[Edisi 2021] 8 Akomodasi Mewah dan Aman di Kanto

Wilayah Kanto berkembang di sekitar Tokyo, salah satu megapolis terkemuka di dunia. Citra kota besar mungkin sudah melekat kuat pada Tokyo, tetapi sebenarnya, Anda juga bisa menyatu dengan alam. Jika Anda ingin bersenang-senang di alam terbuka, pergilah ke pegunungan di daerah Okutama di bagian barat Tokyo atau ke salah satu distrik onsen terkenal di Jepang, dan dataran tinggi Oze di Kanto utara. Sebaliknya, apabila Anda lebih menyukai tempat-tempat wisata populer yang ramai, sebaiknya Anda mengunjungi Kamakura dan Hakone di Prefektur Kanagawa di barat daya Tokyo. Pada artikel kali ini, kami akan memperkenalkan delapan akomodasi mewah yang sempurna untuk menghabiskan waktu bersantai dengan ketenangan pikiran, termasuk rumah liburan dan penginapan terpisah yang memungkinkan Anda menghindari kontak dengan orang lain, serta hotel dan penginapan yang menerapkan langkah-langkah pencegahan penyebaran COVID-19.

Kanto

Hotel & Ryokan

Tokyo

Ketika mendengar tentang Tokyo (peta), orang-orang mungkin akan membayangkan gedung-gedung tinggi dan kompleks perbelanjaan besar. Namun, sebenarnya lanskap ibu kota Jepang jauh lebih bervariasi. Tokyo adalah daratan yang sangat sempit, tetapi memanjang dari timur ke barat. Bagian baratnya menampilkan pegunungan dengan ketinggian lebih dari 2.000 m dan pulau-pulau subtropis seperti Kepulauan Izu dan Kepulauan Ogasawara (Situs Warisan Alam Dunia) yang mengapung di atas Samudra Pasifik.

Gambar pertama di atas menunjukkan Persimpangan Shibuya atau Shibuya Scramble Crossing, sedangkan yang kedua adalah Kuil Senso-ji di Asakusa. Keduanya mewakili sedikit dari banyak daya tarik Tokyo yang memadukan suasana kota metropolitan dan sentuhan tradisional. Jika Anda menjauh dari pusat kota dan menjelajahi sisi barat Tokyo, Anda bahkan dapat menemukan pemandangan pegunungan indah seperti yang ada di dalam daerah Okutama (peta). Sungguh, Anda tidak akan pernah kehabisan tempat untuk dijelajahi di Tokyo!

Tokyo juga merupakan pusat jaringan transportasi Jepang, baik itu penerbangan domestik, shinkansen, maupun mobil. Singkatnya, ini adalah salah satu tempat yang wajib Anda kunjungi saat datang ke Jepang!

Palace Hotel Tokyo

Anda akan menemukan banyak hotel internasional mewah kelas dunia di Tokyo. Tentu saja, masing-masing memiliki kelebihannya sendiri, tetapi di sini, kami merekomendasikan Palace Hotel Tokyo.

Kami memilih Palace Hotel karena lebih dari setengah jumlah kamarnya memiliki balkon. Lokasinya pun sangat strategis, berada di dekat Istana Kekaisaran. Artinya, Anda bisa melihat pemandangan indah Taman Air Mancur Wadakura dan perkantoran Marunouchi. Nikmati hijaunya pepohonan yang bercampur dengan keunikan cahaya neon di Tokyo! Jika Anda ingin tahu seperti apa balkonnya, lihatlah gambar kedua yang menampilkan Club Lounge (Lantai 19). Ini adalah ruang pribadi yang hanya dapat digunakan oleh tamu yang menginap di kamar Club dan Suite.

Ada enam jenis kamar Suite yang tersedia seperti Executive Suite (gambar pertama), dan delapan jenis kamar lain, termasuk Club Deluxe Twin dan King with Balcony. Bagi yang ingin menginap di sini, coba pilih kamar dengan balkon atau kamar Suite untuk mengagumi pemandangan malam Tokyo yang megah! 

