Nikmati Kelezatan di Setiap Potongan Daging Sapi! Panduan Lengkap Makan Yakiniku

Di dalam dunia kuliner, daging sapi dapat dinikmati dengan beragam cara. Namun, yakiniku (barbekyu Jepang) selalu menjadi pilihan yang paling populer. Di Jepang, ada berbagai daging sapi bermerek yang bisa Anda coba, seperti Kobe-gyu, Matsuzaka-gyu, Omi-gyu, dan Yonezawa-gyu. Semua merek-merek populer tersebut sudah tidak perlu diragukan lagi kelezatannya. Akan tetapi, tahukah Anda bahwa ada cara yang tepat untuk dapat menikmati rasa terbaik di setiap potongan daging yakiniku? Informasi itu akan kami bahas tuntas pada artikel ini, lengkap dengan penjelasan tentang Wagyu (daging sapi Jepang berkualitas tinggi) dan beberapa merek unggulannya! Setelah selesai membaca sampai akhir, kami yakin bahwa Anda pasti akan bisa mendapatkan cita rasa yakiniku yang lebih lezat!

Seluruh Jepang

Travel Tips

Potongan Utama Daging Sapi dan Cara Terbaik untuk Menikmatinya

Daging sapi dapat dibagi menjadi 10 bagian utama.

Nama-nama potongan daging sapi bisa bervariasi tergantung dari restoran atau wilayah (contoh: Kanto atau Kansai), tetapi daging sapi dapat dibagi menjadi 10 bagian utama, bahkan dengan potongan yang lebih kecil untuk setiap porsinya. Kualitas lemak, umami (istilah Jepang untuk menggambarkan rasa gurih), dan tekstur akan bervariasi di setiap potongannya, sehingga Anda disarankan untuk mencoba potongan daging yang berbeda di restoran yakiniku terpercaya.

Bagian berikut ini akan mendeskripsikan cara yang disarankan untuk memasak dan memakan setiap potongan tersebut. Meskipun demikian, harap tetap diperhatikan bahwa lingkungan memasak (arang atau gas pemanggang) dan kualitas daging (kesegaran dan ukuran potongan) akan berbeda di masing-masing restoran. Jadikan artikel ini sebagai referensi untuk Anda mengetahui bagaimana cara yang tepat dalam memasak dan menikmati daging sapi!

1. Kata Rosu (Leher Sapi)

3. Rib Rosu (Prime Rib Roast) 5. Pinggang (Loin) 8. Sotomomo (Pantat Sapi)
└ Zabuton (Chuck Flap) ├ Rib Cap └ Sirloin ├ Makura (Gandik)    
2. Kata (Bagian Bahu) ├ Rib Rosu Shin (Ribeye) 6. Hire (Tenderloin) ├ Habaki (Heel)
├ Misuji (Top Blade) ├ Maki Rosu (Ribeye Lip) ├ Hire (Tenderloin) ├ Nakaniku (Pantat Sapi Luar)
├ Uwa Misuji (Punuk Bagian Atas) └ Enpitsu (otot kompleks) └ Chateaubriand └ Senbon (Otot Fleksor Super Digital)
├ Kurimi (Chuck Eye) 4. Tomo Bara (Samcan) 7. Ran Ichi (Tanjung) 9. Uchimomo (Top Round)
├ Togarashi (Kijen) ├ Nami Karubi (Iga Tanpa Tulang) ├ Rump (Top Sirloin Butt) └ Uchimomo (Top Round)
├ Sankaku Bara (Iga Bagian Bawah) ├ Nakaochi Karubi (Rib Finger) └ Ichibo (Top Sirloin Cap) 10. Shintama (Kelapa)
└ Sandung Lamur ├ Kainomi (Flap Meat)   ├ Marushin (Otot Utama Penutup Daging Sapi)
  ├ Sasabara (Perut Bagian Bawah)   ├ Marukawa (Otot Dalam Penutup Daging Sapi) 
  └ Uchi Harami (Diafragma Dalam)   ├ Kamenokou (Diafragma Luar)
      └ Tomo Sankaku (Tri-Tip)

*Hanya potongan daging sapi paling umum yang direpresentasikan dalam diagram di atas.

