Masuki Dunia Fantasi Spirited Away! Hotel Onsen Nyata yang Menginspirasi Desain Pemandian Umum Yubaba

Spirited Away, mahakarya dari animator ternama Hayao Miyazaki, menggemparkan dunia pada tahun 2001. Di dalam film ini, tokoh utama perempuan bernama Sen bekerja di sebuah pemandian umum yang dikunjungi oleh para roh untuk melepas rasa lelah mereka. Namun, tahukah Anda bahwa desain pemandian umum yang unik tersebut berasal dari hotel-hotel onsen Jepang di dunia nyata? Artikel ini akan memperkenalkan beberapa di antaranya yang memiliki nuansa dan desain serupa seperti pada film Spirited Away, mulai dari Dogo Onsen yang terkenal hingga lokasi syuting Spirited Away yang sudah dikenal luas. Penggemar film animasi tentu harus membaca artikel kami sampai selesai sebelum berwisata keliling Jepang dan memasuki dunia fantasi!

Seluruh Jepang

Wisata

Dogo Onsen Honkan (Bangunan Utama)

Terletak di Matsuyama di Prefektur Ehime, Dogo Onsen Honkan memiliki eksterior modern khas Jepang. Struktur kayu yang kompleks pada bangunannya benar-benar sama dengan pemandian umum yang digambarkan pada Spirited Away. Bahkan, gambar Dogo Onsen Honkan termasuk di dalam kumpulan sketsa yang dibuat oleh kru animasi. Oleh sebab itulah, hotel onsen ini diyakini digunakan sebagai prototipe pemandian umum di Spirited Away.

Di Dogo Onsen Honkan, sebuah drum yang disebut "Tokidaiko" dipukul setiap pukul 6 pagi untuk menandakan bahwa pemandian sudah dapat dimasuki. Sejumlah warga lokal atau wisatawan yang senang menikmati mandi pagi akan pergi ke pemandian umum setelah mendengar suara drum itu. Tokidaiko juga akan dibunyikan saat siang dan malam hari untuk menunjukkan waktu dalam sehari.

Kanaguya

Rekishi no Yado Kanaguya yang terletak di Prefektur Nagano adalah hotel onsen bersejarah paling terkenal di Jalan Shibu Onsen. Tahun 1758, hotel ini membuka bisnisnya dan menghabiskan banyak biaya untuk membangun penginapan empat lantai yang disebut "Saigetsurou" di tahun 1936. Bangunan kayunya dirancang unik dan sangat spektakuler. Tampilan elegan bangunannya yang menyerupai kuil juga mirip dengan pemandian umum di Spirited Away sehingga Rekishi no Yado Kanaguya dianggap sebagai sumber inspirasi utama untuk film animasi tersebut.

Setiap aspek dari Saigetsurou yang menarik perhatian dibuat dengan kecerdikan para pengrajin kala itu. Contohnya, bingkai jendela koridor lantai tiga yang menggabungkan desain mesin roda air, serta bingkai jendela koridor tangga yang didesain dalam bentuk Gunung Fuji, lengkap dengan lentera gantung yang melambangkan bulan purnama.

Hal istimewa yang paling patut disebutkan dari Kanaguya adalah bahwa ke-29 kamar tamu di sini memiliki desain kamar dan tata ruang yang berbeda. Beberapa di antaranya sudah diberi perabotan standar kamar khas Jepang, dan sejumlah kamar lainnya dilengkapi dengan kaca patri. Dikarenakan semua kamarnya dipenuhi dengan berbagai elemen Jepang, para tamu dapat sepenuhnya merasakan masa menginap yang menyenangkan sehingga membuat mereka ingin datang lagi dan lagi.

Mata air panas di Kanaguya berasal dari 4 sumber berbeda. Ada 3 pemandian umum dan 5 pemandian pribadi. Mata air panas di sini mengandung zat besi tingkat tinggi yang efektif untuk melembabkan kulit. Dengan jendela melengkung, dekorasi pohon cemara, dan elemen-elemen menarik lainnya, hotel tua yang unik ini dapat membawa Anda kembali ke masa lalu.

Yubara Onsen Aburaya

Terletak di Okayama, Aburaya didirikan pada tahun 1688. Bangunan utamanya menawarkan pemandian air panas pribadi untuk Anda dapat menikmati waktu santai di onsen sendirian. Di sisi lain, paviliun di sini menyediakan pemandian di taman, pemandian udara terbuka, pemandian pribadi yang dikelilingi oleh tanaman-tanaman hijau, dan pemandian umum untuk pria dan wanita. Pemandian umum setengah terbuka untuk pria terbuat dari batu, sedangkan pemandian umum udara terbuka untuk wanita dibuat dengan kayu pohon cemara.

Spirited Away menggunakan desain asli bangunan dari zaman Meiji ini sebagai model. Kala itu, ada banyak sekali kamar tamu, tetapi setelah direnovasi selama periode Heisei, hanya restoran di lantai dua dan pemandian udara terbuka saja yang tetap tidak berubah. Kini, hanya ada satu kamar di lantai tiga yang dapat digunakan tamu untuk menginap.

Shima Onsen Sekizenkan Honkan (Bangunan Utama)

Di dalam film, ada adegan ketika karakter Sen melintasi jembatan dengan pagar merah sebelum memasuki pemandian umum Yubaba. Desain jembatan itu terinspirasi dari Sekizenkan Honkan di Shima Onsen, Prefektur Gunma. Jembatan yang ada di depan Sekizenkan memiliki pagar rendah berwarna merah, dan jika Anda menahan napas ketika melewati jembatan tersebut, Anda akan merasa seperti masuk ke dalam dunia fantasi Spirited Away.

