15 Rekomendasi Tempat Wisata Menarik di Shinjuku, Distrik di Tokyo yang Tidak Pernah Tidur

Terletak di jantung Tokyo, Shinjuku menjadi pusat transportasi yang selalu ramai setiap hari. Kebanyakan orang mungkin mengira bahwa di Shinjuku hanya ada stasiun besar saja dan tidak memiliki tempat wisata terkenal. Namun, sebenarnya distrik yang tidak pernah tidur ini menyimpan banyak daya tarik. Bagi Anda yang hanya sekadar melewatinya pasti akan menyesal! Ingin tahu apa saja yang ditawarkan Shinjuku? Mari lihat tempat-tempat wisata menarik pilihan kami!

Shinjuku

Wisata

1. Gedung Pemerintah Metropolitan Tokyo

Gedung Pemerintah Metropolitan Tokyo (Tokyo Metropolitan Government Building) tentu sudah tidak asing lagi bagi penduduk setempat yang tinggal di area tersebut. Untuk orang-orang di luar wilayah Kanto, kemungkinan besar sudah banyak yang mengunjunginya saat field trip sekolah. Dari dek observasi, Anda bisa melihat pemandangan 360 derajat Tokyo, yang juga menjadi rekomendasi tempat kencan bersama orang terkasih. Pada hari-hari yang cerah di musim dingin, Anda bahkan berkesempatan melihat Gunung Fuji di kejauhan! Dek observasi yang terletak di lantai 45 memiliki beberapa kafe dan toko suvenir, menjadikannya tempat yang sempurna untuk beristirahat sejenak. Hal terbaiknya lagi, gedung ini buka di akhir pekan dan tiket masuknya gratis! Tidak mengherankan jika Gedung Pemerintah Metropolitan Tokyo sering dikunjungi oleh wisatawan mancanegara dan mereka yang membawa anak-anak.

2. Shinjuku Golden Gai

Ketika orang Jepang mendengar nama Shinjuku, mereka mungkin akan langsung memikirkan distrik hiburan Kabukicho. Untuk minum dan bersenang-senang, Anda tidak boleh melewatkan Golden Gai Shinjuku. Bagi sebagian orang mungkin kawasan tersebut memiliki citra yang menakutkan atau mematok harga tinggi, tetapi di balik itu, ada banyak tempat yang menyambut pendatang baru. Di sini juga terdapat tempat-tempat yang masih mempertahankan fitur era Showa (1926-1989), yang sering dikunjungi oleh ikon budaya dan tokoh terkenal di industri hiburan Jepang. Setelah menemukan tempat yang Anda sukai, mintalah rekomendasi dari sang pemilik atau staf di sana untuk mengetahui perhentian selanjutnya.

3. Museum Samurai

Museum Samurai memamerkan pedang, helm, dan perlengkapan lain yang terkait dengan samurai. Lokasinya berada di distrik hiburan Kabukicho yang dikunjungi banyak wisatawan, baik dari dalam maupun luar negeri. Di museum, Anda dapat mencoba memakai helm samurai, baju zirah, dan memegang pedang. Jika Anda penggemar samurai, jangan buang kesempatan berharga ini! Anda perlu membeli tiket seharga 1,800 yen untuk masuk ke museum, tetapi itu bukanlah nominal yang tinggi karena koleksi barang yang dipajang di dalam jauh lebih bernilai. Jadi, pastikan Anda tidak melewatkannya!

4. Kuil Kumano

Kuil Kumano terletak di jantung kota metropolis di Nishi-shinjuku. Pada zaman Muromachi (1333-1573), dewa-dewa yang diabadikan di tiga kuil agung Kumano di Kishu dipindahkan dan diabadikan kembali di sini. Sekarang, kuil ini bertindak sebagai rumah dari dewa penjaga Shinjuku. Pepohonan rimbun yang ada di sekitarnya menciptakan sebuah oasis di tengah kota. Penggambaran Yagarasu (gagak mitos yang melayani para dewa) di Kuil Kumano juga cukup terkenal, dan kabarnya, tim sepak bola nasional wanita Jepang (nadeshiko) berhasil memenangkan pertandingan setelah berdoa di sini. Hal itu seolah membuktikan bahwa power spot ini dapat membawa keberuntungan bagi mereka yang ingin meraih kemenangan.

5. Taman Nasional Shinjuku Gyoen

Taman Nasional Shinjuku Gyoen terbentang luas dari Shinjuku hingga Shibuya. Meskipun bisa dicapai dengan berjalan kaki hanya dalam waktu 10 menit dari Stasiun Shinjuku, taman ini menawarkan ketenangan yang bertolak belakang dengan sibuknya suasana kota metropolitan. Di Shinjuku Gyoen, Anda bisa berjalan-jalan santai, mengagumi bunga yang berubah seiring pergantian musim, atau jogging. Ada pula kebun Inggris dan Prancis di dalam taman, memungkinkan Anda menikmati aspek taman yang berbeda setiap kali Anda berkunjung. Jika Anda merasa lelah karena hiruk pikuk kota besar, mengapa tidak mampir dan bersantai sejenak?

