[Edisi 2019] Panduan Berwisata di Kyoto - Kuliner, Hotel, Tempat Wisata, Tranportasi, Cuaca, dan Banyak Lagi!

Kyoto, ibu kota kuno Jepang yang menjadi salah satu tujuan wisata populer ini dipenuhi dengan berbagai tempat menarik yang sayang untuk dilewatkan. Tidak hanya sejarah dan budaya, Kyoto juga menawarkan tempat terbaik untuk berbelanja, beragam makanan khas daerah yang lezat, dan hotel atau penginapan yang menghadirkan pesona retro dalam keistimewaan budaya Jepang. Jika Anda berencana datang ke Kyoto pada jadwal liburan berikutnya, bacalah panduan berikut untuk memaksimalkan perjalanan Anda agar lebih lancar dan menyenangkan. Lengkap dengan informasi berguna tentang transportasi, cuaca, hotel atau penginapan, kuliner, dan masih banyak lagi!

Kyoto

Travel Tips

Tentang Kyoto

Kyoto terletak di wilayah Kansai di bagian barat Jepang, dapat ditempuh sekitar 2.5 jam dari Tokyo, dan kurang lebih 30 menit dari Osaka dengan kereta. Terdapat sekitar 2.5 juta orang yang tinggal di Prefektur Kyoto. Daerah ini menjadi tujuan wisata populer karena terdapat begitu banyak tempat wisata yang menawarkan nuansa bersejarah dan budaya Jepang.

Kyoto merupakan ibu kota Jepang di masa lalu, sebelum dipindahkan ke Tokyo. Kyoto menjadi ibu kota Jepang ketika Kaisar Kanmu memindahkannya dari Nara, tempat yang sekarang menjadi wilayah kota Kyoto pada tahun 794. Dinamakan Heian-kyo, Kyoto berkembang sebagai ibu kota Jepang selama lebih dari seribu tahun.

Dengan latar belakang sejarah ini, Kyoto menjadi tempat berkembangnya kuil-kuil Buddha dan Shinto, bangunan bersejarah, serta seni dan kerajinan tradisional yang unik, semua itu membentuk lanskap kota dan budaya Kyoto yang elegan.

Anda bisa menemukan kuil Buddha dan kuil Shinto bersejarah, serta jalanan yang dipenuhi dengan toko-toko yang beroperasi selama ratusan tahun hingga saat ini. Di antaranya, Higashiyama, yang terletak di bagian timur pusat kota Kyoto, dan Arashiyama di bagian barat kota.

Prefektur Kyoto memiliki banyak tempat wisata bersejarah dan alam untuk dilihat, termasuk Fushimi, salah satu dari tiga daerah pembuatan sake utama Jepang; Uji, daerah yang terkenal dengan teh Uji berkualitas tinggi; Miyama, desa dengan bangunan jerami bersejarah; dan Amanohashidate, jembatan pasir yang dikenal sebagai salah satu dari tiga pemandangan top Jepang. Anda juga bisa menikmati waktu berbelanja dan bersantap di area Kawaramachi di pusat kota Kyoto, dan mengunjungi Gion, yang dikenal dengan distrik geisha.

・Di mana Kyoto Berada?

Prefektur Kyoto terletak di wilayah Kansai di Jepang barat, di pulau Honshu. Daerah utara menghadap Laut Jepang, dan ibukotanya adalah kota Kyoto. Prefektur tetangganya termasuk Osaka dan Nagoya, keduanya dapat dikunjungi hanya dalam satu jam dengan kereta api.

Gerbang masuk ke prefektur yang indah ini adalah Stasiun Kyoto, salah satu stasiun kereta terbesar di Jepang. Kami memiliki artikel terpisah untuk memandu Anda menjelajah Stasiun Kyoto! Sebelum berkunjung, silakan baca panduan kami di sini, jadi Anda sudah tidak perlu bingung begitu tiba di sana.

Cuaca di Kyoto

・Iklim dan Curah Hujan

Kota Kyoto terletak di lembah yang dikelilingi oleh pegunungan Hiyashiyama, Kitayama, dan Nishiyama. Meskipun musim panas dengan curah hujan tinggi dan musim dingin yang kering di Kyoto mirip seperti iklim di wilayah Setouchi, pegunungan yang mengelilingi tiga sisi kota memberikan Kyoto iklim pedalaman dengan variasi suhu yang luas. Geografi basin atau cekungan juga menghembuskan angin yang sejuk di Kyoto.

Itulah sebabnya musim di Kyoto sangat berbeda. Jika Anda berkunjung ke Kyoto saat musim panas, harap pastikan suhunya terlebih dulu, karena biasanya ada gelombang panas dengan kelembaban tinggi dan suhu bisa melebihi 35℃. Di sisi lain, musim dingin di Kyoto akan terasa sangat dingin. Persiapkan pakaian Anda sebaik mungkin apabila hendak mengunjungi kuil-kuil Buddha dan Shinto,  karena terkadang angin dingin bisa menembus lantai kayu dan pintu geser.

Area Wisata Utama di Kyoto

Kyoto dipenuhi dengan berbagai tempat menarik yang memadukan nuansa kuno dan modern. Anda bisa menemukan banyak bangunan bersejarah, bentang jalan, pemandangan alam yang indah, toko-toko dan bangunan lain yang dibuat dengan gaya modern Jepang. Berikut adalah beberapa spot populer yang tidak boleh Anda lewatkan ketika berada di Kyoto.

1. Suasana Bersejarah: Higashiyama dan Gion

Higashiyama yang terletak di sisi timur pusat kota Kyoto adalah salah satu area paling populer. Di sini Anda akan menemukan banyak kuil Buddha dan kuil Shinto terkenal, termasuk Kuil Kiyomizu dengan panggung yang menganjur keluar dari gunung; Kuil Kennin, kuil Zen tertua di Jepang; dan Kuil Yasaka yang setiap tahun menyelenggarakan Gion Matsuri, salah satu dari tiga festival utama di Jepang. Jalan-jalan batu yang berjajar dengan toko-toko suvenir dan restoran, seperti jalan Ninen-zaka, Sannen-zaka, dan Hanami-koji juga merupakan area populer untuk merasakan suasana unik Kyoto. Jika cukup beruntung, Anda mungkin bisa melihat maiko, atau calon geisha, yang menjadi salah satu daya tarik Higashiyama.

