[Edisi 2021] 8 Rekomendasi Akomodasi Mewah Terbaik di Tohoku

Tohoku sangat mudah diakses. Hanya butuh waktu 1.5 jam dari Tokyo dengan Shinkansen untuk sampai di pusat kotanya, Sendai, di Prefektur Miyagi. Meskipun memiliki kekayaan yang melimpah, Tohoku masih relatif jarang dikunjungi oleh wisatawan. Untuk membantu Anda menikmati kemegahan alam Tohoku, onsen, dan kuliner lokalnya, kami telah merangkum delapan akomodasi mewah di enam prefektur di wilayah tersebut. Mulai dari akomodasi tipe vila, ryokan, dan penginapan yang menerapkan tindakan pencegahan COVID-19, semua menawarkan masa menginap yang nyaman dan aman. Kami juga menyertakan informasi tempat wisata di sekitarnya yang bisa Anda kunjungi.

Tohoku

Hotel & Ryokan

Prefektur Aomori

Aomori, prefektur di bagian paling utara Pulau Honshu, diberkahi kekayaan alam yang melimpah. Di daerah ini terdapat Shirakami-Sanchi, Situs Warisan Dunia yang membentang hingga ke Prefektur Akita di tenggara, dan Hakkodasan, gugusan 18 gunung berapi yang dipuncaki Gunung Odake (tinggi 1.584 meter).

Ngarai Oirase, salah satu keindahan alam terbaik di Aomori yang ditampilkan pada gambar pertama di atas, difasilitasi seminimal mungkin sesuai kebutuhan dengan jalan setapak yang memungkinkan para pengunjung menikmati kemegahan alam dan mengamati ekosistemnya. 

Aomori Nebuta Matsuri (gambar kedua di atas), yang merupakan salah satu dari tiga festival terbesar di wilayah Tohoku, diadakan di seluruh prefektur selama bulan Juli dan Agustus. Pemandangan "dashi" (gerobak hias) yang diarak mengelilingi kota sungguh spektakuler. Didekorasi dengan berbagai hiasan cantik, berat dashi dapat mencapai 4 ton!

Aomori juga kaya akan hasil bumi dan laut, khususnya apel. Sekitar 60% produk apel di negara ini berasal dari Prefektur Aomori.

1. Hoshino Resorts Aomoriya

Hoshino Resorts Aomoriya memiliki tujuan untuk menjadi tempat yang memberikan kesempatan kepada para tamunya menikmati sejarah dan pemandangan alam Aomori. Di dalam area seluas 727.000 meter persegi terdapat taman dengan vegetasi hijau yang rimbun, kolam, dan rumah-rumah tua yang mengekspresikan keindahan setiap musim khas Tohoku.

Hal yang menjadikan hotel ini istimewa adalah selama menginap, Anda dapat menikmati keunikan budaya tradisional "negeri salju" Aomori. Gerobak hias dan dekorasi Aomori Nebuta Matsuri, salah satu dari sekian banyak festival musim panas Nebuta Matsuri yang diadakan di seluruh negeri, juga ditata apik di dalam hotel. Ada pula pertunjukan yang memperlihatkan pesona dari empat festival besar di Aomori.

Hoshino Resorts Aomoriya menyediakan beberapa pilihan tipe kamar: Unkan (gambar pertama di atas), yang menyajikan pemandangan taman dan memiliki kamar mandi pribadi dengan bathtub yang terbuat dari kayu Aomori Hiba (Hiba arborvitae); Kamar Aomori Nebuta (gambar kedua di atas), yang dihiasi dengan dekorasi Nebuta Matsuri; dan Azumashi, kamar bergaya Jepang dan Barat yang dipercantik dengan berbagai kerajinan tradisional Jepang.

Mata air panas alami yang sedikit kental mengalir langsung dari sumbernya dan baik dinikmati pada pagi hari sesuai norma di Aomori. Pemandian udara terbuka, Uki-yu (gambar pertama di atas), yang tampak seperti mengapung di atas kolam memungkinkan para tamu untuk membenamkan diri dalam keindahan empat musim dari lanskap di sekelilingnya. Di musim dingin, Anda dapat melihat pemandangan menakjubkan Neburi Nagashi Toro, acara yang mempertunjukkan perahu Nebuta dan lentera mengarungi kolam di sekitar pemandian. Sementara itu, di kamar mandi dalam Hiba-yu (gambar kedua di atas), tidak hanya bathtub, tetapi juga dinding dan langit-langitnya dibuat menggunakan Aomori Hiba. Jika mandi di sini, jiwa dan raga Anda dapat tersembuhkan dengan aroma Hiba yang unik dan menyegarkan.

