Wajib Dicoba! Membuat Kerajinan Dummy Makanan di Kappabashi, Asakusa

Apakah Anda tahu tentang "dummy makanan" Jepang yang telah menarik perhatian orang lokal dan internasional? Dibuat dengan tangan, kerajinan yang terperinci dan berkualitas ini merupakan bagian dari budaya Jepang. Untuk mengetahui proses pembuatannya, kami akan mengajak Anda untuk berpartisipasi dalam workshop kerajinan dummy makanan yang telah kami ikuti di Ganso Shokuhin Sample-ya, yang terletak di Kappabashi, Asakusa - daerah yang mempertahankan nuansa nostalgia Jepang kuno.

Asakusa

Wisata

Membuat Dummy Makanan di Ganso Shokuhin Sample-ya!

Ganso Shokuhin Sample-ya Cabang Kappabashi adalah toko yang sudah lama berdiri dan dihormati, dengan sejarah panjang selama 85 tahun. Berlokasi di Jalan Kappabashi, jalan perbelanjaan terbesar di Jepang yang didedikasikan untuk seni memasak, Ganso menghadirkan berbagai display dummy makanan, serta menawarkan menu sushi dan es krim lembut sehingga membuatnya sangat mudah ditemukan.

Mari Membuat Dummy Makanan!

Dalam proses pembuatan dummy makanan membuat tempura udang (hidangan yang diproses dengan mencelupkan bahan ke dalam adonan yang terbuat dari gandum dan air, lalu digoreng sampai renyah) dan selada.

 

*Bagi Anda yang kesulitan berkomunikasi dalam bahasa Jepang perlu ditemani oleh penerjemah.

*Anda harus melakukan pemesanan di muka, karena toko ini biasanya tidak mengizinkan pemesanan di hari yang sama.

1. Pilih bahan yang ingin Anda ubah menjadi tempura

Pertama, pilih bahan mana yang ingin Anda ubah menjadi tempura. Ada tujuh bahan yang tersedia: udang, labu, jamur, ubi, paprika, terong, dan akar teratai. Pilih dua yang Anda suka! Disarankan untuk memilih bahan yang berbeda agar terlihat cantik di piring. Jika Anda bingung, kami merekomendasikan udang.

2. Lihat dan pelajari contoh yang diberikan oleh staf

Banyak pemula yang khawatir akan mengacaukan hasilnya. Namun, semua proses akan berjalan dengan lancar selama Anda memperhatikan contoh yang diajarkan oleh staf.

Agar semua peserta berhasil membuat dummy makanan, sebisa mungkin cobalah untuk tetap tenang dan berkonsentrasi.

3. Membuat adonan tempura

Selanjutnya, kami membuat adonan (terbuat dari tepung gandum dan air) tempura yang menjadi bagian penting. Dikarenakan lilinnya agak panas, pastikan Anda memegang bagian atas cup. Tuangkan lilin secara perlahan ke dalam air hangat dari ketinggian sekitar 60cm. Untuk membuat bentuknya halus, cobalah mengisi celah sambil membayangkan bentuk persegi. Perhatikan posisi lengan Anda, karena cenderung semakin turun ketika merasa lelah.

4. Letakkan adonan di atas udang

Tahap berikutnya adalah menempatkan adonan pada udang. Letakkan udang di atas adonan, pastikan ekornya sedikit melewati adonan. Kemudian, pegang ekor udang dengan jari-jari Anda dan putar perlahan, sambil sedikit mencelup semua bagiannya ke dalam air. Jika Anda merasa adonannya terlalu tebal, gunakan kuku Anda untuk membentuknya kembali sambil mencelupnya. Namun, jangan sampai Anda menyentuh bagian permukaannya terlalu sering, atau Anda akan merusaknya! Terakhir, rapikan bentuknya di bawah air dingin agar lilin dapat menyatu sempurna.

5. Tempura udang Anda sudah selesai!

Dengan demikian, Anda berhasil membuat tempura udang!

Tergantung pada bahan yang dipilih, Anda mungkin mendapatkan bentuk yang berbeda – seperti elips atau bujur sangkar – dan mungkin Anda harus menuangkan lilin adonan dengan cara yang berbeda pula. Akan tetapi, proses setelah tahap itu umumnya sama!

Berikutnya, mari membuat selada! Sama seperti tempura, amati contoh yang diajarkan oleh staf terlebih dulu untuk mengetahui langkah-langkahnya.

6. Membuat inti selada

Untuk membuat selada, Anda harus menggunakan dua lilin dengan warna berbeda. Ambil 30ml lilin putih dengan sendok (sekitar satu sendok) untuk membuat akarnya, dan tuangkan. Setelah sedikit merentangkannya, terus tuangkan lilin dari bawah ke atas, pastikan untuk meregangkannya setiap kali menuangkan. Anda bisa melakukan proses ini dengan menggunakan bagian bawah sendok dan menggesernya ke samping.