 

2. Keindahan Alam: Arashiyama

Jika Anda ingin menikmati musim-musim dalam suasana unik Jepang, pastikan untuk mengunjungi Arashiyama. Terletak di sebelah barat Kota Kyoto, Arashiyama telah ditetapkan sebagai situs bersejarah dan Tempat Berpemandangan Indah oleh pemerintah Jepang. Pohon sakura di musim semi dan daun-daun musim gugur dengan warna cantik seolah menghiasi lereng di sini.

Jembatan Togetsu di atas Sungai Katsura yang membentang melalui pusat Arashiyama dan jalur sepanjang 400 meter ke hutan bambu merupakan simbol Arashiyama, yang berhasil menarik banyak pengunjung.

Ada banyak cara lain untuk menikmati keindahan alam dan budaya Jepang di Arashiyama. Kuil Tenryu-ji terkenal dengan taman-tamannya yang dirancang untuk menggabungkan kolam besar dan pemandangan alam sekitarnya. Kegiatan lainnya, seperti Sagano Scenic Railway, yang membentang dari Stasiun Torokko Saga ke Stasiun Torokko Kameoka; Pelayaran Kapal Pesiar di Sungai Hozugawa, perjalanan sejauh 16 km yang mendebarkan menyusuri sungai yang mengalir melalui lembah dari Kameoka ke Arashiyama, juga patut untuk Anda coba.

3. Berbelanja dan Kuliner: Kawaramachi

Kawaramachi dikenal sebagai area perbelanjaan utama di Kyoto. Di sini terdapat berbagai restoran dan tempat berbelanja. 

Pasar Nishiki adalah sebuah area perbelanjaan yang memiliki sejarah selama 1300 tahun. Kini, Anda bisa menemukan 130 toko di sini. Dikenal oleh penduduk lokal dan para pengunjung dengan sebutan "Dapur Kyoto", Pasar Nishiki dipenuhi dengan bermacam-macam bahan makanan dan makanan jalanan, seperti ikan, sayur-sayuran lokal, tofu, yuba (kulit tofu), dan acar khas Kyoto.

Di tepi barat Sungai Kamogawa terdapat Ponto-cho, jalan sempit beraspal yang dipadati dengan rumah-rumah tradisional, disebut machiya, dan restoran bergaya Jepang. Pada sore hari, lentera bermotif menerangi jalan, memberikan suasana yang lebih elegan.

Area Kawaramachi juga memiliki berbagai toko-toko suvenir dan pakaian, restoran, bar, serta arena permainan, menjadikannya area modern untuk Anda bisa menikmati waktu berbelanja, kuliner, hiburan, dan masih banyak lagi!

Lihatlah daftar ini jika Anda membutuhkan lebih banyak inspirasi untuk menemukan tempat-tempat wisata di sekitar Kyoto dalam perjalanan Anda.

Panduan Kuliner Kyoto

Daerah kuliner di Kyoto dipenuhi dengan restoran-restoran yang menawarkan hidangan berkualitas tinggi yang dibuat dari bahan-bahan musiman. Namun, sangat disayangkan harganya cukup mahal: restoran tradisional Jepang yang sudah berdiri sejak lama sering kali membutuhkan pemesanan di awal, dan ada banyak restoran, khususnya di Gion, yang menyajikan makan malam dengan harga sekitar 10,000 yen atau lebih. Meskipun demikian, jika Anda berkunjung untuk makan siang, sangat mungkin untuk merasakan hidangan khas Kyoto di salah satu restoran ternama ini dengan harga 3,000 - 7,000 yen.

Hidangan Kyoto yang patut Anda coba saat berada di sana adalah yudofu (hot pot tofu), dibuat dengan merebus tofu di dalam kaldu rumput laut yang dipadukan dengan kecap asin atau bumbu lainnya, serta yuba. Hidangan lainnya seperti sushi makerel dan obanzai, sejenis masakan tradisional bergaya rumahan yang sangat akrab bagi keluarga Kyoto, juga harus Anda coba.

Tentu saja, satu hal yang benar-benar tidak boleh Anda lewatkan, yaitu matcha Kyoto (bubuk teh hijau)! Matcha dapat diolah menjadi sebuah minuman lezat yang dinikmati bersama dengan panganan manis Jepang, dan juga cocok digunakan untuk parfait, es krim, serta makanan manis yang dipanggang.

Uji di Kyoto terkenal sebagai daerah penghasil teh terkemuka di Jepang. Ada banyak toko di Kyoto untuk Anda bisa mencoba makanan dan minuman yang dibuat dengan Uji Matcha, jadi pastikan untuk mencicipinya.

Yatsuhashi dan variasinya, nama-yatsuhashi, adalah panganan manis Kyoto yang terkenal. Yatsuhashi terbuat dari tepung beras kukus yang dicampur dengan gula dan kayu manis, dipanggang dengan alat tradisional Jepang yang disebut koto. Nama-yatsuhashi dibuat dengan adonan yang sama, tetapi tidak dipanggang, lalu diisi pasta kacang dan dibentuk menjadi segitiga.

Area kuliner di Kyoto berpusat di dalam kota, dan yang paling utamanya adalah Ponto-cho, terletak di tepi Sungai Kamogawa (dari Jalan Sanjo ke Jalan Shijo), dan Pasar Nishiki, yang menjual bahan-bahan segar dan menyediakan makanan unik Kyoto. Di sisi lain, Gion dikenal dengan berbagai restoran Jepang mewah dan toko-toko panganan manis tradisional, sedangkan di Stasiun Kyoto terdapat area perbelanjaan bawah tanah dengan banyak pilihan tempat untuk makan dan minum.

Meskipun Anda akan menemukan banyak restoran di dalam kota yang buka hingga larut malam, perlu diketahui bahwa restoran-restoran di daerah wisata seperti Uji dan Fushimi sering kali tutup lebih awal.

Panduan Berbelanja di Kyoto

Ada beberapa perbedaan mencolok antara jenis produk yang dijual di berbagai wilayah Kyoto. Ketika berbelanja, sebaiknya tentukan terlebih dulu daerah mana yang hendak Anda kunjungi berdasarkan jenis produk yang akan dibeli.