Nanbu Magariya (gambar ketiga dan keempat di atas) menawarkan ikan air tawar yang dibakar di irori (perapian tradisional Jepang), hidangan lainnya untuk sarapan, dan kaiseki multi-menu yang menggabungkan "Nanako Hacchin", 15 jenis boga bahari yang disukai oleh penduduk Aomori sejak lama, di malam hari.

Di Noresore Shokudo, restoran prasmanan yang didesain agar terlihat seperti rumah tua, seorang kaccha (dialek Aomori untuk menyebut "ibu") yang mengenakan kappogi (celemek putih berlengan) menyajikan makanan daerah dan berbagai hidangan segar yang dimasak di dapur terbuka.

Tidak hanya sempurna untuk melepas kepenatan dan menjauhi hiruk pikuk kota, Hoshino Resorts Aomoriya juga menjadi tempat yang sangat ideal untuk menikmati keramahan penduduk Aomori dan budayanya yang telah diturunkan dari generasi ke generasi.

2. Hoshino Resorts Oirase Keiryu Hotel

Hoshino Resorts Oirase Keiryu Hotel adalah satu-satunya hotel yang terletak di tepi Sungai Oirase Keiryu, harta alam di dalam Taman Nasional Towada-Hachimantai. Bebatuan yang diselimuti lumut, suara air murni yang mengalir di sungai, dan hutan rimbun yang penuh dengan tumbuh-tumbuhan hijau akan memanjakan para tamu yang menginap di sini. Hotel ini juga menyimpan banyak karya seni Taro Okamoto yang terkenal inovatif dan dinamis, termasuk perapian perunggu seberat 5 ton dengan tinggi 8,5 m (gambar kedua di atas) di lobi.

Jika Anda mencari suasana damai, Kamar Gaya Jepang Berpemandangan Sungai Gunung (gambar pertama) yang dirancang agar tamu dapat menikmati alam di luar dengan maksimal bisa dijadikan pilihan. Namun, bila Anda lebih suka bersantai dengan bebas tanpa harus memakai alas kaki, Kamar Modern bergaya Barat sangat direkomendasikan. Di sisi lain, bagi yang ingin merilekskan diri di pemandian sambil mengagumi pemandangan indah dapat memilih Kamar Berpemandangan Sungai Gunung dengan Pemandian Udara Terbuka (gambar kedua).

Pemandian Udara Terbuka yang menampilkan pemandangan menakjubkan menjadi keunggulan Oirase Keiryu Hotel. Di pemandian untuk wanita, para tamu dapat menghirup udara pagi yang bersih dan menyegarkan, sedangkan di pemandian pria, pemandangan indah dedaunan musim gugur di pegunungan akan menemani waktu berendam Anda. Keduanya benar-benar tempat yang sempurna untuk mengagumi keindahan alam Oirase yang berubah seiring pergantian musim.

Saat menginap, Anda juga tidak boleh melewatkan kesempatan mencicipi kelezatan apel Aomori yang terkenal di restoran prasmanan Aomori Ringo Kitchen (gambar pertama). Selain hidangan inovatif seperti Marinated Salmon with Apple Purée (gambar kedua) yang memadukan salmon dengan kerenyahan buah apel, dan Apple and Chicken in Cream, tersedia pula opsi klasik seperti Piping Hot Apple Pie yang juga tidak kalah lezat.

Di restoran Prancis, Sonore, lantunan merdu dari air Sungai Oirase akan mengiringi para tamu dalam menyantap masakan yang dibuat menggunakan bahan-bahan musiman dan mencoba wine Prancis dari pembuat anggur terkemuka di dunia. Makan malam di Sonore dimulai dengan minuman pembuka dan amuse bouch yang disajikan di teras yang menghadap ke Sungai Oirase (gambar kedua). Menikmati minuman pembuka dengan ditemani pemandangan sungai yang berkilauan di bawah sinar matahari sungguh merupakan pengalaman yang istimewa.

