Desa Bonsai Omiya: Ibu Kota Budaya Bonsai Jepang

Anda tentu pernah mendengar tentah pohon bonsai Jepang dan budaya istimewa seputarnya. Namun, tahukah Anda bahwa ada tempat di Prefektur Saitama bernama Desa Bonsai Omiya yang dianggap sebagai ibu kota bonsai di Jepang? Jika Anda penggemar miniatur pohon lucu ini, tambahkan Omiya ke daftar tempat yang wajib Anda kunjungi!

Saitama

Wisata

Tepat di utara Tokyo di Kota Saitama, terdapat lingkungan kecil bernama Omiya, yang dianggap sebagai pusat budaya bonsai di Jepang (dan dunia). Lingkungan ini menjadi tuan rumah Konvensi Bonsai Dunia pertama pada tahun 1989, serta Konvensi ke-8 di tahun 2017. Di Konvensi Bonsai Dunia, lebih dari 120.000 pengunjung dari 40 negara berkumpul untuk melihat bonsai terbaik.

Meski tidak ada acara khusus yang diselenggarakan, Omiya tetap menjadi target destinasi yang ingin dikunjungi para pecinta bonsai atau budaya tradisional Jepang. Dengan banyaknya tempat pembibitan bonsai, kebun, dan bahkan Museum Seni Bonsai, Omiya memiliki beberapa bonsai terbaik di seluruh dunia.

Pada artikel kali ini, kami akan mengajak Anda ke Desa Bonsai Omiya yang luar biasa dan memberikan rekomendasi hal-hal yang bisa Anda lihat dan lakukan saat berada di sana.
 

Tentang Desa Bonsai Omiya

Sejak zaman Edo (1603 - 1868) hingga zaman Taisho (1912 - 1926), kebanyakan tukang kebun yang merawat kebun-kebun para samurai dan penguasa feodal tinggal di distrik-distrik di daerah Bunkyo dan Taito saat ini di Tokyo. Seiring berjalannya waktu, banyak di antara mereka yang mulai mengkhususkan diri pada perawatan dan pembibitan bonsai.

Namun, pada tahun 1923, Gempa Bumi Besar Kanto menghancurkan sebagian besar wilayah Tokyo, dan mengacaukan pekerjaan para tukang kebun tersebut. Setelah menghadapi peristiwa itu, sekelompok tukang kebun memutuskan untuk bekerja di tempat yang memiliki lebih banyak ruang, daripada harus membangun kembali pekerjaan mereka di Tokyo. Dengan demikian, mereka pindah ke arah utara kota — ke Saitama. Hal inilah yang mengawali terciptanya Desa Bonsai Omiya di Saitama.

Beberapa tahun terakhir, para pedagang bonsai di desa itu membentuk Koperasi Bonsai Omiya dan membangun Museum Seni Bonsai pada tahun 2010, dalam upaya untuk menyebarkan budaya bonsai ke seluruh dunia. Bersama dengan acara-acara terkait bonsai yang diadakan di sana, Desa Bonsai Omiya semakin memantapkan dirinya sebagai pusat budaya bonsai di Jepang dan menjadi destinasi yang wajib dikunjungi oleh pecinta bonsai dari negara mana pun.

Hal-Hal yang Dapat Anda Lihat dan Lakukan di Desa Bonsai Omiya

Museum Seni Bonsai Omiya

Museum Seni Bonsai Omiya memamerkan koleksi indah dari berbagai jenis mahakarya bonsai, seperti pohon bonsai, pot bonsai, pajangan batu bonsai, meja bonsai, lukisan terkait bonsai, dan benda-benda bersejarah lainnya. Di bagian kebun, cantiknya pohon-pohon bonsai yang dipajang pasti akan meninggalkan kesan di hati Anda, karena setiap potnya mengekspresikan keindahan yang berbeda. Jika tidak mengerti bahasa Jepang, Anda bisa menggunakan panduan audio berbayar (300 yen) dalam bahasa asing yang memberikan penjelasan rinci untuk membantu Anda lebih menghargai seni.

Museum Seni Bonsai dapat dicapai dengan berjalan kaki 5 menit dari Stasiun JR Toro. Selain berbagai bonsai cantik, di lantai dua museum juga terdapat kafe untuk Anda bersantai.

Koperasi Bonsai Omiya

Di Omiya, ada sebuah toko di dekat tempat parkir museum yang dikelola bersama-sama oleh semua pedagang bonsai di lingkungan itu. Setelah melihat karya-karya luar biasa di museum, mengapa tidak membeli salah satu pohon bonsai kecil untuk menghiasi kebun atau halaman Anda?

