[Edisi 2021] 7 Akomodasi Aman dan Mewah di Setouchi, Jepang

Wilayah Setouchi di Laut Pedalaman Seto (Seto Naikai) yang membentang di antara Honshu dan Shikoku adalah salah satu keunikan yang dimiliki Jepang. Menjadi rumah bagi banyak pulau, Setouchi dikenal memiliki iklim yang hangat. Dengan iklim tersebut, alam dan sejarah yang unik terpelihara di wilayah ini. Jika Anda tertarik melihat segala pesona Setouchi, berikut kami hadirkan delapan akomodasi pilihan untuk Anda dapat menghabiskan waktu pribadi dengan tenang. Mulai dari vila, fasilitas penginapan yang menyediakan kamar-kamar terpisah dari bangunan utama sehingga Anda bisa menghindari kontak dengan orang lain, hingga penginapan yang menerapkan tindakan pencegahan infeksi COVID-19.

Chubu

Hotel & Ryokan

Hyogo

Prefektur Hyogo (peta) terletak di sebelah barat Osaka, kota terbesar kedua di Jepang, tepatnya di bagian paling timur dari wilayah Chugoku. Menghadap ke Laut Jepang di utara dan membentang ke Laut Pedalaman Seto di selatan, iklim di Prefektur Hyogo sangat bervariasi di setiap daerahnya. Hyogo adalah daerah yang berakar pada budaya independen, berpusat di Pelabuhan Kobe yang berkembang pesat sebagai pelabuhan perdagangan sejak zaman kuno.

Daerah ini penuh dengan tempat-tempat wisata terkenal seperti Situs Warisan Dunia Kastil Himeji (gambar pertama di atas). Menaranya yang dibangun lebih dari 400 tahun lalu masih tetap utuh sampai sekarang. Ada pula Reruntuhan Kastil Takeda (gambar kedua), yang dibangun di puncak Gunung Kojo dengan ketinggian 353.7m. Pemandangan magis di sana benar-benar tidak boleh dilewatkan.

Nagisa no Shou Hanagoyomi

Nagisa no Shou Hanagoyomi berdiri di sepanjang pantai, di bagian tenggara Pulau Awaji yang mengapung di Laut Pedalaman Seto dan terhubung ke Wilayah Honshu dan Shikoku melalui jalur darat. Gambar di atas adalah pemandangan dari teras terbuka yang mengarah dari pintu masuk. Hati Anda pasti akan luluh melihat pemandangan laut tenang tepat di depan mata, Selat Kitan, dan angin laut yang dengan lembut menyentuh kulit, serta suara ombak yang menenangkan jiwa.

Ada empat jenis kamar yang tersedia di sini, dan semuanya menawarkan pemandangan laut. Anda dapat memilih Haruka Tipe A dengan pemandian terbuka pribadi (gambar kedua di atas) dan teras terbuka, Haruka Tipe B yang difasilitasi pemandian dan teras terbuka, Kamar Jepang 10 Tikar (gambar pertama di atas) yang menampilkan pemandangan laut tenang, atau Twin Room bergaya Jepang dengan tempat tidur rendah.

Untuk onsen (pemandian air panas), air di Scenic Garden Spa Kaze no Ne/Nami no Ne (gambar pertama), yang menggunakan mata air panas dari Sumoto Onsen, terasa familier di tubuh. Sementara itu, di Pemandian Udara Terbuka Khusus Reservasi* (gambar kedua), Anda dapat berendam sendirian dan menikmati relaksasi tanpa gangguan. Tidak peduli pemandian mana yang dipilih, Anda pasti bisa bersantai sambil memandangi Selat Kitan yang terbentang di depan Anda.

※ Dikenakan biaya tambahan (2,200 yen/45 menit, reservasi melalui email atau telepon. Jika tidak ada yang memesan, Anda bisa menggunakannya di hari yang sama)

Saat makan malam, Nagisa no Shou menghidangkan makanan khas Pulau Awaji. Keanekaragaman hasil laut yang dihasilkan laut luas di sini begitu besar sehingga hampir tidak ada ikan yang bisa ditangkap. Namun, Anda akan dimanjakan dengan masakan kaiseki (terdiri dari beragam hidangan) yang dibuat menggunakan sayuran segar dan daging sapi Awaji - merek dari jenis sapi yang telah melewati standar paling ketat. Horakuyaki yang ditunjukkan pada gambar kedua di atas adalah hidangan lokal unik dari Pulau Awaji. Ikan sea bream, kerang, dan bahan-bahan lainnya dikukus, lalu disajikan dengan horaku (panci dangkal) tanpa glasir. Nikmatilah kelezatan setiap bahan sepuasnya.