Hoshino Resorts Oirase Keiryu Hotel juga menawarkan beragam kegiatan musiman yang unik. Misalnya, bersepeda di sisi Sungai Oirase dengan sepeda listrik "E-BIKE RENTAL" seperti gambar pertama di atas, dan Tur Iluminasi Air Terjun Beku yang ditampilkan di gambar kedua. Air terjun beku, yang hanya bisa dilihat di Oirase pada musim dingin, diterangi oleh van yang dilengkapi dengan lampu, memberikan para tamu pengalaman sekali seumur hidup.

Jika bermalam di Oirase Keiryu Hotel, Anda dijamin akan mendapatkan banyak kenangan indah yang membuat kunjungan Anda ke Aomori menjadi tidak terlupakan.

*Beberapa kegiatan sementara ini ditiadakan. Silakan periksa situs web resmi hotel untuk informasi selengkapnya.

Prefektur Akita

Prefektur Akita berbatasan dengan Prefektur Aomori di barat daya dan Prefektur Iwate di barat. Shirakami-Sanchi, Situs Warisan Budaya Dunia kebanggaan Prefektur Akita dan Aomori, yang merupakan salah satu hutan pohon beech perawan terbesar di dunia, sangat layak dikunjungi. Gambar pertama di atas menampilkan Hutan Observasi Alam Dakedai, dengan jalur-jalur yang terawat baik yang cocok untuk berjalan-jalan. Beberapa di antaranya bahkan dapat diakses kursi roda.

Festival Kembang Api Omagari* di gambar kedua adalah salah satu dari tiga festival kembang api terbesar di Jepang, yang dikatakan memiliki kembang api berkualitas terbaik. Selain sebagai acara lokal, festival ini juga menjadi panggung kompetisi para pembuat kembang api di seluruh di negeri. Kemegahan pertunjukan kembang api Omagari sudah dimulai sejak sore hari, menjadikannya momen langka yang sayang untuk dilewatkan.

Prefektur Akita juga kaya akan alam dan atraksi budaya, seperti pemandian air panas terpencil Nyuto Onsen yang terkenal; Kakunodate yang terkadang disebut "Little Kyoto" di Michinoku (nama lama wilayah Tohoku), yang masih terdapat banyak rumah samurai kuno; dan Danau Tazawa, danau terdalam di Jepang.

*Diadakan setiap tahun pada hari Sabtu terakhir bulan Agustus. Untuk tahun 2021 dijadwalkan di tanggal 28 Agustus, tetapi masih belum ada informasi apakah festival akan diadakan.

3. Yukemuri-no-Yado Inazumi Onsen

Dikelilingi oleh pegunungan di dekat perbatasan Prefektur Akita, Miyagi, dan Yamagata, Yukemuri-no-Yado Inazumi Onsen memiliki luas lahan lebih dari 33.000㎡. Lokasinya berada di Akinomiya Osenkyo, desa pemandian air panas yang kabarnya tertua di Prefektur Akita. Di penginapan ini, Anda dapat menyatu dengan alam yang melimpah dan mata air panas alami.

Ada empat kamar terpisah yang direkomendasikan di sini, yakni RAN-TEI, KAN-TEI, SAN-TEI, dan REN-TEI, yang secara kolektif disebut Amanoza. Setiap kamar mempunyai karakteristik uniknya tersendiri. Jadi, Anda bisa memilih sesuai minat dan gaya Anda. Semuanya difasilitasi dengan pemandian dalam ruangan yang terbuat dari cemara Hinoki dan pemandian udara terbuka. Kedua pemandian tersebut diisi dengan mata air panas alami yang mengalir langsung dari sumbernya.

Kamar-kamar di Yukemuri-no-yado sangat cocok untuk Anda yang ingin menghabiskan waktu pribadi serta menikmati alam sekitar melalui jendela sambil berendam di pemandian atau dari teras.

Masakan Kaiseki multi-menu yang dibuat dengan sayuran musiman disajikan untuk makan malam. Bahan-bahannya berubah seiring musim berganti. Baik dari segi tampilan maupun rasa, empat musim di Tohoku akan memanjakan mata dan lidah Anda melalui berbagai hidangan lezat.

Prefektur Iwate

Iwate terletak di sebelah tenggara Prefektur Aomori. Ini adalah prefektur kedua terbesar di Jepang setelah Hokkaido. Pantainya yang menghadap ke Samudra Pasifik secara kasar dapat dibagi menjadi dua wilayah, yaitu wilayah utara yang bertebing dan wilayah selatan dengan pantai rias penuh teluk. Prefektur Iwate memiliki banyak tempat wisata menarik. Salah satunya adalah Pantai Jodogahama (gambar pertama), yang populer berkat keindahan pemandangannya. Aula Emas Konjikido (gambar kedua) di Kuil Chusonji di Hiraizumi, yang terdaftar sebagai Situs Warisan Dunia, juga patut untuk dikunjungi.

