Sayonara! 7 Objek Wisata yang akan Tutup Tahun 2022

Sebagai ibu kota yang dinamis, Tokyo terus berubah, berkembang, dan memperbarui diri, dan terkadang itu berdampak pada penutupan sejumlah landmark dan institusi. Namun, jangan khawatir. Di kota metropolis yang tidak henti-hentinya berevolusi ini, Anda dapat yakin bahwa perpisahan adalah salah satu wujud dari kelahiran baru yang sama-sama mendebarkan dan layak dinanti. Dari museum hingga pusat perbelanjaan, berikut kami hadirkan beberapa objek wisata populer di Tokyo yang akan mengucapkan selamat tinggal di tahun 2022.

Tokyo

Wisata

VenusFort (Odaiba)

Dengan banyak kolom dan patung bergaya Romawi, air mancur raksasa, dan langit-langit tinggi berpola awan yang berubah-ubah menyerupai langit saat matahari tenggelam, VenusFort telah lama menjadi tempat yang populer untuk berbelanja dan makan sepuasnya selama lebih dari dua dekade. Namun, kepopulerannya tersebut harus berakhir pada musim semi tahun ini karena gedung yang menaungi VenusFort akan menjalani pembangunan ulang besar-besaran, memaksa shopping plaza 3 lantai itu untuk ditutup.

Hingga hari pembukaan terakhirnya, VenusFort mengadakan acara iluminasi spektakuler - Thankful Carnival, dengan beberapa instalasi besar yang dipasang di seluruh kompleks dan pertunjukan karnaval 3 menit yang diadakan setiap 30 menit di Fountain Plaza. Dari tanggal 26 Februari, diskon sebesar 80% atau lebih ditawarkan di banyak toko. Jadi, jangan lewatkan perbelanjaan terakhir Anda di salah satu mal paling ikonis di Odaiba!

Tutup: 27 Maret 2022

teamLab Borderless (Odaiba)

Sejak dibuka pada tahun 2018, museum seni digital teamLab Borderless meraih kesuksesan besar dan bahkan telah diakui oleh Guiness World Records sebagai museum yang paling banyak dikunjungi di dunia yang didedikasikan untuk satu seniman/kelompok. Meskipun instalasi lampunya yang unik telah memukau jutaan pengunjung, teamLab Borderless dengan berat hati harus menutup pintunya tahun ini karena Palette Town, gedung yang juga menungi VenusFort, akan menjalani pembangunan ulang.

Sampai saat waktunya tiba untuk berpisah, teamLab Borderless akan mengadakan satu lagi acara yang menarik untuk dinantikan, yaitu pameran bertema bunga sakura yang dimulai tanggal 2 Maret. Dengan banyak lampu merah muda yang memesona, Anda pasti dapat merasakan kemeriahan ekstra dalam suasana musim sakura yang menggembirakan. Anda tidak perlu sedih karena ini bukan perpisahan untuk selamanya. Orang-orang di balik teamLab Borderless berjanji bahwa museum populer itu akan kembali berdiri di tempat baru di Tokyo suatu saat nanti.

Tutup: 31 Agustus 2022

Giant Sky Ferris Wheel (Odaiba)

Untuk sementara waktu, kincir ria setinggi 115 meter ini sempat menjadi yang tertinggi di dunia ketika dibuka pada tahun 1999. Berada di lokasi strategis di Odaiba, Giant Sky Ferris Wheel menyajikan panorama cakrawala pusat kota Tokyo yang mengesankan, termasuk Tokyo Tower, Tokyo Skytree, dan Rainbow Bridge. Saat hari cerah, Gunung Fuji yang megah bahkan dapat terlihat di kejauhan, dan pada malam hari, kincir ria diterangi dengan ribuan lampu berwarna pelangi.

Bersama penghuni Palette Town lainnya, Giant Sky Ferris Wheel juga akan ditutup tahun ini karena adanya perombakan besar-besaran di tepi pelabuhan Tokyo. Pastikan Anda pergi ke Odaiba untuk melihat keindahan kota dari atas di salah satu gondola multiwarna selagi masih ada waktu.

