Aman dan Elegan: 8 Hotel Mewah Terbaik di Shikoku

Pada artikel ini, kami akan memperkenalkan hotel yang menampilkan keajaiban alam Shikoku dengan cara terbaik, termasuk rumah tradisional Jepang di Prefektur Kochi yang diubah menjadi vila di dekat Sungai Shimanto, yang disebut sebagai sungai jernih terakhir di Jepang. Kami juga menyertakan beberapa opsi akomodasi dengan pemandangan indah Pulau Shodoshima di Prefektur Kagawa di tengah Laut Pedalaman Seto yang tenang, Dogo Onsen di Prefektur Ehime yang merupakan salah satu desa pemandian air panas terkemuka di Jepang, dan Iya Onsen di Prefektur Tokushima. Bagi Anda yang berencana menghabiskan waktu pribadi di Shikoku dan ingin menghindari kontak dengan orang lain, atau mencari fasilitas yang menerapkan tindakan pencegahan infeksi, maka teruslah membaca.

Shikoku

Hotel & Ryokan

Ehime

Prefektur Ehime terletak di bagian timur laut Shikoku (peta). Wilayahnya termasuk dalam iklim Laut Pedalaman Seto yang sejuk dengan curah hujan rendah dan banyak hari cerah. Ehime memiliki lebih dari 200 pulau besar dan kecil, Gunung Ishizuchi (setinggi 1.982m) di bagian selatan tengah prefektur, yang merupakan puncak tertinggi di Jepang barat di wilayah barat Kinki, serta alam yang kaya.

Ehime juga menawarkan banyak destinasi wisata. Gambar pertama di atas menunjukkan Stasiun Shimonada, stasiun tidak berawak yang menghadap ke laut dan hanya terdiri dari atap tua dan bangku. Pemandangan alam yang tidak terhalang di luarnya menjadikan stasiun ini sebagai tempat foto populer bagi wisatawan dari seluruh dunia. Ada pula tempat wisata menarik lainnya seperti Dogo Onsen dengan sejarah 3.000 tahun, dan Kastil Matsuyama yang menawarkan pemandangan kota dan Laut Pedalaman Seto.

Setouchi Retreat Aonagi (Aonagi)

Terletak di bukit kecil yang menghadap ke Laut Pedalaman Seto, Setouchi Retreat Aonagi menyediakan 7 suite room untuk orang dewasa. Gambar di atas menampilkan kolam renang hotel. Semua keunggulan hotel ini lahir dari tangan dingin Tadao Ando, yang dirangkum dalam penjelasannya sebagai berikut:

"Setouchi Retreat Aonagi dibangun di atas bukit sehingga orang-orang dapat menikmati pemandangan indah 500 lebih pulau yang menghiasi laut pedalaman Jepang. Di sini terdapat kolam renang yang menjorok ke arah laut, taman dalam yang dikelilingi oleh langit, air, dan tanaman hijau, serta kamar tamu yang menyajikan pemandangan indah Laut Pedalaman Seto."

"Masing-masing ruang memiliki keistimewaan tersendiri, tetapi semuanya tidak terfragmentasi. Garis pandang dan ruang saling bersilangan dan tumpang tindih, menciptakan semacam dunia yang tidak ada di tempat lain."

Seperti yang disampaikan Tadao Ando, Anda dapat mengabiskan waktu yang tenang dan santai dengan dikelilingi keindahan Laut Pedalaman Seto di Setouchi Retreat Aonagi.

Kami merekomendasikan The Aonagi Suite, kamar tipe pondok yang menawarkan pemandangan paling spektakuler di Setouchi Retreat Aonagi. Dari jendela besar yang sama tingginya dengan langit-langit, Anda dapat menikmati pemandangan indah Laut Pedalaman Seto tanpa merasa bosan. Di lantai atas, ada kamar tidur dan kamar mandi dengan jacuzzi, sedangkan di lantai bawah terdapat ruang tamu yang berisi sofa dan meja, yang ditunjukkan pada gambar di atas.