Di Palace Hotel Tokyo terdapat tujuh pilihan restoran yang siap memuaskan selera para tamu, dari restoran Prancis bintang satu "Esterre" hingga "Wadakura" yang menghidangkan kaiseki musiman lezat di dalam ruangan pribadi (tersedia 9 kamar bergaya Jepang dan Barat), serta "Tatsumi", restoran yang hanya menyediakan 6 kursi konter untuk menyantap tempura renyah.

Parit dan pohon maple di Istana Kekaisaran dapat terlihat dari lobi, mendukung konsep Palace Hotel untuk "menjadi satu-satunya hotel indah di Jepang". Ditambah lagi alamatnya sama persis dengan Istana Kekaisaran, konsep tersebut bisa dibilang terimplementasi.

Apabila Anda punya kesempatan, menginaplah di Palace Hotel Tokyo untuk merasakan pesona unik dan keramahannya.

Kanagawa

Prefektur Kanagawa (peta) terletak di barat daya Tokyo. Di prefektur inilah Kota Yokohama (populasi: sekitar 3,8 juta jiwa) dan Kawasaki (populasi: sekitar 1,5 juta jiwa) berada.

Di sini terdapat banyak tempat wisata populer, antara lain Minato Mirai 21 dengan deretan bangunan modern dan kincir ria Raksasa; Yokohama Chinatown, tempat berbagai restoran Cina berkumpul; Kuil Tsurugaoka Hachiman-gu (gambar pertama di atas) dengan sejarah 1.000 tahun; dan Kamakura, rumah bagi kuil-kuil seperti Meigetsu-in dan Hase-dera yang terkenal dengan pemandangan hydrangeanya.

Destinasi wisata lain yang tidak boleh dilewatkan di Prefektur Kanagawa adalah Hakone (gambar kedua di atas; Gunung Fuji terlihat di kejauhan). Salah satu kawasan onsen terkemuka yang juga memiliki banyak museum seni ini mudah diakses dari Tokyo sehingga sangat populer di kalangan wisatawan.

Kamakura COCON

Kamakura adalah tempat wisata sehari yang sangat populer di kalangan penduduk Kanto. Mereka sering mengunjunginya untuk menjelajahi berbagai tempat wisata di sana. Namun, sayangnya banyak wisatawan asing yang tidak dapat menjelajahi semua daya tarik yang ditawarkan Kamakura dalam satu hari. Itulah sebabnya kami menyarankan Anda untuk bermalam di salah satu akomodasi di Prefektur Kanagawa. Kami merekomendasikan Kamakura COCON, sebuah penginapan dengan hanya dua kamar Suite yang bertempat di dalam rumah tradisional Jepang yang telah direnovasi.

Kedua kamar Suite bertipe Maisonette. Gambar di atas menampilkan Cocon Maisonette Suite/Room 101 (※). Ruang tamu (gambar pertama) dan kamar mandi (gambar ketiga) berada di lantai satu, sedangkan kamar tradisional Jepang (gambar kedua) dan kamar tidur ada di lantai dua. Akomodasi ini menjamin masa menginap yang menyenangkan dengan menghadirkan suasana khas rumah tradisional Jepang berusia lebih dari 160 tahun, tetapi memasukkan nuansa modern yang memukau pada interiornya.

※Di Booking.com disebut "Suite with Garden View".

Opsi kamar Suite lainnya, Kura Maisonette Suite/Room 102 (※), sangat unik karena memanfaatkan gudang ("kura"; tempat menyimpan barang-barang rumah tangga, barang dagangan, dsb. Pintunya kokoh dan terbuat dari plester putih) tradisional yang telah direnovasi. Pintu kura asli (gambar pertama di atas) dibiarkan apa adanya untuk pintuk masuk di lantai satu. Saat masuk ke dalam, Anda akan melihat ruang tamu, kamar bergaya Jepang (gambar keuda), dan kamar mandi. Kamar tidur yang ditunjukkan pada gambar ketiga berada di lantai dua.

※Di Booking.com disebut "Suite".

