Kuliner dan Tempat Wisata di Nagatoro, Saitama, yang Membuat Siapa Pun Jatuh Cinta!

Berkat berbagai upaya yang dilakukan untuk mempromosikan pariwisata regional Jepang, Chichibu kini telah menjadi tempat favorit baru di kalangan pecinta alam. Perjalanan dengan kereta selama 20 menit dari kota akan membawa Anda ke Nagatoro, kota indah lain yang patut dikunjungi. Di sana, Anda dapat mencicipi es serut nikmat, miso daging babi panggang yang sangat populer, dan okkirikomi udon yang hanya tersedia di musim dingin. Selain itu, Nagatoro juga memiliki pemandangan yang sangat indah. Bagaimana, sudahkah kami menarik minat Anda sekarang? Baca terus untuk mengetahui kuliner dan tempat wisata yang tidak boleh Anda lewatkan di Chichibu!

Saitama

Wisata

※Artikel ini ditulis oleh commissioned writer

Katakanlah Anda telah memutuskan untuk berkunjung ke Nagatoro – tahukah Anda di mana lokasinya? Kota ini terletak di Prefektur Saitama di sebelah Tokyo, dan dapat diakses dengan kereta dari Ikebukuro (JR, Seibu Railway atau Tobu Tojo Line), lalu beralih ke Chichibu Railway. Perjalanan selama 100 menit mungkin terdengar cukup membosankan, tetapi semua itu akan sepadan dengan pemandangan dan kuliner luar biasa yang sudah menanti Anda!

Kuliner Khas Chihibu: Okkirikomi Udon & Miso Daging Babi Panggang

Berlokasi di dalam Kota Chichibu, Nagatoro juga menawarkan kuliner khas kota tersebut. Masakan daerah di sana dibuat menggunakan sayuran liar, dan air alami sering kali ditambahkan untuk menonjolkan rasa. Contoh yang paling terkenalnya adalah miso dan udon. Ada banyak restoran di dekat Stasiun Nagatoro yang menjual miso daging babi, miso konjac jelly, yaki udon, dan okkirikomi udon. Masing-masing menyajikan keunikannya sendiri, tidak terkecuali Garden House Yurin, restoran yang memungkinkan para pengunjungnya menikmati makanan dalam suasana santai.

Dikelola oleh Chichibu Railway, Garden House Yurin menghidangkan masakan lokal dengan harga terjangkau, termasuk hidangan-hidangan khasnya, seperti daging babi waraji, miso daging babi panggang, dan okkirikomi udon. Miso daging babi panggang adalah masakan tradisional Chichibu. Pada zaman dulu, sebelum lemari es diciptakan, penduduk setempat memotong babi hutan yang mereka tangkap dan mengawetkannya menggunakan miso. Metode tersebut tetap digunakan hingga saat ini.

Meskipun daging babi hutan tidak lagi dipakai sebagai bahan untuk membuat miso daging babi panggang, mereka bersikeras bahwa miso harus dari Chichibu. Tidak hanya daging babi panggangnya yang harum dan gurih, ada pula sedikit rasa manis dalam miso asin yang cocok disantap bersama nasi. Saking populernya, Chichibu Railway memutuskan untuk membuka cabang lain bernama Yurin di dekat Stasiun Nagatoro, yang hanya berfokus pada miso daging babi panggang. Jika Anda penasaran seperti apa rasanya, silakan datang ke sana.

Okkirikomi udon adalah hidangan rumahan yang sangat umum di Chichibu. Secara harafiah namanya berarti udon yang dimasukkan ke dalam panci tepat setelah dipotong. Sekilas mungkin terlihat seperti udon dengan sayuran, tetapi sebenarnya tidak demikian. Mi yang digunakan di sini pipih dan bebas garam, dan dedak gandum terkadang ditambahkan ke dalam adonan. Alih-alih memasak mi sebelum memasukkannya ke kaldu sayuran, mi udon ini justru direbus bersama dengan sayuran. Itulah mengapa okkirikomi udon dianggap sebagai hidangan rebusan.