1. Kata Rosu (Leher Sapi)

"Rosu" mengacu pada potongan daging sapi bagian punggung, mulai dari leher. Potongan paling dekat dari leher disebut "kata rosu". Ini adalah potongan daging tanpa lemak dengan marbling halus, rasa daging yang kuat, dan tekstur yang baik.

Selain untuk yakiniku, kata rosu cocok digunakan untuk steak, shabu shabu (irisan daging sapi yang direbus dengan sayuran), dan sukiyaki (hidangan hot pot).

・Zabuton / Haneshita (Chuck Flap)

"Zabuton" adalah potongan dari kata rosu yang lebih marbling. Nama Jepangnya berasal dari bentuk potongan daging yang menyerupai zabuton (bantal persegi yang biasanya digunakan saat duduk di lantai tikar jerami).

 

【Metode Memasak & Cara Makan yang Disarankan】

Potongan zabuton akan terasa lebih enak ketika dimasak setengah matang. Cara terbaik untuk memakannya adalah dengan memanggang satu sisi di atas api besar, dan begitu lemak mulai meleleh, balikkan dan masak sampai berwarna kecoklatan. Irisan lemaknya sangat cocok dimakan dengan saus manis.

2. Kata (Bagian Bahu)

"Kata" (disebut juga "ude") adalah potongan daging sapi dari bagian atas kaki depan. Potongan yang berotot dengan banyak tendon dan jaringan otot.

・Misuji / Hon Misuji (Punuk)

Misuji/Hon Misuji terletak di belakang tulang belikat. Potongan yang langka, bagian ini hanya ada sedikit di setiap sapi, dan kaya akan umami (rasa gurih Jepang). Misuji paling baik dinikmati pada yakiniku, tetapi sering juga disajikan dalam bentuk lain seperti sashimi.

 

【Metode Memasak & Cara Makan yang Disarankan】

Tingkat kematangan yang paling direkomendasikan untuk potongan daging ini adalah medium rare. Masak daging dengan api besar untuk melelehkan lemak yang akan menghasilkan umami penuh, atau sebaliknya, umami menjadi hilang jika lemaknya mentah. Rasa yang kuat dari daging sapi dapat dipadukan dengan saus manis dan saus kental.

Uwa Misuji (Punuk Bagian Atas)

Potongan yang sangat kecil dari daging punuk bagian atas. Uwa Misuji merupakan potongan daging yang langka karena hanya ada sedikit dalam satu ekor sapi. Jika Anda cukup beruntung menemukan restoran yang menawarkan potongan daging ini, jangan ragu untuk memesannya! Lebih tidak berlemak dan tidak terlalu marbling dibandingan dengan bagian punuk. Sangat direkomendasikan untuk pecinta daging tanpa lemak.

 

【Metode Memasak & Cara Makan yang Disarankan】

Paling baik dinikmati setengah matang (rare). Seberapa baik daging dimasak tergantung dari kesegaran dan ketebalan potongannya, tetapi secara umum paling baik ketika bagian luar daging mulai berwarna kecoklatan. Untuk menghasilkan umami penuh, para ahli memasak akan membumbui daging dengan saus garam jika potongannya tipis. Akan tetapi, apabila daging disajikan dalam potongan yang tebal, rasanya akan terasa nikmat hanya dengan garam atau kecap asin dan wasabi.

Kurimi / Ude Sankaku / Shakushi / Kuri (Chuck Eye)

Ini adalah potongan berotot dan tidak berlemak dari area antara bahu dan bagian atas kaki depan. Relatif keras karena dipenuhi dengan tendon dan jaringan otot, tetapi memiliki umami yang kuat.

 

【Metode Memasak & Cara Makan yang Disarankan】

Untuk menikmati umami, makanlah dalam kondisi setengah matang. Jika irisannya tipis, membakar merupakan cara yang tepat. Hati-hati jangan sampai memasaknya terlalu matang! Dikarenakan daging ini tidak terlalu berlemak, sangat enak jika dibumbui secara sederharna seperti menggunakan garam atau kecap asin dengan wasabi.

Togarashi / Tonbi (Kijen)

Nama Jepang daging ini berasal dari bentuk potongan yang terlihat seperti togarashi (cabai). Daging Kijen diambil dari area dekat bahu dan merupakan potongan daging yang juga cukup langka. Rasanya sangat juicy dan memiliki umami yang kuat. Itulah sebabnya kijen sering digunakan untuk membuat daging sapi panggang.

