55 Hal Terbaik yang Dapat Dilakukan Saat Berada di Jepang

Dengan perpaduan budaya modern dan tradisional yang penuh energi, beragam kuliner lezat, dan keramah-tamahan yang sudah mendunia, Jepang tidak henti-hentinya memikat para wisatawan mancanegara untuk datang dan melakukan banyak hal! Agar Anda tidak melewatkan salah satu pesonanya, kami telah menyusun daftar 55 hal terbaik yang dapat Anda lakukan di Jepang dengan cermat dan ekstensif. Catat apa saja yang menarik minat Anda, lalu mulailah untuk merencanakan petualangan yang tidak terlupakan!

Check out our writers’ top Japan travel ideas!

This post may contain affiliate links. If you buy through them, we may earn a commission at no additional cost to you.

26. Mengagumi Pahatan Es yang Menakjubkan di Festival Salju Sapporo

Berlangsung selama satu minggu di awal bulan April, Festival Salju Sapporo memeriahkan musim dingin Hokkaido dengan perayaan riang yang mempertontonkan ratusan pahatan es dan salju yang luar biasa indah. Festival ini digelar di tiga tempat di Sapporo: Taman Odori, Susukino, dan Tsudome. Pusatnya adalah Taman Odori, yang menampilkan banyak patung es raksasa dan sekitar 100 patung berukuran kecil yang tidak kalah mengesankan. Susukino tidak jauh berbeda dari Taman Odori, sementara Tsudome menghadirkan seluncuran es dan aktivitas salju yang mendebarkan, menjadikannya populer di kalangan keluarga. Ada pula arena seluncur es, kios-kios makanan dan minuman, seni pencahayaan, pertunjukan tambahan, dan banyak lagi!

27. Hangatkan Tubuh dan Jiwa di Pemandian Air Panas (Onsen)

Jepang memiliki hampir 3.000 kota pemandian air panas (onsen) yang memulihkan kembali rasa lelah dan penat para wisatawan dengan air panas bumi yang kaya mineral dan menyehatkan, makanan lokal, layanan pelanggan yang ramah, dan lanskap kota yang memesona. Perkumpulan terbesar kota onsen dapat ditemukan di utara Hokkaido, yang menawarkan 240 pilihan! Disusul oleh Prefektur Nagano, Niigata, Fukushima, dan Aomori.

Selain bermalam, kebanyakan onsen menawarkan paket one-day trip yang memungkinkan Anda berendam selama beberapa jam. Paket one-day trip biasanya dihargai sekitar 1,000 yen atau kurang. Saat akan berendam di onsen, Anda harus mematuhi etiket yang berlaku, termasuk masuk ke pemandian tanpa busana dan membersihkan diri di pancuran air sebelum berendam. Bagi yang ingin mengunjungi onsen, pastikan Anda membaca aturannya dengan teliti agar tidak menyinggung siapa pun. Beberapa kota onsen paling terkenal di Jepang, antara lain Kusatsu Onsen dan Ikaho Onsen di Gunma, Arima Onsen dan Ikaho Onsen di Hyogo, Gero Onsen di Gifu, Ginzan Onsen di Yamagata, Dogo Onsen di Ehime, Kurokawa Onsen di Kunamoto, Beppu Onsen di Oita, dan Noboribetsu Onsen di Hokkaido.

28. Mengikuti Kelas Membuat Mi Soba

Soba adalah mi tipis Jepang yang terbuat dari buckwheat (soba), dan dapat dimakan dingin maupun panas. Anda tidak akan sulit menemukan mi soba di wilayah mana pun di Jepang, entah itu di gerai makanan cepat saji atau di restoran kelas atas. Terlepas dari kualitasnya, soba cenderung dihargai cukup terjangkau, menjadikannya santapan murah yang memuaskan. 

Anda juga akan menemukan banyak kelas memasak soba di Jepang yang menyediakan semua hal yang dibutuhkan untuk membuat soba dari awal. Anda diberi kesempatan mengolah bahan-bahan autentik menggunakan teknik dan alat-alat memasak Jepang asli di bawah bimbingan master soba yang terlatih. Ada banyak kelas yang menyediakan dukungan bahasa Inggris dan menerima pemula. Silakan cari informasinya di internet untuk menemukan yang cocok dengan Anda! Tentu saja, tersedia pula kelas menarik lainnya yang layak ditambahkan ke dalam rencana wisata Anda, seperti kelas membuat sushi, ramen, dan penganan tradisional.

