[Edisi 2019] 50 Hal yang Dapat Dilakukan di Tokyo

Mulai dari mengunjungi tempat wisata, berkuliner, hingga berbelanja, berikut adalah kompilasi dari 50 hal yang dapat Anda lakukan di Tokyo. Pastikan untuk memeriksa daftar ini sebelum memulai perjalanan Anda dan gunakanlah sebagai referensi ketika membuat jadwal liburan!

Tokyo

Wisata

Peta

1. Stasiun Tokyo - Ramen Street/Character Street [Kuliner] [Berbelanja]

Stasiun Tokyo adalah pintu masuk ke Tokyo bagi banyak wisatawan, dan di pusat perbelanjaan bawah tanahnya Anda bisa menikmati budaya Jepang modern. Di Tokyo Ramen Street, ada 8 restoran ramen populer yang selalu memiliki antrian panjang dari pagi hingga malam hari. Selain itu, di Tokyo Character Street, terdapat toko karakter yang menjual segalanya, seperti karakter Pokemon, Precure, dan Tamagotchi. Anda juga dapat menemukan barang-barang edisi terbatas di sini.

2. Ginza Uniqlo [Berbelanja]

Gedung 12 tingkat di Ginza ini adalah toko Uniqlo terbesar di dunia dan merupakan landmark yang penuh dengan manekin berputar yang mengenakan pakaian beraneka warna. Meskipun tentu saja ada bagian untuk wanita dan pria, di sini juga terdapat berbagai macam barang untuk bayi dan anak-anak. Uniqlo ini menghadap ke Ginza Chuo-dori, jalan yang dikhususkan pagi pejalan kaki pada hari Minggu. Jadi, Anda bisa berbelanja dengan santai tanpa harus terganggu dengan kendaraan.

3. Kios yakitori di Yurakucho [Kuliner]

Yurakucho, area yang dipenuhi dengan bar. Di bawah jembatan JR, terdapat sejumlah bar yang memiliki pelanggan setia. Ketika berada di sini, Anda akan digoda oleh aroma makanan dari kios-kios terbuka, menciptakan suasana yang akan membuat Anda ingin mencoba hidangan yang setiap kios tawarkan. Tidak hanya minuman, Anda juga dapat menikmati yakitori dengan harga murah. Tak heran jika Yurakucho bisa menjadi tempat ideal untuk merasakan makan malam yang santai.

4. Odaiba - Televisi Fuji [Wisata]

Odaiba sangat mudah diakses dari bandara. Panorama Teluk Tokyo dan pemandangan kota yang membelakangi langit menjadikan Odaiba sebagai tempat populer yang harus Anda kunjungi. Salah satu landmark terkenalnya adalah gedung utama Televisi Fuji, dikenal dengan "Hachitama". Anda bisa mengambil foto dengan set acara TV populer di sana, dan jika beruntung, Anda dapat berpartisipasi dalam acara langsung. Menikmati hiburan Jepang di Televisi Fuji juga merupakan pengalaman seru yang tidak boleh Anda lewatkan.

5. Oedo Onsen Monogatari [Aktivitas]

Oedo Onsen Monogatari, tempat relaksasi populer di Odaiba. Ini adalah taman hiburan mata air panas yang dibuat agar terlihat seperti jalan dari zaman Edo (1603-1868). Ada kamar pribadi dengan pemandian udara terbuka, dan Anda juga dapat menikmati hidangan tradisional Jepang. Dengan suasana khas tersebut, Anda akan merasa seolah-olah sedang menginap di ryokan, penginapan tradisional Jepang. Selain pemandian, masih ada banyak atraksi lainnya untuk Anda dapat sepenuhnya menikmati budaya Jepang.

6. Akihabara [Berbelanja]

Wilayah di sekitar Stasiun Akihabara dikenal sebagai Denkigai, atau Kota Elektronik, yang menarik perhatian wisatawan lokal dan mancanegara karena menjadi pusat budaya otaku Jepang. Banyak wisatawan yang berfoto ria di maid cafe, bar cosplay, teater idol bawah tanah, dan tempat-tempat lainnya. Melihat mode busana otaku di Kota Elektronik juga merupakan hal menarik yang bisa Anda lakukan.

7. Rikugien [Wisata]

Rikugien, salah satu dari dua taman utama yang ada sejak zaman Edo (1603-1868). Dibuat dengan apik dan penuh detail, pembangunannya membutuhkan waktu hingga 7 tahun. Taman ini sangat luas sehingga Anda bisa menghabiskan waktu santai di sini sambil menikmati pergantian musim. Rikugien merupakan tempat yang sangat populer untuk Anda mengagumi bunga sakura dan daun-daun musim gugur beraneka warna. Pada musim tersebut, Maret-April dan November-Desember, ada acara iluminasi yang diselenggarakan di taman.