Kaldu okkirikomi udon biasanya berbahan dasar miso atau shoyu. Walaupun tidak ada batasan pada pilihan sayuran, umumnya menggunakan sayuran musiman, eddoe, dan lobak. Dengan kata lain, Anda akan menemukan variasi hidangan yang berbeda di setiap musim. Gambar di atas menunjukkan versi standar okkirikomi udon dengan kaldu miso dan kubis Cina. Sup miso kaya rasa, yang dimaniskan oleh sayuran rebus, pasti dapat menghilangkan rasa dingin, sedangkan mi udonnya lebih terasa lembut daripada kenyal. Benar-benar semangkuk mi yang lezat untuk menghangatkan diri di musim dingin!

Bagi Anda yang tertarik mencicipi miso Chichibu dalam versi sederhana, miso konjac jelly bisa menjadi pilihan tepat. Jelly yang tidak dibumbui ini hanya mengandalkan miso untuk memberikan rasa - menjadikannya cara terbaik untuk mempelajari miso lokal!

Didirikan 130 Tahun Lalu, Es Serut di Asami Reizo Tidak Pernah Ketinggalan Zaman

Asami Reizo telah memproduksi dan menjual es sejak tahun 1890. Namun, mereka baru membuka toko sendiri pada tahun 1992 untuk menjual es serut. Asami Reizo memulai usaha mereka dari bawah, tetapi sejak teknik pembuatan es rahasia mereka ditampilkan di banyak majalah dan program TV Jepang, mereka menjadi mega bintang di Nagatoro. Bahkan, ada beberapa orang yang rela datang jauh-jauh hanya untuk mencoba es serut di toko populer tersebut. Kini, hampir setiap restoran di Nagatoro memasang bendera Asami Reizo di etalase untuk menekankan dari mana es yang mereka gunakan berasal.

Lalu, apa istimewanya es buatan Asami Reizo? Kuncinya adalah "alami". Mereka menggali "kolam es" di alam liar untuk mengumpulkan air dari sungai bawah tanah yang dimurnikan oleh Gunung Hodo. Kemudian, mereka menunggu dua bulan hingga sungai itu membeku secara alami. Hal ini hanya mungkin dilakukan di daerah dengan musim dingin yang sangat dingin, dan Asami Reizo adalah satu-satunya produsen es di sekitar Chichibu yang masih menggunakan metode ini. Es yang dibuat dari air bawah tanah memiliki kandungan mineral yang lebih tinggi daripada air biasa, dengan sedikit rasa manis yang khas. Selain itu, es serut buatan Asami tidak mengandung zat-zat aditif, baik itu sirup yang menentukan kualitas dan rasa maupun topping-nya. Bukti bahwa mereka membuat produk dengan kepedulian.

Asami Reizo memiliki dua restoran: Kanasaki Honten di dekat Stasiun Nagatoro dan cabang Gunung Hodo yang berdekatan dengan tempat wisata. Jadwal tutup kedua toko berbeda. Artinya, salah satu akan selalu buka saat Anda ingin menikmati es serut. Kanasaki Honten dibagi menjadi sayap utama (bergaya Jepang modern) dan sayap baru (bergaya Jepang tradisional dan lebih luas). Foto di kanan bawah menampilkan menu dari kedua sayap yang ditempatkan di pintu masuk. Menu di sayap baru agak lebih mahal dan sebagian besar dijual dalam bentuk set. Sebelum mengantarkan pengunjung ke meja, pelayan akan terlebih dahulu memperkenalkan menu dan membiarkan mereka memilih sayap. Jika Anda tidak mempunyai minat khusus terhadap interior bergaya Jepang tradisional, Anda harus memilih sayap utama.

Memijakkan kaki ke sayap utama seperti kembali ke era Taisho, ketika Timur dan Barat bertemu. Struktur Jepang kuno di dalam restoran dihiasi oleh dekorasi Barat dan piano. Lukisan-lukisan Barat digantung di atas sudut self-serve, tempat teh disimpan dalam teko tradisional. Segalanya tampak terkoordinasi dengan baik sehingga menghadirkan suasana yang menenangkan. Menu yang dibawa oleh pramusaji adalah es serut, es serut spesial, minuman, roti bakar dan anmitsu (dessert Jepang dengan agar-agar, pasta kacang merah, mochi, dan buah-buahan yang disiram sirup). Di dinding restoran tertempel poster yang memperlihatkan item baru seperti es serut matcha dengan pasta kacang merah dan mochi. Porsinya tidak main-main! Jadi, Anda juga disarankan memesan anmitsu atau roti panggang, dan minum teh panas untuk menghindari mati rasa.