Tutup: 31 Agustus 2022

Nakagin Capsule Tower (Ginza)

Dibangun pada tahun 1972 dan dirancang oleh arsitek ternama Kisho Kurokawa, Nakagin Capsule Tower bukan hanya penginapan kapsul pertama di dunia, tetapi juga merupakan contoh langka metabolisme - gerakan arsitektur Jepang pascaperang yang menggabungkan gagasan megastruktur arsitektural dan pertumbuhan organik. Kapsul yang berjumlah 140 di menara dimaksudkan untuk diganti satu per satu secara berkelanjutan, seperti sel-sel organisme hidup yang terus memperbarui dirinya sendiri.

Landmark Ginza ini awalnya dibangun untuk menyediakan perumahan yang nyaman dan terjangkau bagi pegawai kantoran Jepang, tetapi setelah bertahun-tahun, kebanyakan dari kapsul tersebut diubah menjadi ruang penyimpanan atau dibiarkan rusak. Upaya menggalang dana untuk renovasi menara berakhir gagal, dan gedung ikonis itu sekarang sedang mengalami pembongkaran.

Beberapa modul kubik akan didaur ulang, sementara yang lain akan disimpan dan disumbangkan ke sejumlah museum (satu sudah dipajang di Museum Seni Modern di Saitama). Walaupun belum pasti, mungkin masih ada harapan untuk para penggemar arsitektur. Kabarnya, satu atau lebih modul dapat diubah menjadi kamar yang dapat disewa per malam, memungkinkan Anda untuk mendapat pengalaman menginap di kapsul pertama di dunia!

Tutup: Akhir Maret 2022

teamLab Planets (Toyosu)

Dibuka tahun 2018 seperti museum saudaranya "teamLab Borderless", teamLab Planets memang dimaksudkan hanya sebagai atraksi sementara. Museum populer dengan seni digital yang luar biasa ini mulanya direncanakan tutup pada bulan Agustus 2020, tetapi akibat pandemi, tanggal penutupan ditunda. Tahun lalu, teamLab Planets bahkan menambahkan dua instalasi lampu baru yang menawan dalam bentuk taman anggrek terapung dan taman lumut luar ruangan yang menangkap esensi zen Jepang.

Setelah beberapa kali penundaan, apa boleh buat, museum sepertinya tidak bisa lagi menahan waktu penutupan lebih dari tahun 2022. Namun, karena tanggal pasti belum diumumkan, kita masih bisa berharap. Untuk berjaga-jaga, kami merekomendasikan Anda pergi ke Toyosu tahun ini, dan jangan lupa mencicipi ramen bertema bunga yang dibuat khusus untuk teamLab Planets oleh Vegan Uzu Ramen.

Tutup: Akhir tahun 2022

Rogan Glasses Museum (Ikebukuro)

Di sisi timur Stasiun Ikebukuro, Anda akan menemukan Rogan Glasses Museum. Eksteriornya dihiasi ribuan kacamata baca, kacamata hitam, dan bingkai yang ditempatkan dengan hati-hati untuk menutupi seluruh fasad. Terkenal karena harganya terjangkau, Rogan Glasses Museum sangat populer di kalangan pembeli dari berbagai usia. Sayangnya, setelah 50 tahun beroperasi, toko tersebut harus rela mengucapkan selama tinggal pada musim semi 2022. Menjelang hari terakhirnya, Rogan menawarkan diskon 50% untuk semua produk. Tunggu apa lagi, langkahkan kaki Anda ke Ikebukuro dan beli satu atau tiga warna dan model baru sebelum terlambat.