Daerah perbelanjaan populer seperti Kawaramachi dan area sekitar Stasiun Kyoto memiliki banyak pilihan suvenir khas Kyoto, serta toko pakaian dan department store yang menjual segala jenis produk tren terbaru. Anda juga bisa menemukan banyak toko suvenir yang menjual kerajinan tangan tradisional serta aksesoris bergaya Jepang dan panganan manis di dua kawasan wisata besar di Kyoto, Higashiyama dan Arashiyama. 

Gojo-zaka, dijuluki "Bukit Teh", terletak di dekat Kuil Kiyomizu. Di sini terdapat banyak pengrajin tembikar yang membuat keramik Kiyomizu-yaki, dan toko-toko yang menjual hasil karya mereka.

Daerah di tepi timur Sungai Kamogawa antara Jalan Sanjo dan Shijo terkenal sebagai kawasan perbelanjaan untuk barang-barang antik seperti keramik dan furnitur. Kawasan ini tidak hanya terkenal di Jepang! Ada banyak pecinta barang antik yang datang ke sini dari luar negeri untuk berbelanja.

Kyoto Museum of Traditional Arts Fureaikan yang terletak di dekat Kuil Heian juga memiliki berbagai kerajinan tangan tradisional Kyoto, mulai dari barang dengan harga terjangkau hingga barang-barang berkualitas tinggi. Anda pasti akan merasa senang dan kagum saat melihat karya yang dibuat dengan terampil ini. 

Apabila Anda ingin berbelanja produk-produk terkenal Kyoto secara efisien, area makanan di lantai bawah tanah di department store yang ada di Shijo Kawaramachi dan Stasiun Kyoto bisa menjadi tempat yang sempurna. Di sana Anda bisa menemukan segalanya, mulai dari toko tradisional hingga toko-toko kue yang berkumpul dalam satu lantai, jadi Anda bisa membandingkan penawaran mereka sebelum menentukan pilihan.

Namun, jika Anda mencari beberapa suvenir terbaik, kami menyediakan beberapa opsi untuk Anda!

Acara-Acara di Kyoto

Ada banyak acara tradisional dan bersejarah yang diadakan di Kyoto. Bahkan Anda bisa mengunjungi salah satunya ketika sedang berada di sana. Berikut adalah pilihan acara paling penting di Kyoto di setiap musim.

・Musim Semi (Maret, April, Mei)

Musim semi di Jepang berarti satu hal: bunga sakura! Musim bunga sakura biasanya jatuh pada akhir bulan Maret hingga pertengahan April, dan selama waktu ini, Kyoto siap menyambut para pengunjung yang datang baik dari dalam dan luar negeri.

Ada banyak sekali spot bagus untuk melihat bunga sakura di Kyoto, salah satunya Lereng Keage. Di sana terdapat 90 pohon sakura yang mekar di sepanjang jalur kereta api yang sudah tidak digunakan. Selain itu, ada pula Jalur Filsuf (Tetsugaku no Michi), jalur dengan pohon sakura yang membentang di sepanjang kanal Sungai Biwa. Di sisi lain, Taman Maruyama memiliki pohon sakura besar yang menjuntai dan menyala di malam hari, sedangkan Kuil Ninna-ji dikenal karena memiliki pohon sakura yang terlambat mekar. Pemandangan terkenal lainnya adalah Terowongan Sakura, bagian 200m di jalur Randen Kitano ketika kereta melewati pohon sakura yang mekar lebat antara Stasiun Narutaki dan Stasiun Utano. Jika itu semua belum cukup, masih ada banyak lagi tempat untuk Anda menikmati bunga sakura!

Salah satu dari tiga festival utama di Kyoto, Ao Matsuri (festival hollycock), diselenggarakan pada tanggal 15 Mei (atau 16 Mei jika cuaca buruk). Pada festival ini, 500 orang yang berparade dihiasi dengan bunga hollycock dan mengenakan pakaian tradisional tiruan pada parade zaman Heian, mereka berjalan dari Istana Kekaisaran Kyoto ke Kuil Shimogamo dan Kamigamo. Anda juga akan melihat banyak kuda, kereta sapi, payung-payung besar yang didekorasi dengan bunga iris dan peony, serta kuil portabel yang membawa Saiodai, seorang wanita Kyoto yang dipilih secara khusus setiap tahun untuk festival ini. Parade penuh warna dan elegan di Ao Matsuri menciptakan pemandangan yang sangat indah di mata.

・Musim Panas (Juni, Juli, Agustus)

Setiap tahun dari tanggal 1 Mei hingga 30 September, Anda bisa melihat daya tarik musim panas di Kyoto yang disebut kawayuka (lantai sungai). Kawayuka adalah struktur yang menyerupai teras, tempat berbagai makanan disajikan. Biasanya dilengkapi dengan lantai tatami untuk duduk, dan dibangun di atas sungai atau di tepi sungai. Anda bisa menemukan kawayuka di beberapa sungai di Kyoto, termasuk di tepi sungai Kamogawa dan sungai-sungai di Kibune dan Takao. Jumlah restoran yang menyajikan makanan di kawayuka pun semakin meningkat, jadi Anda tidak hanya dapat menikmati kaiseki dan hidangan khas Kyoto saja, tetapi juga masakan Itali, Cina, dan bahkan yakiniku (BBQ Jepang). Ada pula beberapa restoran yang menawarkan kawayuka dengan meja dan tempat duduk. 

Festival yang dinanti-nanti pun akhirnya tiba, Gion Matsuri. Selain termasuk ke dalam salah satu dari tiga festival utama di Kyoto, Gion Matsuri juga merupakan salah satu dari tiga festival utama di Jepang. Festival ini pertama kali diadakan pada zaman Heian untuk berdoa agar wabah yang terjadi saat itu segera berakhir, dan diselenggarakan oleh Kuil Yasaka. Ada berbagai acara yang digelar selama bulan Juli saat festival berlangsung.

