yang satu ke sumpit lainnya. Meskipun hanya berupa sedikit nasi, itu sama sekali tidak diperkenankan karena satu-satunya benda yang dioper dengan sumpit oleh orang Jepang adalah tulang-tulang mendiang selama upacara pemakaman. Oleh karenanya, Anda tidak akan pernah melihat orang Jepang melakukannya di meja makan. Sama halnya dengan menancapkan sumpit ke dalam nasi.

Hal tersebut hanya dilakukan selama ritual Buddha untuk orang yang sudah meninggal, khususnya saat mempersembahkan makanan kepada mereka. Sumpit di atas nasi ini kemungkinan besar mirip dengan dupa yang dinyalakan untuk mendiang dan ditancapkan secara vertikal ke abu atau pasir. Jadi, jika Anda butuh tempat untuk meletakkan sumpit, gunakan saja dudukan sumpit.

2. Apa itu "randoseru"?

Setiap pelajar sekolah dasar di Jepang memiliki "randoseru". Tahukah Anda apa itu?

≫ Klik untuk melihat jawaban! ≪

JAWABAN: Tas punggung.

Diucapkan "randoseru" di Jepang, ransel adalah jenis tas punggung yang digunakan oleh pelajar di seluruh sekolah dasar. Sebagian besar sekolah di Jepang menekankan keteraturan, itulah sebabnya Anda akan melihat mayoritas pelajar mengenakan seragam sekolah dan menggunakan jenis tas ransel yang sama. Bahkan, warnanya pun sama. Kata randoseru berasal dari bahasa Belanda "randsel" atau bahasa Jerman "ranzen", keduanya berarti "ransel".

Jepang sebenarnya menggunakan banyak kata dari bahasa Jerman. Salah satunya yang paling terkenal adalah "baito", kependekan dari "arubaito" yang berasal dari bahasa Jerman "arbeit" (bekerja). "Arubaito" dalam bahasa Jepang berarti "pekerjaan paruh waktu". Lalu, ada pula "bombe" (tabung gas) dari bahasa Jerman "bombe", atau "karute" (catatan medis) dari bahasa Jerman "karte" (chart dalam bahasa Inggris). Kesimpulannya, bukan hanya bahasa Inggris saja yang banyak digunakan di Jepang!

3. Okonomiyaki gaya kota mana yang ditunjukkan pada foto di bawah?

Okonomiyaki adalah panekuk Jepang yang gurih. Versi paling standarnya terdiri dari adonan dan kubis, tetapi Anda bisa memasukkan apa pun yang Anda suka ke dalam hidangan ini. Faktanya, kata "okonomi" secara harafiah berarti "sesuka hati". Jadi, tidak ada batasan bahan untuk okonomiyaki. Namun, ada salah satu kota di Jepang yang mengharuskan semua bahannya digoreng terpisah, lalu setelahnya diletakkan di atas adonan tipis dengan yakisoba. Disebut apakah gaya ini?

A) Gaya Osaka
B) Gaya Hakata
C) Gaya Aomori
D) Gaya Hiroshima

≫ Klik untuk melihat jawaban! ≪

JAWABAN: Gaya Hiroshima.

Di Osaka, okonomiyaki dibuat dengan terlebih dulu mencampur semua bahan, lalu digoreng. Namun, di Hiroshima, okonomiyaki dibuat berlapis-lapis untuk menciptakan satu hidangan yang sangat lezat. Anda tidak bisa memesan jumlah "lapisan" tersebut karena satu tumpuk lapisan dihitung satu hidangan. Itulah mengapa okonomiyaki gaya Hiroshima juga dikenal sebagai "pizza Jepang".

4. Apa arti dari isyarat ini?

Orang Jepang suka memberi isyarat saat berbicara, mulai dari membuat X besar dengan tangan mereka ketika ingin mengatakan bahwa ada sesuatu yang tidak boleh dilakukan, hingga cara spesifik saat menghitung sesuatu. Meskipun mengacungkan jari kelingking tidak sepopuler dulu, mayoritas orang Jepang masih tahu persis apa arti dari isyarat itu. Apakah Anda tahu?

≫ Klik untuk melihat jawaban! ≪

JAWABAN: Itu berarti orang tersebut sedang berbicara tentang kehidupan cintanya.

Jika Anda bertanya kepada seorang rekan kerja pria Jepang mengapa ia terlihat tidak bersemangat dan ia mengacungkan jari kelingking, secara tidak langsung ia mengatakan bahwa sedang memiliki masalah hubungan dengan pasangan. Singkatnya, mengacungkan jari kelingking adalah bentuk eufemisme untuk romansa dan hubungan seksual... dengan wanita, khususnya.

Memang ada isyarat untuk menunjukkan masalah dengan pasangan pria, dengan mengacungkan ibu jari, tetapi isyarat ini hanya digunakan di wilayah Kansai dan sudah tidak umum digunakan sekarang. Nah, bagi Anda yang sedang memiliki masalah hubungan dengan seorang pria di Jepang, mau tidak mau Anda harus mengutarakannya.