Tutup: 20 Maret 2022

Edo-Tokyo Museum (Ryogoku)

Terletak di Ryogoku yang terkenal dengan gulat sumo dan tempat bersejarah penting zaman Edo, Edo-Tokyo Museum memiliki fasad mencolok yang terinspirasi dari gudang tradisional Jepang. Dengan banyak diorama dan model berskala besar, termasuk sebuah teater dan replika Jembatan Nihonbashi yang ikonis, Edo-Tokyo Museum adalah salah satu tempat terbaik untuk mempelajari budaya dan sejarah Tokyo dari zaman Edo (1603-1867) sampai sekarang. Untungnya, ini hanyalah perpisahan sementara. Setelah beberapa dekade memberi wawasan kepada para pengunjung, Edo-Tokyo Museum akan menjalani renovasi besar-besaran selama 3 hingga 4 tahun, sebelum dibuka kembali untuk umum.

Tutup: 31 Maret 2022
Buka Kembali: 2025 atau 2026

Sekarang Kita Beralih ke Beberapa Kabar Baik...

Di Yokohama, yang dapat dicapai dengan naik kereta singkat dari Tokyo, ada dua objek wisata yang juga layak disebut. Satu menunda penutupan hingga tahun 2023, sedangkan yang satu lagi akan ditutup sementara dan dibuka kembali pada akhir tahun 2022.

Yokohama Gundam Factory (Yokohama)

Yokohama Gundam Factory akhirnya dibuka pada tanggal 19 Desember 2020 setelah sempat tertunda akibat pandemi. Tidak seperti robot Gundam lainnya di Jepang, karya teknik yang memukau ini dapat menggerakkan anggota tubuhnya dan bahkan melangkah keluar dari dok. Tidak hanya itu, bersama dengan robot setinggi 18 meter, Anda juga dapat mengunjungi pameran, toko, dan kafe bertema yang semuanya didedikasikan untuk Gundam Universe.

Kemunculan robol kolosal ini sebenarnya bersifat sementara dan dijadwalkan tutup pada musim semi 2022. Namun, demi menyenangkan banyak penggemar serial Gundam di luar negeri yang tidak bisa berkunjung karena pembatasan perjalanan, tanggalnya ditunda hingga 2023 sehingga kita masih dapat menikmati kecanggihannya satu tahun lagi. Yokohama Gundam Factory ditutup sementara untuk renovasi mulai bulan Mei sampai Juli 2022.

Tutup untuk Renovasi: Mei - Juli 2022
Tutup: 31 Maret 2023

Yokohama Red Brick Warehouse (Yokohama)

Ketika Jepang membuka negara kepada dunia pada akhir abad ke-19, Yokohama dengan cepat menjelma menjadi kota pelabuhan yang berkembang pesat. Dua gudang ikonis yang terbuat dari bata merah awalnya berfungsi sebagai tempat penyimpanan dan pos pemeriksaan pabean, tetapi sekarang landmark Yokohama yang terkenal ini menaungi sejumlah toko dan restoran, serta pameran.

Mulai bulan Mei nanti, Yokohama Red Brick Warehouse akan ditutup untuk revonasi. Namun, festival dan berbagai acara masih tetap diadakan di ruang terbuka di antara kedua gedung, termasuk Oktoberfest yang semarak dan pasar Natal yang romantis.

Tutup untuk Renovasi: 9 Mei - Desember 2022

Suka Duka Perpisahan

Memang sedih rasanya untuk mengucapkan sayonara terhadap sesuatu yang kita sukai, tetapi kita juga tidak boleh terlalu hanyut. Jepang sudah merencanakan begitu banyak pembukaan baru yang menarik untuk Anda! Silakan lihat 5 daftar tempat berikut untuk dinanti pada tahun 2022 dan seterusnya.

 

Kredit Gambar Judul: ©創通・サンライズ / PR Times

Jika Anda ingin memberikan komentar pada salah satu artikel kami, memiliki ide untuk pembahasan yang ingin Anda baca, atau memiliki pertanyaan mengenai Jepang, hubungi kami di Facebook!

Spesial Kanto

The information in this article is accurate at the time of publication.


About the author

Siri
Siri M.

Cari Restoran