Untuk makan malam, Anda akan disuguhi masakan Italia yang dibuat menggunakan bahan-bahan lokal musiman seperti sayuran Kamakura dan seafood dari Teluk Sagami. Makanan disajikan di konter dapur terbuka, membuka peluang bagi Anda untuk mengobrol dengan koki.

Keanggunan dan pesona rumah tradisional ("kominka") memancar di setiap sudut ruangan. Anda bahkan dapat mengeksplorasi Kamakura sepuas hati sambil menyelami sejarahnya jika menginap di sini karena Kamakura COCON berlokasi di Nikaido, area perumahan yang dikelilingi banyak situs bersejarah dan tanaman hijau.

Fujiya Ryokan

Di antara banyak penginapan pemandian air panas di Hakone, Fujiya Ryokan menjadi rekomendasi utama kami. Fujiya dibangun di sepanjang Sungai Fujiki di daerah Yugawara yang kaya akan alam pada tahun 1923. Jika Anda berjalan mengikuti koridor dari bangunan lama, Anda akan menemukan Rakumiso - paviliun yang dibangun pada tahun 1950-an, bangunan utama yang baru direnovasi, kebun Jepang yang luas, pemandian raksasa yang diisi dengan air panas dari Yugawara Onsen, dan lain-lain.

Semua kamar tamu di dalam bangunan lama dan Rakumiso dilengkapi dengan bak mandi kayu cemara Jepang yang diisi air dari mata air panas. Ini merupakan pilihan yang tepat untuk bersantai sambil berendam di dalam air Yugawara Onsen, yang dikenal efektif untuk meregangkan saraf dan otot, meredakan nyeri sendi, serta mempercantik kulit.

Bagi yang akan menginap di sini, kami sangat merekomendasikan kamar di bangunan lama. Dengan sejarah 100 tahun dan pesona di setiap sudut ruangan, teknik dan pemikiran artistik para pengrajin yang membangunnya di masa lalu terlihat begitu jelas. Biarkan diri Anda tenggelam dalam keanggunannya, kagumi keindahan kebun dalam yang perlahan berubah seiring musim, dan istirahatkan tubuh dan jiwa Anda di tempat yang tenang ini.

Tentu saja, kamar-kamar tamu di Rakumiso (gambar pertama) dan bangunan utama yang baru juga tidak kalah menawan. Semua kamar di bangunan baru memiliki desain modern dengan beberapa elemen tradisional (gambar kedua; tersedia pula kamar bergaya Jepang) dan dilengkapi bak mandi dari kayu cemara Jepang pribadi atau shower.

Hidangan kaiseki untuk makan malam yang disajikan di Hyoroku-tei, restoran di dalam kompleks penginapan, berganti setiap bulan. Mereka menggunakan berbagai bahan premium, mulai dari seafood yang ditangkap di Teluk Sagami—daerah pemancingan terkemuka di selatan Kanagawa—hingga sayuran musiman, daging sapi Kuroge Wagyu, daging rusa, dan banyak lagi.

Gunma

Gunma (peta) berada jauh di utara Saitama, yang terletak di utara Tokyo. Namun, Anda masih dapat mudah menjangkaunya dengan Shinkansen dari Tokyo yang akan memakan waktu sekitar 1 jam 20 menit perjalanan. Dataran datar menghampar di bagian selatan Gunma, sementara gunung-gunung menghiasi bagian barat dan utaranya. Hal ini menyebabkan iklim di wilayah tersebut bervariasi di setiap daerah. Saat musim panas, daerah dataran Gunma terasa sangat panas, sedangkan di daerah pegunungan akan lebih sejuk karena angin Karakkaze yang dingin dan kering berhembus. Di musim dingin, hujan salju cukup banyak turun dan menumpuk di tanah karena pengaruh angin monsun.

Prefektur Gunma menaungi sejumlah kawasan onsen besar dan populer, seperti Kusatsu Onsen (gambar pertama menunjukkan Yubatake di Kusatsu Onsen), Ikaho Onsen, dan Shima Onsen. Wilayah ini juga dipenuhi tempat-tempat untuk Anda terhanyut dalam alam Jepang yang unik, di antaranya Pabrik Sutra Tomioka yang terdaftar sebagai Situs Warisan Dunia dan Oze (gambar kedua menampilkan bunga skunk cabbage putih), daerah dataran tinggi dengan alam melimpah.