 

【Metode Memasak & Cara Makan yang Disarankan】

Dikarenakan potongannya cocok untuk daging sapi panggang, nikmatilah dalam kondisi setengah matang. Lebih enak dipadukan dengan saus manis atau kecap asin, tetapi apabila Anda menginginkan rasa gurih dari umami, sedikit garam dan lada akan menambah rasa.

 

Sankaku Bara (Iga Bagian Bawah)

Secara harfiah berarti "tulang iga segitiga", dan namanya diberikan karena sesuai dengan bentuknya, segitiga. Potongan daging ini diambil dari tulang iga pertama hingga keenam. Memiliki marbling yang merata, sankaku bara terkadang disajikan sebagai "tokujo karubi". Perlu diketahui, "bara" adalah istilah umum untuk daging di sekitar tulang rusuk/iga.

 

【Metode Memasak & Cara Makan yang Disarankan】

Ketika dimasak hingga medium rare, daging akan memiliki keseimbangan sempurna antara rasa yang juicy dan berlemak. Meskipun tergantung dari ketebalan potongan, biasanya sankaku bara paling baik dimakan ketika sudah dipanaskan sampai ke bagian dalamnya, tetapi tidak terlalu matang. Rasa berlemaknya cocok dipadukan dengan saus manis.

Burisuke / Koune (Sandung Lamur)

Potongan keras dan berotot ini diambil dari bagian bawah sankaku bara. Rasio lemak dan daging umumnya 50:50, tetapi bagian daging tanpa lemak dipenuhi dengan jumlah umami yang cukup besar. Dibutuhkan teknik memasak yang baik untuk memisahkan lemak dari daging, jadi jika Anda berada di restoran yang menyajikan burisuke tanpa lemak, artinya Anda sudah menemukan "emas".

 

【Metode Memasak & Cara Makan yang Disarankan】

Apabila disajikan tanpa lemak, paling baik dibuat medium rare dan gunakan panas yang cukup untuk memasak hingga ke bagian dalam. Jika lemak masih menempel pada daging, masaklah lebih lama. Daging tanpa lemak hanya perlu dibumbui dengan sedikit saus garam, kecap asin dengan wasabi, atau bumbu ringan lainnya untuk menikmati keseluruhan rasa. Di sisi lain, saus manis akan cocok dimakan dengan burisuke yang masih memiliki lemak.

3. Rib Rosu (Iga)

Rib Rosu mengacu pada daging di belakang tulang rusuk/iga, antara potongan leher dan daging pinggang. Salah satu potongan daging sapi terbaik selain sirloin/has luar.

Rib Kaburi (Rib Cap)

Rip Kaburi adalah bagian tulang rusuk terdekat dari punggung. Memiliki marbling yang halus dengan rasa lemak manis dan kaya akan umami. Selain yakiniku, rip kaburi cocok disajikan dalam hidangan lain seperti shabu shabu dan daging sapi panggang.

 

【Metode Memasak & Cara Makan yang Disarankan】

Apabila irisannya tipis, paling baik dimakan dalam kondisi setengah matang. Panggang daging dengan api besar untuk melelehkan lemak, dan nikmatilah. Jika irisannya tebal, pastikan dimasak secara merata. Saus manis sangat direkomendasikan menjadi pasangan irisan rip kaburi. Bagi Anda yang lebih memilih kecap asin dan wasabi atau saus garam, Anda juga bisa menggunakannya.

 

Rib Rosu Shin / Rib Shin (Ribeye)

Potongan daging sapi berkualitas lainnya yang terletak di tengah-tengah tulang rusuk/iga. Tidak hanya sangat lembut, tetapi juga dianggap sebagai potongan iga yang paling seimbang. Beberapa orang mengatakan bahwa Rib Rosu Shin adalah potongan daging sapi terbaik. Tutuplah mata Anda pada harganya dan cobalah kelezatannya.

