20 Ryokan Terbaik di Kyoto untuk Masa Menginap yang Tidak Terlupakan

Kyoto, kota yang dikunjungi oleh lebih dari 50 juta orang setiap tahun ini dipenuhi dengan banyak ryokan (penginapan tradisional Jepang) yang menakjubkan. Ada ryokan yang memungkinkan Anda untuk menikmati hidangan khas musiman Kyoto, ryokan dengan onsen untuk Anda bisa bersantai, dan sebagainya. Jika Anda berencana menghabiskan waktu beberapa hari di Kyoto, berikut adalah pilihan ryokan untuk Anda dapat sepenuhnya merasakan budaya tradisional ibu kota kuno Jepang.

Kyoto

Hotel & Ryokan

1. Hoshinoya Kyoto [Arashiyama]

Hoshinoya adalah ryokan yang ada di tepi sungai Oigawara di kaki Gunung Arashiyama. Untuk mencapainya, Anda bisa menaiki perahu dari Jembatan Togetsu. Ruang teh terbuka yang menawan dan kebun air di sini juga sangat populer. Lupakan semua masalah Anda dalam kemewahan di Gunung Arashiyama yang dulunya merupakan resor musim panas untuk para bangsawan.

2. Togetsutei [Arashiyama]

Togetsutei, ryokan tercinta di Arashiyama yang didirikan lebih dari satu abad yang lalu. Anda dapat pergi ke sana dari ujung selatan Jembatan Togetsu. Di ryokan yang tenang dan sunyi ini, Anda bisa menikmati hidangan tradisional Kyoto yang dibuat dengan tofu atau yuba (tahu kering) sambil menatap pemandangan indah Arashiyama. Pemandian onsen di sini diisi dengan mata air panas alami dari Arashiyama.

3. Arashiyama Benkei [Arashiyama]

Arashiyama Benkei terletak di seberang Gunung Arashiyama di tepi sungai Oigawa dan dianugerahi pemandangan alami yang spektakuler di keempat musim. Anda dapat menikmati hidangan Kyoto yang dibuat menggunakan bahan-bahan lokal sambil memandangi keindahan alam sekitar. Untuk menambah kenyamanan Anda, onsen mereka disuplai dari mata air panas Arashiyama. Benkei berada di lokasi yang cukup strategis sehingga Anda dapat dengan mudah mengakses berbagai kuil Buddha dan kuil Shinto di Arashiyama.

Cek ketersediaan dengan Relux

4. Ryotei Rangetsu [Arashiyama]

Ryotei Rangetsu adalah ryokan yang terletak di hulu Jembatan Togetsu dan sangat populer sebagai penginapan tersembunyi dengan pemandangan indah Gunung Arashiyama. Didekorasi mewah dengan gaya modern, ryokan ini menyambut para tamunya dengan suasana yang nyaman. Ryotei Rangetsu menawarkan pemandian satu-satunya di Arashiyama yang airnya mengalir langsung dari sumbernya sehingga Anda benar-benar dapat menyegarkan tubuh dan pikiran Anda.

Cek ketersediaan dengan Relux

5. Hanaikada [Arashiyama]

Hanaikada adalah ryokan kecil di daerah sekitar Jembatan Togetsu. Kamar-kamarnya luas dan sangat menawan. Ada pula kamar yang dilengkapi dengan pemandian udara terbuka. Agar dapat menyediakan hidangan yang lezat, koki mereka sendiri yang pergi ke pasar setiap hari untuk membeli bahan-bahan segar. Selain itu, ada pula paket satu hari yang memungkinkan Anda untuk bersantai di onsen.

6. Sumiya Ryokan [Kawaramachi]

Jika ingin merasakan sejarah Kyoto, Anda harus menginap di Sumiya. Bahkan para master upacara minum teh sering menginap di sini. Oleh sebab itulah Sumiya dikenal sebagai satu-satunya ryokan upacara minum teh di Kyoto. Setiap bagian hidangan yang disajikan dibuat dengan begitu apik, dan tidak hanya kaya rasa, tampilannya pun sangat indah.

