20 Frasa Bahasa Jepang Dasar untuk Digunakan Saat Bepergian di Jepang

Sekarang Anda sedang berada di Jepang, tetapi tidak tahu satu pun frasa dalam bahasa Jepang? Jangan khawatir, kami telah menyiapkan 20 daftar frasa bahasa Jepang sederhana untuk Anda ingat! Jika Anda tidak punya waktu sekali pun untuk belajar bahasa Jepang dan tidak ada orang yang bisa mengajari Anda, hal yang harus Anda lakukan hanyalah membuka artikel ini dan membacanya hingga selesai. Kami harap Anda dapat menggunakan semua frasa bermanfaat ini ketika Anda berkeliling Jepang!

Seluruh Jepang

Travel Tips

Yes, Anda sedang dalam perjalanan menuju ke negeri sakura! Akan tetapi masalahnya, Anda tidak bisa berbahasa Jepang. Lalu, apa yang harus Anda lakukan? 20 daftar frasa dasar bahasa Jepang di bawah ini bisa menjadi solusinya! Semua frasa tersebut menggunakan bahasa sopan, yang disebut teineigo (丁寧 語) dalam bahasa Jepang.

 

Dimulai dengan frasa dasar.

1. Ohayou Gozaimasu (おはようございます) - Selamat pagi

Ada dua cara dalam mengucapkan selamat pagi dalam bahasa Jepang:

Formal - Ohayou Gozaimasu. Jika Anda menyapa orang yang tidak dikenal, akan lebih aman mengucapkannya dalam bahasa formal.

Informal - Ohayou.

2. Konnichiwa (こんにちは) - Selamat siang, Halo

Konnichiwa adalah bentuk formal dan informal untuk mengatakan selamat siang atau bisa menjadi frasa sapaan untuk mengucapkan halo. Dapat digunakan pada waktu pagi, siang, dan sore hari. Ini termasuk kata sapaan yang cukup luas, jadi mengingat kata Konnichiwa akan sangat berguna.

3. Konbanwa (こんばんは) - Selamat sore, Selamat malam

Sama halnya seperti konnichiwa, konbanwa juga merupakan bentuk formal dan informal untuk mengatakan selamat sore atau selamat malam. Kata ini digunakan ketika senja dan malam hari.

4. Oyasuminasai (おやすみなさい) - Selamat malam, Selamat tidur

Oyasuminasai merupakan bentuk formal untuk mengatakan selamat malam atau selamat tidur. Bentuk informalnya adalah oyasumi. Seperti yang saya sebutkan sebelumnya, tetaplah menggunakan bentuk formal jika Anda tidak mengetahui cara pemakaian kata dalam bahasa Jepang.

 

5. Arigatou Gozaimasu (ありがとうございます) - Terima kasih

Arigatou Gozaimasu digunakan untuk mengucapkan terima kasih. Bentuk informalnya adalah Arigatou. Sebagian besar orang mengatakan kata ini sambil membungkukkan badan untuk menunjukkan rasa terima kasih.

 

6. Yoroshiku Onegaishimasu (よろしくお願いします) - (Tergantung pada situasinya)

14561581102_472fb7425c_z

드림포유/Flickr

Yoroshiku Onegaishimasu memiliki arti yang luas tergantung pada situasinya, tetapi secara umum frasa ini digunakan untuk mengucapkan kata tolong dengan cara yang sopan.

FormalYoroshiku Onegaishimasu.

Informal - Yoroshiku.

 

7. Watashi no Namae wa ~ desu. (わたしのなまえは~です。) - Nama saya ~.

Watashi berarti Saya, no dan wa adalah konjungsi (kata penghubung), Namae menunjukkan nama, dan Desu merupakan standar kata untuk mengakhiri kalimat. Dalam bahasa Jepang, nama belakang diletakkan atau disebutkan di depan, baru nama depan Anda, yang berlawanan dengan bahasa Indonesia.

 

8. Watashi no ~ desu. (わたしの~です。) - Ini adalah ~ saya.

Frasa ini digunakan pada saat memperkenalkan keluarga atau teman. Untuk penyebutan nama keluarga dalam bahasa Jepang, gunakan kata berikut:

Tsuma (つま - Istri)

Otto (おっと - Suami)

Kodomo (こども - Anak)

Oya (おや - Orang tua)

Shinseki (しんせき - Saudara)

Untuk hubungan lainnya, gunakan:

Tomodachi (ともだち - Teman)

Kareshi (かれし - Pacar laki-laki)

Kanojyo (かのじょ - Pacar perempuan)

 

Berikut adalah frasa yang digunakan ketika menanyakan arah, atau saat menggunakan taksi!

 

9. ~ e Ikitai Desu. (~へいきたいです。) - Saya ingin pergi ke ~.

Ikitai (行きたい) berarti ingin pergi. Kata ini kemungkinan besar digunakan di dalam taksi, atau ketika Anda berada di kendaraan dan ingin memberi tahu pengemudi ke mana Anda ingin pergi. Taksi diucapkan Takushi dalam bahasa Jepang.

 

10. ~ wa Doko Desuka? (~はどこですか?) - ~ Di mana ?

3455358132_ebb5c43e2b_z

鈴木 宏一/Flickr

Doko berarti di mana. Desuka adalah standar kata untuk mengakhiri kalimat pertanyaan. Doko desuka merupakan bentuk formal dalam menanyakan arah, sedangkan bentuk informalnya hanya doko saja.