7. Membuat daun selada

Setelah semua lilin putih dituangkan, sekarang saatnya menggunakan lilin hijau untuk membuat daun selada. Anda membutuhkan sekitar dua sendok lilin hijau. Sambil menahan tepi lilin putih, buatlah lapisan lilin hijau dengan perlahan sehingga hanya sedikit bagiannya yang menutupi lilin putih, dan kemudian dengan cepat merentangkannya.

8. Keluarkan selada dari air hangat

Untuk menciptakan kedalaman yang diperlukan ketika menarik lilin keluar, gunakan tiga jari untuk memegang selada dan beri jarak yang jauh dari Anda. Lalu, pegang bagian putihnya dengan lembut dan rendam ke bawah hingga ke dasar kotak air (atau sebatas tangan Anda).

9. Yap, selesai!

Keluarkan dari air dengan menariknya ke depan. Anda sekarang memiliki daun selada raksasa! Ukurannya pasti akan membuat siapa pun yang melihatnya terkejut. 

10. Bentuk lilin menjadi kepala selada 

Setelah itu, biarkan lilin mengapung di air hangat, lalu ambil bagian putihnya dan kumpulkan sehingga menjadi hampir seperti bola.

11. Gulung selada

Selanjutnya, gulung bagian hijau secara bergantian dari kiri ke kanan. Pastikan tampilan luarnya sedikit menggembung seperti ada udara di dalamnya. Jika sama sekali tidak ada ruang di antara daun, itu akan menjadi mirip kubis! Seusai membentuknya, keraskan lilin di air dingin.

12. Potong selada menjadi dua

Terakhir, perhatikan cara staf memotong selada menjadi dua. Ikuti, dan sekarang selada Anda sudah selesai! Bukankah itu terlihat seperti selada sungguhan?

13.Anda telah berhasil membuat dummy makanan!

Set selada dan tempura palsu yang Anda buat akan tampak asli dilihat dari sudut mana pun!

Staf di sana menyediakan kemasan transparan dan kantong kertas sehingga Anda dapat dengan mudah membawa hasil kreasi Anda ke rumah. Perlu diketahui bahwa bahan lilin akan mudah berdebu. Jadi, disarankan untuk membungkusnya agar tahan lama.

Bonus: Jelajahi Jalan Kappabashi dan Lainnya dengan Tur Kuliner Berpemandu!

Apakah Anda ingin melakukan lebih dari sekadar membuat dummy makanan di Asakusa? Jika Anda tidak yakin harus mulai dari mana, kami sangat merekomendasikan untuk mencoba Asakusa Cultural & Street Food Walking Tour. Dalam waktu singkat, pemandu lokal berbahasa Inggris akan membawa Anda ke semua tempat terbaik di Asakusa, termasuk Jalan Kappabashi dan berbagai tempat seru lainnya!

Apa itu Jalan Kappabashi?

Ganso Shokuhin Sample-ya memiliki tiga toko di Tokyo dan Yokohama. Toko yang kami kunjungi pada kesempatan ini terletak di Kappabashi, Asakusa. Jalan Kappabashi adalah jalan perbelanjaan terbesar yang berkaitan dengan masak-memasak, dan membentang sejauh 800m dari utara ke selatan. Anda bisa menemukan apa pun di sini, mulai dari alat memasak dan alat makan, hingga barang-barang dari besi. Jalan Kappabashi memancarkan suasana nostalgia dan nuansa retro yang dapat dinikmati siapa pun.

Patung koki raksasa yang menjulang tinggi di atas gedung menjadi landmark Jalan Kappabashi. Patung itu memiliki daya tarik yang tidak kalah luar biasa dari saingannya, patung Godzilla di Kabuki-cho, Shinjuku! Begitu Anda melihat koki raksasa, jangan ragu untuk melangkahkan kaki Anda ke Jalan Kappabashi.

Sesampainya di sana, Anda akan disilaukan dengan toko yang berwarna serba merah yang menjual lentera kertas (digunakan untuk menerangi jalan di malam hari dan menarik orang-orang untuk datang). Lentera kertas merah biasanya digantung di bagian luar kios-kios makanan dan izakaya di Jepang. Jadi, mengapa tidak membeli beberapa untuk menghias ruangan di rumah Anda?

Di Jalan Kappabashi, Anda juga dapat menemukan berbagai ukuran sendok kayu dengan desain yang unik. Cocok digunakan untuk acara-acara tertentu seperti ketika Anda mengundang teman untuk makan dan ingin semuanya terlihat sedikit istimewa.

Sebagian besar barang yang dijual di Jalan Kappabashi berharga terjangkau. Jika tertarik, Anda bisa membeli barang-barang murah dan berkualitas di sana!

Sejarah Dummy Makanan

 

Dummy makanan adalah sesuatu yang tidak biasa Anda lihat di luar Jepang. Namun, kerajinan dummy makanan telah menjadi topik hangat di kalangan para wisatawan akhir-akhir ini. Dibuat dengan memperhatikan setiap detail, kebanyakan orang yang melihatnya sering keliru dan mengira bahwa itu adalah makanan sungguhan. Anda dapat menemukannya dipajang di restoran-restoran di seluruh Jepang. Lalu, bagaimana ini bisa terjadi?