Gambar pertama di atas adalah half-open-air natural onsen suite yang dilengkapi dengan bak mandi datar penuh sehingga Anda bisa bersantai sambil menikmati minuman. Gambar kedua menunjukkan 4 bed suite yang menyediakan dua kamar tidur terpisah. Keduanya sangat direkomendasikan.

Makan malam di Aonagi berupa Kaseki ryori (jamuan makan malam formal) yang bertema "panorama". Pemandangan Setouchi diekspresikan dalam setiap hidangan agar Anda tidak hanya dapat menikmati Setouchi dari kelezatan rasa, tetapi juga secara visual.

Jadi, mengapa tidak menghabiskan beberapa malam yang santai dan tenang di akomodasi untuk dewasa ini sambil dikelilingi keindahan Setouchi yang memesona?

Jika Anda melakukan reservasi melalui situs resminya, Anda akan memperoleh keuntungan berikut:
• Jaminan harga terbaik.
• 1 jam gratis menggunakan kolam renang pribadi dalam ruangan untuk Anda sendiri.
• Sebotol sparkling wine.

Pilihan menyewa seluruh bangunan juga tersedia.

CHAHARU Hanare Dogo Yumekura

Dogo Onsen, salah satu resor onsen terbaik di Jepang, adalah pemandian air panas tertua di Jepang. Bangunan Utama Dogo Onsen yang menjadi simbolnya hanya berjarak sekitar 60m, atau sekitar 1 menit berjalan kaki, dari penginapan Chaharu Hanare Dogo Yumekura. Setiap kamar di sini dilengkapi kamar mandi sendiri sehingga Anda dapat merilekskan tubuh dan pikiran dengan mata air panas Dogo yang lembut.

Meskipun di semua kamar terdapat kamar mandi, kami sangat merekomendasikan Bettei Yukiya. Dibangun dengan kayu daur ulang, penthouse ini menghadirkan nuansa Jepang modern, sedangkan struktur persembunyian lotengnya akan memicu rasa penasaran Anda. Bettei Yukiya memiliki tiga kamar tidur yang unik dan kamar mandi kayu yang memungkinkan Anda berendam sepuasnya di dalam air Dogo Onsen.

Kamar-kamar lainnya dilengkapi dengan bathtub yang terbuat dari Tobeyaki, porselen khas Prefektur Ehime. Namun, setiap kamar menawarkan keunikan yang berbeda. Silakan pilih yang paling sesuai dengan kebutuhan Anda.

Selama makan malam, Anda akan dimanjakan dengan kelezatan masakan Prancis yang disajikan di restoran Quatre-Cinq. Anda bahkan bisa melakukan upgrade dari menu "Mode" ke "La passion", “E’motion”, atau yang paling indah “Reconnaissance”. Setiap menu dibuat menggunakan bahan-bahan musiman terbaik.

Sarapan pagi terdiri dari salad dan smoothie yang dibuat dengan sayuran alami lokal.

Chaharu sangat cocok bagi Anda yang juga ingin berjalan-jalan karena lokasinya berada tepat di sebelah bangunan utama Dogo Onsen yang terkenal.

Tokushima

Prefektur Tokushima terletak di Shikoku timur (peta). Berbagai bagian prefektur mempunyai iklim yang sangat berbeda karena sekitar 80% dari total wilayahnya didominasi oleh pegunungan. Gambar pertama di atas adalah ngarai sekis kristal Oboke dan Koboke yang membentang sekitar 8 km. Di masa lalu, melakukan perjalanan melewati ngarai dianggap sangat berbahaya, tetapi kini, ada banyak kapal—termasuk kapal pesiar—rutin melewatinya. Gambar kedua menunjukkan Pusaran Air Naruto, salah satu dari tiga pusaran air terbesar di dunia, dengan diameter maksimal 20 m dan kecepatannya mencapai 20 km/jam selama periode pasang surut di musim semi dan musim gugur. Pusaran air menakjubkan yang menjadi destinasi populer ini juga dapat Anda lihat dari kapal wisata.