7. Hiiragiya Ryokan [Kawaramachi]

Ryokan kayu khas Jepang dua tingkat ini dibangun pada tahun 1818. Hiiragiya dibangun dengan gagasan bahwa setiap tamu yang datang harus merasa seperti pulang ke rumah. Salah satu daya tarik utamanya adalah kebun khas Kyoto yang dapat terlihat dari semua kamar. Anda juga bisa dengan mudah pergi ke Shin-kyogoku dan Gion dari sini.

8. Tawaraya Ryokan [Kawaramachi]

Tawaraya Ryokan memberikan perhatian besar kepada setiap tamu yang datang menginap, salah satunya adalah Steve Jobs. Kebun yang dipelihara dengan sangat baik, kamar-kamar khas Jepang yang nyaman, hidangan musiman yang bervariasi, semua itu menciptakan suasana tingkat tinggi yang mungkin tidak akan bisa Anda lupakan. Sabun orisinal Tawaraya Ryokan juga populer untuk dijadikan suvenir.

9. Ikumatsu [Kawaramachi]

Salah satu dari tiga bangsawan besar yang menjadi bagian dari Restorasi Meiji, Takayoshi Kido, tinggal di sini bersama geisha yang bernama Ikumatsu. Setelah itu, tempat ini ditetapkan sebagai kekayaan budaya berwujud nasional. Bangunannya dilengkapi dengan lubang-lubang pertahanan dan batu-batu besar untuk menyerang musuh selama pertempuran, dan semua itu masih tetap ada hingga kini sehingga Anda dapat membayangkan suasana di masa lalu.

10. Seikoro [Gion]

Ryokan dengan nuansa romantis dari era Taisho (1912-1926) ini dibangun di tepi sungai Kamogawa. Pemandiannya yang terbuat dari kayu cypress memberikan sentuhan mewah. Seikoro sangat populer karena menawarkan kamar-kamar yang memungkinkan para tamunya mengingap bersama dengan anjing peliharan mereka. Ditambah lagi, orang-orang yang menginap di sini dapat mencoba gaya pakaian "junihitoe" dari zaman Heian (abad 9-12) agar merasakan bagaimana menjadi kaum bangsawan.

Cek ketersediaan dengan Relux

11. Gion Hatanaka [Gion]

Tempat penginapan rahasia yang tenang di tengah-tengah Gion ini dibuat dengan konsep pegunungan di dalam kota. Selain menyediakan pemandian umum yang besar, setiap kamar juga dilengkapi dengan pemandian pribadi. Anda dapat menghabiskan waktu dengan maiko (calon geisha) sambil minum teh atau bermain game dan berfoto bersama untuk mengabadikan kenang-kenangan Anda. Akses ke Kuil Yasaka dan Kodaiji juga sangat mudah dari sini.

Cek ketersediaan dengan Relux

12. Kinoe [Gion]

Kinoe berada di lokasi yang sangat strategis, yaitu tepat di sebelah Kenninji dan Pagoda Yasaka. Ketika berjalan melewati pintu masuk, Anda akan disambut dengan kebun batu khas Jepang. Kamar-kamarnya ditata dengan sentuhan yang halus untuk membantu menyegarkan hati Anda. Hidangan yang disajikan di sini berubah sesuai dengan musim dan dipersiapkan dengan teliti seolah-olah itu adalah sebuah karya seni.

13. Kikusui [Okazaki]

Kikusui terletak di depan gerbang Nanzenji, dan semua kamarnya dibangun dengan gaya "sukiya" sebagai rumah kecil upacara minum teh. Kebun dengan jalan setapak di sekitar kolam di sini dibuat oleh tukang kebun Kyoto yang terkenal, Jihe Ogawa. Di musim semi, kebun akan dihiasi dengan pohon-pohon sakura yang bermekaran, sedangkan di musim panas, Anda dapat mendengar suara dari orkestra Jepang yang sedang tampil di Gion Matsuri. Selain itu, di kebun ini Anda juga akan menemukan dua ruang teh dari dua gaya upacara minum teh, yaitu gaya Yabunouchi dan gaya Urasenke.