 

【Metode Memasak & Cara Makan yang Disarankan】

Irisan tipis Rib Rosu Shin perlu dibakar tipis di permukaannya dan lebih enak dimakan setengah matang. Mungkin agak sulit untuk mengontrol kematangan pada irisan yang lebih tebal, tetapi cobalah memanggang bagian permukaannya hingga kecoklatan dan kemudian kecilkan api untuk memasaknya menjadi medium rare. Bumbu standar menikmati Rib Rosu Shin adalah saus manis.

Maki Rosu / Maki (Ribeye Lip)

Potongan daging yang dibungkus di sekitar bagian iga sapi. Meskipun teksturnya lembut dan kaya rasa, Maki Rosu sangat jarang disajikan di restoran. Beberapa restoran yakiniku menyajikannya sebagai "tokujo karubi".

 

【Metode Memasak & Cara Makan yang Disarankan】

Setengah matang merupakan cara terbaik menikmati irisan daging ini. Dikarenakan marbling-nya sangat merata, irisan tipis Maki Rosu hanya boleh dipanggang dengan api besar untuk cukup melelehkan lemak dan menikmati umami-nya. Bumbu dasar yang digunakan biasanya saus manis, tetapi kecap asin dengan wasabi atau saus garam juga akan membuatnya terasa lezat. 

4. Tomo Bara (Samcan)

Tomo bara terletak di sekitar bagian bawah pada iga. "Bara" mengacu pada tulang rusuk/iga. Itulah sebabnya banyak potongan dekat tulang rusuk menggunakan "Bara" pada namanya. Secara umum disebut dengan "karubi", yang berasal dari galbi (bahasa Korea untuk tulang rusuk/iga), dan merupakan salah satu potongan daging sapi yang sudah umum disajikan di setiap restoran yakiniku.

 

Nami Karubi / Tatebara (Iga tanpa tulang)

Potongan Nami Karubi diambil dari setengah tulang rusuk luar yang dekat dengan kaki depan bagian atas. Beberapa restoran yakiniku memisahkan potongan ini dengan nama karubi (iga sapi bawah), jo karubi (iga sapi bawah spesial), dan tokujo karubi (iga sapi bawah premium). Hal ini terjadi karena tidak adanya cara standar untuk memisahkan bagian tersebut. Dengan alasan itu, cara restoran menyajikan potongan berbagai jenis karubi dapat menunjukkan keterampilan dan karakter mereka. Potongan karubi kaya akan rasa dan ditandai dengan sedikit rasa manis.

 

【Metode Memasak & Cara Makan yang Disarankan】

Masaklah dengan tingkat kematangan Medium untuk melelehkan lemak. Rasa daging yang kuat cocok dengan saus manis yang kental.

Nakaochi Karubi (Rib Finger)

Bagian ini diambil dari antara tulang rusuk individu. Baik daging dan lemak memiliki kandungan umami yang luar biasa. Salah satu hidangan favorit yang disajikan di sebagian besar restoran dengan harga terjangkau.

 

【Metode Memasak & Cara Makan yang Disarankan】

Cara terbaik untuk menikmatinya adalah dengan memanggangnya sampai medium-rare, bakar secara merata dan lelehkan lemak berlebih untuk membuat daging lebih mudah dimakan. Seperti nami karubi, cara populer untuk menyantap nakaochi karubi adalah dengan saus manis atau membumbuinya dengan sedikit gochujang (pasta cabai merah Korea yang manis dan pedas) sebagai variasi.

Kainomi (Flap Meat)

Bagian tulang rusuk yang paling dekat ke punggung disebut "naka bara" (iga bagian bawah). Dalam bagian itu, potongan daging yang dekat dengan tenderloin/has dalam dikenal sebagai "kainomi". Memiliki umami dan kelembutan dari tulang rusuk dan tenderloin. Dikarenakan sapi tidak terlalu banyak memiliki bagian daging ini, naka bara terbilang cukup langka.

 

【Metode Memasak & Cara Makan yang Disarankan】

Dagingnya sangat empuk, jadi paling baik dimasak medium rare atau setengah matang agar tidak kehilangan rasa empuknya. Dapat dinikmati dengan berbagai bumbu, seperti saus manis, kecap asin dengan wasabi, serta garam dan lada.

Sasabara / Sasami (Perut bagian bawah)

Sasabara berada tepat di atas sendi kaki belakang, sekitar bagian bawah tulang rusuk. Meskipun keduanya dipotong dari tulang rusuk/iga, sasabara memiliki rasa yang lebih ringan dibandingkan iga bawah.