Kaichoro

Ikaho Onsen sama populernya dengan Kusatsu Onsen. Kawasan onsen dengan sejarah panjang ini konon dibuka sekitar 1.900 tahun yang lalu dan masih mempertahakan suasana aslinya. Salah satu tempat populer di sana yang tidak boleh Anda lewatkan adalah Ishidangai (gambar di atas), tangga batu yang dibuat sekitar 420 tahun silam.

Apabila Anda memutuskan untuk bermalam di Ikaho Onsen, menginaplah di Kaichoro yang memiliki sejarah 400 tahun (gambar di atas; Kaichoro dibangun pada tahun 1880-an oleh generasi ke-14). Memasuki periode Heisei (1989 - 2019), generasi ke-17 merombak total seluruh bangunan dan mengubahnya menjadi sebuah penginapan dengan hanya delapan kamar bernama "Tabiyaka Kaichoro".

Kaichoro menawarkan empat tipe kamar: Japanese Suite (gambar pertama); Kamar Jepang-Barat dengan twin bed dan pemandian udara terbuka di taman; kamar bergaya Jepang dengan pemandian udara terbuka di taman, ruang tamu berubin batu, dan ruang teh; dan kamar bergaya Jepang dengan pemandian udara terbuka di taman (gambar kedua). Silakan pilih kamar favorit Anda.

Satu hal yang membedakan penginapan ini dan menarik para tamu adalah semua kamarnya dilengkapi pemandian udara terbuka yang berisi air panas terkenal dari "Shirogane no Yu" di Ikaho Onsen. Beredamlah di pemandian pribadi dengan berbagai efek yang baik untuk tubuh sambil memandangi keindahan alam Ikaho di setiap musim dari dekat.

Makan malam tentu menjadi bagian menyenangkan yang sangat dinanti siapa pun. Di Kaichoro, Anda akan dihidangkan satu set masakan "Jepang" kreatif yang didasarkan pada masakan tradisional. Deretan masakan lezat tersebut disajikan secara eksklusif di ruang pribadi "Charyo". Setiap hidangan dimasak menggunakan bahan-bahan lokal terbaik di musimnya. Nikmati cita rasa istimewa di setiap gigitan dari masakan yang mencerminkan keterampilan koki penginapan.

Terpesona oleh daya tarik pemandian air panas unik di Ikaho Onsen, berendam di alam yang kaya, merasakan kenyamanan di ruang pribadi, dan menikmati hidangan lezat, semua hanya dapat Anda rasakan di penginapan ini.

Jika Anda ingin menghilangkan stres dari kehidupan sehari-hari dan memulihkan tubuh yang lelah setelah bepergian, Kaichoro adalah pilihan sempurna.

Keisetsu no Yado Syoubun

Sungai Tone, yang dikenal sebagai salah satu sungai terbesar di Jepang, mengalir dari bagian utara Gunma ke timur dan barat wilayah tersebut, lalu mengalir ke Samudra Pasifik di Choshi, Chiba. Di desa pegunungan di seberang Minakami Onsenkyo, yang menyajikan pemandangan sumber air di hulu Sungai Tone, terselip penginapan onsen bernama Kaisetsu no Yado Syoubun. 

Ada tujuh tipe kamar untuk dipilih, termasuk bangunan terpisah maisonette (※) dengan pemandian udara terbuka (gambar kedua di atas menampilkan sudut kursi malas di lantai dua). Lantai 1 kamar tipe ini menampung pemandian udara terbuka pribadi (gambar pertama) dan ruang tamu, sedangkan kamar tidur di lantai 2. Di sisi lain, INAKA Suite di bangunan utama difasilitasi dengan pemandian udara terbuka, dek kayu, dan ruang tamu terpisah yang memiliki pemandian udara terbuka. Setiap kamar menawarkan suasana yang berbeda, pilihlah sesuai kriteria Anda.