Kelebihan lainnya dari penginapan bergaya Jepang ini adalah Anda diperbolehkan memilih yukata yang Anda suka dari berbagai pilihan warna. Tidak berhenti sampai di sana, Nagisa no Shou Hanagoyomi juga menyediakan salon pijat penyembuhan Kanaloa yang memanfaatkan pengobatan tradisional "Lomi Lomi", jenis perawatan medis yang digunakan oleh orang Hawaii di zaman kuno.

Okayama

Prefektur Okayama (peta) terletak di sisi barat Prefektur Hyogo. Berbatasan dengan Laut Pedalaman Seto di selatan dan San-in (wilayah di Honshu barat yang mencakup Tottori dan Shimane) di utara. Ada perbedaan iklim antara sisi utara dan selatan. Salju turun selama musim dingin di sisi utara Prefektur Okayama yang merupakan daerah pegunungan, sedangkan sisi selatan memiliki iklim hangat dan curah hujan yang rendah sehingga dijuluki "negeri cerah".

Okayama juga menaungi banyak tempat wisata populer, termasuk Korakuen (gambar pertama), salah satu dari tiga taman terbesar di Jepang. Taman dengan jalan setapak yang mengelilingi kolam ini masih mempertahankan suasana zaman Edo dari sekitar 300 tahun lalu. Di belakangnya, Anda akan melihat Kastil Okayama, yang bisa dicapai dengan berjalan kaki. Jejak-jejak dari zaman kuno juga dapat Anda lihat di Kawasan Bersejarah Kurashiki Bikan (gambar kedua), tempat wisata populer yang pernah berkembang sebagai distrik transportasi barang yang berpusat di Sungai Kurashiki. Ini adalah salah satu daerah yang wajib Anda kunjungi di Setouchi.

Ryori Ryokan Tsurugata

Ryori Ryokan Tsurugata, penginapan bergaya Jepang dengan sejarah 277 tahun, terletak di Kawasan Bersejarah Kurashiki Bikan yang disebutkan sebelumnya.

Ryokan ini diselimuti suasana khas Jepang karena interiornya dipenuhi dengan pesona masa lalu yang indah. Meskipun kecil, taman di dalamnya terlihat begitu menawan, sementara di luar jendela, Anda dapat melihat sekilas orang-orang yang datang dan pergi di sepanjang tembok namako* (dilihat dari kisi-kisi jendela pada gambar kedua) di dekat gang.

*Dinding yang ditutupi oleh ubin datar, disambung dengan plester yang terbuat dari kapur, lem tanaman dan tanah liat. Kemudian, dibentuk setengah silinder.

Hanya ada tujuh kamar tamu di sini, yang semuanya murni bergaya Jepang. Jika menginap di kamar terbesar Achi (gambar pertama), Anda akan melihat Oimatsu, pohon pinus tertua di Kurashiki yang sudah berusia lebih dari 400 tahun, di taman. Tidak hanya itu, Anda juga dapat mengagumi taman dalam yang dihiasi dengan lampion dari engawa*. Ada pula kamar tamu yang menampilkan suasana unik Kurashiki di lorong belakang dinding namako dari jendela kisi. Silakan pilih sesuai preferensi Anda.

*Beranda kayu yang dibangun menjorok dari tepi bangunan sehingga orang dapat naik dan masuk ke ke dalam ryokan.

Di sebelah penginapan terdapat Tsurugata Restaurant untuk Anda bersantap dan mencicipi "taichazuke" (ditunjukkan pada gambar di atas) yang merupakan kuliner khas Tsurugata. Taichazuke dinikmati dengan menuangkan teh panas ke dalam fillet ikan sea bream yang dicelupkan ke dalam saus wijen khusus, lalu tutup mangkuknya untuk mengukus ikan di dalam. Tersedia pula beragam hidangan lainnya di Tsurugata Restaurant, termasuk Lunch Set Tsuru-fu yang bervariasi dari musim ke musim. Nikmati mahakarya unik di Ryori Ryokan yang membanggakan masakannya ini.

Apabila Anda punya kesempatan, pastikan Anda bermalam di penginapan bergaya Jepang dengan sejarah 277 tahun di Kawasan Bersejarah Kurashiki Bikan. Mari rasakan nuansa Jepang kuno sambil bersantai.