 

【Metode Memasak & Cara Makan yang Disarankan】

Memasak bagian permukaan daging dengan api besar dan memanggang hingga setengah matang adalah cara terbaik untuk menikmati bagian ini. Banyak orang yang ketagihan dengan kelembutan dan umami-nya. Rasa empuknya sangat cocok dipadukan bersama bumbu sederhana seperti kecap asin dengan wasabi. Saus manis juga bisa menjadi pilihan lainnya. Tidak ada salahnya mencoba keduanya, bukan?

 

Uchi Harami (Diafragma Dalam)

Uchi harami terdiri dari otot perut horizontal yang terletak di bagian diafragma dan memiliki banyak kandungan umami. Jangan ragu untuk memesannya jika Anda melihat daging ini pada menu, karena uchi harami adalah potongan daging yang jarang ada!

 

【Metode Memasak & Cara Makan yang Disarankan】

Untuk menikmati kelembutannya, buatlah setengah matang. Bakar daging sedikit saja dengan api besar dan makanlah segera setelah permukannya menjadi renyah. Perpaduan sederhana antara kecap asin dan wasabi akan mengeluarkan rasa terbaiknya, tetapi saus manis juga bisa menjadi pilihan lezat.

5. Pinggang (Loin)

Potongan daging ini diambil dari bagian depan punggung sapi. Dari tiga bagian potongan pinggang yang bisa diambil dari punggung - iga, sirloin, dan tenderleoin - sirloin dianggap memiliki kualitas terbaik.

Hireshita (Sirloin/Has Luar)

Sirloin adalah salah satu potongan daging sapi yang paling terkenal dan mahal. Sirloin merupakan bagian daging yang tidak mengalami banyak pergerakan, sehingga kurangnya jaringan otot pada daging ini membuat teksturnya lembut. Wagyu sirloin khususnya, memiliki marbling yang indah. Umumnya dinikmati sebagai steak, tetapi versi yakiniku bisa menjadi alternatif yang tidak kalah lezatnya.

 

【Metode Memasak & Cara Makan yang Disarankan】

Semakin baik kualitasnya, semakin sedikit bagian yang perlu dimasak. Sirloin cukup berlemak, jadi cara terbaik adalah membakar permukaannya untuk memperangkap semua umami pada lemak. Nikmati selagi panas! Saus manis sangat direkomendasikan dimakan bersama sirloin sebagai yakiniku. Akan tetapi, garam dan lada juga menjadi pilihan lezat untuk Anda coba seperti makan steak.

6. Hire (Tenderloin/Has Dalam)

Tenderloin adalah potongan daging persegi panjang sekitar tulang belakang lumbar. Salah satu potongan daging yang paling empuk.

Hire

Bagian ini pun sangat jarang mengalami pergerakan, jadi tenderloin tidak memiliki lemak dan sangat empuk. Daging tanpa lemaknya mengandung rasa manis yang ringan dan umami yang kuat.

 

【Metode Memasak & Cara Makan yang Disarankan】

Sebagian besar restoran yakiniku akan menyajikan Hire dalam irisan tebal. Dagingnya super empuk sehingga harus dimasak setengah matang. Setelah permukaannya berwana kecoklatan, perlahan-lahan panggang daging dengan api kecil sampai siap disantap. Sedikit taburan garam dan lada akan cukup mengeluarkan rasa umami-nya. Kecap asin dengan wasabi juga direkomendasikan.

 

Chateaubriand

Chateaubriand adalah potongan daging yang terkenal di dunia, diambil dari bagian tengah tenderloin dan merupakan potongan tenderloin yang paling empuk. Meskipun daging ini langka dan mahal, tetapi Wagyu Chateaubriand wajib Anda coba.

 

【Metode Memasak & Cara Makan yang Disarankan】

Untuk irisan tebal, masak perlahan dengan api kecil hingga setengah matang. Setelahnya, biarkan beberapa saat di atas pemanggang sampai mencapai tingkat kematangan yang sempurna. Untuk menikmati rasa umami yang lembut, taburkan sedikit garam dan lada.

