15 Tempat yang Harus Anda Kunjungi di Sekitar Miyajima, Hiroshima

Miyajima adalah tempat wisata populer yang tidak hanya memikat wisatawan domestik, tetapi juga mancanegara. Ingin tahu tempat menarik apa saja yang bisa Anda kunjungi di sekitar Miyajima? Baca artikel kami sampai akhir untuk mengetahui daftar terbaiknya!

Hiroshima

Wisata

1. Kuil Itsukushima

Dengan sejarah 1.400 tahun, Kuil Itsukushima (Itsukushima Jinja) terdaftar sebagai Situs Warisan Dunia dan termasuk salah satu Nihon-sankei (3 pemandangan paling indah di Jepang). Kuil Itsukushima dibangun di atas pantai, jadi saat air pasang, Anda akan melihatnya seperti mengambang di laut. Pembangunan kuil dimulai pada tahun 1168 dengan menerapkan gaya Shinden, gaya arsitektur terkenal yang digunakan selama zaman Heian (794 – 1185). Kontras antara warna cerah kuil, laut biru, dan hijau gunung yang membelakangi kuil semakin menambah keindahannya.

2. Miyajima Public Aquarium

Dibuka pada tahun 2011, Miyajima Public Aquarium memamerkan lebih dari 13.000 hewan laut, yang mencapai hingga 350 spesies berbeda. Semua hewan ini berasal dari laut di dekatnya, yaitu Laut Pedalaman Seto. Mulai dari penguin dan singa laut Steller hingga anjing laut dan lumba-lumba tanpa sirip, semua dapat Anda jumpai di sini!

3. Momijidani Park

Berjarak 20 menit dari Dermaga Miyajima, Momijidani Park terbentang di sepanjang Sungai Momijidani (Momijidani-gawa) di kaki Gunung Misen. Taman ini merupakan tempat melihat dedaunan musim gugur yang populer, dipenuhi dengan sekitar 560 pohon maple Jepang dan 100 pohon maple. Dari musim semi hingga musim panas, Anda dapat menikmati dedaunan hijau segar di sini. Datanglah antara pertengahan hingga akhir bulan November untuk mengagumi keindahan terbaik dedaunan musim gugur di Momijidani Park.

4. Miyajima Ropeway

Miyajima Ropeway menghubungkan Momijidani Park ke puncak Gunung Misen. Anda perlu naik lift satu kali untuk mencapai puncak Gunung Misen, tetapi keseluruhan perjalanan hanya akan memakan waktu sekitar 15 menit. Dari lift, Anda akan melihat pulau-pulau indah di laut pedalaman dalam satu sapuan mata. Anda dapat menikmati pemandangan yang biasanya tidak Anda lihat di daratan. Jadi, kami sangat merekomendasikan Anda untuk berkunjung setidaknya sekali!

5. Miyajima History and Folklore Museum

Miyajima History and Folklore Museum memamerkan sekitar 1.000 artefak dan dokumen penting yang berkaitan dengan sejarah dan budaya Miyajima, serta tokoh-tokoh bersejarah seperti Taira no Kiyomori. Ada taman Jepang juga di museum ini, yang menjadikannya tempat sempurna untuk merasakan sisi tradisional Jepang. Anda dapat menemukan pameran yang memajang berbagai dokumen, seperti sejarah lengkap mengenai Taira no Kiyomori, beberapa cuplikan, dan tabel kronologis yang menjelaskan sejarah bagaimana Miyajima menjadi Situs Warisan Dunia.

6. Okinadou

Okinadou adalah toko penganan terkenal yang menjual kudapan Jepang populer, "Momiji Manju" (roti kukus berbentuk daun maple dengan isian). Ada 5 jenis isian yang tersedia: Koshi-an (pasta kacang merah halus), krim, keju, cokelat, dan dainagon (selai kacang merah). Kabarnya, Okinadou merupakan toko pertama di dunia yang menggunakan krim sebagai isian Momiji Manju. Toko ini bahkan menjual isian khusus untuk setiap musim yang juga sangat populer. Memiliki sejarah panjang, Okinadou masih dikunjungi oleh banyak orang sampai sekarang.

7. Anagomeshi Ueno

Didirikan pada tahun ke-34 Meiji (1901), restoran terkenal Anagomeshi Ueno menyajikan nasi dengan anago (belut conger) panggang. Saking populernya, Anda akan sering melihat antrean panjang orang-orang yang menunggu di luar. Kombinasi belut conger yang dipanggang di atas arang dan tekstur nasi yang lembut benar-benar luar biasa, dan saus rahasia mereka membuatnya lebih lezat. Mereka juga menjual makanan untuk dibawa pulang yang disebut "Eki-ben" (makanan kemasan yang biasanya Anda beli di stasiun kereta). Anagomeshi Ueno adalah restoran besar yang telah dicintai banyak orang sejak lama.