6. Kota Korea Shin-Okubo

Saat turun di Stasiun JR Shin-Okubo, Anda akan disambut dengan suasana yang eksotis. Kota Korea ini terbentuk karena sejumlah warga negara Korea pindah ke daerah tersebut. Oleh sebab itu, Anda tidak perlu meragukan kelezatan rasa barbekyu Korea di sini yang tersedia dalam banyak pilihan. Di Shin-Okubo juga terdapat sejumlah toko dan restoran yang dibuka oleh orang-orang dari berbagai negara di Asia. Mulai dari restoran India dan Nepal hingga toko yang menjual bahan-bahan untuk membuat bermacam-macam masakan. Tidak hanya itu, Anda bahkan dapat menemukan bahan-bahan langka yang tidak akan Anda temukan di supermarket tradisional. Hal ini tentu membuat Shin-Okubo tidak hanya direkomendasikan bagi pecinta Korea, tetapi jua untuk penggemar masakan Asia.

7. Kuil Hanazono

Kuil Hanazono yang terletak cukup dekat dengan Kantor Kota Shnjuku menjadi tempat berlangsungnya Festival Tori no Ichi pada bulan November. Kuil ini telah dihargai oleh masyarakat setempat sejak zaman dahulu sebagai rumah dewa lokal. Hingga kini, Kuil Hanazono dikunjungi oleh orang-orang yang terlibat dalam industri hiburan dan bisnis restoran karena diyakini membawa keberuntungan. Oleh karenanya, Anda akan sering melihat pengusaha dan manajer perusahaan di sekitar kuil. Dewa lain yang juga diabadikan di sini kabarnya dapat mengurangi amarah, serta membantu perjodohan dan pembuahan. Jadi, mengapa tidak berjalan-jalan di kuil untuk menyerap energinya sebelum pulang?

8. Kota Kamera, Pintu Keluar Barat Stasiun Shinjuku

Jika Anda keluar melalui Pintu Keluar Barat Stasiun JR Shinjuku, Kota Kamera akan berada di sekitar Yodobashi Camera. Distrik elektronik ini memiliki segala sesuatu yang Anda butuhkan, mulai dari peralatan rumah tangga hingga berbagai part kamera. Bahkan, apabila ada part kamera tertentu yang Anda cari, Anda pasti menemukannya di Kota Kamera. Meskipun tidak terlalu tertarik dengan elektronik, Anda bisa mengunjungi salah satu restoran mewah di area tersebut untuk menikmati secangkir teh sambil menonton orang yang berlalu-lalang dari jendela. Belakangan ini, Kota Kamera mulai populer di kalangan wisatawan dari luar negeri yang mencari produk elektronik buatan Jepang.

9. Meiji Jingu Gaien

Taman besar ini digunakan untuk menyelenggarakan berbagai kompetisi dan acara olahraga, serta memiliki gelanggang es. Meiji Jingu Gaien membentang dari Distrik Shinjuku sampai ke Distrik Minato dan populer tidak hanya di kalangan pecinta olahraga, tetapi juga sebagai tempat yang ideal untuk berjalan santai. Berfungsi sebagai pusat praktik budaya dan tradisi, di dalam taman terdapat sejumlah galeri seni dan ruang kelas untuk mengikuti upacara minum teh, belajar merangkai bunga, menulis kaligrafi, tarian tradisional, dan melukis. Meskipun sangat berkaitan erat dengan olahraga, Meiji Jingu Gaien dapat dinikmati oleh orang-orang dari segala usia dengan berbagai minat. Ketika mulai merasa lelah, Anda bisa mengunjungi restoran atau kafe di taman untuk beristirahat. Di sini, Anda benar-benar dapat menyibukkan diri sepanjang hari tanpa merasa bosan.

10. Patung LOVE (Shinjuku Island Tower)

Patung LOVE adalah salah satu daya tarik terbaru di Shinjuku yang sering digunakan sebagai titik pertemuan. Berkat kemunculannya di drama TV, popularitas patung LOVE semakin meningkat. Untuk mencapai tempat ini, Anda harus keluar melalui Pintu Barat Stasiun Shinjuku, lalu pergi ke arah Shinjuku Island Tower. Ada beberapa urban legend yang menyertai patung LOVE. Misalnya, jika seseorang yang lajang melewati huruf V dan E, keberuntungan mereka dalam hal cinta akan meningkat! Apabila pasangan melewati titik ini dengan saling berpegangan tangan, mereka akan menikah. Bagi yang merasa malu berkunjung bersama orang terdekat, perasaan itu bisa sedikit berkurang bila Anda berkunjung sebagai wisatawan.