29. Bersantap di Izakaya

Izakaya—kedai (sering disebut bar/pub dalam bahasa Inggris) khas Jepang—menyajikan makanan dan minuman dalam suasana yang hangat, nyaman, dan sering kali bernuansa retro. Kebanyakan izakaya dikunjungi oleh para pekerja yang ingin menikmati bir setelah bekerja seharian. Izakaya juga merupakan tempat yang bagus untuk Anda berbaur dengan penduduk setempat. Opsi minuman yang ditawarkan izakaya cukup beragam, seperti bir, wine, cocktail, dan sake, disertai dengan berbagai menu masakan Jepang dan internasional. 

Hidangan yang paling umum ditemukan di izakaya, antara lain karaage (ayam goreng), yakitori (sate ayam), gyoza, ramen, acar sayur-sayuran, sashimi, dan sebagainya. Pelanggan boleh berkunjung dan makan sendirian karena ada banyak izakaya yang menyediakan kursi konter, yang sangat cocok untuk wisatawan solo! Meskipun umumnya hanya menawarkan menu Jepang yang mungkin beberapa di antaranya tidak begitu familier bagi Anda, sebagain besar izakaya memasang foto hidangan yang dimaksud dan menyajikan pilihan menu standar seperti yang disebutkan di atas. Ini tentu menjadi pengalaman bersantap yang bebas repot, bahkan untuk mereka yang tidak bisa berbahasa Jepang.

Anda merasa gugup makan sendirian di izakaya? Jangan khawatir, Tokyo Bar Hopping Night Tour di Shinjuku siap memandu Anda berkeliling ke beberapa izakaya lokal tersembunyi bersama wisatawan lain untuk bersenang-senang di malam hari!

30. Temukan Kedamaian Batin dengan Menginap di Kuil Buddha di Gunung Koya

Terletak di dalam pegunungan di Prefektur Wakayama, kompleks kuil di Gunung Koya yang sangat disegani didirikan oleh seorang Kukai bernama Kobo Daishi pada tahun 816. Kini ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia, Gunung Koya menjadi rumah bagi lebih dari 100 kuil Buddha mengagumkan yang digunakan untuk tempat praktik para biksu dan dihiasi taman-taman yang elegan. Banyak dari kuil tersebut menawarkan layanan penginapan kepada pengunjung, memberikan pemahaman langka tentang gaya hidup Buddhis. Setiap sudut gunung menyuguhi pemandangan indah, menyoroti keharmonisan alam dan buah tangan manusia, seperti kuil kepala Kongobuji, Jembatan Gantung Tanize, Gerbang Daimon, Pagoda Konpon Daito, dan Okunoin - area pemakaman terbesar di Jepang dan tempat peristirahatan terakhir Kobo Daishi.

Klook.com

31. Menikmati Pesona Matsuri (Festival)

Matsuri adalah festival tradisional yang sering diadakan di kuil-kuil Shinto, biasanya di musim panas. Setiap kota merayakan matsurinya masing-masing, dengan tujuan unik dan karakteristik yang khas. Di samping menampilkan prosesi keagamaan, tarian, dan parade, matsuri juga membuka kesempatan bagi para pengunjung untuk berkumpul siang dan malam dengan mengenakan yukata, bercengkerama bersama teman-teman, dan menikmati jajanan jalanan yang enak. 

Menghadirkan suasana semarak dan santai, mudah rasanya untuk Anda terhanyut dan kehilangan waktu di matsuri! Apalagi dengan adanya begitu banyak kios yang menjajakan segala jenis makanan, termasuk yakisoba, pisang cokelat, gulali, karaage, okonomiyaki, es serut, dan lainnya. Jadi, pastikan Anda datang dengan perut kosong. Tidak hanya itu, Anda bahkan dapat mampir ke beberapa kios permainan klasik seperti menangkap ikan mas (kingyo-sukui) atau menembak hadiah (shateki) untuk mencoba keberuntungan.

Beberapa matsuri terbesar di Jepang yang tidak boleh Anda lewatkan, di antaranya Awa Odori (pertengahan bulan Agustus di Tokushima), Sendai Tanabata Matsuri (6-8 Agustus di Sendai), Aomori Nebuta Matsuri (awal Agustus di Aomori), Tenjin Matsuri (akhir Juni di Osaka), Gion Matsuri (Juli di Kyoto), dan Kanda Matsuri (Mei di Tokyo).

32. Melihat Panorama Memukau di Tokyo Skytree

Tokyo Skytree yang menjulang setinggi 634 meter adalah menara penyiaran mandiri tertinggi di dunia. Di dalamnya terdapat Tembo Deck (350 m) dan Tembo Galleria (450 m), masing-masing menyuguhkan panorama spektakuler yang membuat bulu roma berdiri. Sejauh mata memandang, Anda akan melihat keindahan wilayah Kanto di bawah naungan langit biru, termasuk Gunung Fuji!