Gambar di sebelah kanan bawah menunjukkan "es serut ultimate dengan sirup Kumamoto", termasuk sirup populer dari Asami Reizo dan aneka pasta kacang. Anda juga dapat mencoba roti bakar keju, yogurt, dan kopi (bisa diganti teh hitam), serta es serut rasa matcha dengan pasta kacang merah.

Menghabiskan segunung es serut mungkin menjadi tantangan tersendiri. Namun, Anda tidak perlu khawatir, karena tiga pasta berkilau (kacang merah, kacang pedang putih, dan kacang rasa matcha) dan sirup yang melimpah akan membantu Anda melewati tantangan tersebut.

Begitu masuk ke dalam mulut, es langsung mencair di ujung lidah Anda dengan tekstur yang renyah, meninggalkan sedikit rasa manis. Setelah mencicipi rasa alami es, selanjutnya tuangkan sirup yang terbuat dari gula wasanbon dari Tokushima. Rasa manisnya yang ringan dan menyegarkan sangat serasi dengan es serut, membuat siapa pun yang mencobanya ketagihan! Tiga varian kacang memiliki tingkat kemanisan yang berbeda. Matcha yang sedikit pahit cocok untuk mereka yang menyukai rasa ringan, sedangkan kacang merah tradisional adalah yang paling manis dan pas dipadukan dengan sirup. Di sisi lain, tingkat kemanisan kacang pedang putih berada di tingkat medium. Ketiga kacang tersebut menyimpan keistimewaan tersendiri sebagai topping. Meskipun es serut rasa matcha dengan pasta kacang merah tidak boleh dilewatkan, es serut ultimate tetap menjadi opsi yang paling direkomendasikan!

Berikutnya adalah roti bakar keju gurih, yang mengeluarkan tekstur kenyal saat dirobek. Segigit camilan asin ini dapat menyeimbangkan semua rasa manis dari makanan penutup yang besar!

Jika Anda punya waktu luang, silakan melihat produk-produk dan mesin gachapon di depan toko, termasuk bendara yang terlihat di banyak restoran di Nagatoro, serta barang-barang berguna seperti celemek dan handuk. Selama musim panas, Anda bahkan dapat berjalan-jalan di taman di luar restoran dan mengambil beberapa foto kenang-kenangan untuk mengingat perjalanan Anda!

Nikmati Empat Musim di Nagatoro: Pegunungan, Sungai, dan Langit Malam yang Indah

Nagatoro terkenal dengan lembah sungai dan situs bersejarahnya, tetapi itu bukanlah satu-satunya hal yang patut dikunjungi di sini. Kekayaan alam yang melimpah selalu memberikan banyak alasan untuk Anda mengunjungi tempat menakjubkan ini sepanjang tahun. Mulai dari bunga prem di akhir musim dingin hingga awal musim semi, berlayar di sungai saat musim panas, daun maple di musim gugur, atau juntaian es dan pemandian musim panas di musim dingin, semua bisa Anda nikmati di Nagatoro. Ketika cuaca cerah, Anda dapat melihat langit malam berbintang yang indah. Catat tempat-tempat wisata berikut dan kunjungi saat Anda berada di Nagatoro!

Perahu dengan Meja Berpemanas?! Lembah Nagatoro dan Iwadatami

Lembah Nagatoro adalah lembah alami yang terbentuk di sepanjang Sungai Arakawa. Pada tahun 1878, ahli geologi dari Jerman datang untuk meneliti keunikan bentang alam di sana dan menyimpulkan bahwa struktur geologi Lembah Nagatoro memang tergolong langka. Alhasil, daerah tersebut menjadi tempat penelitian geologi di Jepang. Selagi berada di sana, jangan lupa pula untuk mengunjungi Iwadatami - formasi batuan yang terlihat seperti lapisan tatami yang saling tumpang tindih, Tebing Merah Chichibu selebar 500 kaki, Air Terjun Myojin, dan Toraiwa, batu sekis dengan garis-garis yang menyerupai kulit harimau.

Anda dapat berpartisipasi dalam pelayaran menyusuri sungai di Lembah Nagatoro sepanjang tahun. Akan tetapi, apabila Anda ingin memperoleh pengalaman yang lebih berkesan, berlayarlah pada musim panas dan biarkan arus deras menuntun petualangan Anda ke hilir. Keseruan ini juga bisa Anda rasakan di musim dingin. Setiap perahu dilengkapi meja berpemanas agar para penumpang tetap merasa hangat saat mengagumi pemandangan lembah yang indah. Tentu saja, Anda juga berkesempatan mendaki Iwadatami untuk mengamati bebatuan dari dekat dan mengabadikan momen ketika sejumlah perahu mengarungi sungai.