7. Ran Ichi (Tanjung)

Tanjung adalah area di sekitar pinggul, pantat, dan paha. Dari semua potongan yang membentuk seluruh bagian kaki belakang dan pinggang - tunjang, pantat sapi, penutup daging sapi, dan kelapa - tanjung dianggap sebagai potongan daging yang paling enak.

Tanjung (Top Sirloin Butt)

Bagian tanjung ini bertekstur lembut dan empuk. Memiliki cita rasa daging murni dengan lemak yang tidak terlalu berlebihan. Itulah sebabnya belakangan ini tanjung menjadi populer.

 

【Metode Memasak & Cara Makan yang Disarankan】

Direkomendasikan dimakan dalam kondisi setengah matang. Untuk irisan tipis Anda perlu membakar permukaan daging, sedangkan irisan yang tebal, Anda harus membakarnya lebih lama. Jika Anda ingin menikmati rasa daging sepenuhnya, saus garam atau kecap asin dengan wasabi dapat mengguncang lidah Anda. Memakannya dengan saus manis pun juga akan terasa nikmat!

Ichibo (Top Sirloin Cap)

Ichibo merupakan daging yang menyelimuti pantat sapi, yang terletak berdekatan dengan top sirloin. Ichibo lebih keras dibandingkan top sirloin dan dibedakan dari marbling-nya. Memiliki umami yang kuat dan beraroma sehingga sangat sempurna untuk yakiniku. Ichibo terkadang ditawarkan sebagai tanjung.

 

【Metode Memasak & Cara Makan yang Disarankan】

Cobalah memasaknya setengah matang. Paling enak disantap ketika permukaannya berwarna kecoklatan, sementara bagian dalamnya tetap empuk. Memakannya dengan garam dan lada adalah cara terbaik, tetapi karena ichibo memiliki rasa unik yang dalam, saus manis juga bisa membuatnya terasa lezat.

8. Sotomomo / Sotohira (Pantat Sapi)

Sotomo adalah daging yang berasal dari bagian terluar paha sapi. Potongan daging yang berotot dengan sedikit lemak.

 

Makura / Shikinbo (Gandik)

Makura merupakan bagian terdalam dari pantat sapi. Tekstur dagingnya relatif kasar dan berserat. Rahang Anda mungkin akan terasa lelah saat memakan makura, tetapi rasanya dijamin enak dan Anda pasti akan puas setelah memakannya.

 

【Metode Memasak & Cara Makan yang Disarankan】

Makura paling enak jika dimasak setengah matang atau well-done. Apabila Anda lebih suka daging yang empuk, bakarlah bagian permukaannya hingga kecoklatan dan renyah. Jika Anda ingin tekstur yang lebih renyah secara keseluruhan, masaklah secara merata. Saus berbahan garam akan mengeluarkan rasa terbaik dari umami, tetapi kecap asin dengan wasabi pun bisa menjadi perpaduan sempurna.

 

Habaki (Heel)

Habaki berasal dari daerah di sekitar sendi tulang paha dan tulang kering. Teksturnya sedikit kasar, tetapi relatif empuk dibandingkan dengan potongan lainnya dari bagian pantat. Rasa empuk di dalam mulut dan rasa sapi yang kuat menjadikan habaki populer. Potongan daging ini sangat direkomendasikan bagi Anda yang ingin menikmati kualitas daging daripada umami.

 

【Metode Memasak & Cara Makan yang Disarankan】

Habaki akan menjadi keras jika terlalu matang, jadi pastikan Anda memasaknya setengah matang. Membakar bagian permukaannya saja sudah cukup - sekitar 1 menit memanggang setiap sisinya tergantung dari besarnya api. Kecap asin dengan wasabi adalah bumbu yang paling tepat untuk mengeluarkan kekayaan rasa dari habaki. Garam dan lada atau saus garam juga enak jika Anda menyukai rasa yang lebih ringan untuk menonjolkan umami-nya.

Nakaniku (Pantat Sapi Luar)

Nakaniku merupakan bagian terluar dari area pantat sapi. Tidak berlemak sehingga membuatnya menjadi pilihan yang sehat. Sedikit kenyal dengan rasa daging yang kuat. Beberapa orang mungkin tidak menyukai rasa uniknya.