Tembo Deck terdiri dari tiga tingkat, yang dilengkapi panel kaca di lantai untuk melihat langsung pemandangan di bawah kaki Anda. Sementara itu, Tembo Galleria yang berbentuk lorong spiral miring memberi para pengunjung akses ke Sorakara Point di lantai 450 - tempat pengamatan tertinggi di menara. Anda dapat duduk santai, bersantap, dan mengambil foto kenang-kenangan di Tembo Deck dan Galleria. Setelah Anda turun, jangan lupa untuk mengisi perut atau memuaskan hasrat berbelanja Anda di kota mini yang ramai dan penuh dengan restoran, toko, dan bahkan akuarium!

33. Berjumpa dengan Monyet Salju di Jigokudani

Setiap musim dingin di Taman Jigokudani Yaen di utara Nagano, sekawanan monyet memenuhi pemandian air panas untuk menghangatkan diri dari cuaca dingin yang ekstrem. Mungkin hanya di sini Anda bisa melihat monyet-monyet liar berendam bersama dalam air panas, menjadikannya pemandangan yang unik untuk dilihat. Jika Anda juga ingin ikut bergabung, ada banyak pemandian air panas untuk manusia yang dapat dikunjungi!

34. Menyeberang Persimpangan Shibuya

Persimpangan Shibuya telah menjadi salah satu simbol Jepang yang sama ikonisnya dengan geisha, kimono, dan sushi. Dikelilingi oleh neon yang menyilaukan dan layar televisi raksasa, gerombolan pejalan kaki dengan cepat memenuhi tepi jalan untuk menunggu lampu lalu lintas berubah hijau. Saat lampu menyala hijau, seluruh kendaraan di persimpangan berhenti total, memungkinkan para pejalan kaki untuk menyeberang ke segala arah dan menciptakan pemandangan yang tampak semrawut. Pada jam-jam sibuk, kerumunan orang di sini bahkan mencapai 3.000!

Tidak suka berdesakan? Tenang, Anda bisa melihat kekacauan persimpangan Shibuya dari tempat yang lebih nyaman, seperti Shibuya 109, Shibuya Excel Hotel Tokyu, Starbucks, atau jalan setapak di Stasiun Shibuya. Di antara labirin yang luas ini, Anda akan menemukan landmark paling terkenal, yaitu patung Hachiko, yang didedikasikan untuk seekor anjing setia yang menunggu pemiliknya di depan Stasiun Shibuya setiap hari bahkan setelah ia meninggal. Jika Anda berencana menemui sesorang di sekitar Shibuya, patung melankolis tersebut adalah titik pertemuan yang sempurna.

35. Berenang dan Snorkeling di Okinawa

Pulau surga Okinawa dikelilingi pantai-pantai indah yang kaya akan kehidupan laut tropis dan dipenuhi oleh perenang, snorkeler, dan penyelam. Suhu yang hangat, air jernih, dan wilayah yang luas menjadikan Okinawa sebagai destinasi utama di Jepang untuk melakukan wisata bahari atau liburan luar ruangan. Dengan pantai resor yang terawat dan mudah diakses, serta pantai terpencil yang belum terjamah, para pengunjung dapat menemukan pantai di Okinawa yang sesuai dengan gaya mereka. Pantai yang paling terkenal adalah Pantai Manza dan Pantai Zanpa di Pulau Utama Okinawa, Pantai Sunset di Pulau Ishigaki, Pantai Furuzamami di Pulau Zamami, dan Pantai Kondoi di Pulau Taketomi.

36. Mendaki di Taman Nasional

Taman nasional Jepang merupakan tempat yang tepat untuk memulai petualangan Anda menjelajahi alam bebas dan menjumpai satwa liar setempat. Ada lebih dari 30 taman nasional di Jepang. Masing-masing memiliki fitur topografi yang unik, mulai dari pegunungan curam, sungai dan danau yang tenang, tanah rawa, pantai yang menawan, dan banyak lagi. Anda dapat mengunjungi tempat-tempat berpemandangan indah di taman nasional paling populer saat berkunjung ke Jepang, termasuk danau kaldera di Taman Nasional Akan Mashu di Hokkaido, Pegunungan Hida di Taman Nasional Chubu Sangaku, situs-situs bersejarah di Taman Nasional Nikko yang dapat dicapai dengan perjalanan sehari dari Tokyo, serta Taman Nasional Pulau Kerama dengan kehidupan laut yang beragam di Okinawa. Tidak seperti di negara lain, properti dan fasilitas pribadi diizikan dibangun di dalam taman nasional Jepang untuk memastikan bahwa Anda tidak akan pernah terlalu jauh dari kenyamanan dan keamanan.