Ada berbagai teori yang membahas tentang kapan sebenarnya dummy makanan pertama kali muncul, tetapi banyak yang percaya bahwa kreasi ini dibuat di suatu tempat antara akhir periode Taisho (1912 - 1926) dan periode Showa awal (1926 - 1989). Kala itu, ketika para pelanggan mencoba memesan makanan, mereka kesulitan membayangkan hidangan hanya dengan membaca deskripsi pada menu. Kemudian, dibuatlah dummy makanan yang benar-benar tampak seperti aslinya, untuk memudahkan pelanggan memesan makanan dan meningkatkan bisnis restoran.

Selain itu, bisakah Anda bayangkan apa yang terjadi jika orang-orang yang sedang merasa lapar melihat kotak display bersisi dummy makanan yang sangat menggoda selera...? Mereka tentu akan tertarik untuk mampir ke restoran tersebut! Baik bagi pelanggan maupun pihak restoran, dummy makanan adalah penemuan yang luar biasa.

Rekomendasi Suvenir dari Ganso Shokuhin Sample-ya

Di lantai pertama, ada sudut untuk Anda dapat membeli produk-produk dummy makanan dengan harga yang bersahabat seperti gantungan kunci dan magnet. Kami merekomendasikan crafting kit mereka, yang dipisahkan sesuai tingkat pengalaman. Crafting kit sangat cocok untuk Anda yang ingin mencoba membuat dummy makanan sendiri di rumah! Lengkap dengan buku instruksi bahasa Inggris, jadi Anda dapat dengan mudah mengikuti prosesnya.

Mereka juga memiliki berbagai produk menarik dan unik lainnya! Salah produk terpopuler di Ganso Shokuhin Sample-ya adalah perlengkapan tulis. Mulai dari bookmark yang terlihat persis seperti makanan asli hingga tempat pulpen, mereka menjual segala jenis produk yang dapat memeriahkan interior rumah Anda.

Jika mengarahkan mata Anda ke atas, Anda akan menemukan kreasi mengagumkan yang dibuat oleh para pengrajin dummy makanan. Beberapa di antaranya tidak untuk dijual. Jam yang berbentuk seperti hangiri (tong kayu yang digunakan untuk menyiapkan nasi sushi) menjadi suvenir yang sangat populer di kalangan wisatawan.

Rangkaian produk wortel mereka yang menggemaskan dengan tangan dan kaki diberi harga sedikit mahal, tetapi ada banyak orang yang membelinya untuk hadiah pernikahan atau diberikan kepada teman!

Di lantai dua, ada area workshop untuk membuat dummy makanan. Jika Anda memesan sebelumnya, Anda juga bisa berpartisipasi dalam kegiatan workshop! 

 

[Tentang Ganso Shokuhin Sample-ya Cabang Kappabashi]

Jam operasional: 10:00 - 17:30

Tutup: 1 - 3 Januari.  *Dapat tutup lebih awal saat akhir tahun

Harga/Biaya: (Set Tempura & Selada) 2,300 yen untuk 1 orang
*Hanya orang yang berusia 7 tahun ke atas yang dapat berpartisipasi. Anak-anak berusia 10 tahun ke bawah harus ditemani seorang wali. Wali juga harus ikut serta dalam kegiatan workshop, dan membayar sendiri biaya partisipasi. Selama musim panas (21 Juli - 31 Agustus), yang bukan peserta mungkin tidak bisa berpartisipasi sama sekali.
*Diperlukan reservasi. Anda dapat memesan secara online. Bagi yang kesulitan berkomunikasi dalam bahasa Jepang harus ditemani oleh seorang penerjemah.
*Hanya melayani reservasi via telepon dalam bahasa Jepang.

Waktu yang diperlukan: 60 - 75 menit per workshop

Akses: 5 menit berjalan kaki dari Pintu Keluar A2 Stasiun Asakusa
12 menit berjalan kaki dari Stasiun Tawaramachi

Alamat: (Cabang Utama) 3-7-6, Nishi Asakusa, Taito-ku, Tokyo   [本館] 東京都台東区西浅草3-7-6 (Google Map)
(Gedung tambahan) 2-25-9, Nishi Asakusa, Taito-ku, Tokyo   [別館] 東京都台東区西浅草2-25-9 (Google Map)
*Gedung tambahan adalah ruang workshop dan tidak menjual produk apa pun.

HP: www.ganso-sample.com/en/ (bahasa Inggris)

HP: www.ganso-sample.com (bahasa Jepang)

 

Pada kunjungan Anda berikutnya ke Jepang, cobalah berpartisipasi dalam workshop kerajinan dummy makanan yang diselenggarakan di Ganso Shokuhin Sample-ya! Ini adalah kegiatan sempurna untuk membuat kenang-kenangan yang tidak terlupakan.

The information in this article is accurate at the time of publication.

Wisata

Hotel & Ryokan

Shopping

Cari Restoran