Pesona Iwate tidak berhenti sampai di sana. Di prefektur yang kaya akan alam dan sejarah ini, Anda dapat mengagumi megahnya Gunung Iwate yang dijuluki Nambu Kata-Fuji karena terlihat seperti Gunung Fuji, dan melihat bunga-bunga cantik di Koiwai Farm, perkebunan swasta terbesar di Jepang yang terletak di selatan kaki Gunung Iwate.

4. Bessou Kakei

Bessou Kakkei hanya memiliki enam vila yang dibangun di lahan seluas 23.000㎡ di atas pegunungan. Tanpa bangunan atau fasilitas apa pun dalam jarak 500m, penginapan ini menawarkan ruang pribadi di lingkungan alam yang subur.

Semua kamar tamu* dirancang dengan gaya sukiya-zukuri (gaya arsitektur Jepang yang sederhana, tetapi elegan) menggunakan Aomori Hiba. Struktur bangunan di sini tidak menyertakan dekorasi yang tidak perlu agar para tamu dapat benar-benar menikmati waktu istimewa dalam balutan aroma menyegarkan Aomori Hiba tanpa gangguan.

*Ada satu vila bergaya rumah Jepang kuno.

Pemandian batu terbuka (gambar pertama) di setiap vila memamerkan pemandangan danau di bawahnya dan bentangan pegunungan di atasnya. Bersantai dan berendam di mata air panas alami yang mengalir dari sumbernya sambil menatap langit dan pegunungan benar-benar merupakan pengalaman yang tidak ada duanya. Tersedia pula pemandian dalam ruangan (gambar kedua) yang terbuat dari Aomori Hiba dan Batu Towada.

Daya tarik terbesar Bessou Kakkei adalah pemandangan spektakuler yang memanfaatkan lokasinya di pegunungan. Di hari-hari cerah, pemandangan Gunung Iwate dan Pegunungan Ou (pegunungan terpanjang di Jepang yang membentang dari utara ke selatan), terlihat begitu indah saat matahari terbit dan terbenam.

Prefektur Miyagi

Prefektur Miyagi terletak di selatan Iwate. Di prefektur ini terdapat Kota Sendai, kota terbesar di Tohoku yang telah lama berkembang menjadi pusat wilayah tersebut. Matsushima (gambar pertama), yang populer sejak zaman kuno sebagai salah satu dari Tiga Pemandangan Terindah Jepang* memiliki lebih dari 260 pulau. Kontras antara warna hijau pulau, langit, dan laut terlihat sangat memesona.

Di daerah yang sama, Anda bisa mengunjungi Kuil Zuiganji untuk melihat "Ruang Merak" harta nasional, yang memiliki pintu geser emas dengan hiasan bergambar pohon pinus dan burung merak. Prefektur Miyagi juga menyelenggarakan Sendai Tanabata Matsuri, salah satu dari tiga festival terbesar di Tohoku (termasuk Aomori Nebuta Matsuri) yang diadakan sejak abad ke-17. Selama festival berlangsung, seluruh kota dihiasi dengan dekorasi Tanabata (Festival Bintang)**. Tidak hanya itu, di Miyagi Anda bahkan dapat menikmati berbagai kuliner lokal lezat seperti "lidah sapi" yang terkenal di Sendai.

* Matsushima di Miyagi, Amanotatehashi di Kyoto, dan Miyajima di Hiroshima adalah Tiga Pemandangan Terindah di Jepang.
** Diadakan setiap tahun dari tanggal 6-8 Agustus. Untuk jadwal tahun 2021 belum ditetapkan.

5. Saryou SOUEN

Penginapan tradisional Jepang Saryou SOUEN mempunyai taman Jepang indah dengan luas lebih dari 26.000㎡ di Akiu Onsen, yang dijuluki sebagai "ruang tamu" Sendai. Jika Anda ingin merasakan warna, angin, dan aroma khas Jepang dalam suasana mewah, di sinilah tempatnya.

Ada 10 opsi vila dengan gaya berbeda yang bisa dipilih. Di antaranya vila Asahi, yang memiliki dua kamar besar bergaya Jepang, koridor, dan pemandian udara terbuka pribadi. Lalu, vila Shikishima, yang dilengkapi dua kamar bergaya Jepang, pemandian udara terbuka, dan pemandian dalam ruangan. Silikan pilih sesuai selera Anda.