37. Bersenang-Senang di Karaoke

Karaoke adalah salah satu hiburan yang paling diminati di Jepang. Berbeda dari gaya Barat, tempat karaoke di Jepang memiliki ruang yang nyaman untuk Anda menghabiskan waktu bersama teman, kolega, atau keluarga, dan sering kali terletak di dekat stasiun kereta atau di kawasan hiburan.

Harga karaoke akan menjadi lebih mahal pada waktu-waktu tertentu seperti Sabtu malam. Apabila memungkinkan, datanglah pada hari kerja di sore hari untuk mendapatkan harga yang lebih baik. Anda hanya perlu pergi ke tempat karaoke dan membayar ruangan, lalu pilih paket yang ditawarkan jika mau. Kemudian, Anda bebas bernyanyi, minum, dan makan hingga waktu habis dan diinformasikan oleh staf. Biasanya orang lebih banyak yang memilih opsi minum sepuasnya, sedangkan makanan bisa Anda pesan melalui telepon di ruangan, tetapi harganya cukup mahal.

Anda datang sendiri ke Jepang dan ingin bernyanyi bersama dengan seseorang? Mari ikut Night-time Karaoke Tour in Tokyo by MagicalTrip.

38. Menyelami Sejarah di Kota Kuno Jepang

Meskipun dikenal sebagai negara moden yang berteknologi canggih, Jepang masih mempertahankan lanskap dan suasana tradisional kota-kota tua yang membawa pengunjung kembali ke masa lalu. Menariknya, Anda tidak perlu pergi ke pedesaan untuk menemukannya. Bahkan di Tokyo saja, Anda bisa mengunjungi beberapa kota tradisional, seperti Shibamata, Kagurazaka, dan Yanaka, yang memungkinkan Anda untuk mengintip seperti apa era sebelum kemewahan Jepang modern. Ada pula lokasi lain yang dapat ditempuh dengan wisata sehari dari Tokyo. Misalnya, Kawagoe di Saitama, yang merupakan salah kota zaman Edo paling terkenal di wilayah Kanto. Di sebagian besar kota juga terdapat "shitamachi" dengan nuansa retro yang kental dan autentik.

Jika Anda punya waktu untuk pergi lebih jauh, cobalah mengunjungi kota tradisional Ouchi-juku dan Nanokamachi-dori di Fukushima, Higashichaya di Kanazawa, Kanal Otaru di Otaru, Bikan Historical Quarter di Kurashiki, Perry Road di Shimoda, Furumachi di Niigata, Sawara di Chiba, Mino dan Shirakawago di Gifu, Gion di Kyoto, serta Ozu dan Uchiko di Ehime. Namun, perlu Anda tahu, daftar di atas hanyalah segelintir dari semua yang ditawarkan Jepang, jadi jangan ragu untuk melangkah ke luar jalur dan temukan sendiri tempat baru di Jepang yang belum tersentuh!

 

Klook.com

39. Berkunjung ke Studio Ghibli Museum

Bagi mayoritas orang, film-film menyentuh dari Studio Ghibli adalah alasan di balik ketertarikan mereka terhadap Jepang. Studio Ghibli Museum di Mitaka, Tokyo, membuka kesempatan kepada para penggemarnya untuk membenamkan diri dalam pesona unik dari karya-karya populernya, seperti My Neighbor Totoro, Spirited Away, Princess Mononoke, dan Howl's Moving Castle. Alih-alih menghadirkan wahana taman hiburan atau atraksi, museum ini menciptakan kembali suasana dan pemandangan karya studio tersebut. Di dalamnya juga terdapat The Saturn Theater yang menayangkan film pendek Ghibli yang tidak bisa Anda lihat di tempat lain!

Semua tiket harus dipesan terlebih dahulu. Pastikan Anda memesannya sebelum berkunjung. Selain itu, ada pula Ghibli Park baru yang direncanakan akan dibuka pada tanggal 1 November 2022 di Prefektur Aichi.

40. Menjelajahi Shimanami Kaido

Shimanami Kaido adalah nama kolektif dari tujuh jembatan yang menghubungkan Kota Onomichi di Hiroshima dan Kota Imabari di Ehime melalui Laut Pedalaman Seto. Jalan raya sepanjang 60 km ini menampilkan pulau-pulau indah dengan pemandangan pantai yang memesona. Shimanami Kaido juga merupakan surga bagi para pesepeda. Cuaca Setouchi yang hangat serta angin laut yang menyegarkan membuatnya ideal untuk dilalui bahkan di musim dingin. Di sini ada banyak toko, kafe, dan restoran untuk pesepeda. Mereka dapat beristirahat dan mengisi ulang energi sebelum melanjutkan perjalanan. Tidak sedikit di antaranya yang dilengkapi dengan pompa udara, tempat parkir sepeda, air minum, dan toilet, semua bertujuan untuk membatu pesepeda menikmati perjalanan yang menyenangkan.