Parade gerobak Yamaboko Junko yang diadakan pada tanggal 17 dan 24 Juli juga tidak boleh sampai terlewatkan. Sebuah mikoshi (kuil portabel) dari Kuil Yasaka dan 33 gerobak hias diarak melewati Shijo Karasuma, Shijo Kawaramachi, Kawaramachi Oike, dan area Karasuma Oike. Setiap gerobak memiliki karakternya masing-masing, keindahan hasil sulaman dan dekorasi mereka dijuluki sebagai "galeri seni portabel". Parade Yamaboko Junko pada Kyoto Gion Matsuri juga telah ditetapkan sebagai Properti Budaya Takbenda UNESCO.

・Musim Gugur (September, Oktober, November)

Di zaman Heian, pesta melihat bulan dan berlayar sangatlah populer di kalangan bangsawan selama musim panen pada pertengahan musim gugur. Tanggal musim panen berubah setiap tahun, tetapi biasanya jatuh pada pertengahan September hingga awal Oktober. Bahkan sampai saat ini, ada acara-acara untuk merayakan musim panen di malam hari ketika musim gugur di seluruh Kyoto.

Acara yang paling terkenal adalah Kangetsu no Yube (Malam Melihat Bulan), diselenggarakan di Kuil Daikaku-ji di daerah Arashiyama. Di tiga malam pada pertengahan musim gugur di sekitar musim panen, Anda bisa menikmati pemandangan indah rembulan selama 15-20 menit dengan menaiki perahu di kolam besar yang ada di taman Daikaku-ji. Ada dua tipe perahu dekorasi yang digunakan untuk acara ini: ryutosen, perahu dengan kepala naga, dan gekishusen, yang dipimpin oleh sosok mitologi burung air Cina. Acara yang elegan ini memungkinkan peserta untuk melihat keindahan bulan dan alam di sekitar kolam taman.

Festival terakhir dari tiga festival utama di Kyoto adalah Jidai Matsuri, yang diadakan di awal bulan Oktober. Jidai Matsuri diselenggarakan oleh Kuil Heian, menampilkan parade 2,000 warga kota yang berpakaian dengan gaya dari zaman bersejarah yang berbeda dan berjalan dari Istana Kekaisaran Kyoto ke Kuil Heian. Pakaian, gaya rambut, dan barang-barang ritual dari masing-masing zaman dibuat kembali hanya untuk parade ini. Beberapa peserta bahkan berpakaian sebagai tokoh sejarah terkenal seperti penguasa feodal Oda Nobunaga dan Murasaki Shikibu, penulis Hikayat Genji (The Tale of Genji). Parade ini terkadang disebut dengan julukan "gulungan gambar hidup".

Kyoto dikenal sebagai daerah yang menghargai keindahan alam setiap musim, dan ada banyak sekali tempat untuk Anda dapat menikmati pemandangan dedaunan musim gugur. Di antaranya:

- Kuil Jissou-in dengan "lantai maple", Anda bisa melihat refleksi daun vermilion dari lantai plitur.

- Kuil Eikando, di sini dedaunan dari 3,000 pohon musim gugur menyelimuti taman.

- Kuil Tofuku-ji, berjalan di halaman kuil saat musim gugur akan terasa seperti melintasi lautan awan dengan warna khas musim gugur.

- Bagian 250m dari jalur Kereta Gantung Listrik Eizan antara Stasiun Ichihara dan Stasiun Ninose, memiliki sekitar 280 pohon maple yang disebut dengan "Terowongan Maple".

- Kereta wisata Kirara, dengan kursi-kursi yang menghadap ke jendela besar para penumpang dapat menikmati pemandangan menakjubkan dari warna-warna musim gugur.

 

Meskipun waktu perubahan warna daun menjadi merah dan kuning selalu berubah dari tahun ke tahun, umumnya musim gugur di Kyoto berlangsung dari awal November hingga awal Desember. Jika Anda berencana melakukan perjalanan ke Kyoto pada waktu tersebut, pastikan untuk melihat keindahan khas musim gugur.

・Musim Dingin (Desember, Januari, Februari)

Dari akhir November hingga awal Desember, banyak kuil mengadakan acara yang disebut Daikon-daki, atau Memasak Lobak, untuk memohon agar memperoleh kesehatan dan mencegah penyakit. Setiap tahun pada tanggal 7 dan 8 Desember, Senbon Shakado (juga dikenal sebagai Kuil Daihoon-ji) menyajikan hidangan lobak rebus dengan bumbu (1,000 yen). Asal usul adanya tradisi Daikon-daki berbeda di setiap kuil. Di Senbon Shadako, tradisi ini berawal dari huruf Sanskerta yang pernah ditulis pada bagian lobak sebagai penangkal roh-roh jahat. Bahkan kini, huruf tersebut masih dituliskan pada lobak, yang didoakan terlebih dulu sebelum dipotong dan dimasak.

Di Kuil Ryotoku-ji, sekitar 3,000 lobak dimasak dan disajikan kepada para penyembah pada tanggal 9 dan 10 Desember. Lobak yang disajikan di sini juga dikenal luas karena ditambahkan agedofu (irisan tahu goreng).

Kyoto juga memiliki beberapa acara Tahun Baru yang mengesankan. Upacara Joya no Kane di Kuil Chion-in salah satunya. Lonceng kuil yang dibunyikan sebanyak 108 kali saat tahun baru membutuhkan tenaga 17 biksu untuk menarik tali secara bersamaan. 108 menunjukkan jumlah Kilesa, atau keadaan emosional yang menyebabkan penderitaan pada ajaran Buddha. Dikatakan bahwa pemukulan lonceng dilakukan sebagai ritual untuk mengusir Kilesa sehingga para penyembah bisa memulai tahun baru dengan pikiran jernih. Banyak orang yang berkumpul setiap tahun untuk menyaksikan momen menarik ini. Gerbang dibuka untuk penyembah di kuil pada pukul 08.00 malam pada Malam Tahun Baru, tetapi lonceng itu sendiri mulai dibunyikan pada pukul 10.40 malam dan berlanjut hingga pukul 12:20 pagi hari. Orang-orang sudah berbaris untuk menyaksikannya sejak pukul 07.00 malam, jadi pastikan Anda datang lebih awal.