8. Pasar Tsukiji - Kaisendon (semangkuk nasi dengan makanan laut) dan lelang tuna [Kuliner] [Aktivitas]

Tsukiji Shijo adalah pasar grosir terbesar di dunia. Koki restoran tradisional Jepang dan restoran berbintang Michelin yang terkenal berkumpul di sini untuk membeli bahan-bahan yang akan digunakan pada hari itu. Produk-produk yang dijual di Pasar Tsukiji tentunya memiliki kualitas tinggi. Lelang tuna yang dimulai dari pukul 5 setiap pagi juga sangat layak untuk dilihat. Sebagian besar toko yang ditujukan untuk para profesional tutup pada pagi hari. Namun, banyak toko dan restoran di sekitar Tsukiji yang buka sampai sore, dan seringnya orang-orang perlu mengantri panjang untuk memakan kaisendon (semangkuk nasi dengan ikan dan kerang yang berbeda) saat makan siang.

9. Kapal Pesiar Yakatabune [Aktivitas]

Menikmati pemandangan kota Tokyo dari atas kapal pesiar yakatabune yang dengan tenang menyusuri Sungai Sumida telah menjadi cara terbaik untuk merasakan kegembiraan sejak zaman Heian (794-1185). Anda dapat melihat banyak tempat-tempat wisata terkenal selama pelayaran. Jika Anda berencana berpartisipasi dalam kegiatan populer ini, ada beberapa area keberangkatan yang bisa Anda datangi, termasuk Tsukishima, Hamamatsucho, dan Asakusa. Ada pula kapal pesiar yang menawarkan paket makan, sehingga Anda bisa menyantap bermacam-macam sashimi yang disajikan dalam hidangan berbentuk perahu.

10. Istana Kekaisaran dan bunga sakura di sekitarnya [Wisata]

Istana Kekaisaran, tempat tinggal kaisar, adalah salah satu simbol Jepang sebagai negara dan memiliki area seluas 2,000,000 meter persegi. Tempat tenang ini berada di area Marunouchi yang sibuk dan modern di dekat Stasiun Tokyo. Meskipun pergi ke dalam Istana Kekaisaran membutuhkan permohonan sebelumnya, Anda masih bisa menikmati pemandangan indah parit perlindungan paling luar dengan bebas. Saat musim semi, bunga sakura di sini mekar begitu lebat. Bukan hal yang mengherankan jika banyak fotografer berkumpul untuk mengambil foto pemandangan menakjubkan itu.

11. Kota Korea Shin-Okubo [Kuliner]

Jika Anda berjalan beberapa menit ke kanan dari Stasiun Shin-Okubo, Anda akan menemukan area dengan banyak restoran dan toko-toko Korea yang menjual produk-produk dari negeri ginseng tersebut. Dalam beberapa tahun terakhir, berkat meledaknya budaya K-pop di Jepang, jumlah pengunjung yang datang ke sini semakin meningkat. Area ini dipenuhi dengan restoran-restoran populer yang menawarkan makanan lezat seperti samgyeopsal barbekyu dan sup soon-tofu. Jika Anda ingin merasakan budaya lain saat berada di Jepang, datanglah ke Kota Korea.

12. Restoran Ninja Akasaka [Kuliner]

Unik, restoran yang satu ini menggunakan tema "ninja", prajurit yang melayani para samurai selama era Sengoku, atau pada periode Negara Berperang (1467-1568). Jika Anda melewati pintu tersembunyi dari dunia luar, Anda akan memasuki restoran yang dibuat seperti sebuah benteng. Di dalamnya, Anda bisa menemukan banyak barang bertema ninja seperti makanan berbentuk gulungan dan shuriken. Saat bersantap di sini, Anda juga akan dikejutkan dengan berbagai acara menarik. Dapat melihat seni ninja dari dekat adalah salah satu alasan mengapa restoran ini begitu populer.

13. Sensoji/Asakusa [Wisata]

Di belakang landmark Kaminari-mon di Asakusa, Anda akan menemukan kuil tertua di Tokyo, Sensoji. Anda dapat melihat Tokyo Skytree dari sini, sehingga Anda bisa mengambil foto dari perpaduan arsitektur tradisional dan modern Jepang. Di bagian depan kuil mereka membakar dupa yang konon efektif untuk kesembuhan penyakit. Oleh sebab itulah banyak pengunjung yang mengarahkan asap ke kepala dan tubuh mereka. Ada sejumlah kios yang berjejer di sisi jalan menuju kuil, dan pada akhir pekan, Anda bisa menikmati suasana seperti pada festival.