5. Berapa banyak mesin penjual otomatis yang ada di Jepang?

Jika Anda pernah ke Jepang, Anda mungkin merasa mesin penjual otomatis selalu ada di setiap sudut negara ini. Mulai dari minuman dingin dan panas hingga larva lebah, semua bisa Anda temukan. Bisakah Anda menebak ada berapa banyak mesin penjual otomatis di Jepang?

A) ~100,000
B) ~500,000
C) ~1,000,000
D) ~3,000,000

≫ Klik untuk melihat jawaban! ≪

JAWABAN: Sekitar 3.000.000.

Menurut data dari bulan Desember 2018, ada 2.937.800 mesin penjual otomatis yang terpasang di seluruh negeri, dan mungkin yang terbanyak di dunia. Alasan mengapa jumlahnya begitu banyak berkaitan dengan keamanan di Jepang. Mesin penjual otomatis hanya bisa ditempatkan di lingkungan yang aman karena menyimpan banyak uang. Berkat tingkat kejahatan yang rendah, Jepang dapat menempatkan mesin penjual otomatis di mana pun mereka mau.

Selain itu, karena siapa pun diperbolehkan menandatangani kontrak dengan produsen untuk memasang mesin penjual otomatis di properti mereka secara gratis, jumlah pemasangan menjadi semakin tinggi. Produsen kemudian mengurus pemeliharaan dan penyetokan produk dan berbagi keuntungan dengan pemilik properti. Bagi kebanyakan orang, ini merupakan sumber penghasilan tambahan yang menguntungkan.

6. Apa burung nasional Jepang?

Tidak seperti bunga nasional yang dapat ditemukan pada segel kekaisaran, koin, dan semacamnya, burung nasional Jepang jarang ditampilkan pada sesuatu yang resmi. Petunjuk: dapat ditemukan dalam puisi atau mitos, dan dianggap sangat berani. Itu adalah burung....

A) Bangau
B) Pegar Hijau
C) Layang-layang
D) Cuckoo

≫ Klik untuk melihat jawaban! ≪

JAWABAN: Burung pegar hijau.

Burung pegar hijau ("kiji" dalam bahasa Jepang) ditetapkan menjadi burung nasional pada tahun 1947 oleh Ornithological Society of Japan. Ada banyak alasan mengapa mereka memilihnya. Pertama, pegar hijau adalah burung endemik di Jepang yang disebutkan dalam dua buku tertua: Kojiki dan Nihonshoki, serta pada puisi-puisi kuno.

Alasan yang paling terkenal, burung pegar hijau juga merupakan salah satu hewan yang bergabung dengan Momotaro ("Peach Boy") dalam petualangannya di salah satu cerita rakyat Jepang. Terlebih lagi, burung pegar hijau betina dianggap sebagai burung yang tidak takut mati untuk melindungi telur dan anak-anaknya. Oleh karena itu, negara mana pun harus merasa bangga diwakili oleh unggas yang begitu pemberani ini.

SKOR

Hitung semua jawaban Anda, beri nilai 1 untuk setiap jawaban yang benar, dan cari tahu seberapa dalam Anda mengenal Jepang!

17 – 21 poin: EXPERT (AHLI)

Anda jelas mencintai Jepang. Pengetahuan Anda tentang negara ini mencakup segala hal, mulai dari sejarah hingga makanannya, dan mungkin ada beberapa hal yang Anda ketahui akan membuat orang Jepang kagum.

8 – 16 poin: PROFICIENT (PANDAI)

Anda cukup mengenal Jepang dan budayanya. Meskipun tidak terlalu dalam, ada beberapa bagian yang Anda kuasai. Namun, Anda masih harus mempelajari berbagai hal tentang negara ini. Jangan berhenti menambah wawasan hingga suatu hari nanti, Anda bisa menjadi EXPERT!

0 – 7 poin: NOVICE (PEMULA)

Anda tidak tahu banyak tentang Jepang, tetapi bukan berarti Anda tidak tahu semuanya! Anda sedang berada dalam perjalanan untuk lebih mengenal salah satu negara paling menarik di planet ini. Kami berharap Anda bisa terus semangat dan menikmati belajar tentang Jepang!

Tantang Teman dan Keluarga Anda!

Berapa skor Anda? Jika Anda belum mendapatkan nilai sempurna, kami harap Anda bisa belajar sedikit lebih banyak tentang Jepang dengan membaca penjelasan di setiap jawaban. Anda menikmati kuisnya? Cobalah tantang teman dan keluarga Anda untuk mengikutinya, lalu bandingkan skor mereka dengan Anda. Apalagi jika mereka mengaku mencintai Jepang sama seperti Anda!

 

Jika Anda ingin memberikan komentar pada salah satu artikel kami, memiliki ide untuk pembahasan yang ingin Anda baca, atau memiliki pertanyaan mengenai Jepang, hubungi kami di FacebookTwitter, atau Instagram!

The information in this article is accurate at the time of publication.

Cari Restoran