Hatsumode, tradisi mengunjungi kuil pertama kali di tahun baru. Tradisi ini bertujuan untuk mengucap syukur atas tahun yang telah berlalu dan berdoa untuk keselamatan serta kedamaian di tahun mendatang. Orang yang datang ke Kyoto setiap tahun untuk melakukan hatsumode di kuil-kuil Buddha dan Shinto tak terhitung jumlahnya. Lokasi populer yang paling banyak dikunjungi adalah Kuil Heian dan Kuil Fushimi Inari, yang terkenal karena memiliki ribuan gerbang torii dan berkah untuk panen serta bisnis yang baik. Situs Warisan Dunia Kamigamo dan Kuil Shimogamo juga merupakan tujuan populer. Banyak pengunjung yang mengambil kesempatan ini untuk membeli menarik o-mikuji, ramalan tertulis untuk nasib seseorang.

Lihatlah beberapa acara besar lainnya di Kyoto dan cari tahu apakah ada di antaranya yang membuat Anda penasaran, karena salah satu dari acara tersebut akan membuat perjalanan Anda tak terlupakan!

Cara Menuju Kyoto

Kyoto terletak di sebelah Prefektur Osaka, yang memiliki dua bandara: Bandara Internasional Kansai dan Bandara Internasional Osaka (juga dikenal sebagai Bandara Itami). Bus limusin yang langsung menuju Kyoto beroperasi dari kedua bandara ini, dan kereta peluru pun juga berhenti di Stasiun Kyoto sehingga sangat mudah dijangkau, baik dari dalam Jepang atau luar negeri.

Berjalan-Jalan di Kyoto

Jaringan kereta bawah tanah Kyoto kurang berkembang dibandingkan dengan Tokyo atau Osaka. Hal itu disebabkan karena Kyoto merupakan daerah bersejarah, jadi setiap lahan harus disurvei terlebih dulu agar tidak merusak artefak yang terkubur di dalamnya sebelum membangun apa pun. Pembangunan skala besar juga dihindari untuk melindungi lanskap kota, artinya, masih banyak jalan-jalan sempit dan jalur satu arah yang tersisa dari masa lalu. Dikarenakan banyak daerah wisata utama di Kyoto terkonsentrasi di dalam kota, Anda harus menggunakan kereta dan bus untuk berkeliling. Pastikan Anda merencanakan transportasi yang tepat agar perjalanan Anda dapat berjalan semulus mungkin!

・Kereta

Jika ada stasiun kereta yang dekat dengan tujuan Anda, itu adalah opsi terbaik. Kereta tidak dipengaruhi oleh kondisi lalu lintas sehingga membuat perjalanan Anda menjadi lebih mudah. Jalur utama di Kyoto adalah Kyoto Municipal Subway (Kereta Bawah Tanah Kotapraja Kyoto), JR, Keihan Electric Railway (Kereta Listrik Keihan), Hankyu Railway (Kereta Hankyu), dan Kintetsu Railway (Kereta Kintetsu).

Meskipun harga tiket Kyoto Municipal Subway (210 yen) lebih mahal sedikit dibandingkan dengan Tokyo atau Osaka, Anda bisa memanfaatkan sejumlah tiket diskon. Misalnya, Subway One-Day Pass (Tiket Terusan Kereta Bawah Tanah untuk Satu Hari: 600 yen untuk dewasa, 300 yen untuk anak-anak) dan Bus & Subway One-Day Pass (Tiket Terusan Bus & Kereta Bawah Tanah untuk Satu Hari) yang bisa digunakan untuk kereta bawah tanah, Bus Kota, Bus Kyoto, dan Bus Keihan.

Ada tiga rute khusus yang direkomendasikan untuk kegiatan wisata. Eizan Railway (Kereta Eizan), mencakup rute dari Demachiyanagi ke Kurama dan Gunung Hiei, yang telah menjadi populer di kalangan wisatawan karena kereta wisata mereka menawarkan pemandangan terowongan daun musim gugur dan keindahan pemandangan lainnya. Trem Randen (Keifuku Electric Railroad - Kereta Listrik Keifuku) dari Shijo Omiya ke Arashiyama juga sangat diminati oleh warga lokal karena menjadi satu-satunya jalur trem di Kyoto. Sagano Scenic Railway yang melintasi Kameoka dan Arashiyama, memberikan pemandangan lanskap musiman yang selalu berubah dari tepi sungai dan lembah Hozugawa, dan sangat populer akan bunga sakura dan dedaunan musim gugurnya.

Panduan Perjalanan Resmi Kota Kyoto: Kereta bawah tanah dan kereta api

・Bus

Sistem bus di Kyoto cukup rumit, dan banyak pengunjung yang kesulitan untuk mengetahui bus apa yang harus mereka naiki. Kami telah mengumpulkan beberapa tautan yang bisa digunakan untuk merencanakan rute sebelum Anda melakukan perjalanan.

Bus Kota Kyoto memiliki sistem tiket dengan biaya tetap untuk semua perhentian (dengan beberapa pengecualian). Tiket untuk dewasa seharga 230 yen, sedangkan untuk anak-anak seharga 120 yen. Untuk menggunakan Bus Kota Kyoto, naiklah dari pintu bus bagian belakang. Begitu mendekati halte tujuan Anda, tekan tombol, lalu membayar biaya ongkos dengan kartu IC atau uang tunai pada kotak di samping pengemudi, dan turunlah dari pintu depan.

Bus di Kyoto bisa terisi penuh dan harus menunda perjalanan di rute wisata yang sangat populer serta selama musim sibuk, jadi jika Anda berjalan-jalan menggunakan bus, pastikan memperhitungkan waktu perjalanan.

 

Peta Rute Bus Kota & Kereta Bawah Tanah

Bus dan Kereta Veteran (Perencana Rute)


* Tiket anak-anak berlaku untuk usia 6 hingga 11 tahun. (Usia 12 tahun akan dihitung sebagai seorang anak jika masih bersekolah di sekolah dasar.)

・Taksi

Taksi direkomendasikan jika Anda ingin menavigasi jalan-jalan Kyoto yang sempit dan jalan satu arah dengan mudah. Banyak pengemudi berpengalaman di area ini, jadi mereka bisa membawa Anda ke lokasi tujuan dengan rute terbaik. Tarif awal di dalam Kota Kyoto adalah 450 yen. Jika Anda berpergian secara berkelompok, taksi kadang-kadang bisa menjadi pilihan transportasi yang lebih ekonomis dibandingkan bus atau kereta.