 

【Metode Memasak & Cara Makan yang Disarankan】

Hati-hati jangan sampai memasaknya terlalu matang, karena nakaniku bisa menjadi sangat keras. Cukup bakar bagian permukaannya dan nikmati dalam kondisi setengah matang. Kecap asin dengan wasabi direkomendasikan untuk menikmati rasanya yang kuat, tetapi saus manis atau saus garam juga cocok dimakan bersama nakaniku.

Senbon / Senbon Suji (Otot Fleksor Super Digital)

Potongan yang sangat langka ini terletak di tengah tumit,  satu ekor sapi hanya memiliki 500 - 600 gram Senbon. Dagingnya begitu lembut dan otot-otonya yang kaya rasa akan meledak di setiap gigitan. Tekstur yang kenyal sangat cocok untuk direbus atau disemur, sehingga Anda akan jarang melihat Senbon di restoran yakiniku. Jika Anda cukup beruntung menemukannya di restoran, jangan ragu untuk memesannya!

 

【Metode Memasak & Cara Makan yang Disarankan】

Panaskan secara menyeluruh untuk melelehkan bagian yang kenyal.  Pastikan agar tidak terlalu matang. Saus garam sangat ideal untuk melepaskan rasa umami terbaik, sementara saus manis sangat cocok untuk menikmati teksturnya.

9. Uchimomo / Uchihira (Top Round)

Uchimomo diambil dari sendi bagian dalam, area yang menghubungkan kaki belakang dengan pinggul. Memiliki porsi daging tanpa lemak yang besar dan berotot. Terkadang dipisahkan menjadi tiga bagian : omomo (otot-otot besar), komomo (otot kecil), dan uchimomo kaburi (lapisan lemak dan jaringan yang menutupi pantat atas).

Uchimomo / Uchihira

Uchimomo dikenal memiliki jumlah lemak paling sedikit dibandingkan dengan yang lainnya.  Kurangnya lemak memberi daging rasa yang ringan dan sederhana. Rasanya cukup lembut dan direkomendasikan bagi Anda yang ingin menikmati rasa daging sapi tanpa lemak.

 

【Metode Memasak & Cara Makan yang Disarankan】

Irisan tipis perlu dipanggang hingga medium-rare untuk mempertahankan kelembutannya, sedangkan irasan tebal mungkin membutuhkan waktu masak yang lebih lama. Salah satu metode sederhana untuk menikmatinya adalah membumbui daging dengan kecap asin dan sedikit bawang putih. Jika Anda lebih memilih kaya rasa, makanlah dengan saus manis untuk menambah kelezatannya.

10. Shintama (Kelapa)

Shintama mengacu pada balok daging berbentuk bulat yang terletak di bawah penutup daging sapi (bagian daging sapi yang terletak di bagian paha belakang sapi, mendekati area pantat).

Marushin / Shinshin (Otot Utama Penutup Daging Sapi)

Marushin berada di bagian tengah shintama. Potongan yang relatif rendah lemak dan cukup lembut meskipun ada tendon. Dagingnya sama sekali tidak berlemak dan memiliki rasa yang ringan dan nikmat.

 

【Metode Memasak & Cara Makan yang Disarankan】

Marushin paling baik dinikmati dengan membakar permukaannya dan memasaknya sampai setengah matang. Meskipun Anda memilih daging yang matang, jangan dipanggang lebih dari medium-rare. Saus manis akan memberikan rasa gurih pada daging, sementara garam dan lada akan melekat pada rasa daging.

Marukawa (Otot Bagian Dalam Penutup Daging Sapi)

Marukawa diambil dari daging yang mengelilingi marushin dan merupakan bagian terbawah dari semua potongan penutup daging sapi, tetapi harganya relatif lebih murah dari potongan lainnya. 

 

【Metode Memasak & Cara Makan yang Disarankan】

Cara terbaik menikmatinya adalah setengah matang dengan panas yang cukup untuk melelehkan permukaannya. Terlalu matang akan menyebabkan daging kehilangan rasanya, jadi harap berhati-hati. Saus garam akan memberikan aroma dan rasa daging yang meresap. Saus manis dapat meningkatkan kelembutan daging.

 

▶ Berikutnya: Potongan Utama Jeroan Daging Sapi

The information in this article is accurate at the time of publication.

Cari Restoran