8. Pagoda Lima Lantai

Pagoda lima lantai berwarna merah cerah dan indah yang terletak di atas bukit di Miyajima merupakan salah satu dari 22 pagoda lima lantai di negara itu. Menjulang setinggi 27,6 meter, pagoda ini dihiasi dengan gambar ukiran, naga, dan pola Jepang lainnya. Meski tidak bisa masuk ke dalam pagoda, melihat dari luar saja sudah cukup untuk membuat Anda jatuh cinta.

9. Kuil Daisho-in

Kuil Daisho-in didirikan pada tahun 806 oleh seorang biksu Buddha Jepang bernama Kukai, yang dikenal sebagai Kobo Daishi. Suasana khusyuk menyelimuti kuil karena ada banyak patung Buddha di seluruh areanya. Jika Anda pergi ke gerbang depan dan menaiki tangga, Anda akan menemukan roda doa Tibet. Konon, memutar roda ini sama saja dengan membaca sutra. Jadi, semakin sering Anda memutarnya, semakin melimpah berkah yang Anda terima! Kuil Daisho-in memiliki beberapa daya tarik lain yang patut untuk dilihat.

10. Kuil Omoto

Kuil Omoto (Omoto Jinja) yang dibangun pada tahun 1523 ditetapkan sebagai Properti Budaya Penting, serta satu-satunya bangunan di Jepang dengan atap tiga tingkat yang terdiri dari enam bagian. Kuil Omoto diyakini lebih tua dari kuil utamanya, Kuil Itsukushima, dan mengabadikan Kuninotokotachi no Kami, Oyamatsumi, dan Saeki no Kuramoto. Kuil tertua di Miyajima ini juga mengadakan Festival Momote (Momote-sai) setiap tahun pada tanggal 20 Januari.

11. Omoto Park

Dapat dicapai sekitar 25 menit dari Dermaga Miyajima, Omoto Park adalah tempat melihat bunga sakura yang indah di sepanjang Sungai Omoto. Pemandangan dedaunan musim gugur yang menakjubkan di sini bahkan termasuk salah satu dari delapan pemandangan indah di Itsukushima. Omoto Park relatif sepi dibandingkan tempat wisata lainnya, jadi Anda dapat bersantai dan menikmati pemandangan tanpa harus stres. Lokasinya pun tidak jauh dari Miyajima Public Aquarium. Jika Anda ingin berkunjung, datanglah saat musim semi atau musim gugur.

12. Kuil Araebisu

Didirikan pada zaman Muromachi (1441), Kuil Araebisu (Araebisu Jinja) di Miyajima telah diakui sebagai Properti Budaya Penting Nasional. Di sini terdapat gerbang torii batu, aula pemujaan dengan atap tradisional Jepang, dan kuil utama berwarna merah terang di bagian belakang yang beratapkan kulit pohon cemara. Kuil Araebisu mengabadikan Susano no Mikoto dan Kotoshironushi no Kami.

13. Shishiiwa Observatory

Shishiiwa Observatory terletak di atas sebuah tebing yang berada tepat di sebelah Stasiun Shishiiwa. Anda dapat mengagumi pemandangan indah Laut Pedalaman Seto di sekitar Miyajima. Saat cuaca cerah, Anda bahkan bisa melihat Pulau Shikoku di seberang laut! Pemandangannya sangat berbeda dari Observatorium Gunung Misen yang juga menyuguhi pemandangan fantastis. Jalur pendakian ke Gunung Misen dimulai dari titik ini.

14. Miyajima Omotesando

Jalan Perbelanjaan Miyajima Omotesando berada di dekat Kuil Itsukushima. Jalan yang juga dikenal dengan sebutan Kiyomori-dori ini dipenuhi dengan banyak toko suvenir dan restoran. Ada pula toko-toko yang menjual kerajian tradisional Miyajima, seperti dayung, kerajinan kayu, sendok kayu, ukiran, nampan kayu, tembikar, dan kerajinan kertas. Di sini, Anda akan menemukan berbagai toko yang menawarkan makanan khas lokal, Mominji Manju, atau pameran sendok terbesar di dunia yang terlihat sangat mengesankan!

15. Mount Misen Observatory

Setelah naik Miyajima Ropeway, luangkan waktu Anda untuk mampir ke Mount Misen Observatory yang berada di puncak gunung tertinggi di Miyajima. Observatorium ini direnovasi pada tahun 2014 sehingga terlihat masih sangat baru dan bersih. Dari lantai dua, Anda dapat melihat panorama 360 derajat pulau-pulau kecil yang tersebar di Laut Pedalaman Seto. Di sini juga terdapat lounge, jadi Anda bisa beristirahat dengan nyaman.

 

Jika Anda ingin memberikan komentar pada salah satu artikel kami, memiliki ide untuk pembahasan yang ingin Anda baca, atau memiliki pertanyaan mengenai Jepang, hubungi kami di Facebook!

The information in this article is accurate at the time of publication.

About the author

fantasy4035
fantasy4035

Cari Restoran