※Anak-anak tidak diperbolehkan menginap di bangunan maisonette dengan pemandian udara terbuka dan ruang tamu terpisah dengan pemandian udara terbuka.

Banyak tamu yang tertarik menginap di sini karena selain pemandian terbuka di kamar tamu, ketiga pemandian pribadinya dapat digunakan tanpa biaya tambahan (gratis). Pemandian yang ditunjukkan pada gambar di atas adalah Iwanoyu (gambar kedua). Di sini, Anda bisa bersantai di pemandian dengan air panas dari Mukoyama Onsen (juga disebut Hojunoyu) yang transparan dan terasa lembut di kulit.

Makanan yang disajikan Kaisetsu no Yado Syoubun menjadi sorotan utamanya. Selama makan malam, Anda akan dimanjakan dengan pilihan hidangan dari Yamabito Ryori (makanan pegunungan) yang dibuat menggunakan bahan-bahan dari pegunungan Okutone dan Sungai Tone, serta tanaman musiman yang dipanen dari ladang terdekat. Setiap hidangan menghadirkan cita rasa berbeda yang melampui batas masakan Jepang, tetapi tetap mempertahankan tradisi masakan lokal. Ini merupakan sesuatu yang hanya bisa Anda cicipi di sini. Terlebih lagi, Anda akan menikmatinya di ruang makan pribadi Fukinoto.

Tochigi

Tidak jauh berbeda dari Gunma, Tochigi (peta) berada di ujung timur laut Saitama, yang terletak di bagian utara Tokyo. Lokasinya lebih mudah diakses daripada Gunma jika Anda pergi dari Tokyo karena hanya butuh waktu sekitar 50 menit dengan Shinkansen.

Di Prefektur Tochigi terdapat tempat-tempat untuk Anda menyatu dengan alam dan mengenal sejarah wilayah tersebut, seperti Situs Warisan Dunia Kuil Nikko Toshogu (gambar pertama) dengan sejarah lebih dari 400 tahun, Kinugawa Onsen yang memiliki deretan penginapan onsen di sepanjang lembah Sungai Kinugawa, Nasu Koen yang juga populer sebagai resor musim panas, dan Irohazaka yang sangat terkenal bahkan sampai menyebabkan lalu lintas padat selama musim gugur.

The Ritz-Carlton Nikko

Nikko terkenal dengan tempat-tempat seperti Kuil Nikko Toshogu yang disebutkan di atas. Di daerah ini, hotel mewah yang terkenal di dunia, The Ritz-Carlton Nikko, berdiri di tepi Danau Chuzenji.

Hal penting yang perlu Anda ketahui adalah hotel ini memanfaatkan daya tarik unik Nikko dengan sebaik-baiknya, menawarkan kepada para tamu pemandian udara terbuka (gambar pertama) yang luas dengan air dari sumber Nikko Yumoto Onsen yang memiliki sejarah lebih dari 1.200 tahun dan pemandian dalam ruangan (gambar kedua). Mari berendam di pemandian air panas yang berubah keruh saat bersentuhan dengan udara.

Pemandangan yang terlihat dari hotel juga pasti membuat Anda takjub. Sesuai konsep desainnya yang ingin menciptakan "harmoni dengan keindahan alam Nikko yang luar biasa", para tamu akan disuguhi pemandangan spektakuler alam murni kebanggaan Nikko, termasuk Danau Chuzenji (gambar pertama; danau berada di sisi kiri hotel) yang terbentang tepat di depan Anda, dan Gunung Nantai (gambar kedua; gunung di depan hotel). Keindahan alam di sekitar benar-benar selaras dengan desain modern hotel ini.

Tersedia delapan tipe kamar yang bisa Anda pilih: The Ritz-Carlton Suite (gambar 1 dan 2) dengan pemandangan luar yang indah, Lake Chuzenji View Suite, Lake Chuzenji View King, dan Mount Nantai View King. Silakan pesan sesuai dengan pemandangan yang ingin Anda lihat.