Sorotan lainnya di Tokushima adalah Iya, salah satu dari tiga wilayah yang belum terjamah; Festival Awa Odori, salah satu festival paling terkenal di Jepang; dan berbagai tempat menarik yang menawarkan pengalaman berkesan untuk semua orang.

※Festival Awa Odori berlangsung pada pertengahan bulan Agustus (Penyelenggaraan di tahun 2021 dijadwalkan dari tanggal 12 - 14 Agustus)

Tougenkyo-Iya

Desa Ochiai di timur Iya, salah satu dari tiga wilayah yang belum terjamah di Jepang, dipenuhi dengan rumah-rumah tradisional beratap jerami atau disebut Kayabukiyane (juga banyak ditemukan di Situs Warisan Budaya Dunia, Shirakawa-go). Tougenkyo-Iya kemudian mentransformasi tujuh rumah di desa tersebut menjadi akomodasi dengan pengawasan dari Alex Arthur Kerr, seorang peneliti budaya Timur.

Rumah-rumah beratap jerami sangat tahan lama, strukturnya mampu menahan air masuk ke dalam, serta memiliki ruang napas, insulasi suara, panas, dan kelembapan yang baik sehingga membuatnya tetap sejuk di musim panas dan hangat selama musim dingin. Interior vila dirancang dengan sangat modern, tetapi masih menggunakan perapian irori untuk mempertahankan aspek tradisional. Di luar jendela, pemandangan alam yang tidak akan Anda temukan di tempat lain di Jepang terhampar luas di depan mata.

Meskipun setiap vila menghadirkan desain yang berbeda, semuanya dilengkapi dengan kompor IH, pemanas, dan berbagai kebutuhan lain, termasuk perlengkapan mandi dan satu set bumbu di dapur. Kecuali Yukyo※, yang menyediakan tempat tidur di atas lantai tatami, vila-vila di sini menyertakan futon yang dapat ditata sendiri oleh para tamu. Jika Anda mencari perpaduan sempurna antara, tradisi, keanggunan, dan modernitas Jepang, Tougenkyo-Iya adalah pilihan yang tepat.

※“Machiya 5” (町屋5) di Booking.com atau Japanese-Style Townhouse 6” di Agoda.

Anda bebas memilih yang paling menarik minat Anda karena desain masing-masing vila dibuat berbeda. Namun, semua menawarkan pemandangan pegunungan luas yang cuacanya dapat berubah dalam sekejap, memberi Anda pandangan menakjubkan ke alam Jepang yang luar biasa. Ketika hari cerah, Anda dapat mengagumi keindahan yang ditawarkan Jepang dari teras atau taman.

Kami menyarankan Anda naik taksi untuk sampai ke Tougenkyo-Iya. Namun, Anda perlu membawa bekal makanan karena di area tersebut tidak ada mini market dan supermarket. Selama musim dingin dari bulan Desember hingga Maret, ada kalanya Anda tidak dapat mengakses jalan menuju penginapan saat turun hujan salju lebat. Apabila hal tersebut terjadi, Anda mungkin harus membatalkan kunjungan.

Meski demikian, Tougenkyo-Iya benar-benar direkomendasikan.

Iya Onsen

Iya Onsen adalah hotel gedung tunggal di Lembah Iya yang memberikan Anda kesempatan menikmati beberapa pemandian mata air panas terbaik di Jepang. Dibangun melintasi ngarai berbentuk V, Iya Onsen menawarkan pemandangan yang menakjubkan.

Pemandian udara terbuka hotel yang terletak di dekat Sungai Iya (gambar pertama) dapat diakses melalui kereta gantung (gambar kedua). Pemandian tersebut dapat tercipta berkat adanya sumber air panas di dasar lembah yang dalam. Membuka peluang bagi para pengunjung untuk menikmati kelembutan air, aliran sungai yang tenang, dan udara sejuk pegunungan di saat yang bersamaan. Air keruh yang berasal langsung dari sumber air di bawah tanah juga akan membuat kulit Anda terasa seperti dicuci dengan sabun. Jika Anda punya kesempatan, cobalah mandi di pemandian tepi sungai ini.