41. Bermain Ski dan Snowboard di Niseko

Dalam beberapa tahun terakhir, Jepang telah berkembang menjadi salah satu destinasi ski dan snowboarding terkemuka di dunia. Ada lusinan resor ski di seluruh negeri yang menawarkan fasilitas lengkap, dengan lereng untuk pemula dan profesional yang beralaskan bubuk salju kelas dunia.

Kebanyakan resor ski terbaik di Jepang berpusat di pulau palling utara, Hokkaido, dan Niseko adalah salah satu kawasan yang paling terkenal. Niseko memiliki tiga ski resor: Niseko Moiwa Ski Resort, Niseko Annupuri, dan Niseko Village. Setiap resor memiliki lereng ski yang luas dan bubuk salju berkualitas. Dikunjungi oleh wisatawan dari berbagai negara, Niseko sangat bernuansa internasional dan menyediakan dukungan bahasa asing, yang menjadikannya tempat sempurna untuk menghabiskan liburan musim dingin.

42. Masuki Dunia Fantasi di Museum atau Pameran teamLab

teamLab adalah organisasi seni interdisipliner yang berbasis di Tokyo dan memiliki sejumlah museum dan pameran seni menarik yang menggabungkan cahaya, suara, dan pencitraan digital. Lokasi populer mereka, "Borderless" dan "Planets", terletak di pusat kota Tokyo. Ada pula beberapa pameran lain di seluruh Jepang, baik pameran permanen maupun sementara, seperti teamLab Forest Fukuoka dan Resonating Life di Acorn Forest di Saitama. Menampilkan seni digital interaktif di atas objek nyata menggunakan teknologi canggih, masuk ke pameran teamLab bagaikan melangkah ke dalam dunia fantasi.

43. Berkunjung ke Taman Peringatan Perdamaian dan Kubah Bom Atom

Taman Peringatan Perdamaian Hiroshima merupakan kompleks peninggalan bersejarah yang mencakup taman-taman yang rimbun, alun-alun terbuka, dan museum yang merinci peristiwa tragis Perang Dunia II. Simbol paling terkenal di sini, Kubah Bom Atom, menjadi saksi bisu atas kehancuran yang terjadi setelah bom atom dijatuhkan di Hiroshima. Tampak kontras dengan bangunan bersejarah kelam itu, taman luas nan indah di dekatnya menyimpan beberapa monumen, seperti Tugu Peringatan Korban Hiroshima, Lonceng Perdamaian, dan Gundukan Peringatan Bom Atom. Anda juga bisa mengunjungi Museum Peringatan Perdamaian Hiroshima, yang mengisahkan kembali kengerian perang melalui sejumlah pameran eksplisit dan kejadian nyata. Tempat semacam ini mungkin tidak cocok untuk orang berhati lemah, tetapi bila punya waktu alangkah baiknya Anda berkunjung untuk mengenang para korban dan membantu memastikan masa depan yang lebih baik dengan memahami sifat asli perang.

44. Mencicipi Hasil Tangkapan Segar di Pasar Pagi Hakodate

Jika sajian boga bahari termasuk dalam daftar makanan yang harus Anda coba di Jepang, tidak ada yang menandingi volume dan kualitas hasil laut Pasar Pagi Hakodate. Terletak di lokasi yang strategis, tepatnya di sebelah Stasiun Hakodate, kompleks luas dengan lebih dari 200 kios dan tempat makan ini menarik banyak wisatawan dan penduduk setempat yang ingin membeli atau mencicipi tangkapan segar hari itu. Pasar Pagi Hakodate mulai buka pukul 5 atau 6 pagi, dan beroperasi hingga sore hari. Dengan demikian, Anda punya cukup waktu untuk berkunjung tanpa harus bangun saat fajar.

Tangkapan yang paling difavoritkan di sini, antara lain bulu babi, cumi-cumi, telur ikan salmon, beberapa jenis kepiting, dan beragam jenis ikan. Anda juga dapat mencoba memancing di kolam ikan untuk menangkap cumi-cumi hidup, yang akan langsung dimasak dan disajikan. Namun, cara terbaik untuk menikmati bermacam-macam boga bahari sekaligus adalah dengan mencoba "kaisendon". Selain berkualitas, harganya cukup bersahabat. Untuk kaisendon yang populer dihargai sekitar 1,000 sampai 2,000 yen saja! Pasar Pagi Hakodate sangat besar sehingga produk yang dijual di sini terbilang komplet. Anda juga akan menemukan toko-toko buah dan sayuran segar, makanan lokal, bahkan pakaian!

