16 Tempat Unik di Jepang yang Tidak Dikenal Luas, Tetapi Benar-Benar Memikat!

Ada banyak tempat menakjubkan yang tidak dimasukkan ke dalam buku panduan sebagai destinasi wisata, tetapi sangat dihargai oleh mereka yang tahu. Mengunjungi tempat-tempat ini akan membuat Anda ahli dalam menjelajah di Jepang, bahkan lebih dari orang Jepang pada umumnya! Terutama bagi wisatawan yang sudah berkunjung ke Jepang berkali-kali, mengapa tidak memasukkan daftar berikut ke dalam rencana perjalanan Anda?

Seluruh Jepang

Wisata

1. Kubah Pemecah Gelombang Wakkanai Kohoku (稚内港北防波堤ドーム) [Hokkaido]

Dibangun pada tahun 1936, kubah pemecah gelombang yang tampak seperti galeri gereja ini digunakan sebagai stasiun transit ke rute laut Sakhalin lama dan melindungi kereta dari angin kencang dan gelombang air. Meskipun digunakan sebagai stasiun hanya selama sembilan tahun, kubah ini adalah simbol dari rute Sakhalin lama dan masih melindungi kota Wakkanai. Lengkungan kubah memiliki panjang 427m, tinggi 13.6m, dan didukung dengan 70 pilar bergaya Roman.

HP: www.hokkaidoisan.org/heritage/001.html (Hanya Bahasa Jepang)

Alamat: Kaiuncho, Wakkanai-shi, Hokkaido (Google Map)

2. Gua Ryusendo (龍泉洞) [Iwate]

Nobuyuki Kondo/Flickr

Gua Ryusendo adalah salah satu dari tiga gua kapur besar di Jepang yang ada di Prefektur Iwate. Luas area keseluruhan gua menyebar hingga lebih dari 5,000 meter. 700 meter dari 3,600 meter area yang sudah dieksplorasi terbuka untuk umum. Tiga dari delapan danau bawah tanah juga dapat diakses. Masing-masing memiliki kedalaman 35, 38, dan 98 meter. Aliran air dari area itu sangat jernih sehingga Anda dapat melihat cahaya menggantung jauh di bawah permukaan air.

HP: www.japan-iwate.info/app/location_detail.php?lid=106

HP: www.japan-iwate.tw/app/location_detail.php?lid=106 (Bahasa Mandarin)

HP: www.iwate-ryusendo.jp/ (Bahasa Jepang)

Alamat: Aza Kannari Iwaizumi, Iwaizumi-cho, Shimohei-gun, Iwate (Google Map)

 

3. Air Terjun Fukiware (吹割の滝) [Gunma]

Air Terjun Fukuware di Gunma menawarkan pemandangan spektakuler. Air terjun setinggi 7m dan lebar 30m ini terbentuk oleh komposisi dasar sungai yang berbeda. Air yang mengalir turun dari tiga arah berlainan dapat dilihat dari dasar batu. Area itu sungguh sangat indah, khususnya pada musim gugur.

HP: www.city.numata.gunma.jp/fukiware/ (Hanya Bahasa Jepang)

Alamat: Okkai, Tone-machi, Numata-shi, Gunma (Google Map)

4. Museum Batu Oya (大谷石地下採掘場跡) [Tochigi]

Museum Batu Oya tampak seperti reruntuhan kuno di Mesir atau di suatu tempat di sekitar daerah itu, tetapi sebenarnya ini adalah tambang batu bawah tanah di Gunma, Jepang. Batu Oya digunakan untuk konstruksi bangunan sebelum beton menjadi populer. Salah satu contoh bangunan terkenal yang menggunakan batu Oya adalah Hotel Imperial lama di Tokyo, yang dirancang oleh Frank Lloyd Wright. Kabarnya, sekitar 900,000 ton batu diperoleh dari tambang ini di tahun 1970-an. Museum Batu Oya sekarang digunakan untuk keperluan shooting atau konser. Berada di dalamnya sebenarnya cukup dingin karena rata-rata suhu di sini adalah 8 derajat sepanjang tahun.

HP: www.oya909.co.jp/contents/%E5%A4%A7%E8%B0portal.nifty.com/kiji/140702164518_1.htm1%E6%8E%98%E5%A0%B4%E8%B7%A1/ (Hanya Bahasa Jepang)

Alamat: 909 Oya-machi, Utsunomiya-shi, Tochigi (Google Map)

 

5. Pulau Aogashima (青ヶ島) [Tokyo]

Pulau Aogashima merupakan bagian dari Tokyo. Lokasinya berada di Laut Filipina, 358km ke selatan dari area Metropolitan dan jika beruntung, Anda bisa menjangkaunya selama dua jam menggunakan pesawat. Anda harus naik pesawat atau kapal feri terlebih dulu untuk pergi ke Pulau Hachijojima, kemudian beralih menggunakan helikopter atau perahu untuk sampai ke sana. Sebenarnya, jadwal transportasi dapat mudah berubah karena lokasinya yang terpencil dan topografi. Pulau vulkanik sepanjang 9 km ini masih aktif, tetapi memiliki 170 habitat. Hampir tidak apa-apa selain kekayaan alam yang menarik pengunjung. 