Kuil Hodosan, Tempat Berpemandangan Indah Berbintang Michelin

Berdiri di atas Gunung Hodo, Kuil Hodosan yang konon dibangun pada tahun 111 telah menjadi pusat keagamaan penduduk Nagatoro sejak zaman kuno. Di tahun 2011, kuil ini dianugerahi satu bintang oleh Michelin Green Guide Japan untuk menghargai keindahan ukirannya. Selain bunga sakura di musim semi dan kolam tempat pahlawan legendaris Yamato Takeru no Mikoto mandi, aula utama yang dibangun kembali pada awal zaman Meiji juga patut dilihat. 

Tidak seperti kuil Jepang lainnya, aula utama Kuil Hodosan memiliki banyak ukiran yang menggambarkan adegan dari dua cerita tradisional Cina berjudul "The Twenty-Four Filial Exemplars" dan "Records of the Three Kingdoms". Pewarnaan semua ukiran di kuil menunjukkan keterampilan tinggi para pengrajin kala itu. Pada pandangan pertama, beberapa orang mungkin salah mengira bahwa kuil itu adalah Kuil Taiwan!

Pabrik Sake Nagatorogura yang Fotogenik dan Bekas Kediaman Keluarga Arai

Nagatoro dipenuhi dengan rumah-rumah dan toko-toko tua. Beberapa di antaranya dibuka untuk umum, sementara yang lain menawarkan layanan akomodasi. Saat berada di sana, Anda harus mengunjungi Pabrik Sake Nagatorogura yang terletak di sebelah Museum Kota Nagatoro. Pabrik ini telah menjalankan bisnis pembuatan sake sejak tahun 1729. Bekas Kediaman Keluarga Arai di dekatnya pun memilki sejarah lebih dari 200 tahun.

Nagatorogura adalah salah satu dari sedikit pabrik sake yang ada di Nagatoro. Pendirinya, Fujisaki Sobei Mitsushige, membawa teknik pembuatan bir ke wilayah Kanto dan mendirikan Fujisaki Sobei Shoten. Kemudian, setelah melihat tingginya kualitas sake Nagatoro dan potensi pariwisata daerah tersebut, kepala generasi ke-13, Ozaka Shigeru, memutuskan untuk memindahkan semua bisnisnya ke sana. Saat ini, pengunjung tidak hanya dapat menyaksikan proses pembuatan sake dan mencicipi empat sake lokal, tetapi juga berkesempatan untuk berbelanja kerajinan tangan di pabrik sake. 

Bekas Kediaman Keluarga Arai juga tidak boleh sampai terlewatkan. Di sini, pengunjung dapat melihat struktur rumah-rumah tua di sekitar Chichibu. Di masa lalu, di Nagatoro terdapat banyak peternakan ulat sutra, termasuk milik keluarga Arai. Namun, karena praktik tersebut tidak disukai, alat dan struktur yang dirancang untuk budidaya ulat sutra pun menghilang. Kediaman ini masih mempertahankan atap jeraminya, dan pengunjung masih bisa melihat partisi-partisi yang masih asli. Selain menjadi tempat istirahat yang sejuk dari panasnya udara musim panas, Bekas Kediaman Keluarga Arai juga cocok dijadikan latar belakang yang menarik untuk berfoto.

Apakah Anda kehabisan daftar tempat menarik di Tokyo? Coba tinggalkan kota besar sejenak dan pergilah ke kota-kota kecil seperti Nagatoro untuk merasakan budaya lokalnya. Anda pasti akan dibuat takjub dengan kelezatan kuliner dan pemandangan menakjubkan di sana!

Untuk informasi lebih lanjut tentang pariwisata di Saitama, kunjungi halaman Facebook resmi Saitama! https://www.facebook.com/saitamajapan.en


Jika Anda ingin memberikan komentar pada salah satu artikel kami, memiliki ide untuk pembahasan yang ingin Anda baca, atau memiliki pertanyaan mengenai Jepang, hubungi kami di FacebookTwitter, atau Instagram!

The information in this article is accurate at the time of publication.

Cari Restoran