45. Bermalam di Penginapan Tradisional Jepang

Ryokan, atau penginapan tradisional, sarat dengan suasana khas Jepang, nyaman, dan menenangkan. Banyak ryokan membanggakan pemandian air panas mereka, beberapa di antaranya dikhususkan untuk pribadi dan terhubung ke kamar. Masakan "kaiseki ryori" yang dibuat dengan cermat dan pelayanan ramah yang sepenuh hati juga menjadi keistimewaan ryokan, memberi Anda pengalaman menginap yang tidak terlupakan. Sebagian besar ryokan terletak di kota-kota onsen, seringnya berada di area pegunungan atau tepi pantai. Atmosfer yang unik dan memesona ryokan terkadang mengingatkan kita pada film Spirited Away. Meskipun jauh dari kata murah, ada ryokan yang secara mengejutkan menawarkan harga cukup terjangkau mengingat tingkat layanan yang diberikan. Untuk paket dua kali makan bahkan dihargai semurah 10,000 - 15,000 yen per orang. Ryokan tersebar di seluruh Jepang, termasuk di tengah Kota Tokyo. Kami yakin, Anda tidak akan sulit menemukannya.

46. Menginap di Hotel Kapsul

Bertolak belakang dari ryokan, hotel kapsul Jepang menarik perhatian banyak wisatawan dengan fasilitas yang minimalis. Mayoritas orang mungkin menganggap tidur di tempat kecil tidaklah nyaman, tetapi jangan salah, Anda tidak boleh memandang sebelah mata hotel kapsul! Modern, bersih, nyaman, dan difasilitasi dengan kamar mandi bersama, televisi, ruang hiburan, layanan makanan, buku, dan sebagainya, hotel kapsul memberikan pengalaman menginap yang unik. Khususnya, untuk wisatawan dengan anggaran terbatas, hotel minimalis ini merupakan pilihan yang lebih aman dan nyaman dari hostel atau guesthouse. Hotel kapsul mudah ditemukan di kota-kota besar, seperti Tokyo, Osaka, dan Fukuoka, yang mengubah ruang berukuran minimum menjadi premium.

47. Temukan Manhole Cover Bergambar Pokemon

Berburu lebih dari 200 "Poké Lids" di Jepang akan membuat perjalanan Anda semakin menyenangkan! Meskipun belum dipasang di setiap wilayah, Anda bisa menemukannya di Tokyo, Kyoto, Hokkaido, Fukushima, dan Kyushu. Desain dan gambar Pokemon yang menyertainya sering kali mencerminkan lingkungan sekitar. Contoh, Pokémon ikan Magikarp di Ojiya, Niigata, yang merupakan tempat ikan mas "nishikigoi" berwarna-warni pertama kali dibiakkan, atau Pokémon ular laut Gyarados di tepi Danau Biwa, danau terbesar di Jepang. Proyek ini bertujuan untuk menarik wisatawan ke tempat-tempat wisata yang kurang dikenal di Jepang. Rencananya, proyek tersebut akan terus berlanjut dan terhunung dengan game Pokémon GO. Anda dapat melihat peta lokasi semua Poké Lids yang ada saat ini di website resmi Poké Lids.

48. Mencari Ketenangan Batin di Hutan Bambu Arashiyama

Arashiyama yang kaya akan alam dan dipenuhi dengan deretan kuil Buddha adalah salah satu kawasan wisata unggulan di Kyoto. Bersama Jembatan Togetsu-kyo, hutan bambu lebat sepanjang 400 meter yang menutupi langit dan menghalangi pemandangan kota ini menjadi simbol Arashiyama. Jangan berjalan terburu-buru, Arashiyama dan hutan bambunya lebih baik dinikmati dengan santai atau mengikuti tur yang diarahkan oleh pemandu lokal.

49. Menjelajahi Distrik Geisha di Kyoto

Perwujudan yang mewakili Kyoto dalam bentuk hidup adalah geisha. Sebenarnya, geisha di Kyoto disebut "geiko", penghibur yang masih banyak ditemui di tempat-tempat seperti Distrik Gion. Budaya Geiko mulai berkembang di Kyoto sekitar 300 tahun lalu dari wanita yang menyajikan teh dan penganan di kuil Shinto. Lambat laun, tindakan itu berevolusi menjadi bentuk seni tari, nyanyian, dan pertunjukan lengkap dengan riasan dan gaya rambut khas, serta kimono yang indah. Saat melihat geiko dan "maiko" (calon geisha) yang sedang berjalan di Distrik Gion, harap jaga jarak Anda. Jangan mencoba mendekatinya, apalagi meminta foto! Cukup ambil foto dari jarak jauh saja. Apabila Anda tertarik untuk merasakan budayanya dari dekat, ada banyak tur geiko Kyoto dan tur geisha lainnya yang dapat dipesan online.