Anda dapat memilih antara masakan Jepang atau Barat untuk makan malam. Jika Anda ingin menikmati masakan Jepang, pergilah ke The Japanese Restaurant untuk menyantap kaiseki multi-course yang menggabungkan bahan-bahan musiman Tochigi pilihan, Edomae sushi course yang memamerkan keterampilan master sushi hotel, atau teppanyaki (gambar pertama) yang menggunakan daging sapi hitam Jepang Tochigi. Anda bahkan bisa memilih pengalaman bersantap pribadi untuk maksimal 10 orang.

Sementara itu, hidangan Barat yang disajikan di Lakehouse dibuat hanya dengan bahan-bahan segar (gambar kedua) yang dipanen dari hutan belantara Tochigi. Para koki membumbui dan memasaknya dengan mamanfaatkan rasa asli dari bahan-bahan musiman yang ditanam penuh perhatian oleh petani setempat.

Chiba

Terletak di sebelah timur Tokyo, Chiba (peta) mudah diakses karena hanya butuh waktu 30 menit untuk mencapai Kota Chiba di jantung prefektur dengan kereta dari Stasiun Tokyo. Namun, karena Chiba membentang dari utara ke selatan, Anda akan memerlukan banyak waktu untuk sampai ke bagian selatan dan timur wilayah tersebut. Dengan medan yang hampir seluruhnya datar, Chiba tidak memiliki gunung-gunung tinggi. Sebagian besar tingginya 20-50m di atas permukaan laut. Bahkan, Gunung Atago yang merupakan puncak tertinggi di Chiba hanya setinggi 408 m. Dikelilingi oleh perairan di tiga sisi, Chiba berada di bawah iklim laut sedang dengan musim dingin yang hangat dan musim panas yang sejuk.

Orang-orang sering mengira bahwa Tokyo Disneyland ada di Tokyo, padahal sebenarnya di Chiba. Namun, Disneyland bukanlah satu-satunya tempat wisata utama di Chiba karena masih terdapat banyak tempat populer lainnya untuk Anda jelajahi. Misalnya, Kuil Naritasan Shinsho-ji (gambar pertama) yang membanggakan sejarah lebih dari 1.000 tahun, Lembah Yoro yang indah, dan Kuil Nokogiriyama Nihonji dengan "Jigoki Nozoki" yang memungkinkan Anda melihat dunia bawah dari batu yang menjorok keluar dari terbing terjal.

Hanashibuki

Hanashibuki adalah penginapan onsen bergaya Jepang yang terletak di sepanjang pesisir Shiomi di Kota Tateyama di ujung selatan Prefektur Chiba.

Di mana pun Anda berada di dalam penginapan, hamparan laut biru akan memukau mata Anda. Pemandangan tersebut akan semakin indah saat langit cerah karena Anda dapat melihat sekilas Gunung Fuji dan menyaksikan matahari terbenam di atas laut. Anda dijamin tidak akan bosan! Gambar pertama di atas menampilkan teras terbuka yang bisa diakses langsung dari lounge, sedangkan gambar kedua menunjukkan Ocean View Japanese-Style Room Hana. Selama menginap di Hanashibuki, suara orkestra yang diciptakan oleh angin, deru, dan aroma khas laut selalu mengiringi Anda.

Keunggulan Hanashibuki adalah hidangan seafood segar yang dibuat menggunakan hasil laut dari jaring-jaring penangkapan lokal. Anda dapat mencicipi berbagai seafood yang hanya bisa ditemukan di sini. Meskipun mereka mengatakan bahwa kesegaran merupakan kunci penting dalam makanan laut, Anda mungkin tidak tahu apakah itu benar-benar segar sampai Anda mencicipinya. Metode menangkap ikan menggunakan jaring memungkinkan nelayan mendapatkan ikan paling segar dan sehat tanpa merusak tubuhnya. Selain itu, metode ini juga dianggap sebagai cara terbaik untuk menangkap ikan dalam jumlah tertentu dan tidak berlebihan.

