Tradisi Hanami - Etika Menikmati Bunga Sakura di Jepang yang Perlu Anda Ketahui

Dalam beberapa tahun terakhir, semakin banyak orang dari seluruh dunia mengunjungi Jepang selama musim semi untuk berpartisipasi dalam tradisi unik yang disebut "hanami", yaitu kegiatan melihat keindahan bunga sakura yang mekar sambil berpiknik bersama teman-teman dan keluarga. Namun, seiring jumlah pengunjung yang terus meningkat, permasalahan yang timbul akibat ketidaksengajaan dari orang-orang yang mengabaikan etiket dasar melakukan hanami pun akan bertambah. Oleh sebab itu, berikut kami hadirkan pembahasan mengenai etiket dasar melakukan hanami. Bacalah untuk menikmati bunga sakura sambil tetap menghargai tata krama Jepang!

Seluruh Jepang

Travel Tips

Apa Itu Hanami?

Salah satu kegiatan musim semi paling populer di Jepang selama berabad-abad adalah hanami, tradisi berkumpul dengan teman-teman atau keluarga untuk makan, minum, dan meluangkan waktu bersama di bawah pohon sakura yang mekar.

Waktu mekarnya bunga sakura di Jepang berbeda di setiap wilayah. Jika Anda ingin mengetahui waktu sakura mekar di wilayah tertentu, serta menemukan beberapa tempat hanami yang menakjubkan, lihatlah kompilasi berikut ini:

Setiap tahun, banyak wisatawan akan berbondong-bondong mendatangi tempat-tempat hanami populer dengan harapan dapat melihat keindahan sementara bunga-bunga sakura yang bermekaran. Namun, sebagian besar tidak mengetahui adanya etiket dan aturan dasar hanami, sehingga tidak mengherankan jika mereka melanggar aturan ini dan membuat orang lain di sekitarnya merasa tidak nyaman, atau bahkan secara tidak sengaja melakukan perusakan pada pohon-pohon sakura.

Untuk menghindari terjadinya hal-hal tersebut, berikut adalah beberapa peraturan dan panduan penting untuk Anda patuhi ketika menikmati hanami di Jepang. Ikutilah peraturan ini untuk menghormati keindahan bunga sakura di Jepang yang selaras dengan keakraban orang-orang di sekitar Anda.

Etiket Melakukan Hanami

Dilarang Menyalakan Api

Menyalakan api adalah hal yang dilarang oleh hampir semua tempat hanami di Jepang. Jika Anda menyalakan api, bukan hanya menimbulkan ketidaknyamanan, tetapi juga ada kemungkinan menyebabkan bencana kebaran dalam skala besar.

Bawa Pulang Sampah Anda

Meskipun sebagian besar tempat hanami dilengkapi dengan tong sampah dan lokasi pembuangan sampah lainnya, semua itu masih tidak bisa menampung keseluruhan sampah karena terlalu banyaknya pengunjung. Agar menjaga tempat-tempat indah ini tetap indah dan bersih, harap bawa pulang sampah Anda dan buanglah di sina jika Anda melihat tong sampah di lokasi hanami telah penuh. Kami merekomendasikan membawa satu atau dua plastik untuk menyimpan sampah yang akan Anda bawa pulang.

Jangan Mengambil Terlalu Banyak Ruang dari yang Diperlukan

Memang sangat dimengerti jika Anda ingin membuat diri Anda senyaman mungkin ketika menikmati bunga sakura, tetapi harap menghormati pengunjung lain juga dan jangan mengambil ruang yang lebih dari cukup untuk grup Anda.

Jangan Letakkan Kursi Secara Langsung Di Bawah Pohon

Akar pohon sakura umumnya terletak 30-60 cm di bawah permukaan tanah, lebih dangkal dibandingkan dengan pohon lain. Oleh karena itu, akar-akarnya dapat rusak oleh kursi atau benda keras lainnya yang diletakkan terlalu dekat dengan batang pohon.

Agar mengetahui jarak aman, Anda perlu memastikannya. Jika Anda duduk di kursi lalu menatap ke atas dan melihat langit, posisi Anda sudah cukup aman dari akar pohon. Namun, apabila Anda menatap ke atas dan melihat cabang pohon, berarti jarak kursi terlalu dekat dari pohon.

*Harap diketahui bahwa Anda diperbolehkan duduk di atas terpal atau selimut yang digelar langsung di bawah pohon.

Jangan Menyentuh Cabang Pohon

Cabang-cabang pohon sakura cukup lemah sehingga mudah patah dan rusak. Mereka juga rentan terkena penyakit yang akan membuat bunga-bunga dan dedaunan layu lebih awal dari biasanya. Harap jangan menyentuh cabangnya agar memastikan semua orang dapat menikmati pohon sakura yang mekar penuh selama mungkin.

Jangan Membuang Jus atau Alkohol ke Tanah di Bawah Pohon

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, pohon sakura sangatlah rentan, karena ada resiko mencemari akar pohon dengan alkohol dan zat lainnya, harap jangan membuang minuman apa pun selain air mineral ke tanah di dekat pohon sakura.

Jangan Memutar Musik

Harap jangan memutar musik terlalu keras menggunakan speaker karena hal ini dapat menimbulkan ketidaknyamanan tidak hanya terhadap peserta hanami lainnya, tetapi juga orang-orang yang tinggal di daerah sekitarnya.

Kesimpulan

Apabila jumlah orang yang tidak tahu atau mengabaikan etiket hanami terus meningkat, tempat-tempat hanami populer bisa ditutup di masa mendatang. Jadi, sangat penting bagi semua orang yang ingin menikmati hanami untuk memperhatikan aturan yang disebutkan di atas, baik mereka orang Jepang atau wisatawan dari luar negeri.

Mari bersama-sama melakukan hanami dengan cara terbaik agar semua orang bisa terus menikmati tradisi ini untuk tahun-tahun yang akan datang!

 

Jika Anda ingin memberikan komentar pada salah satu artikel kami, memiliki ide untuk pembahasan yang ingin Anda baca, atau memiliki pertanyaan mengenai Jepang, hubungi kami di Facebook atau Twitter!

The information in this article is accurate at the time of publication.

Wisata

Hotel & Ryokan

Shopping

Cari Restoran