Akiu Onsen, salah satu dari tiga onsen terbaik di Jepang, telah lama dicintai dan dikenal efektif menyembuhkan penyakit kulit dan masalah pencernaan kronis. Gambar di atas menunjukkan pemandian udara terbuka untuk pria. Air di pemandian udara terbuka dan pemandian dalam ruangan di setiap vila disalurkan dari onsen ini agar para tamu dapat bersantai dan menyegarkan diri di air penyembuhan. 

Untuk makan malam, Saryou SOUEN menghidangkan masakan berdasarkan kaiseki multi-menu yang secara tradisional disajikan sebelum upacara minum teh. Dalam sajian ini, Anda bisa mencicipi boga bahari dari lepas pantai Sanriku (Aomori, Iwate, dan Miyagi), yang terkenal kaya akan hasil laut, dan berbagai hasil bumi dari Pegunungan Ou yang membentang di sisi timur.

 

 

Prefektur Yamagata

Prefektur Yamagata yang berada di sebelah barat Prefektur Miyagi penuh dengan kuliner lezat, seperti Daging Sapi Yonezawa yang terkenal, mi soba, dan mi ramen dingin. Di prefektur ini juga terdapat banyak tempat wisata, antara lain Kuil Yamadera (nama resmi: Hoshuyama Risshakuji), yang merupakan power spot* terkemuka di Yamagata; pagoda lima lantai berusia 600 tahun setinggi 29 m di Gunung Haguro; dan Zao, terkenal dengan pemandangan pepohonan yang tertutup salju di musim dingin. Selain tempat-tempat tersebut, ada satu destinasi lagi yang tidak boleh sampai terlewatkan, yaitu Ginzan Onsen - kota menawan yang masih mempertahankan lanskap dari periode Taisho (1912-1926).

*Power spot: tempat yang dipercaya memberi pengunjung energi menyegarkan atau menyembuhkan.

6. Kosekiya Annex

Kosekiya Annex sangat direkomendasikan bagi Anda yang ingin menginap di Ginzan Onsen. Meskipun ini hotel kecil, arsitekturnya yang bergaya khas Jepang membangkitkan suasana nostalgia masa lalu, sementara interior hotel didekorasi dengan furnitur Taisho Romance (perpaduan gaya Jepang-Barat yang populer di era Taisho).

Kosekiya Annex menyediakan tiga tipe kamar: Romance Guest Room, yang dibuat dengan merenovasi lantai 5 hotel; Kamar tamu bergaya Jepang di tepi sungai dengan dua kamar yang menghadap kota dan Sungai Ginzan; serta Kamar tamu bergaya Jepang di sisi gunung, lengkap dengan tempat tidur, yang menghadirkan suasana damai. Kami merekomendasikan kamar-kamar di tepi sungai jika Anda ingin menikmati pemandangan malam hari bersama pasangan, ketika lampu-lampu gas dinyalakan di sepanjang Sungai Ginzan. Suasana di dalam kamar akan menjadi semakin romantis dengan alunan suara air yang mengalir di dekatnya.

Pemandian air panas di Kosekiya terdiri dari dua pemandian dalam ruangan dengan air alami yang mengalir dari sumbernya. Walaupun bak mandinya kecil, Anda tetap masih bisa merasakan suasana retro. Gambar pertama di atas menampilkan Hokkorinochika-yu, pemandian dengan kaca patri yang indah. Sementara itu, gambar kedua menunjukkan Nukkurino Kintaro-yu, pemandian yang airnya mengalir keluar dari patung batu. Anda juga dapat berendam di pemandian umum, pemandian udara terbuka, dan pemandian ne-yu (berbaring) terbuka di bangunan annex Ginzanso tanpa biaya tambahan, alias gratis!

Saat makan malam, Anda akan disuguhi hidangan khas Jepang yang disajikan di atas nampan. Semua dibuat menggunakan bahan-bahan musiman yang ditanam di Yamagata. Kelezatannya sudah tidak perlu diragukan lagi, terutama Daging Sapi Obana, yang cita rasanya tidak dapat dilukiskan dengan kata-kata. Tersedia pula pilihan untuk menambah porsi Daging Sapi Obana panggang dan memesan shabu-shabu dengan Daging Sapi Obana, yang tidak boleh dilewatkan oleh para pecinta daging sapi Jepang.