Iya Onsen memiliki 20 kamar tamu dan tidak ada satu pun yang persis sama. Anda dapat memilih salah satu dari 5 tipe yang tersedia seperti pemandian udara terbuka dan kamar khusus spa kaki Tamayura, yang juga disebut "Suite Above the Clouds". Tentu saja, setiap kamar menyajikan pemandangan Lembah Iya yang spektakuler.

Jamuan makan malam bergaya Kaiseki terdiri dari berbagai hidangan, termasuk sayuran lokal dan daging sapi dari Prefektur Tokushima. Bagi yang ingin mengeksplorasi beragam rasa, Anda dapat meningkatkan sajian makan malam Anda ke berbagai menu Kaiseki. Salah satunya adalah Awa Tokusen Kaiseki special course, yang mencakup daging sapi Awa-gyu dari Tokushima, daging rusa panggang, dan amego (sashimi ikan trout). Gambar kedua di atas menunjukkan ayam Tokushima Awaodori yang dikukus dengan sayuran musiman dan disajikan bersama saus pedas gurih. Anda bahkan berkesempatan mencicipi Sudachi Ayu (ikan manis dengan jeruk sudachi) yang lezat bila datang antara bulan Juni dan September.

Kagawa

Prefektur Kagawa terletak di timur laut Shikoku (peta). Walaupun menjadi prefektur terkecil di Jepang, Kagawa memiliki sejarah yang panjang dan banyak tempat wisata menarik seperti Shodoshima, yang terkenal dengan produksi shoyu dan minyak zaitunnya, serta Angel Road (gambar pertama di atas), jalan yang hanya muncul di waktu-waktu tertentu. Gambar kedua di atas adalah Kuil Konpira, yang juga dikenal sebagai Sanuki Konpira-san. Untuk mencapai aula utamanya, Anda harus melewati 785 anak tangga. Dengan iklim hangat dan alam yang indah, Kagawa sangat ideal untuk pariwisata.

Curah hujan di Prefektur Kagawa relatif rendah. Oleh karena itu, produksi tanaman serealia yang hanya membutuhkan sedikit air seperti gandum lebih banyak daripada beras. Hal itu juga menjelaskan mengapa di prefektur ini terdapat banyak waduk. Mi udon yang terbuat dari gandum Kagawa disebut Sanuki Udon (Sanuki adalah nama lama daerah tersebut), dan terkenal di seluruh negeri. Selain udon, masih ada banyak lagi kuliner lezat di Kagawa, termasuk ayam panggang.

Umioto Mari

Umioto Mari berada di desa kecil di sepanjang garis pantai Laut Pedalaman Seto di Shodoshima. Untuk sampai ke sana, Anda bisa naik kapal feri selama sekitar 1 jam dari Pelabuhan Takamatsu di Prefektur Kagawa. Di Umioto Mari, Anda dapat menghabiskan waktu santai sambil memandangi panorama laut pedalaman yang tenang.

Apabila hendak bermalam di sini, kami merekomendasikan Anda menginap di vila "SA no Oto" dengan pemandian yang indah. Akomodasi bergaya Jepang modern ini dibangun menggunakan kayu lokal dan menawarkan pemandangan Laut Pedalaman Seto, menciptakan tempat pelarian yang sempurna dari kepenatan kehidupan sehari-hari. Vila "TO no Oto" dengan fasilitas serupa juga direkomendasikan.

Berbaring di kursi balkon sambil menatap hamparan laut biru yang berubah ekspresi setiap saat pasti akan menyembuhkan Anda, baik secara fisik maupun mental.

Umioto Mari menghidangkan "Kaiseki Olive" untuk sajian makan malam. Dimasak menggunakan minyak zaitun segar yang dibuat di Shodoshima dan berbagai bumbu. Semua dipadukan untuk menghasilkan cita rasa yang tidak terlupakan.