 

11. Ue, Shita, Migi, Hidari (うえ、した、みぎ、ひだり) - Atas, Bawah, Kanan, Kiri

15507503134_724e9d8085_z

VashChou/Flickr

Keempat kata ini adalah kata dasar. Meskipun kemungkinannya cukup jarang digunakan ketika bepergian, tidak ada salahnya untuk mengingat kata-kata tersebut.

 

12. Massugu Desu. (まっすぐです。) - Jalan terus/lurus.

Massugu bermakna terus atau lurus. Massugu desu adalah bentuk formal untuk mengatakan jalan terus/lurus. Anda bisa memberikan arahan yang lebih sopan, jika mengganti massugu dengan kata atas, bawah, kanan, kiri pada penjelasan di atas

 

Sekarang, mari menuju frasa yang mungkin Anda gunakan ketika berbelanja.

 

13. ~ wo Kudasai. (~をください。) - Apakah saya boleh ~.

Wo adalah konjungsi (kata penghubung). Kudasai merupakan bentuk formal untuk meminta sesuatu. Dengan menggunakan frasa ini, Anda bisa melihat barang yang Anda inginkan dari dekat. Itu juga bisa berarti Anda hendak membeli barang tersebut.

 

 

14. Ikura Desuka? (いくらですか?) - Berapa harganya?

15406553603_110ee122e7_z

Japanexperterna.se/Flickr

Ikura berarti berapa. Ikura Desuka adalah frasa yang bisa digunakan meskipun Anda tidak tahu apa nama barang tersebut dalam bahasa Jepang. Apabila Anda tahu nama barang yang dimaksud dalam bahasa Jepang, frasa itu akan menjadi: (Nama barang) wa Ikura Desuka?

 

Selanjutnya, kita beralih ke frasa sehari-hari yang lebih tinggi tingkatnya.

 

15. Wi-fi Arimasuka? (Wi-fiありますか?) - Apakah ada Wi-Fi?

5976659263_6c7b4cd8e6_z

Chris Oakley/Flickr

Dengan adanya Wi-Fi, Anda bisa terhubung dengan internet meskipun berada di luar negeri. Bertanyalah kepada penjaga toko, staf restoran atau kafe menggunakan frasa ini. Jika mereka menyediakan Wi-Fi, mereka akan memberi tahu Anda kata sandinya. Sebagian besar stasiun kereta di Tokyo dilengkapi dengan Wi-Fi gratis. Arimasuka berarti apakah Anda punya atau apakah ada. Anda bisa menggunakan frasa ini dengan mengganti kata Wi-Fi dengan objek yang Anda butuhkan, seperti sampo, sabun, atau tisu toilet.

 

16. Suki Desu. (すきです。) - Saya suka (untuk benda, orang, makanan/minuman, dll).

Suki berarti suka. Dengan frasa Suki Desu, Anda bisa mengekspresikan apa yang Anda suka tanpa mengatakan objek yang dimaksud. Praktis digunakan ketika Anda tidak tahu nama objek tersebut dalam bahasa Jepang. Jika tahu, frasa ini akan menjadi: (Nama objek) ga Suki Desu. Apabila Anda tidak suka, frasa itu akan berubah menjadi: Suki Jyanai Desu. Ini merupakan cara sopan untuk mengatakan ketidaksukaan terhadap sesuatu.

 

17. Daijyoubu Desu. (だいじょうぶです。) - Tidak perlu/Tidak usah.

Daijyoubu memiliki arti tidak perlu atau tidak usah. Daijyoubu Desu adalah cara sopan untuk mengatakan tidak, atau menolak suatu tawaran. Anda bisa mengatakan frasa ini kepada pelayan di restoran ketika mereka hendak menuangkan air, atau menawarkan makanan, dan sebagainya.

 

18. Omoshiroi Desu. (おもしろいです。) - Ini menarik.

Omoshiroi menunjukkan arti menarik. Omoshiro Desu merupakan cara sopan untuk mengatakan bahwa sesuatu itu menarik. Bentuk sopan untuk menyampaikan bahwa hal itu tidak menarik adalah Omoshiroku Nai Desu.

 

19. Mou Ikkai. (もういっかい。) - Sekali lagi.

pixta_24083893_S

Mou berarti lagi, Ikkai adalah satu kali/sekali. Mou Ikkai menunjukkan arti sekali lagi dalam bentuk informal. Frasa yang lebih sopan disebutkan seperti ini: Mou Ikkai Onegaishimasu.

20. Guai Ga Warui Desu (ぐあいがわるいです。) - Saya merasa tidak enak.

2334277080_2e751c7784_z

Sara Björk/Flickr

Guai berarti kondisi sesuatu. Warui berarti buruk atau tidak enak. Guai ga Warui Desu adalah bentuk formal untuk menyampaikan bahwa Anda merasa sakit, atau tidak enak secara umum. Jika Anda ingin menunjukkan masalah yang lebih spesifik, frasa itu menjadi: (masalah) no Guai ga Warui Desu. Contohnya, apabila Anda ingin mengatakan perut Anda sakit, maka mengucapkan: Onaka no Guai ga Warui Desu.

The information in this article is accurate at the time of publication.

Cari Restoran