Hiroshima

Prefektur Hiroshima (peta) terletak di sisi barat Prefektur Okayama. Menghadap ke pesisir Laut Pedalaman Seto, prefektur ini membentuk medan bertingkat dari dataran tinggi ke dataran rendah yang sejajar dengan pegunungan Chugoku di utara, dan Laut Pedalaman Seto menjadi rumah bagi 140 pulau beragam ukuran. Meskipun dianugerahi iklim sedang sepanjang tahun, Hiroshima mengalami kondisi cuaca buruk seperti topan dan hujan lebat dari musim semi hingga musim gugur.

Ada dua situs warusan budaya dunia di Hiroshima. Salah satunya adalah Kuil Itsukushima di Miyajima (gambar pertama). Menampilkan gerbang torii vermilion besar yang tampak mengapung di laut, kuil ini dikunjungi banyak turis sepanjang tahun. Anda juga dapat mengunjungi situs warisan budaya dunia lainnya, Kubah Bom Atom Hiroshima (gambar kedua), yang menceritakan kisah mengerikan dari peristiwa bom atom.

Miyajima no Yado Iwaso

Miyajima no Yado Iwaso yang memiliki sejarah 160 tahun terletak di Miyajima. Salah satu daya tariknya adalah penginapan ini dibangun di sepanjang aliran sungai gunung di Lembah Momijidani yang terkenal dengan dedaunan musim gugurnya. Jadi, Anda pasti akan merasakan kekayaan alam saat menginap di sini.

Anda dapat memilih kamar tamu di Gedung Baru (gambar pertama) yang menyajikan pemandangan Lembah Momijidani dan Laut Pedalaman Seto, atau kamar tamu di Gedung Utama (gambar kedua) yang memancarkan semangat masa lalu karena dibangun pada tahun-tahun awal periode Showa (sekitar tahun 1930). Setiap ruangannya dirancang dengan desain yang berbeda, dan Lembah Momijidani terhampar di depan mata Anda.

Empat kamar mewah terpisah yang pernah digunakan oleh banyak anggota keluarga kerajaan Jepang di masa lalu tidak tersedia di Booking.com dan Agoda, tetapi Anda bisa memesannya langsung di situs web resmi Iwaso.

Pemandian air panas di sini menggunakan mata air panas langka Wakamiya dari Miyajima. Tersedia dua opsi pemandian: Hinodeyu (pemandian terbuka, gambar kedua) dan Tsukinoyu (gambar pertama). Berendamlah di sana untuk menenangkan tubuh yang lelah sambil mengagumi keindahan Lembah Momijidani.

Manjakan lidah Anda dengan kaiseki ryori (hidangan tradisional Jepang) yang disajikan oleh koki yang ahli mengolah masakan kaiseki Kyoto. Anda dapat menikmati berbagai hidangan musiman, termasuk seafood segar dan makanan dari gunung yang telah dipilih dengan cermat oleh koki, dalam kenyamanan kamar Anda sendiri. Jangan lewatkan kelezatan tiram Miyajima yang dibuat dengan pesanan khusus pada musimnya di sekitar bulan Februari. Cobalah digoreng atau dibakar. Belut Conger Tanpa Bumbu yang ditunjukkan pada gambar kedua di atas juga sangat direkomendasikan. Saat menginap di Miyajima no Yado Iwaso, pastikan Anda menikmati hasil laut Setouchi yang unik.

Penginapan ini dikelilingi alam yang rimbun di dalam taman nasional. Jika beruntung, Anda mungkin akan melihat rusa yang datang untuk bermain. Hanya di sini pertemuan menggemaskan itu bisa terjadi.

Yamaguchi

Prefektur Yamaguchi (peta) terletak di ujung paling barat Honshu, di sisi barat Prefektur Hiroshima. Dikelilingi oleh Laut Pedalaman Seto di selatan dan Laut Jepang di utara, sedangkan pegunungan Chugoku membentang dari timur ke barat di bagian tengahnya. Sisi selatan dan utara Prefektur Yamaguchi secara kasar dibagi menjadi daerah Sanyo dan San-in. Daerah Sanyo memiliki iklim yang hangat, sementara iklim daerah San-in relatif hangat karena efek dari Arus Tsushima.