HP: www.vill.aogashima.tokyo.jp/ (Hanya Bahasa Jepang)

Alamat: Aogashima-mura, Tokyo (Google Map)

 

6. Menara Kapsul Nakagin (中銀カプセルタワー) [Tokyo]

 

Menara Kapsul Nakagin terletak di dekat Ginza. Didesain oleh arsitek Jepang, Kisho Kurokawa. Bangunan yang tampak aneh ini terdiri dari kapsul-kapsul yang dapat digunakan sebagai tempat tinggal. Menara ini adalah contoh arsitektur kapsul pertama di dunia. Lebih dari 40 tahun telah berlalu sejak pembangunannya, dan beberapa kapsul mulai rusak, sementara 144 kamar masih memiliki penyewa yang menggunakannya sebagai kantor atau tempat tinggal.

HP: ja-jp.facebook.com/NakaginCapsuleTower (Hanya Bahasa Jepang)

Alamat: 3-16-10 Ginza, Chuo-ku, Tokyo (Google Map)

 

7. Yagura [Kanagawa]

7-2

ja.wikipedia.org

Yagura adalah makam-makam yang terselip di gua-gua buatan. Sebagian besar dibuat selama Abad Pertengahan ketika daerah Kamakura berkembang pesat sebagai pusat kota. Area ini menyebar di sepanjang lembah-lembah sempit dan tidak memiliki ruang untuk membangun makam di permukaan tanah, itulah sebabnya mengapa mereka membuat makan di gua-gua. Beberapa interior yagura tampaknya telah didekorasi dengan indah. Meskipun tidak terlalu populer, Anda bisa menemukan sejumlah yagura di dekat tempat-tempat wisata seperti Kuil Kenchoji dan Zeniarai Benten.

Alamat: Kamakura-shi, Kanagawa (Google Map)

 

8. Jalan Kereta Api Oigawa (大井川鐡道) [Shizuoka]

 

Jalan Kereta Api Oigawa adalah jalur indah yang membentang di sepanjang Sungai Oi. Jalur sepanjang 39.5 meter ini populer di kalangan pecinta kereta api, khususnya kereta lokomotif. Kereta api lama memiliki gerbong-gerbong klasik yang diimpor dari luar negeri. Kereta di sini berjalan melewati hulu sungai termasuk lereng-lereng tercuram di Jepang. Sangat mendebarkan melihat pemandangan empat musim dari jendela kereta.

HP: www.oigawa-railway.co.jp/pdf/oigawa_rail_eng.pdf

HP: www.oigawa-railway.co.jp/pdf/oigawa_rail_taiwan.pdf (Bahasa Mandarin)

9. Shimoguri no Sato (下栗の郷) [Nagano]

Desa Shimoguri terletak di tepi bukit yang curam dengan kemiringan 38 derajat, di ketinggian antara 800 dan 1100 meter. Tata letak yang tidak biasa ini kabarnya terinspirasi dari salah satu film Studio Ghibli. Berkat perbedaan suhu ekstrem yang disebabkan oleh lokasinya, mereka menghasilkan produk-produk pertanian berkualitas baik.

HP: www.shimoguri.com (Hanya Bahasa Jepang)

Alamat: Kamimura, Iida-shi, Nagano (Google Map)

10. Gunung Shirouma (白馬岳) [Nagano]

Jika Anda pergi ke puncang gunung, Anda bisa melihat berbagai hal dari perspektif yang berbeda. Gunung Shirouma berada di ketinggian 2,932m di atas laut dan terletak di bagian utara Pegunungan Alpen Jepang, di prefektur Nagano dan Toyama. Area puncaknya merupakan salah satu tempat paling populer di kalangan pendaki karena menawarkan pemandangan yang spektakuler dengan lahan salju sepanjang tahun dan lahan bunga di musim panas. Ini adalah tempat yang tepat untuk dikunjungi oleh orang-orang yang suka mendaki.