Taksi Wisatawan Asing yang memprioritaskan wisatawan dari luar negeri sangat direkomendasikan apabila Anda ingin berkeliling Kyoto menggunakan taksi. Tarif mereka sama dengan taksi biasa, tetapi pengemudi taksi ini telah menjalani pelatihan bahasa asing dan layanan pelanggan. Taksi Wisatawan Asing juga menerima pembayaran dengan kartu kredit dan kartu IC. Anda bisa menemukan halte Taksi Wisatawan Asing di dekat Stasiun JR Kyoto di Pintu Keluar Karasuma dan Hachijo.

Panduan PDF: Taksi Wisatawan Asing

・Penyewaan Mobil

Jika Anda memiliki SIM internasional, rental mobil adalah pilihan yang baik apabila Anda ingin bepergian tanpa mengkhawatirkan jadwal yang ditetapkan atau rute transportasi umum.

Transportasi umum di Kyoto memang terjangkau dan nyaman, tetapi jika Anda berjalan-jalan ke luar area kota atau pergi secara berkelompok, mobil rental bisa menjadi lebih murah. Namun, ketika berkendara di Jepang, harap ekstra hati-hati, terutama di persimpangan jalan, tempat kecelakaan sering terjadi.

Hindari mengemudi pada musim sibuk, seperti ketika Golden Week (akhir April hingga awal Mei), Obon (pertengahan Agustus), dan liburan akhir tahun, karena kemacetan lalu lintas hingga beberapa kilometer bisa sering terjadi.

・Penyewaan Sepeda

Menyewa sepeda juga merupakan cara sempurna untuk berjalan-jalan sambil melihat pemandangan Sungai Kamogawa atau pemandangan jalan-jalan di Kyoto yang menawan, khususnya ketika musim semi dan musim gugur. Anda bisa berhenti kapan pun Anda menemukan sesuatu yang menarik dan menikmati waktu berharga Anda di Kyoto layaknya penduduk lokal.

Perlu diketahui ada beberapa peraturan umum, parkir sepeda di jalanan bisa menyebabkan sepeda Anda disita. Anda bisa memarkir sepeda di area parkir atau tempat parkir sepeda umum. Juga harap diingat bahwa Kota Kyoto memiliki posisi yang landai dari utara ke selatan, jadi melakukan perjalanan jauh yang menanjak dari selatan ke utara dengan sepeda bisa sangat melelahkan dan sebaiknya dihindari.

 

Situs Siklus Kota Kyoto

・Becak

Melakukan perjalanan dengan becak juga merupakan cara unik yang sangat khas Kyoto. Becak akan ditarik oleh seorang "pengemudi", sedangkan penumpang duduk di belakangnya. Anda bisa menemukan becak di area Higashiyama dan Arashiyama, jadi mengapa tidak untuk mencoba menaikinya? Tarif bisa bervariasi tergantung dari perusahaan, tetapi sebagai panduan, 30 menit perjalanan berkisar 7000 yen untuk satu orang penumpang, 9000 yen untuk dua penumpang, dan 13500 yen untuk tiga orang penumpang (dengan dua becak).

Panduan Akomodasi di Kyoto

Desakan untuk membangun lebih banyak akomodasi di Kyoto terus berlanjut seiring dengan meningkatnya jumlah wisatawan. Meskipun beberapa pembangunan sudah membantu meringankan masalah akomodasi di Kyoto, hotel-hotel populer sering kali cepat penuh, jadi sebaiknya Anda melakukan reservasi lebih awal. Banyak pengunjung yang memilih untuk menginap di Kawaramachi dan area Stasiun Kyoto karena terdapat beragam pilihan transportasi yang nyaman, serta di daerah higashiyama yang memiliki banyak destinasi wisata. 

Jika Anda ingin bersantai, menikmati waktu tenang, dan jauh dari keramian kota, kawasan wisata populer seperti Arashiyama, Kibune, dan Kurama juga sangat direkomendasikan. Dikarenakan tempat-tempat ini memiliki kehidupan malam yang lebih sedikit, akomodasi di sini sering dilengkapi dengan mata air panas, dan tempat ideal untuk bersantai yang dikelilingi alam nan indah.

Anda bisa mencari akomodasi berdasarkan area atau sesuai dengan anggaran dan kebutuhan Anda. Sebagai tujuan wisata internasional utama, Anda pasti menemukan akomodasi yang cocok di Kyoto.

・Hotel

Hotel-hotel Jepang umumnya berharga sekitar 8.000 - 20.000 yen per orang, per malam. Sebagian besar dari mereka memiliki petugas yang dapat memberi Anda informasi detail tentang cara berkeliling dan tempat makan rekomendasi. Akhir-akhir ini, banyak layanan pramutamu yang tersedia dalam beberapa bahasa. Keuntungan lainnya adalah ada berbagai opsi hotel yang dapat memenuhi kebutuhan dan anggaran Anda.

・Ryokan

Menginap di ryokan (penginapan bergaya Jepang) biasanya berkisar 10,000 - 20,000 yen per orang, per malam. Layanan yang tersedia bisa bervariasi, tetapi ini adalah pilihan sempurna bagi siapa saja yang ingin menikmati nuansa budaya lokal dengan tikar tatami, yukata, mata air panas, kebun dan arsitektur Jepang. Merasakan suasana khas Jepang dalam segala hal menjadi salah satu daya tarik menginap di ryokan, mulai dari hidangan tradisional hingga dekorasi musiman. Apabila ryokan memiliki pemandian umum, Anda bisa merilekskan diri sambil berendam selama menginap di sana. Berikut adalah daftar favorit kami untuk membantu Anda menemukan ryokan terbaik!

・Hotel Bisnis

Apabila ingin menekan anggaran, cobalah menginap di hotel bisnis. Hotel ini berkisar antara 6,000 - 10,000 yen per orang, per malam. Pilihan yang lebih terjangkau dibandingkan dengan hotel biasa atau ryokan. Alasan mengapa biaya menginap di hotel ini lebih murah karena mereka menyediakan furnitur, elektronik, dan fasilitas sederhana.