Ada banyak tempat wisata di Yamaguchi, tetapi Kuil Motonosumi yang ditunjukkan pada gambar pertama baru menjadi terkenal setelah dipilih sebagai salah satu dari 31 Tempat Terindah di Jepang oleh CNN di tahun 2015. Pemandangan 123 gerbang tori merah terang di sepanjang Laut Jepang benar-benar menakjubkan. Gambar kedua di atas adalah Jembatan Kintai, dibangun menggunakan teknologi canggih yang telah diwariskan dari generasi ke generasi selama lebih dari 300 tahun. Pemandangan yang selaras dengan alam di setiap musim sangat sempurna untuk jembatan kayu yang mewakili Jepang.

Hotel & Resort Sunshine Sazanseto

Seperti yang disebutkan dalam slogannya, "hotel tepi laut di pulau berbintang", Hotel & Resort Sunshine Sazanseto di Suo Oshima terkenal dengan pemandangannya yang spektakuler. Laut Pedalaman Seto berwarna biru kobalt dan pantai berpasir putihnya terbentang tepat di depan hotel. Pada malam hari, Anda dapat mengagumi keindahan langit penuh bintang yang menjadi keistimewaan pulau ini.

Hotel & Resort Sunshine Sazanseto menyediakan tujuh jenis kamar, antara lain Suite Room (gambar pertama) dengan pemandangan yang menghadap ke laut dan memiliki pemandian terbuka, Superior Twin (gambar kedua) yang dilengkapi pemandian terbuka, dan Welcome Baby Superior Twin, cocok untuk Anda yang ingin menginap dengan tenang bersama putra/putri tercinta.

Berbagai makanan lengkap yang dibuat agar Anda dapat menikmati hidangan musiman disajikan untuk makan malam. Mulai dari Paket Kaiseki Standar Jepang-Barat, Paket Barbekyu di Seaside Garden Restaurant yang hanya tersedia di musim panas, hingga Kaiseki Spesial Rekomendasi Koki tersedia untuk Anda pilih. Para tamu juga berkesempatan menikmati hidangan Setouchi yang segar dan unik seperti Cutlass Fish Platter dan Mandarin Orange Hotpot.

Pemandian air panas di sini menggunakan mata air panas Katazoegama Onsen. Kabarnya, Anda tidak akan pernah merasa kedinginan setelah mandi di sana. Tunggu apa lagi? Mari nikmati waktu bersantai Anda di pemandian terbuka yang luas ini!

Ehime

Prefektur Ehime terletak di timur laut Shikoku (peta), dan termasuk dalam iklim Laut Pedalaman Seto yang sejuk, dengan sedikit curah hujan dan mengalami banyak hari cerah. Prefektur ini memiliki lebih dari 200 pulau besar dan kecil, serta kaya akan perubahan alam seperti munculnya Gunung Ishizuchi (ketinggian 1.982m), puncak tertinggi di Jepang Barat di sebelah barat wilayah Kinki, di bagian tengah-selatan prefektur.

Ehime menawarkan banyak tempat wisata menarik. Salah satunya ditampilkan pada gambar pertama, yaitu Stasiun Shimonada yang beroperasi tanpa awak. Stasiun yang menghadap ke laut tersebut hanya berisi gudang tua dan beberapa bangku. Pemandangan yang tidak terhalang di sini sangat populer untuk fotografi, bahkan kepopulerannya menjangkau pengunjung dari luar negeri. Selain itu, Anda bisa mengunjungi Dogo Onsen (gambar kedua menampilkan bangunan utama Dogo Onsen) yang memiliki sejarah 3.000 tahun. Kastil Matsuyama yang menghadap ke Laut Pedalaman Seto dan Kota Matsuyama—pusat kota di Ehime—juga tidak boleh Anda lewatkan.

WAKKA

WAKKA adalah fasilitas wisata lengkap di Omishima, yang terletak tepat di tengah Shimanami Kaido (jalan indah yang juga populer sebagai jalur sepeda ini menghubungkan pulau-pulau di Laut Pedalaman Seto dari Kota Imabari di Ehime ke Kota Onommichi di Hiroshima melalui tujuh jembatan). Selain menyediakan beragam layanan pendukung bersepeda dan kafe, WAKKA memiliki fasilitas penginapan, seperti cottage, tenda dome, dan asrama.

Masing-masing dari tiga unit cottage (gambar pertama) memperlihatkan pemandangan laut. Anda dapat memilih antara kamar bergaya Jepang dengan tikar tatami (tikar persegi tanpa tepi) atau kamar bergaya Barat dengan tempat tidur. Di bagian dek terdapat kompor barbekyu (gambar kedua) untuk Anda memanggang makanan favorit dan bahan-bahan lokal sendiri sambil memandangi laut.
Anda mungkin juga akan senang mengetahui bahwa kamar ini dilengkapi shower. Tidak hanya itu saja, semua kebutuhan dasar pun sudah tersedia lengkap, termasuk handuk Imabari berkualitas tinggi yang terkenal di dunia.

