50 Hal yang Dapat Dilakukan di Ueno dan Asakusa

Ueno dan Asakusa menjadi salah satu daerah wisata representatif Jepang berkat kemudahan akses dari dua bandara utama di Tokyo, Haneda dan Narita. Ada banyak destinasi terkenal di Ueno/Asakusa yang terdaftar dalam buku panduan wisata, dan semuanya sangat populer karena setiap pengunjung dapat merasakan keragaman budaya, baik budaya kuno maupun modern. Jika Anda mengunjungi Skytree, inilah beberapa spot di dekat simbol sejarah Asakusa dan Ueno yang juga bisa Anda datangi!

Ueno

Wisata

1. Kebun Binatang Ueno (上野動物園)

Copanda_/Flickr

Siapa yang tidak tahu Kebun Binatang Ueno?

Kebun binatang tertua di Jepang yang merupakan tempat wisata populer bagi orang-orang dari seluruh negeri. Agar tidak cepat lelah, cobalah menaiki monorel yang mengelilingi taman untuk menikmati setiap area di sana dengan mudah. Panda besar yang didatangkan dari China menjadi atraksi terpopuler di Kebun Binatang Ueo, tak heran jika Anda akan melihat antrian panjang dari orang-orang yang ingin melihat langsung panda menggemaskan itu.

Website Bahasa Inggris: http://www.tokyo-zoo.net/english/index.html

2. Ueno Ameyoko (上野アメ横)

William Tai/Flickr

Tahukah Anda bahwa setelah masa perang, permen (ame) merupakan barang yang mewah? Orang Jepang bisa membeli permen di area ini karena dulunya Ueno adalah pasar gelap yang cukup berkembang. Oleh sebab itu area tersebut diberi nama Ame-shi atau Kota Permen. Kini, di Ameyoko sudah terdapat lebih dari 400 toko yang saling terhubung dan akan menjadi sangat ramai pada akhir tahun ketika orang-orang berbelanja untuk sajian Tahun Baru di sana. Suasana para pemilik toko yang tegas dan kegiatan tawar-menawar sudah menjadi pemandangan sehari-hari di Ameyoko.

Website Bahasa Jepang: http://www.ameyoko.net/

3. Taman Ueno (上野公園)

PIXTA

Ueno berada di pusat lalu lintas Tokyo, tempat banyak orang yang datang dan pergi. Bahkan, taman pertama dan tertua di Jepang dibangun di sana. Di dalam area seluas 500.000 meter persegi terdapat spot-spot alami, seperti danau besar, hutan, dan juga tempat untuk Anda dapat menikmati karya seni, misalnya saja galeri seni dan museum. Menikmati kopi yang dibeli dari Starbucks di dalam taman dan berjalan-jalan sambil melihat pemandangan indah, tentu akan bisa menambah semangat Anda. Ketika bunga sakura mulai bermekaran, taman akan dipenuhi oleh orang-orang yang berpiknik siang dan malam.

Website Bahasa Jepang: http://www.kensetsu.metro.tokyo.jp/toubuk/ueno/index_top.html

4. Ueno Izayaka-machi (上野居酒屋街)

Richard, enjoy my life!/Flickr

Tak jauh dari Stasiun Ueno, Anda akan menemukan area dengan berbagai restoran yang sebagian besar pelanggannya adalah karyawan dan pria paruh baya. Beberapa tahun terakhir, Ueno Izakaya-machi telah dikenal sebagai spot wisata sehingga jumlah pelanggan wanita dan juga wisatawan asing meningkat. Jangan khawatir jika Anda merasa lapar di malam hari saat berada di area ini karena beberapa restoran buka sepanjang malam. Jangan ketinggalan juga untuk mencoba motsuyaki dan yakitori di sini. Berkat banyaknya restoran dan izakaya di daerah itu, orang-orang yang berjalan di sekitarnya dengan wajah merah sudah menjadi ciri khas Ueno.

5. Ueno Seiyoken (上野精養軒)

Restoran Perancis yang terus melanjutkan bisnisnya di Taman Ueno sejak tahun 1876 ini merupakan titik awal munculnya masakan Perancis di Jepang dan menjadi tempat masyarakat kelas atas berkumpul. Berkat daya tarik tempatnya yang dapat menikmati empat musim sambil menikmati hidangan tradisional Perancis, Seiyoken telah mengumpulkan banyak penggemar selama bertahun-tahun.

Website Bahasa Jepang: http://www.seiyoken.co.jp/

6. Kan'ei-ji (寛永寺)

Makoto Shimokoshi/Flickr

Kan'ei-ji dibangun pada tahun 1625 dan dikenal sebagai tempat tinggal keluarga Tokugawa selama zaman Edo. Dulunya Kan'ei-ji adalah sebuah kuil besar yang mengambil sebagian besar lahan Taman Ueno. Kini, pagoda bertingkat lima dan kiyomizu kannon-dou yang ada di taman Ueno telah ditetapkan sebagai properti penting budaya nasioal. Bangunan-bangunan tersebut merupakan aset budaya berharga yang lolos dari pengeboman selama Perang Dunia II.