7. Meigetsu-so

Semua kamar di Meigetsu-so yang berlokasi di kaki gunung didesain seperti vila. Ada tujuh tipe kamar tamu yang ditawarkan, mulai dari A hingga G. Meskipun tipenya sama, setiap kamar memiliki dekorasi yang berbeda. Gambar pertama di atas adalah Hiiragi, kamar tipe F seluas 134m², dengan pemandian semi-terbuka, teras ruang tamu, dan pemandangan puncak Zao.

Pemandian air panas yang tersedia di penginapan ini cukup beragam, mulai dari pemandian semi-terbuka di kamar Tsuzumi tipe D yang diperlihatkan di atas, pemandian besar dalam ruangan dan pemandian udara terbuka untuk pria dan wanita, pemandian udara terbuka pribadi yang dibuat dengan memotong Batu Zao, serta pemandian keluarga. Baik pemandian udara terbuka maupun pemandian keluarga dapat digunakan tanpa reservasi.

Keunggulan lain dari Meigetsu-so adalah semua makanannya disajikan di kamar tamu. Sajian Kaiseki multi-menu autentik yang dihidangkan untuk makan malam dibuat menggunakan bahan-bahan musiman pilihan dari hasil bumi dan laut. Sarapan pagi khas Jepang juga disediakan di ruang makan kamar tamu.

Di Meigetsu-so, Anda bisa bersantai dan menikmati masakan Jepang yang dibuat dengan bahan-bahan lokal Yamagata dalam kenyamanan dan privasi di kamar Anda sendiri.

Prefektur Fukushima

Fukushima, yang terletak di selatan Prefektur Miyagi, adalah prefektur terbesar ketiga di Jepang setelah Prefektur Iwate. Aizuwakamatsu, kota kastil yang mengelilingi Kastil Tsuruga, satu-satunya kastil Jepang bergenting merah, memiliki banyak tempat bersejarah. Salah satunya adalah Sazae-do, pagoda heksagonal tiga lantai yang dibangun dengan struktur heliks ganda. Berbagai kuliner lokal lezat seperti Aizuwakamatsu Ramen yang populer di seluruh negeri juga patut disebutkan (dan dicoba!).

Kunjungan Anda ke Fushima tidak akan lengkap jika belum ke Danau Goshikinuma, yang terdiri dari banyak danau dengan warna berbeda seperti hijau zamrud dan biru kobalt. Bersiap-siaplah untuk terpesona karena danau berperingkat bintang satu di buku panduan terkenal di dunia ini akan memberikan Anda pengalaman yang penuh keajaiban.

8. Auberge Suzukane

Ketujuh kamar tamu di penginapan ini adalah independent suite, dan setiap kamar memiliki dekorasi yang unik. Kedua gambar di atas menunjukkan Renewal Kinu, kamar yang dirancang dengan konsep "kabut panas". Gambar sutra ("kinu" dalam bahasa Jepang) yang berkilauan di bawah sinar matahari bagai sesosok wanita feminin, lembut, dan ceria yang diekspresikan dalam warna.

Mata air panas dapat dinikmati di pemandian dalam ruangan di setiap kamar (gambar pertama serta pemandian udara terbuka untuk pria dan wanita (gambar kedua). Air di kedua pemandian tersebut berasal dari sumber Bandai-Atami Onsen, yang dibuka 800 tahun lalu dan dikenal sebagai mata air panas untuk kecantikan. Dengan menginap di Auberge Suzukane, Anda bisa puas bersantai dan merilekskan diri di pemandian air panas.

Untuk makan malam, Auberge menyajikan hidangan kaiseki mewah yang dimasak oleh Tomoki Tsukita, koki pemenang berbagai penghargaan.

Sajian untuk sarapan juga mencakup beberapa hidangan yang dibuat dengan sangat terperinci, dan telah terpilih sebagai sarapan terbaik dari semua akomodasi di Prefektur Fukushima. Jika Anda punya kesempatan bermalam di sini, maksimalkan waktu Anda untuk melepas segala kepenatan dan nikmati sarapan pagi yang lezat.

 

 

Jika Anda ingin memberikan komentar pada salah satu artikel kami, memiliki ide untuk pembahasan yang ingin Anda baca, atau memiliki pertanyaan mengenai Jepang, hubungi kami di Facebook!

The information in this article is accurate at the time of publication.

Cari Restoran