50. Mengunjungi Pameran Seni Outdoor

Bidang seni dan festival Jepang memadukan keindahan alam dengan kreativitas manusia. Salah satu contohnya adalah Setouchi Triennale, yang diadakan setiap tiga tahun sekali di beberapa pulau di Laut Pedalaman Seto. Bahkan saat tidak sedang musim festival, ada banyak karya seni yang masih dipajang di sini seperti labu kuning dan merah (gambar di atas) dari seniman polkadot, Yayoi Kusama, di Pulau Naoshima. Selain mengagumi seni, ini merupakan kesempatan yang bagus untuk mengeksplorasi keindahan wilayah Setouchi, yang dikenal dengan cuaca menyenangkan, laut biru, dan budaya kuliner yang menarik.

Kerabat dari Setouchi Triennale, Echigo-Tsumari Art Triennial, diadakan di seluruh daerah pedalaman di Prefektur Niigata. Seperti Setouchi, di sini terdapat banyak karya seni yang dipamerkan di luar musim festival, beberapa di antaranya disimpan di Museum Seni Kontemporer Echigo-Tsumari Satoyama, MonET. Anda bahkan dapat bermalam dalam sebuah karya seni Echigo-Tsumari nyata di "House of Light" yang megah karya James Turrel!

51. Mengunjungi Neraka di Beppu

Meskipun Jepang dipenuhi dengan kota onsen (pemandian air panas), tidak ada yang seperti Beppu. Terletak di Prefektur Oita, Kyushu, Beppu memiliki sumber air panas paling banyak di dunia dan volume air tertinggi di Jepang. Selain onsen, Beppu juga dikenal dengan lanskap surealisnya, yang mencakup kolam panas bumi yang membara, air merah seperti darah, dan lubang lumpur mendidih, membuatnya terlihat bagaikan neraka! Namun, sebutan "neraka" tidak mengurangi keindahan Kota Beppu. Bahkan, banyak dari nama resminya menggunakan kata "jigoku", yang secara harfiah berarti "neraka"! Eits, tunggu dulu, jangan disesatkan dengan kata tersebut. Faktanya, Beppu adalah salah satu tempat terindah di Jepang yang menyajikan pemandangan luar biasa. Misalnya, Umi Jigoku (Neraka Laut) berwarna biru kobalt dan warna susu Shiraike Jigoku (Neraka Kolam Putih). Tidak hanya itu, lubang buaya di Oniyama Jigoku (Neraka Gunung Monster) pun tidak kalah menarik untuk dikunjungi.

52. Melihat Fesyen Kawaii Terbaru di Takeshita Street

Takeshita Street (juga disebut Takeshita-dori) yang membentang sepanjang 350 m dianggap sebagai titik awal budaya "kawaii" Jepang. Berada di pusat mode Harajuku di Tokyo, Takeshita Street menjadi tempat berkumpulnya kaula muda trendi untuk berbelanja pakaian atau aksesori lolita, gotik, kawaii, dan mode lainnya sambil menikmati crepes dan berbagai dessert. Baik Anda berminat dengan budaya fesyen ini atau tidak, Takeshita Street sangat layak untuk dikunjungi karena memperlihatkan gaya khas anak muda Jepang. Terletak tepat di dekat Stasiun Harajuku dan dekat dengan Taman Yoyogi, berjalan melalui Takeshita Street akan membawa Anda ke tempat-tempat populer di Tokyo. Jika Anda bingung harus memulai dari mana, pertimbangkan untuk ikut Harajuku Kawaii Walking Tour yang berlangsung setengah hari. Dalam tur tersebut, Anda diajak menjelajahi toko-toko dan mencoba makanan terbaik oleh pemandu lokal.

53. Mengagumi Iluminasi Musim Dingin yang Memesona

Begitu musim dingin tiba, orang-orang siap menyambut kemeriahan dan kemegahan ratusan festival "iluminasi". Menghiasi jalan-jalan dan taman selama musim dingin, iluminasi menciptakan suasana magis yang memesona melalui pengaturan artistik dari lampu-lampu listrik yang indah. Ada banyak jenis iluminasi di Jepang, mulai dari display pinggir jalan yang sederhana hingga mengubah taman menjadi dunia penuh keajaiban yang dihiasi ribuan bohlam berkelap-kelip. 

Iluminasi jalan dan tepi sungai kebanyakan gratis, sedangkan taman umumnya dikenakan biaya sekitar 1,000 yen atau kurang. Festival iluminasi yang paling populer di Jepang, antara lain Tokyo Mega Illumination, Omotesando Illumination, Yebisu Garden Place, dan Yomiuriland Jewellumination di Tokyo, Nabana no Sato winter illumination di dekat Nagoya, Shonan no Hoseki di Kanagawa, dan Hikari no Kyoen di Osaka. Perlu diketahui, jadwal festival sering berubah. Silakan periksa website resminya sebelum berkunjung.