Apabila Anda ingin mencari suasana berbeda, cobalah menginap di salah satu dari dua tenda glamping dome yang menghadirkan pemandangan laut. Anda bisa menikmati suasana berkemah dengan nyaman karena bagian dalam tenda cukup besar, dilengkapi pintu kayu dengan kunci elektronik dan AC. Mirip seperti cottage, di bagian dek tenda dome juga terdapat kompor barbekyu, tempat sempurna untuk bersantap dan mengagumi keindahan laut.

Di sisi lain, empat kamar asrama saat ini hanya dapat dipesan untuk satu orang sejalan dalam upaya mencegah penyebaran COVID-19. Namun, Anda bebas menggunakan ruang kafe di malam hari.

Saat Anda menginap di cottage dan tenda dome, Anda bisa memilih dua kali makan atau sarapan saja. Akan tetapi, jika menginap di asrama, Anda hanya disajikan sarapan pagi. WAKKA juga menyediakan berbagai dukungan bersepeda kelas atas sesuai standar Jepang, seperti taksi dengan pengangkut sepeda yang khusus digunakan pesepeda ketika berpindah melalui jalan darat, dan perahu taksi untuk membawa sepeda melalui jalur laut (gambar kedua).

Meskipun Anda bukan pesepeda, Anda tetap dapat menginap di WAKKA. Akomodasi ini bahkan menawarkan penyewaan sepeda dan mengadakan berbagai kegiatan. Jika Anda ingin merasakan alam Setouchi dari dekat, WAKKA sangat direkomendasikan.

Kagawa

Prefektur Kagawa terletak di timur laut Shikoku (peta). Meskipun merupakan prefektur terkecil di Jepang, Kagawa menyimpan sejarah panjang. Prefektur ini juga menjadi rumah bagi Shodoshima (gambar pertama menunjukkan Angel Road yang hanya muncul pada periode tertentu) yang terkenal dengan produksi shoyu dan minyak zaitun, serta Konpiragu, atau lebih dikenal sebagai Saniku Konpira-san, yang memiliki 785 anak tangga batu yang mengarah ke kuil utama (foto kedua). Di Kagawa, Anda benar-benar bisa merasakan alam, iklim, dan sejarah unik Laut Pedalaman Seto.

Prefektur Kagawa memiliki curah hujan yang rendah. Oleh sebab itu, gandum yang membutuhkan lebih sedikit air daripada beras tumbuh sumbur di daerah ini. Danau-danau buatan juga tersebar di sini sejak zaman kuno. Dari sekian banyak kuliner yang ditawarkan Kagawa, Anda harus mencoba sanuki udon (Sanuki adalah nama lama Kagawa) yang terbuat dari gandum, dan hidangan ceker ayam yang dipanggang hingga berwarna cokelat keemasan.

URASHIMA VILLAGE

URASHIMA VILLAGE hanya membangun tiga vila di lahan seluas 6.600 meter persegi di dekat pesisir Semenanjung Shonai yang tenang. Di sini, karena waktu adalah "konsep",Anda dapat mempercayakan diri Anda sepenuhnya pada waktu alam. Gambar di atas menunjukkan "keheningan", vila paling dekat dengan laut yang menjadi tempat sempurna untuk Anda "menghabiskan hari sambil mendengarkan deru laut". Dikelilingi oleh Laut Pedalaman Seto dengan iringan simfoni laut, tanpa terasa waktu alami mengalir saat Anda menginap di URASHIMA VILLAGE.

Gambar di atas menampilkan "keabadian", vila yang memungkinkan Anda "melupakan waktu dan menikmatinya dengan banyak orang". Dari ketiga vila yang ada, vila "keabadian" mampu menampung hingga 11 orang dan memiliki beranda terbesar di dekat laut. Jadi, Anda dapat bebas bersenang-senang bersama sejumlah teman atau keluarga besar. Ruang tamu (gambar pertama) di lantai dua didesain bergaya Jepang, tidak terdapat meja tinggi, kursi, dan perabotan lainnya sehingga anak-anak bisa bermain dengan tenang. Ruangan tersebut juga dilengkapi proyektor.