Sorotan lainnya adalah para tamu dapat berendam di Tateyama Shiomi Onsen, yang airnya murni diambil dari bawah tanah di dalam penginapan. Gambar pertama menunjukkan pemandangan laut yang terlihat dari Modern Twin Room bergaya Jepang yang dilengkapi pemandian udara terbuka dengan panorama laut. Gambar kedua adalah Hanamori no Yu, pemandian besar khusus wanita. Ada pula pemandian umum khusus pria, Hanasaki no Yu. Apabila Anda lebih suka berendam sendirian, Anda bisa mencoba pemandian udara terbuka pribadi dengan kamar pribadi (dikenakan biaya tambahan) untuk bersantai setelah mandi.

Saitama

Terletak di utara Tokyo (peta), Prefektur Saitama mudah dijangkau karena Anda dapat mencapai Kota Saitama, pusat prefektur, dalam waktu sekitar 30 menit dengan kereta dari Stasiun Tokyo. Bagian barat prefektur ini dipenuhi pegunungan berketinggian 2.000 m, tetapi jika Anda pergi ke timur, medannya berangsur-angsur menjadi lebih rendah, dengan perbukitan, dataran tinggi, dan dataran rendah. Musim dingin di Saitama membawa hari-hari cerah dengan udara kering yang dipengaruhi kuatnya angin munson barat laut, sementara terik matahari di siang hari terasa menyengat selama musim panas. Kilat dan badai es pun sering terjadi di Saitama.

Disebut sebagai Little Kyoto, Kawagoe (gambar pertama) adalah salah satu tempat wisata yang membuat Saitama dikenal luas. Anda dapat menjelajahinya sehari penuh tanpa harus bermalam. Selain Kawagoe, ada pula tempat-tempat untuk menikmati alam dan sejarah seperti daerah Chichibu yang membentang hingga ke bagian barat prefektur. Di sana terdapat Kuil Chichibu yang berusia sekitar 2.100 tahun, Nagatoro Iwadatami dengan bebatuan sekis yang menonjol dari tanah sehingga disebut "iwa-datami" atau tikar tatami yang menutupi lantai, dan lembah di sekitarnya (gambar kedua).

Gasho No Ie - Vacation STAY 11379

Hotel dan penginapan tradisional Jepang tersebar di Saitama. Namun, pertimbangkanlah untuk menginap di Gasho No Ie – Vacation STAY 11379, sebuah rumah liburan di area pemukiman di Saitama. Dari sana, Anda bisa menjangkau stasiun terdekat, Stasiun Koshigata-Laketown di JR Musashino Line, dengan berjalan kaki sekitar 17 menit, dan pergi ke Tokyo dalam waktu kurang dari satu jam dengan kereta (satu kali transit).

Dengan menginap di sini, Anda bisa merasakan bagaimana hidup di area pemukiman di Jepang dan melihat kehidupan masyarakat lokal dari dekat. Ini jelas sesuatu yang tidak akan Anda alami bila menghinap di hotel, penginapan, vila, atau bahkan rumah liburan di area resor.

Meskipun struktur bangunan tampak modern, interiornya dihiasi dengan desain Jepang modern. Anda pasti mendapatkan pengalaman meningap yang menyenangkan dan nyaman karena tempatnya sangat bersih.

Di depan rumah tersedia tempat parkir, jadi Anda bisa datang dengan mobil sewaan. Di sekitar kolam tepat di sebelah rumah, Anda akan menemukan taman dan toko rental sepeda di dekatnya. Bagi yang ingin berkeliling sambil sedikit berolahraga, cobalah menyewa sepeda. Pengalaman yang diperoleh di sini jelas berbeda dengan saat Anda menginap di hotel atau penginapan. Semua hal harus Anda lakukan sendiri, mulai dari berbelanja bahan-bahan hingga memasak untuk makan malam.

 

 

Jika Anda ingin memberikan komentar pada salah satu artikel kami, memiliki ide untuk pembahasan yang ingin Anda baca, atau memiliki pertanyaan mengenai Jepang, hubungi kami di Facebook!

The information in this article is accurate at the time of publication.

Cari Restoran