Ada juga perusahaan yang telah bermitra dengan koperasi dan kini menawarkan berbagai pengalaman bonsai, termasuk kelas yang bisa Anda ikuti untuk membuat bonsai sendiri dan membawanya pulang! Jika Anda ingin terjun langsung dalam pembuatan bonsai dan mendapatkan pengalaman yang berkesan, ini adalah kesempatan berharga!

Kebun Bonsai

Selain kebun di Museum Seni Bonsai Omiya, ada enam kebun lainnya di Desa Bonsai Omiya yang bisa Anda kunjungi untuk melihat beberapa mahakarya bonsai. Setiap kebun memiliki gaya unik dalam mengekspresikan kepribadian ahli kebun yang merawatnya.

Kebun yang paling banyak dikunjungi adalah Seikou-en. Tidak hanya kebun bonsai yang indah dan elegan dengan pohon juniper Jepang yang diperkirakan berumur 500 tahun, Anda juga akan menemukan toko yang menjual peralatan berkebun dan kelas seni bonsai untuk pemula. Walaupun Seikou-en mungkin yang paling populer, sebaiknya Anda mungunjungi semua kebun untuk merasakan variasi keindahan yang berbeda dalam dunia bonsai.

Silakan kunjungi situs web resmi Desa Bonsai Omiya untuk informasi lebih lanjut tentang keenam kebun tersebut.

Festival Bonsai Dai

Diadakan setahun sekali dari tanggal 3 hingga 5 Mei selama Golden Week (liburan panjang di Jepang yang berlangsung satu minggu), Festival Bonsai Dai adalah acara terbesar di Desa Bonsai Omiya. Mulai dari pohon-pohon bonsai besar dan kecil yang mudah Anda bawa pulang, gunting dan alat berkebun bonsai, hingga berbagai pameran dan kompetisi, semuanya siap memuaskan kecintaan Anda terhadap bonsai! Sebelum memutuskan kapan Anda datang, alangkah baiknya Anda memeriksa jadwal terlebih dahul agar tidak melewatkan kegiatan apa pun.

Namun, karena situs webnya tidak rutin diperbarui, Anda mungkin tidak bisa mendapatkan informasi terbaru. Silakan lihat Facebook Resmi Omiya Bonsai untuk menemukan apa yang Anda cari (halaman tersebut aktif dan diperbarui secara berkala):
 https://www.facebook.com/OMIYABONSAI/

Produk-Produk Terkait Bonsai

Anda mencari kenang-kenangan yang berhubungan dengan bonsai? Toko di Museum Seni Bonsai Omiya pasti punya sesuatu yang seseuai dengan minat Anda. Salah satu barang terpopulernya adalah minuman "Bonsai da!!". Tentu saja, ada beragam produk menarik lainnya yang menampilkan pohon bonsai, seperti kaos, handuk, kartu pos, dan bahkan kerupuk beras.

Rumah Bonsai Empat Musim

Akhiri perjalanan mengesankan Anda di Desa Bonsai Omiya dengan singgah di Rumah Bonsai Empat Musim, tempat beristirahat pengunjung desa. Rumah tradisional Jepang yang terawat indah ini dapat dimasuki dan digunakan secara gratis.

Kendatipun Anda bukan pecinta bonsai dan tidak mempunyai banyak pengetahun tentangnya, Anda tentu akan menikmati kunjungan ke Omiya dan memunculkan rasa apresiasi dalam seni bonsai. Bahkan, Anda mungkin pulang dengan pohon bonsai sebagai buah tangan.

*Harap diperhatikan bahwa Museum Seni Bonsai dan kebun-kebun bonsai semuanya tutup pada hari Kamis. Hal itu karena kata Kamis dalam bahasa Jepang (木曜日) mengandung kata "pohon". Jadi, sangat masuk akal jika pohon libur pada hari pohon!

Tradisi Khas Jepang

Bonsai adalah salah satu elemen budaya Jepang yang telah diakui di seluruh dunia. Mari benamkan diri Anda sepenuhnya di dunia bonsai di tempat indah yang terletak di luar Tokyo ini!

Untuk informasi lebih lanjut tentang mengunjungi Saitama, lihat halaman Facebook resmi Saitama! https://www.facebook.com/saitamajapan.en


Jika Anda ingin memberikan komentar pada salah satu artikel kami, memiliki ide untuk pembahasan yang ingin Anda baca, atau memiliki pertanyaan mengenai Jepang, hubungi kami di FacebookTwitter, atau Instagram!

The information in this article is accurate at the time of publication.

Cari Restoran