Waktu relaksasi Anda akan semakin berkesan berkat kehadiran view bath di setiap vila, yang menyajikan pemandangan laut biru. Kami jamin, Anda pasti bisa merasakan betapa pentingnya "waktu" ketika bersantai dan berkumpul bersama dengan banyak orang.

Vila terakhir adalah "visioner", sebuah "dunia fantasi yang memperlihatkan seluruh pemandangan pasang surut". Saat menengok ke bawah, Anda akan melihat Kuil Urashima di pulau tidak berpenghuni, Maruyama, tempat jalur berpasir muncul dari dasar laut dua kali sehari ketika air surut. Rasakan keabadian saat lautan luas surut dan mengalir karena tarikan gravitasi bulan.

Gambar di atas adalah ruang tamu di vila "visioner", memamerkan perubahan ekspresi Laut Pedalaman Seto yang terbentang di depan Anda.

Untuk makanan, Anda dapat memilih salah satu dari tiga opsi berikut:

1) Membeli bahan dan masak sendiri.

2) Pilih bahan-bahan unik wilayah tersebut dan minta mereka menyiapkannya agar Anda bisa memasaknya dengan mudah.

3) Minta koki untuk datang dan menyerahkan semua urusan memasak kepada ahlinya.

Anda juga dapat mengundang koki dari Lounge & Reception Building serta mengadakan pesta di vila yang Anda sewa (perlu reservasi terlebih dahulu). Pastikan untuk menghabiskan "waktu" khusus hanya dengan diri Anda sendiri.

Tokushima

Prefektur Tokushima terletak di timur Shikoku (peta). Pegunungan mendominasi sekitar 80% dari total luasnya dan menyebabkan perbedaan iklim yang sangat intens di seluruh wilayah. Gambar pertama di atas adalah Oboke koboke, ngarai dengan tebing-tebing sekis kristal yang membentang sekitar 8 km. Dulunya ngarai ini sulit dilalui, tetapi sekarang telah menjadi objek wisata populer, lengkap dengan layanan perahu wisata. Sementara itu, gambar kedua menampilkan Pusaran Air Naruto, salah satu dari tiga pusaran air terbesar di dunia. Selama periode pasang surut di musim semi dan musim gugur, kecepatan pusaran air tersebut dapat mencapai 20 km/jam, dengan diameter maksimum 20 m. Anda bisa menyaksikan fenomena alam yang menakjubkan ini dari atas kapal.

Selain tempat-tempat dengan alam yang melimpah seperti Iya, salah satu dari tiga wilayah terbesar di Jepang yang belum dijelajahi, Tokushima juga dipenuhi banyak tempat wisata menarik lainnya, acara-acara tradisional, dan berbagai macam kegiatan, termasuk Festival Awa Odori* yang terkenal.

*Diadakan setiap tahun pada pertengahan Agustus (12 - 14 Agustus tahun 2021)

Hotel Ridge

Berdiri di atas perbukitan Pulau Shimada yang menghadap ke Selat Naruto, Hotel Ridge dirancang dengan konsep "kebahagiaan panca indera". Di sini, Anda dapat melihat laut Setouchi yang tenang, mendengar suara alam, dan menikmati aroma pepohonan, matahari, dan tanah.

Semua kamar di Hotel Ridge dirancang bergaya Jepang (gambar pertama) dan bergaya Barat (gambar kedua). Masing-masing kamar menampilkan pemandangan laut dan memiliki pemandian dalam ruangan.

Selain itu, semua kamar di sini dilengkapi dengan dek outdoor. Sesuai konsep hotel, kelima panca indera Anda akan sepenuhnya dimanjakan oleh alam Setouchi!

Di malam hari, indera pengecap Anda akan disuguhi sajian kaiseki Jepang yang mewah dari Awa (sekarang Tokushima). Di antara banyak hidangan, ikan sea bream yang terperangkap dalam keganasan gelombang pasang Naruto terasa sungguh nikmat! Pastikan Anda juga mencoba taimeshi (nasi dengan ikan sea bream, gambar kedua).

Gambar di atas adalah Selat Naruto dan pulau-pulau di sekitarnya yang terlihat dari dek kayu. Mari bebaskan diri Anda dari kepenatan sehari-hari dan nikmati layanan mewah di ruang terbuka yang memesona!

 

Jika Anda ingin memberikan komentar pada salah satu artikel kami, memiliki ide untuk pembahasan yang ingin Anda baca, atau memiliki pertanyaan mengenai Jepang, hubungi kami di Facebook!

The information in this article is accurate at the time of publication.

Cari Restoran