Dikarenakan hotel ini dikembangkan oleh pelancong bisnis, mereka sering menemukan lokasi bagus yang dekat dengan stasiun kereta. Harga terjangkau, bersih, dan nyaman menjadikan hotel ini semakin populer di kalangan wisatawan asing dalam beberapa tahun terakhir.

・Hotel Kapsul

Ppenginapan unik di Jepang yang patut Anda coba. Harganya berkisar antara 2,500 - 5,000 yen per orang, per malam. Hotel ini hanya menyediakan ruang untuk satu orang, dan awalnya dikembangkan sebagai tempat menginap untuk pekerja kantor jika mereka ketinggalan kereta terakhir.

Baru-baru ini, hotel kapsul menjadi populer di kalangan wisatawan yang mencari akomodasi dengan harga terjangkau dan pengalaman khas Jepang. Kini, banyak hotel kapsul "generasi berikutnya" yang dirancang dengan gaya trendi dan dilengkapi berbagai fasilitas. Apabila umumnya hotel biasa berfokus pada keterjangkauan harga, hotel kapsul lebih mengutamakan gaya dan kenyamanan.

・Guest House

Guest house menjadi pilihan populer di kalangan backpackers. Harganya antara 3,000 - 7,000 yen per orang, per malam. Selain murah, mereka juga menawarkan ruang publik untuk Anda bisa mengenal wisatawan lain. Guest house yang dilengkapi dengan kafe dan bar juga semakin umum ditemui, jadi Anda bisa benar-benar merasakan keramaham penduduk setempat sambil berbincang-bincang bersama pemilik guest house.

 

* Perkiraan harga yang disebutkan dapat bervariasi pada waktu sibuk.

Kyoto Tourist Information Center

 

Jika Anda tersesat atau membutuhkan bantuan untuk menemukan lokasi tujuan Anda, pusat informasi bisa memberikan solusi. Ada banyak pusat informasi yang bisa Anda temui, tetapi kami merekomendasikan Anda untuk pergi ke pusat informasi yang telah menerima otorisasi JNTO. JNTO adalah singkatan dari Japan National Tourism Organization, yang mengkategorikan pusat informasi wisata menggunakan faktor-faktor seperti lokasi atau fungsinya.

Berikut adalah tiga pilihan di antara pusat informasi untuk wisatawan di Kyoto. Semuanya dapat menangani pertanyaan dalam bahasa Inggris, dan beberapa juga menawarkan dukungan dengan bahasa lain. Di samping itu, mereka berlokasi di area yang banyak dikunjungi wisatawan internasional.

Manfaatkan pusat informasi ini untuk mendapatkan perjalanan yang lebih menyenangkan!

・Tourist Information Center Kyoto (Stasiun Kyoto)

Ini adalah pusat informasi untuk Kota Kyoto dan Prefektur Kyoto. Pusat informasi ini memberikan saran tentang destinasi wisata dan akomodasi di Prefektur Kyoto, dan juga menawarkan layanan lainnya termasuk penjualan tiket.

 

Tourist Information Center Kyoto

 

・Tourist Information Center Kawaramachi Sanjo (Kawaramachi)

Pusat informasi ini menawarkan saran dan informasi dalam bahasa Inggris tentang destinasi wisata di daerah tersebut, dan juga menjual tiket untuk tempat-tempat wisata. Pusat Informasi Gurunavi yang terhubung dengan Tourist Information Center Kawaramachi Sanjo tidak hanya menyediakan informasi tentang pilihan restoran saja, tetapi juga memiliki ruang serbaguna yang bisa digunakan untuk kegiatan apa pun, termasuk menyusui bayi dan salat.

 

Tourist Information Center Kawaramachi Sanjo (Halaman web multi-bahasa)

 

・Kokoka Kyoto International Community House (Keage)

Kokoka terletak di daerah Okazaki di dekat tempat wisata seperti Kuil Heian dan Kuil Nanzen-ji. Dengan berbagai layanan, termasuk lobi, perpustakaan, restoran, dan sudut pesan (ruang untuk membagikan selebaran), Kokoka Kyoto International Community House menawarkan berbagai informasi tidak hanya untuk turis saja, tetapi juga untuk komunitas internasional yang tinggal di Kyoto. Situs resmi mereka menyediakan informasi untuk bantuan dalam keadaan darurat atau bencana alam, serta panduan hidup di Jepang. Kami merekomendasikan Anda menyimpan halaman situs tersebut untuk berjaga-jaga.

 

Kokoka Kyoto International Community House

Informasi Darurat Kyoto

・Dokter dan Rumah Sakit

Jika Anda jatuh sakit atau mengalami cedera saat berada di Kyoto, silakan kunjungi situs web di bawah ini. Di situs tersebut, Anda dapat mencari database di lebih dari 900 fasilitas medis yang menerima pasien internasional di seluruh Jepang. Panduan PDF yang dapat diunduh berisi bantuan informasi medis, bagan bilingual yang bisa Anda gunakan untuk menjelaskan gejala yang Anda alami, dan panduan untuk membantu Anda jika terjadi gempa bumi atau bencana lainnya.

 

Badan Pariwisata Jepang: Panduan Ketika Anda Merasa Sakit

 

・Kantor Polisi

Jika Anda kehilangan sesuatu, tersesat, atau menjadi korban kejahatan, segeralah datang ke koban (pos polisi) terdekat atau kantor polisi. Situs web di bawah ini memiliki jawaban untuk pertanyaan umum tentang kehilangan barang, serta nomor darurat untuk kantor polisi di Prefektur Kyoto. Membaca informasi ini sebelumnya bisa membuat perjalanan Anda di Kyoto jauh lebih tenang.

 

Panduan Informasi Polisi Prefektur Kyoto

Panduan PDF yang dapat diunduh: Informasi untuk Turis Asing [Pencegahan Kejahatan dan Aturan Sepeda]

 

・Informasi untuk Wisatawan Muslim

Silakan cek situs web di bawah ini untuk mendapatkan informasi tentang restoran ramah Muslim. Anda bisa melakukan pencarian berdasarkan kata kunci, area, dan jenis makanan, jadi pastikan Anda menemukan yang Anda cari.