11. Kuil Raiden Inari

Kuil Raiden Inari terletak di distrik keempat di Shinjuku. Walaupun sekarang telah digabungkan dengan Kuil Hanazono, gerbang dan aula kuil tetap dipertahankan. Legenda mengatakan bahwa ketika seorang samurai bernama Minamoto no Yoshie pergi ke Oshu, ia terjebak dalam badai petir. Minamoto lalu berlindung di dalam kuil ini, dan saat rubah putih muncul, badai petir berhenti. Kuil-kuil yang didedikasikan untuk dewa petir tersebar di seluruh Jepang dengan harapan dapat melindungi orang dari petir. Untuk Kuil Raiden Inari, lokasinya berada di ujung jalan sempit di belakang Shinjuku High School, tetapi berkat warna merahnya yang menonjol, Anda tidak akan kesulitan menemukannya.

12. Museum Teater Peringatan Tsubouchi Universitas Waseda

Cobalah bertanya kepada siapa pun untuk menyebutkan universitas ternama di Shinjuku, kemungkinan besar mereka menjawab Universitas Waseda di Takadanobaba. Museum teater yang disebut "Enpuku" di universitas ini memiliki sejarah panjang. Enpuku dibuka untuk umum pada tahun 1928 dalam rangka memperingati ulang tahun ke-70 Tsubouchi Shoyo, tokoh yang berkontribusi pada pendirian Waseda Bungaku Journal. Teater Enpuku juga mengadakan workshop drama dan acara dengan berbagai genre untuk semua kalangan, mulai dari penggemar Shakespeare hingga Bunraku.

13. Omoide Yokocho

Begitu memijakkan kaki keluar dari Pintu Barat Stasiun Shinjuku, Anda akan langsung disambut dengan suasana retro dari Omoide Yokocho. Tempat ini dijuluki sebagai Yakitori Yokocho karena ada banyak yang menjajakan jajanan populer, yakitori. Terbentuk dari pasar gelap setelah Perang Dunia II, kedua sisi jalan Omoide no Yokocho dipenuhi dengan izakaya yang menjual minuman murah. Sangat cocok untuk Anda yang ingin bersantai sambil menikmati yakitori khas Jepang. Saat malam tiba, para pekerja kantoran dan wisatawan domestik memadati setiap sudut untuk bernostalgia dalam suasana era Showa (1926 - 1989).

14. Kuil Anahachimangu

Kuil Anahachimangu berlokasi di daerah Nishi-Waseda di Shinjuku. Ketika Minamoto no Yoshie kembali dengan membawa kemenangan dari Oshu, ia menyumbangkan helm dan baju zirahnya di sini, yang kemudian mengarah pada pembangunan kuil ini. Pada zaman Edo (1603 - 1868), ada beberapa peristiwa luar biasa yang terjadi di Kuil Anahachimangu. Salah satunya adalah penemuan patung emas dewa saat penggalian arsitektur. Hasil temuan tersebut lalu menetapkan Kuil Anahachimangu sebagai tempat pemujaan shogun feodal. Kuil itu sendiri dibangun di lereng tinggi, dan tangga batunya yang agak curam memanjang dari gerbang kuil berwarna merah ke aula utama. Banyaknya penemuan harta karun di lahan kuil menimbulkan pemikiran bahwa Anahachimangu merupakan makam Kekaisaran kuno. Meski lokasinya berada di daerah pemukiman, Anda masih bisa merasakan ketenangan saat melangkahkan kaki di sana. Jika Anda kebetulan sedang berada di Shinjuku, luangkanlah waktu untuk berkunjung, karena kabarnya, Kuil Anahachimangu memberikan keberuntungan dalam karir seseorang. 

15. Restoran Robot

Restoran yang terletak di Kabuki-cho ini menawarkan para pelanggannya untuk menyaksikan pertunjukan robot yang biaya produksinya mencapai 1 milyar yen! Pertunjukan spektakuler tersebut menampilkan robot-robot penari yang dihiasi dengan iluminasi warna-warni. Pertunjukan di sini lebih diutamakan daripada makanan yang menyertainya. Sebagian besar pelanggan yang datang berasal dari luar negeri dan semua kursinya selalu terisi penuh, bahkan di hari kerja. Pastikan untuk melakukan reservasi bila Anda berencana datang. Bagi Anda yang mencari pengalaman berbeda, tetapi punya anggaran terbatas, restoran robot bisa dijadikan pilihan. Bersiaplah untuk melupakan kepenatan Anda dan bersenang-senanglah!

Selain tempat wisata terbaru, artikel ini juga menampilkan beberapa tempat yang sudah ada cukup lama, tetapi mungkin tidak diketahui oleh wisatawan asing. Meskipun tetap menjaga tampilan kota metropolisnya, Shinjuku masih menghadirkan keindahan alam yang memesona! Jika Anda sedang berada di area tersebut untuk transit kereta, mengapa tidak keluar dari stasiun dan mengunjungi tempat-tempat dari daftar kami yang paling Anda sukai?

Diterjemahkan dan diterbitkan ulang dengan izin dari: Relux Magazine

Kredit Gambar Judul: canyalcin / Shutterstock.com

The information in this article is accurate at the time of publication.

Cari Restoran