14. Lakuyohso [Okazaki]

Lakuyohso dibangun pada era Taisho di dekat Nanzanji dan Kuil Heian. Ryokan ini pada awalnya adalah sebuah vila untuk Bangsawan Tokinao Yamashina, dan lahannya mencakup sekitar setengah hektar. Mereka memiliki kebun yang bisa Anda gunakan untuk menikmati pemandangan berbeda sepanjang tahun. Ruang belajar yang elegan juga sangat layak dilihat.

15. Momijiya Honkan Takao Sansou [Takao]

Ryokan ini direnovasi dan dibuka kembali pada tahun 2014, serta berada di lokasi sempurna untuk menikmati keindahan dedaunan dari Gunung Takao. Di sini, Anda benar-benar dapat merasakan perubahan musim. Pemandian udara terbukanya yang ada di dataran tinggi disebut Tenku no Yu (pemandian di langit). Pada siang hari, Anda bisa melihat pemandangan gunung yang indah, sementara di malam hari, Anda dapat berendam di pemandian dengan dikelilingi bintang-bintang yang berkilauan.

16. Kinsuitei [Takao]

Kinsuitei adalah ryokan yang menghadirkan pemandangan indah Sungai Kiyotaka yang mengalir melalui Gunung Takao. Saat musim panas, Anda dapat menikmati hidangan ikan salmon dan melihat kunang-kunang yang terbang dengan elok di permukaan sungai. Di musim gugur, Anda dapat mengagumi keindahan gunung yang diselimuti oleh dedaunan berwarna cerah. Kinsuitei juga menggunakan hasil panen yang diperoleh dari gunung dan sungai untuk membuat hidangan khas Kyoto sesegar mungkin. Dari sini, Anda dapat dengan mudah mengakses Jingoji dan Kozanji.

17. Ugenta [Anba/Kifune]

Ryokan tersembunyi yang ada di hulu Sungai Kamogawa di "Ruang Tamu Terdalam" Kyoto, Kifune. Anda dapat menikmati makanan yang disajikan di tepi sungai selama musim semi dan musim gugur sambil merangkul alam yang ditawarkan Kyoto. Saat musim gugur, Anda bisa melihat dedaunan cantik berwarna cerah, sementara di musim dingin, Anda dapat menghabiskan hari di kamar khas Jepang yang dilengkapi dengan perapian. Tidak diragukan lagi, Anda akan menikmati setiap musim dengan sempurna di sini. Terlebih lagi, ada bus yang menghubungkan ryokan ke Stasiun Kifuneguchi, sungguh praktis dan nyaman.

18. Yase Kamaburo Onsen Furusato [Ohara/Yase]

Yase Kamaburo dibangun di kaki Gunung Hiei yang suci di dekat Sungai Tagano. Lokasinya berjarak 20 menit dari pusat kota dan berada di lingkungan yang sangat tenang sehingga terasa sunyi dan santai. Segarkan tubuh dan pikiran Anda di sauna tua Kamaburo yang berumur 1300 tahun atau menyantap botan nabe (hotpot babi hutan) yang terkenal di area itu.

19. Teradaya [Fushimi]

Teradaya adalah tempat Ryoma Sakamoto (tokoh penting pada Restorasi Meiji) diserang, tetapi ia berhasil meloloskan diri. Pemandian, tangga, dan pilar-pilarnya masih dipenuhi dengan bekas sayatan pedang dari era itu sehingga Anda akan benar-benar merasakan latar belakang sejarah Teradaya.

20. Machiyado Matsumura [Fushimi]

Machiyado Matsumura terlihat seperti rumah keluarga pedagang di kota kastil yang dibangun oleh Hideyoshi Toyotomi. Bangunan yang berusia 200 tahun ini direstrukturisasi dan kini ditetapkan sebagai bangunan bersejarah di Kyoto. Kebun yang elok dan kamar-kamarnya yang modern juga populer. Jika Anda ingin bersantai saat malam hari, mereka juga memiliki sebuah bar untuk Anda kunjungi.

The information in this article is accurate at the time of publication.

Wisata

Hotel & Ryokan

Shopping

Cari Restoran