14. Jalan Nakamise/Asakusa [Berbelanja]

Jalan sepanjang 250 meter yang dipadati dengan toko-toko suvenir yang mengarah dari Kaminari-mon di Asakusa disebut Nakamise. Nakamise adalah kota kuil yang telah ada sejak zaman Edo. Bahkan hingga kini, kota tersebut masih dihiasi dengan ornamen bergaya Jepang di setiap musim, membuat setiap orang yang mengunjunginya dapat merasakan nuansa dari masa lalu. Ningyo-yaki dan manju-usia merupakan suvenir makanan yang populer. Kami merekomendasikan Anda untuk berjalan-jalan di sekitar kuil sambil menikmati makanan lezat Jepang.

15. Tendon di Asakusa [Kuliner]

Tempura, salah satu makanan gorengan Jepang yang paling digemari. Dengan lapisan yang renyah dan tekstur yang lembut, tempura juga sangat populer di kalangan orang asing. Di Jepang, dikatakan bahwa restoran pertama yang membuat tendon (tempura di atas nasi) adalah Sansada di Asakusa. Berkat kreasinya tersebut, budaya tendon telah berakar kuat di area itu. Dikarenakan tendon dulunya adalah makanan kelas atas yang tidak bisa dimakan oleh orang biasa, banyak orang di Asakusa pada zaman Edo menyukainya. Namun, sekarang tempura telah menjelma menjadi makanan Jepang modern yang disukai oleh siapa saja.

16. Makanan yang menggunakan ikan loach di Ryogoku [Kuliner]

Ryogoku, di sepanjang Sungai Sumida, dulunya adalah sebuah area dengan banyak restoran yang menyajikan makanan lezat dari ikan segar yang ditangkap di sungai. Budaya makanan di sana kemudian dikembangkan untuk menggunakan ikan loach sebagai makanan mewah. Hot pot ikan loach salah satunya, hidangan yang bahkan orang Jepang pun sangat jarang mendapatkan kesempatan untuk memakannya. Hidangan ikan loach biasanya ditawarkan di restoran mewah dalam suasana formal. Yanagawa-nabe (sup ikan loach dengan telur) juga merupakan hidangan ikan loach populer yang cocok disandingkan dengan minuman keras Jepang.

17. Ryogoku Kokugikan [Olahraga]

Di Ryogoku Kokugikan, lembaga yang dibangun untuk gulat sumo profesional, ada turnamen sumo yang diadakan tiga kali dalam setahun pada bulan Januari, Mei dan September. Jika Anda berencana menyaksikan pertandingan sumo, sebaiknya Anda membeli tiket sesegera mungkin karena biasanya tiket turnamen cepat terjual habis. Di area itu juga terdapat banyak tempat pelatihan sumo, jadi ketika sedang berjalan-jalan di sana, Anda mungkin berpapasan dengan pegulat sumo dengan jambul khasnya. Apabila ada kesempatan, jangan lupa juga untuk mencoba chanko-nabe (hot pot dengan berbagai bahan yang menyehatkan), hidangan khusus para pegulat sumo.

18. Homeikan [Akomodasi]

Homeikan berlokasi di Hongo, daerah tenang yang ditinggali oleh banyak master sastra seperti Ichiyo Higuchi dan Kenji Miyazawa. Bangunan Homeikan dulunya merupakan sebuah rumah di zaman Meiji (1868-1912), tetapi dibangun kembali menjadi ryokan pada zaman Showa (1926-1989). Bangunan ini sekarang terdaftar sebagai properti budaya berwujud, dan karena muka bangunan dan bagian dalamnya mempertahankan suasana retro, tempat ini menjadi sangat populer di kalangan wisatawan asing. Terdapat kebun indah di pavilyun yang menampilkan lentera dan tanaman Jepang, jadi Anda bisa pergi ke sana untuk merilekskan diri dari rasa lelah setelah perjalanan.

19. Museum Edo-Tokyo [Seni]

Museum sejarah Edo-Tokyo terletak di sebelah Ryogoku Kokugikan. Lukisan dan seni ukiyo-e dari zaman Edo, miniatur yang memperlihatkan kehidupan pasa masa lalu, dan pameran lainnya tentang kehidupan pada zaman Edo ditampilkan di sini. Anda juga bisa menonton video mengenai Perang Dunia II di Zona Tokyo. Ajaklah putra-putri Anda ke museum ini untuk menambah wawasan mereka.

20. Tokyo Skytree [Wisata]

Tokyo Skytree, menara penyiaran yang dibuka pada tahun 2012 ini tingginya mengalahkan landmark Tokyo lainnya, Tokyo Tower (Menara Tokyo). Di bagian paling bawah menara ada fasilitas berbelanja yang disebut Soramachi, dipenuhi dengan restoran dan toko-toko modis. Jika Anda pergi ke dek observasi pagi-pagi sekali, Anda dapat melihat kemegahan Gunung Fuji.

 

 

Berikutnya: No.21-40 Tempat dan aktivitas menarik lainnya di Tokyo

The information in this article is accurate at the time of publication.

Wisata

Hotel & Ryokan

Shopping

Cari Restoran