Website Bahasa Jepang: http://kaneiji.jp/

7. A B A B Ueno Store (ABAB上野店)

A B A B Ueno Store sangat populer di kalangan penduduk setempat karena mereka dapat membeli produk-produk fashion untuk segala usia dengan harga murah. Dari sekitar 70 toko yang ada di dalam gedung, toko-toko yang menjual pakaian gyaru adalah yang paling mencolok. Tempat yang tepat untuk membeli tren pakaian Jepang terbaru.

Website Bahasa Jepang: http://abab.ababakafudado.co.jp/index.php

8. Taman Kyu-Iwasaki-tei (旧岩崎邸庭園)

hiroki toyosaki/Flickr

Ditunjuk sebagai properti budaya penting, Kyu-Iwaseki-tei dulunya digunakan sebagai tempat tinggal para konglomerat. Bangunan di lahan ini didirikan pada tahun 1896. Selain itu, Anda juga dapat menemukan rumah bergaya Barat, rumah bergaya Jepang, dan kebun khas Jepang di dalam area taman. Anda tidak akan pernah dibuat bosan oleh pohon-pohon sakura dan ginkgo di sekitarnya yang membuat pemandangan selalu berubah setiap musim.

Website Bahasa Jepang: http://www.tokyo-park.or.jp/park/format/outline035.html

9. Kuil Ueno Toshogu (上野東照宮)

Wei-Te Wong/Flickr

Kuil Toshogu adalah tempat untuk menyembah Tokugawa Ieyasu yang terletak di Taman Ueno. Sebagai kuil representatif shogun di zaman Edo, Toshogu menampilkan arsitektur khas zaman Edo yang sangat indah. Pada musim semi dan musim gugur, Anda juga bisa menikmati pemandangan bunga peony yang bermekaran di dekat kuil. Ada pula pohon kapur barus besar berumur 600 tahun yang mendapatkan popularitas dalam beberapa tahun terakhir karena reputasinya sebagai power spot.

Website Bahasa Jepang: http://www.uenotoshogu.com/

10. Pemandian Umum Asakusa (浅草の銭湯)

 

Asakusa telah memiliki banyak pemandian umum selama berabad-abad yang menjadi tempat berkumpulnya warga lokal. Salah satu yang paling terkenal dan sangat dicintai oleh masyarakat sejak zaman Taisho adalah pemandian umum Jakotsuyu. Bahkan, mural Gunung Fuji yang terdapat di dinding Jakotsuyu dianggap sebagai ciri khas pemandian umum. Bergaul bersama warga lokal sambil berendam di air hangat bisa menjadi hal yang menyenangkan juga, lho.

Website Bahasa Jepang: http://www.jakotsuyu.co.jp/index.html

11. Makanan Jepang di Nakamise-doori (仲見世通りの和スイーツ)

Wally Gobetz/Flickr

Di Nakamise-doori Asakusa, Anda dapat berjalan-jalan di tempat-tempat bersejarah sambil menikmati beberapa makanan Jepang. Ada banyak toko yang menawarkan beragam hidangan, seperti manjuu goreng, ningyoyaki, imo youkan, dan jajanan lainya yang patut dicoba oleh wisatawan. Anda juga bisa membeli makanan yang dapat disimpan selama beberapa hari, cocok untuk dijadikan oleh-oleh.

12. Hostel Sakura Asakusa (サクラホステル浅草)

Hostel Sakura merupakan tempat menginap yang cocok bagi para backpaker. Di sana, terdapat staf dwibahasa yang selalu siap membantu Anda 24 jam dan menerima walk-in pada hari yang sama selama masih tersedia kamar. Hostel Sakura terkenal sebagai tempat berkumpulnya para wisatawan dari seluruh dunia, jadi mungkin saja Anda dapat bertemu dengan seseorang yang tidak terduga ketika berada di sana.

Website Bahasa Inggris: http://www.sakura-hostel.co.jp/

13. Nadeshiko Asakusa Ekimise (なでしこ浅草エキミセ店)

PIXTA

Selagi Anda berada di Asakusa, bagaimana jika Anda mencoba mengenakan kimono dan mengabadikan momen itu? Anda dapat menyewa kimono dengan semua perlengkapannya seharga 5000 yen ditambah pajak. Berkat jalanan beraspal batu dan gedung-gedung yang dipernis merah, ada banyak sekali spot foto yang bagus di Asakusa.  Selamat berfoto ria, ya!