Selagi Anda menginap di Umioto Mari, mengapa tidak memanjakan diri Anda dengan perawatan kecantikan mewah "Shimajuku Este" yang memanfaatkan khasiat dari minyak zaitun dan batu basal panas?

Jepang memang negara kepulauan yang indah, tetapi di pulau-pulau kecil seperti Shodoshima, waktu terasa mengalir sedikit lebih lambat, menjadikannya tempat yang sempurna untuk mendapatkan privasi dan relaksasi.

Seaside Villa SASAO

Berjarak 30 menit dengan mobil dari Takamatsu di pusat Kagawa, vila seluas 200m ini menempati bukit di bagian paling utara Shikoku. Selain ruang tamu, ada pula taman luas yang memperlihatkan kemegahan pemandangan Laut Pedalaman Seto.

Dek kayu obeservasi di taman juga tidak boleh dilewatkan. Dek tersebut dapat menyala di malam hari sehingga memungkinkan Anda untuk memandangi langit berbintang dan lampu-lampu dari perahu nelayan yang menghiasi Laut Pedalaman Seto. Suasananya benar-benar bagaikan di dunia mimpi!

Masa menginap Anda juga akan semakin menyenangkan karena dek kayu dilengkapi dengan kompor barbekyu. Jadi, Anda bisa mengukir kenangan indah bersama orang-orang terdekat.

Laut Pedalaman Seto bahkan terlihat dari kamar dengan 3 tempat tidur besar!

Di ruang tamu terdapat perapian kayu yang bisa Anda gunakan untuk menyiapkan pizza dan hidangan lainnya. Tersedia pula hammock dan kursi teras bagi yang ingin bersantai sekaligus mengagumi pemandangan sekitar.

Seaside Villa SASAO sangat direkomendasikan untuk keluarga.

Kochi

Prefektur Kochi terletak di barat daya Shikoku (peta). Gambar pertama di atas menampilkan Kastil Kochi, yang dibangun kembali pada tahun 1753 dan masih memiliki salah satu dari 12 menara kastil di Jepang. Berdiri kokoh selama lebih dari 260 tahun, kastil megah tersebut kini menjadi simbol Kochi sekaligus tempat wisata populer. Prefektur ini juga menawarkan banyak keajaiban alam. Misalnya, Sungai Shimanto, sungai terpanjang di Shikoku, yang membentang di bawah Jembatan Chinkabashi. Jembatan tersebut sengaja dibuat tanpa pegangan tangan untuk mencegah kerusakan akibat banjir dan angin topan, dan hanya dapat diseberangi saat air rendah. Ada pula Sungai Niyodo yang memiliki air paling jernih di Jepang.

Setiap tahun dari tanggal 9 hingga 12 Agustus, Prefektur Kochi menyelenggarakan Festival Yosakoi※, yang menampilkan pertunjukan 20.000 orang penari serta menawarkan berbagai atraksi, acara, dan kuliner lezat seperti katsuo no tataki yang dimasak di atas api jerami.

※Penyelenggaraan tahun 2021 telah dibatalkan.

Shimanto Riverside Hideaway

Shimanto Riverside Hideaway adalah rumah tradisional Jepang di sisi Sungai Shimanto yang telah direnovasi menjadi sebuah penginapan. Jika anggaran Anda tidak mencukupi untuk menyewa seluruh rumah, Anda bisa berbagi dengan maksimal dua grup lainnya.

Berkat lanskap pedesaan yang mengelilinginya, Anda akan merasa terbawa ke masa lalu saat menginap di Shimanto Riverside Hideaway. Gambar kedua di atas menunjukkan Takase Chinkabashi, jembatan yang hanya berjarak 5 menit berjalan kaki dari penginapan. Jembatan ini tidak boleh dilintasi mobil karena sangat sempit dan tidak memiliki langkan. Namun, Anda bisa menyeberang dengan berjalan kaki atau bersepeda.