 

Kuliner Halal di Jepang

Bepergian dari Kyoto

Baik dengan kereta peluru, pesawat, atau bus, ada banyak cara untuk mencapai area wisata utama lainnya di Jepang termasuk Hokkaido, Tokyo, Osaka, Fukuoka, dan Okinawa. Carilah opsi terbaik untuk anggaran dan tujuan Anda agar dapat bepergian dengan efisien dan nyaman di Jepang.

・ Kereta Perluru (Shinkansen)

Japan Rail Pass menawarkan penggunaan tak terbatas di seluruh jalur JR dan jaringan bus, termasuk perjalanan dengan kereta peluru, yang menjadikannya sangat bernilai. Japan Rail Pass ada yang berlaku untuk 7 hari (29,100 yen) dan 14 hari (46,390 yen). Anda bisa menemukan panduannya di sini untuk mendapatkan tiket yang tepat.

 

・ Pesawat Terbang  

Tergantung pada tujuan Anda, bepergian dengan pesawat bisa menjadi lebih cepat untuk menempuh jarak yang jauh.

Dibutuhkan sekitar satu setengah jam dari Stasiun Kyoto ke Bandara Internasional Kansai dengan kereta api. Kereta ini berangkat kira-kira setiap 30 menit dan biayanya sebesar 2.250 yen sekali jalan. Bus limusin ke Bandara Internasional Osaka (Bandara Itami) membutuhkan waktu sekitar 50 menit dengan biaya 1,310 yen. Bus-bus ini berangkat setiap 20 menit, sehingga harga, kecepatan, dan frekuensinya membuat mereka menjadi pilihan yang sangat nyaman.

Salah satu daya tarik maskapai Jepang adalah Anda dapat merasakan tingkat keramahan khas Jepang. Ada banyak maskapai penerbangan bertarif rendah yang muncul baru-baru ini, sehingga Anda bisa mencapai kota lain dengan harga terjangkau dan nyaman. Pada waktu-waktu tertentu, penerbangan pagi dan malam hari dari bandara di Osaka terdekat bisa dihargai hanya 5,000 yen ke Tokyo dan Hokkaido!

 

・ Bus Ekspres

Bus ekspres adalah pilihan yang baik jika Anda tidak ingin menghabiskan terlalu banyak waktu untuk perjalanan. Mereka membutuhkan waktu yang lebih lama dari kereta peluru atau pesawat, tetapi tarifnya bisa setengah harga kereta peluru, jadi Anda bisa bepergian hanya dengan beberapa ribu yen saja. Jika Anda mendapatkan tiket dengan harga termurah pada waktu tertentu, Anda bisa berangkat dari Kyoto ke Tokyo hanya seharga 1,500 yen. Menggunakan bus malam juga memungkinkan Anda untuk tidur saat perjalanan, silakan pertimbangkan opsi-opsi ini jika Anda ingin menghemat uang dan juga memanfaatkan waktu Anda secara efisien. Menikmati makanan lokal saat istirahat di area servis selama perjalanan juga merupakan aspek yang menyenangkan untuk bepergian dengan bus ekspres.

 

* Semua harga yang ditunjukkan di atas berfluktuasi tergantung pada waktu dan tanggal pembelian aktual.

 

・Kyoto ke Hokkaido (Stasiun Hakodate)

Kereta peluru: Sekitar 7 jam 20 menit (Tokaido Shinkansen dari Stasiun Kyoto → Stasiun Tokyo → Stasiun Shin Hakodate Hokuto → Stasiun Hakodate)


Pesawat: Sekitar 3 jam 50 menit (Stasiun Kyoto → Bandara Internasional Osaka → Bandara Hakodate → Stasiun Hakodate)

・Kyoto ke Tokyo (Stasiun Tokyo)

Kereta peluru: Sekitar 2 jam 20 menit (Stasiun Kyoto → Stasiun Tokyo)


Bus ekspres: Sekitar 7 jam (Pintu Keluar Hachijo Stasiun Kyoto → terminal bus Tokyo)

・Kyoto ke Osaka (Stasiun Shin-Osaka)

Kereta: Sekitar 25 menit (Stasiun Kyoto → Stasiun Shin-Osaka)

・Kyoto ke Fukuoka (Stasiun Hakata)

Kereta peluru: Sekitar 2 jam 50 menit (Stasiun Kyoto → Stasiun Hakata)  


Pesawat: Sekitar 3 jam 20 menit (Stasiun Kyoto → Bandara Internasional Osaka → Bandara Fukuoka → Stasiun Hakata)

・Kyoto ke Okinawa (Bandara Naha)

Pesawat: Sekitar 4 jam 20 menit (Stasiun Kyoto → Bandara Internasional Kansai → Bandara Naha)

 

* Perkiraan ini adalah waktu perjalanan minimum. Waktu aktual dapat bervariasi tergantung pada waktu dan kondisi lalu lintas.

 

Setiap tahun, Kyoto menyambut semakin banyak wisatawan internasional. Silakan merujuk pada informasi dalam panduan ini untuk membuat perjalanan Anda lebih mudah, lebih menyenangkan, dan lebih terjangkau!

(Selain itu, tahukah Anda bahwa Kyoto dikellilingi oleh daerah-daerah indah lainnya yang mudah dijangkau dengan kereta? Misalnya, Osaka, destinasi wisata populer dengan berbagai pilihan tempat makan yang terjangkau dan kaya akan tempat perbelanjaan. Di sisi lain, Nara menawarkan kekayaan alam yang berlimpah dan jalan-jalan bersejarah, lalu ada pula kota pelabuhan, Kobe, yang ada di Prefektur Hyogo. Pertimbangkan juga untuk menambahkannya ke rencana perjalanan Anda!)

 

 

Jika Anda ingin memberikan komentar pada salah satu artikel kami, memiliki ide untuk pembahasan yang ingin Anda baca, atau memiliki pertanyaan mengenai Jepang, hubungi kami di FacebookTwitter, atau Instagram!

 

Catatan: Semua informasi di atas akurat pada saat penerbitan.

The information in this article is accurate at the time of publication.

Cari Restoran