Website Bahasa Inggris: http://www.kimono-yamato.co.jp/ekiren/english

14. Bus Hiburan Asakusa - Safari Samurai dan Ninja (浅草エンタメバス 『サムライ&忍者 サファリ』)

Bus teater wisata ini menggelar pertunjukan ninja dan samurai yang seolah "melintasi waktu" di sekitar area saat Anda pergi berkeliling ke berbagai destinasi terkenal di Asakusa seperti Kaminarimon dan Skytree. Mereka mulai menjual tiket untuk layanan tersebut pada bulan Maret 2015 dan menggemparkan media Jepang kala itu. Tidak perlu khawatir tentang kendala bahasa karena ada DJ dwibahasa yang menarasikan setiap pertunjukan, jadi Anda tidak akan melewatkan apa pun. Hal ini tentu saja menjadi bagian yang paling menarik dan sangat populer bahkan di kalangan wisatawan asing.

Website Reservasi Bahasa Jepang: http://opt.jtb.co.jp/kokunai_opt/p/p1021040/

15. Khaosan World Asakusa (カオサンワールド浅草)

Jika Anda tertarik untuk menginap di hotel cinta Jepang, cobalah datang ke Khaosan World. Meskipun harganya murah, setiap kamar memiliki tema yang berbeda untuk membuatnya tampak unik dan dilengkapi dengan berbagai fitur seperti Jacuzzi bundar dan kamar mandi kaca yang tidak biasa Anda temui di hotel pada umumnya.

Website Bahasa Inggris: http://www.khaosan-tokyo.com/en/

16. Asakusa Roku-ku Broadway (浅草六区ブロードウェイ)

Jalan perbelanjaan sepanjang 300m yang membentang melalui pusat Asakusa ini dulunya adalah sebuah distrik tempat banyak seniman ternama muncul di pertunjukan dan teater yang berbaris di sisi jalan. Di sepanjang jalur, Anda akan menemukan tanda tangan para selebriti dan patung orang yang dianggap sebagai rajanya komedi. Hingga kini, area Asakusa Roku-ku Broadway menciptakan suasana nostalgia yang menunjukkan era kawasan hiburan pada masanya. Bahkan Anda masih bisa melihat beberapa seniman jalanan di sana.

17. Asakusa Mugitoro (浅草むぎとろ)

Restoran Jepang Asakusa Mugitoro dibuka pada tahun 1929. Makanan wazen yang dibuat dengan tororo dari ubi berkualitas tinggi sangat populer di sini. Jika ingin mengadakan acara formal, mereka juga memiliki ruang pribadi yang bisa Anda pesan sebelumnya. Jika memiliki kesempatan untuk datang ke Mugitoro, jangan lewatkan untuk membeli hidangan karintou yang dibuat khusus sebagai omiyage (oleh-oleh).

Website Bahasa Jepang: http://www.mugitoro.co.jp/honten/index.html

18. Museum Amuse (アミューズミュージアム)

Amuse adalah museum seni pribadi di Asakusa yang memamerkan benda-benda budaya Jepang. Toko di lantai pertama museum menawarkan aneka barang bergaya Jepang dan kerajinan tradisional, sedangkan di lantai 2 dan 3 terdapat galeri serta ruang pameran. Tidak hanya hasil kesenian tradisional seperti ukiyo-e dan kaligrafi saja yang ditampilkan di sini, tetapi ada pula sejumlah barang antik. Menggunakan konsep "mubazir", mereka juga memajang kain dan pakaian usang yang biasanya dibuang.

Website Bahasa Inggris: https://www.amusemuseum.com/english/index.html

19. Pusat Pariwisata dan Kebudayaan Asakusa (浅草文化観光センター)

Kakidai/Wikimedia Commons

Pusat Pariwisata dan Kebudayaan Asakusa berfungsi sebagai meja informasi di depan Sensoji untuk wisatawan yang datang ke Asakusa. Anda bisa mendapatkan berbagai informasi yang dibutuhkan dalam bahasa Inggris, Mandarin, dan Korea, jadi jika ada sesuatu yang ingin Anda ketahui, datanglah ke sana. Di lantai 8 terdapat tempat luar biasa untuk melihat pemandangan indah Skytree yang tidak boleh Anda lewatkan.

Situs informasi: http://www.city.taito.lg.jp/ (Ada pilihan bahasa Inggris)

20. Sensoji (浅草寺)

Tadashi Okoshi/Flickr

Sensoji disukai oleh penduduk lokal karena menjadi salah satu landmark paling terkenal tidak hanya di Asakusa saja, melainkan di seluruh Jepang. Sejarah Sensoji berawal pada tahun 628, dan sejak saat itu sudah menjadi tempat yang selalu dikunjungi setiap orang ketika berada di Asakusa. Berjalan-jalan sambil belajar tentang sejarah Jepang tentu sangat menyenangkan, bukan? Ditambah lagi, Anda juga bisa berfoto ria dengan pagoda 5 tingkat, gerbang Kaminarimon, sandal oowarashi yang diyakini telah dikenakan oleh Buddha, dan patung-patung Buddha lainnya. Area yang dapat Anda nikmati dengan berbagai cara.

Website Bahasa Jepang:  http://www.senso-ji.jp/

 

Berikutnya: No.21-40 Tempat dan aktivitas menarik lainnya di Ueno dan Asakusa

The information in this article is accurate at the time of publication.

Cari Restoran