54. Terpana dengan Robot Gundam Raksasa

Gundam adalah mega-franchise Jepang yang mendefinisikan "mecha" - robot raksasa dalam anime. Setelah melalui berkali-kali perombakan dan pengulangan konsep selama beberapa dekade, Gundam masih diminati dan memiliki nilai budaya yang unik hingga saat ini. Baik Anda menyukai atau hanya ingin tahu, robot Gundam raksasa 1:1 di Tokyo, Yokohama, dan Fukuoka merupakan tontonan luar biasa yang dapat dinikmati semua orang dari berbagai usia. Robot Gundam pertama diresmikan di Odaiba, Tokyo, di depan DiverCity Tokyo Plaza, yang kemudian diganti dengan model baru pada tahun 2017. Di belakang robot, ada Gundam Café yang menyajikan kopi dan makanan bertema Gundam, sedangkan di lantai 7 DiverCity terdapat Gundam Base Tokyo - tempat untuk para penggemar Gundam berbelanja.

Perjalanan dengan kereta dari Stasiun Tokyo selama sekitar 30 menit akan membawa Anda ke Gundam Factory Yokohama di Pelabuhan Yokohama, yang dijadwalkan tutup pada akhir bulan Maret 2023. Gundam yang tidak kalah mengesankan ini ditampilkan beberapa kali sepanjang hari (lihat jadwalnya). Anda dapat melihatnya dari dekat di Gundam-Dock Tower (3.300 yen) atau dari Gundam Café Yokohama, tetapi Anda harus memesan makanan dan minuman. Kedua robot Gundam diterangi pada malam hari, menonjolkan kembali kegagahannya melalui cahaya yang menggetarkan. Ada juga robot Gundam baru yang direncanakan muncul pada bulan April 2022 di Mitsui Shopping Park Lalaport di Fukuoka. Dengan tinggi 24,8 meter, robot itu akan menjadi yang terbesar di Jepang!

55. Puaskan Lidah Anda dengan Wagyu Premium di Kobe

Selain sushi dan ramen, hidangan Jepang yang paling ingin dicoba oleh mayoritas wisatawan bila punya kesempatan (dan anggaran) adalah daging sapi "wagyu". Kobe merupakan surganya hidangan ini karena hanya menyajikan daging sapi "Tajima" pilihan yang diambil dari jenis Sapi Hitam yang dibesarkan di Prefektur Hyogo. Semua Daging Sapi Kobe harus memenuhi kriteria paling ketat di Jepang, termasuk ketentuan tentang lingkungan, silsilah, dan kualitas daging. Panas sedikit saja sudah dapat langsung melelehkan daging, menghasilkan cita rasa manis yang lembut, tekstur yang halus, dan menyisakan aftertaste yang bertahan lama di mulut. Anda bisa menikmati Daging Sapi Kobe dengan beragam gaya, seperti dibuat steak, sukiyaki, teppanyaki, atau bahkan dimakan mentah sebagai sashimi.

Tidak berhenti sampai di sana. Masih ada lusinan daerah di seluruh Jepang yang membanggakan merek daging sapi mereka sendiri, yang menyaingi Daging Sapi Kobe. Beberapa di antaranya, Daging Sapi Omi di Shiga, Daging Sapi Matsutaka di Mie, Daging Sapi Sendai di Miyagi, Daging Sapi Hida di Gifu, dan Daging Sapi Yonezawa di Yamagata.

Rencanakan Perjalanan Terbaik Anda ke Jepang!

Dengan keanekaragaman kuliner, budaya, tempat wisata, aktivitas, tempat belanja, dan lainnya, setiap pilihan dari daftar 55 hal terbaik yang dapat dilakukan di Jepang ini akan membantu Anda membuat rencana perjalanan yang tidak monoton dan autentik. Baik Anda ingin mencari petualangan seru, memenuhi koper dengan belanjaan, menyelami budaya anime dan manga, atau menyantap makanan khas daerah, Anda dapat menemukan inspirasi di sini. Gunakan artikel kami sebagai referensi dan mulailah menyusun agenda untuk liburan berikutnya di Jepang!

Jika Anda ingin memberikan komentar pada salah satu artikel kami, memiliki ide untuk pembahasan yang ingin Anda baca, atau memiliki pertanyaan mengenai Jepang, hubungi kami di Facebook!

The information in this article is accurate at the time of publication.

About the author

Steve
Steve Csorgo
  • Check out our writers’ top Japan travel ideas!

Cari Restoran