Sekizenkan adalah hotel onsen tertua di Jepang, dan juga merupakan properti budaya penting Prefektur Gunma. Bangunan kayu megahnya terletak di hutan gunung yang damai dengan suasana misterius. Selain jembatan, di dalam Sekizenkan terdapat lorong berbentuk busur seperti pada film. Jalan kayu dan pintu geser kertas juga mengingatkan kita pada ruang staf tempat Sen dan yang lainnya tinggal.

Bagi Anda yang ingin tahu lebih lanjut mengenai kisah dari Sekizenkan, Anda bisa bergabung dalam tur berpemandu yang dilakukan oleh pemilik hotel untuk mempelajari sejarah, arsitektur, dan dunia Spirited Away. Harap dicatat bahwa Anda hanya dapat bergabung dengan tur ini jika Anda berencana untuk menggunakan pemandian hotel.

Sekizenkan memiliki beberapa fasilitas onsen yang dikenal luas. Ganroku no Yu adalah salah satunya yang paling terkenal dan telah diakui sebagai properti budaya berwujud. Ketika sinar matahari masuk ke dalam bangunan bergaya Romawi ini melalui jendela kaca besar di langit-langit yang tinggi, hal itu menjadi suguhan spesial saat mandi di sini. Tersedia pula berbagai jenis pemandian air panas seperti pemandian luar ruangan dan pemandian batu agar para pengunjung dapat menikmati kesenangan dari pemandian air panas dengan beragam cara.

Museum Arsitektur Udara Terbuka Edo-Tokyo

Museum Arsitektur Udara Terbuka Edo-Tokyo terletak di dalam Taman Koganei di Tokyo. Bangunan-bangunan bersejarah dengan nilai budaya tinggi yang sulit dipelihara di lokasi aslinya direlokasi ke museum ini dan dipamerkan kepada publik setelah direkontruksi. Lokasinya yang mudah diakses oleh wisatawan menjadikannya tempat populer untuk berwisata.

Di dalam perimeter museum terdapat Kodakara Yu, sebuah pemandian umum; Kagiya, bar dengan desain unik; dan toko perlengkapan tulis bernama Takei Sanshodo. Semua bangunan ini merupakan sumber inspirasi penting bagi Spirited Away.

Dari luar, Kodakara Yu tampak seperti kuil elegan dengan gaya unik sento (pemandian umum) Tokyo yang dibangun setelah Gempa Besar Kanto tahun 1923. Di dinding pemandiannya terdapat mural Gunung Fuji, danau, dan laut. Bagi Anda yang ingin mengalami budaya sento Jepang harus datang ke sini.

 

Kagiya adalah sebuah izakaya (pub khas Jepang) yang digunakan sebagai latar film untuk adegan ketika orang tua Sen berubah menjadi babi setelah makan terlalu banyak.

Takei Sanshodo, toko perlengkapan tulis yang didirikan pada awal zaman Meiji. Laci-lacinya yang menutupi dinding dipenuhi dengan berbagai macam produk. Toko ini dikatakan menjadi inspirasi untuk ruang pemanas milik Kamaji.

Hotel Gajoen Tokyo

Terletak di Meguro Tokyo, Gajoen tidak hanya berfungsi sebagai hotel, tetapi juga digunakan untuk tempat pernikahan dan tempat makan. Anda dapat melihat ketelitian dari keterampilan orang-orang pada era Showa melalui pilar-pilar dengan ukiran mewah yang terbuat dari pohon-pohon heritage, serta langit-langit, dinding, dan gelas kaca bermotif mewah.

Jika Anda belum menyadarinya, Gajoen adalah prototipe aula perjamuan Aburaya di Spirited Away! Anda dapat melakukan tur di dalam gedung dengan menghubungi mereka sebelumnya, atau makan dan menginap di hotel. Apabila Anda ingin merasakan kehidupan malam para roh seperti yang ada di film, pastikan untuk mengunjungi Gajoen!

Tsurumaki Onsen Jinya

Meskipun tidak dikonfirmasi secara resmi, tetapi ada desas-desus yang mengatakan bahwa kerabat Hayao Miyazaki pernah bekerja sebagai okami (manager wanita) di hotel onsen ini yang berlokasi di Prefektur Kanagawa. Hayao Miyazaki menghabiskan sebagian masa kecilnya di sini, yang tentunya mempengaruhi penciptaan karya-karya populernya: My Neighbor Totoro, Spirited Away, dan Howl’s Moving Castle. Di kebun Jinya yang luas terdapat "Pohon Totoro". Diyakini bahwa saat masih anak-anak, Hayao Miyazaki pernah memanjat dan bermain di pohon itu sehingga menjadi inspirasi untuk karya animasinya.

Di dekat Pohon Totoro, ada sumber air pertama yang mendapatkan otorisasi sebagai sumber air minum di Prefektur Kanagawa. Airnya yang kaya akan kalsium baik untuk perut, dan rasanya seperti minuman olahraga bebas gula. Air panas pada pemandian di sini juga mengandung kadar kalsium yang tinggi. Setelah seharian berwisata, datanglah ke Tsurumaki Onsen Jinya dan lepaskan semua rasa lelah Anda!

Apabila Anda ingin menikmati suasana khas Aburaya di dunia nyata, bacalah artikel ini sebelum berangkat ke Jepang!

 

Jika Anda ingin memberikan komentar pada salah satu artikel kami, memiliki ide untuk pembahasan yang ingin Anda baca, atau memiliki pertanyaan mengenai Jepang, hubungi kami di FacebookTwitter, atau Instagram!

The information in this article is accurate at the time of publication.

Wisata

Hotel & Ryokan

Shopping

Cari Restoran