Alamat: Hakuba-mura, Nagano/ Kurobe-shi & Shimoniikawa-gun, Toyama (Google Map)

 

11. Air Terjun Akame 48 (赤目四十八滝) [Mie]

Akame 48 dapat dibedakan dari air terjun lain di Jepang karena jumlahnya. Jalur sejauh 4 km sepanjang sungai menawarkan perjalanan yang menyegarkan karena berada di area hutan dengan lebih dari 48 air terjun. Lima di antaranya sangat populer karena menghadirkan pemandangan yang luar biasa mempesona. Anda bisa menikmati berbagai air terjun dengan bentuk dan ukuran yang bervariasi. Berjalan menyusuri jalur dengan suara air yang mengalir tidak akan pernah membosankan di setiap musim.

HP: ninja-valley.com

Alamat: Akamme-cho, Nabari, Mie (Google Map)

 

12. Koyasan (高野山) [Wakayama]

Apabila Anda mengagumi suasana yang keramat, Koyasan atau Gunung Koya di Wakayama adalah tempat yang bisa Anda kunjungi. Sebagai rumah dari sekte Buddha Jepang dengan sejarah lebih dari 1000 tahun, sebagian besar gunung ini didedikasikan untuk fasilitas keagamaan seperti kuil dan pemakaman. Agar dapat merasakan menghirup udara segar di pagi hari, kami sarankan Anda untuk menginap di sini.

HP: eng.shukubo.net

Alamat: Koyasan, Koya-cho, Ito-gun, Wakayama (Google Map)

13. Aoshima - Pulau Kucing [Ehime]

[embed]https://www.instagram.com/p/BQaAWYVFgrh/media?size=l[/embed]

Pulau Aoshima, sebuah pulau terpencil di Ehime, dikenal dunia sebagai "Pulau Kucing". Populasi kucing di sini melebih jumlah manusia hingga enam banding satu. Dikarenakan populasi manusia berkurang, populasi kucing justru bertambah. Oleh sebab itulah jumlah wisatawan yang datang ke Pulau Aoshima terus meningkat tajam. Anda bisa mengunjungi pulau ini untuk melihat kucing, tetapi jangan lupa juga untuk mengenal area pemukimannya.

Alamat: Ozu-shi, Ehime (Google Map)

14. Kastil Takeda (竹田城) [Hyogo]

Reruntuhan Kastil Takeda berada di ketinggian 353m, dibangun pada tahun 1441 dan dikenal sebagai "Kastil di Atas Langit". Pada pagi hari, terutama di musim gugur, area di puncak gunung terlihat seperti mengambang di langit dan dikelilingi oleh lautan awan. Area ini juga merupakan tempat yang tepat untuk melihat pergantian warna alam - bunga sakura di musim semi dan dedaunan berwarna cerah di musim gugur.

HP: www.city.asago.hyogo.jp/kankou/eng/TakedaCastle.html

Alamat: Takeda, Wadayama-cho, Asago-shi, Hyogo (Google Map)

 

15. Jembatan Tsujunkyo (通潤橋) [Kumamoto]

Jembatan Tsujunkyo adalah jembatan saluran air dari batu terbesar di Jepang yang dibangun tahun 1854. Daerah ini dulunya menderita kekurangan air yang serius, kemudian pemerintah dan penduduk setempat membangunnya bersama-sama. Memiliki panjang 75m dan tinggi 22m, Jembatan Tsujunkyo menggunakan pondasi alami dari siphon dalam pembangunannya, dan hingga kini masih digunakan untuk mengairi lebih dari 100 hektar lahan. Terkadang air dikeluarkan dari jembatan untuk membersihkan pipa-pipa.

HP: kumanago.jp/en/spots/detail/430000000605.html

HP: kumanago.jp/tw/spots/detail/430000000605.html (Bahasa Mandarin)

Alamat: Nagahara, Yamatocho, Kamimasuki-gun, Kumamoto (Google Map)

 

16. Hashima atau Pulau Gunkanjima (軍艦島) [Nagasaki]

Hashima, berjarak 15km dari Nagasaki, lebih dikenal dengan sebutan Gunkanjima (Pulau Kapal Perang) di masyarakat Jepang karena tampilannya. Hashima juga dikenal dunia sebagai model untuk "Kota Mati" di Skyfall (2013). Selain ditetapkan sebagai itus Warisan Dunia UNESCO, pulau ini juga merupakan bagian dari warisan industri. Hashima dulunya adalah tempat penambangan batu bara yang maju, tetapi ditinggalkan pada tahun 1974 ketika penambangan itu ditutup. Kini, Anda bisa mengunjungi reruntuhannya dengan tur perahu.

HP: visit-nagasaki.com/spots/detail/202

Alamat: Hashima, Takashima-machi, Nagasaki-shi, Nagasaki (Google Map)

The information in this article is accurate at the time of publication.

Wisata

Hotel & Ryokan

Shopping

Cari Restoran