Penginapan yang dulunya rumah tradisional ini memancarkan pesona khas Jepang. Dari koridor endai (dibangun di sisi luar rumah yang menghadap ke taman dan memudahkan akses ke setiap bagian rumah) pada gambar pertama, Anda dapat melihat taman Jepang yang memamerkan keindahan empat musim. Wi-Fi gratis juga tersedia di seluruh penginapan.

Jika tidak menyewa satu rumah, Anda diperbolehkan memilih di antara tiga kamar: kamar berlantai tatami yang menghadap taman (cukup untuk 3 orang), kamar twin bed (untuk 2 orang), atau kamar tidur terpisah (untuk dua orang). Kamar mana pun yang dipilih, semua pasti akan memberikan Anda kenyamanan maksimal.

Anda harus memasak makan malam sendiri di dapur, atau memesannya saat melakukan reservasi. Gambar kedua di atas hanya untuk ilustrasi saja, yang menampilkan sashimi dan kuliner khas Prefektur Kochi, katsuo no tataki (di tengah gambar). Pastikan Anda mencobanya!

Saat cuaca cerah di malam hari, bintang-bintang yang menyinari langit dan suara aliran Sungai Shimanto menciptakan suasana santai yang menenangkan hati. Jadi, jangan ragu untuk bermalam di sini dan benamkan diri Anda dalam keindahan alam Jepang dan ketenteraman pedesaannya.

Anda juga dapat menyewa sepeda gunung dan melakukan banyak kegiatan lainnya. Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi situs web resmi Shimanto Riverside Hideaway.

Auberge Tosayama

Dapat dicapai sekitar 30 menit dengan mobil dari Kota Kochi di pusat Prefektur Kochi, Auberge Tosayama menghadirkan penginapan bergaya Prancis di wilayah Tosayama, yang terletak di hulu Sungai Kagami. Tosayama berada di Distrik Tosa, Prefektur Kochi, dan masih mempertahankan alam pegunungan.

Untuk sampai ke Auberge Tosayama, Anda dapat naik shuttle bus gratis※ di Orient Hotel Kochi (peta)

※Diperlukan reservasi. Bus berangkat pada pukul 15:00. Silakan kunjungi situs web resminya untuk informasi lebih lanjut.

Selama menginap di Auberge Tosayama, Anda dapat duduk, bersantai, dan menikmati pemandangan alam sekitar.

Anda akan disajikan hidangan lengkap untuk makan malam. Semuanya dibuat menggunakan banyak bahan khas setempat seperti sayuran dari Tosayama dan telur dari ayam Tosa Jiro, yang memiliki kuning telur lezat dan kaya rasa. Selain itu, karena menunya berubah seiring pergantian musim, Anda dapat menikmati hidangan yang bervariasi di setiap kunjungan. Namun, semuanya tetap mengadirkan esensi Tosayama.

Auberge Tosayama menyediakan empat vila pribadi (gambar di atas) yang dapat diakses melalui jembatan gantung di atas Sungai Kagami. Ada pula hotel wing dengan 12 suite yang juga menawarkan pemandangan alam menakjubkan.

Ingin menikmati pemandangan dan cita rasa khas Tosayama? Di sinilah tempatnya.

Kesimpulan

Bagaimana, apakah ada di antaranya yang menarik minat Anda? Meskipun tidak mudah dijangkau dari jalur darat, Shikoku menawarkan banyak destinasi wisata populer yang layak dikunjungi. Berkat hal itu pula, Shikoku masih dipenuhi dengan alam yang belum terjamah, yang menunggu untuk dijelajahi. Belum lagi berbagai akomodasi indah yang sempurna dijadikan tempat bermalam. Kami berharap daftar ini dapat membantu Anda menemukan hotel ideal untuk berlibur di Shikoku.

Jika Anda ingin memberikan komentar pada salah satu artikel kami, memiliki ide untuk pembahasan yang ingin Anda baca, atau memiliki pertanyaan mengenai Jepang, hubungi kami di Facebook!

The information in this article is accurate at the time of publication.

Cari Restoran