12 Tempat Bersejarah di Kagawa untuk Ditambahkan ke Bucket List Anda

Kagawa terletak di bagian timur laut wilayah Shikoku dan menghadap ke Laut Pedalaman Seto. Di Kagawa, Anda akan menemukan Jembatan Seto Ohashi yang menghubungkan wilayah Chugoku dan wilayah Shikoku. Dijuluki sebagai surga udon, Anda tidak hanya dapat mengisi perut dengan udon lezat di Prefektur Kagawa, tetapi juga berkesempatan mengunjungi berbagai tempat bersejarah yang tidak boleh dilewatkan.

Kagawa

Wisata

1. Kotohira-gu

PIXTA

Kuil Kotohira-gu dikenal oleh penduduk lokal sebagai Konpira-san. Konon, para dewa yang disembah di sini melindungi orang-orang yang melaut. Oleh sebab itu, nelayan, pelaut, bahkan angkatan laut datang ke kuil ini untuk memberikan penghormatan. Setiap tahun Kuil Kotohira-gu juga mengadakan upacara peringatan untuk para pemberani yang gugur di laut.

Akses: 20 menit berjalan kaki dari Stasiun JR Kotohira.

Website: http://www.konpira.or.jp/

2. Kuil Kandani (Harta Nasional)

Reggaeman/Wikimedia Commons

Kuil Kandani tidak sebesar kuil utama yang bisa kita temukan di Jepang. Terletak di kaki Gunung Shiramine, aula utamanya yang dibangun pada tahun 1219 menjadi bangunan kuil tertua di Jepang dan diakui sebagai Harta Nasional.

Akses: 15 menit dengan bus dari Stasiun JR Sakaide. 

Website: http://www.city.sakaide.lg.jp/soshiki/bunkashinkou/kandanijinjya.html

3. Kuil Unpen-ji

Reggaeman/Wikimedia Commons

Unpen-ji adalah kuil ke-66 yang ada di rute Ziarah 88 Kuil Shikoku. Di antara 88 kuil, Unpen-ji berdiri di titik tertinggi, sekitar 911 meter di atas permukaan laut. Jalur menuju kuil yang membentang sekitar 4,3 km dikatakan menantang untuk dilalui. Jadi, jika Anda tidak ikut berziarah, tetapi ingin mengunjugi Kuil Unpen-ji, naiklah kereta gantung dari kaki gunung.

Akses: 24 menit dengan taksi dari Stasiun JR Kan'onji

Website: http://www.88shikokuhenro.jp/kagawa/66unpenji

4. Motoyama-ji (Harta Nasional)

Motoyama-ji berada di urutan ke-70 di rute Ziarah 88 Kuil Shikoku. Aula utamanya yang dibangun pada tahun 1300 merupakan Harta Nasional. Di tahun 1896, pagoda 5 lantai yang didirikan di halaman kuil disambut baik oleh masyarakat Shikoku karena sebagian besar kuil di wilayah ini jarang memiliki pagoda. Sejak saat itu, pagoda 5 lantai tersebut menjadi bintang dan simbol tidak resmi Kuil Motoyama-ji.

Akses: 15 menit berjalan kaki dari Stasiun JR Motoyama. 

Website: http://www.88shikokuhenro.jp/kagawa/70motoyamaji/

5. Zentsu-ji

Zentsu-ji, perhentian ke-75 di rute Ziarah 88 Kuil Shikoku, didirikan oleh ayah Kukai di tempat kelahiran Kukai. Anda mungkin bertanya-tanya siapa sebenarnya sosok Kukai? Ia adalah seorang Grand Master yang menyebarkan agama Buddha di Jepang. Sekitar tahun 804, setelah menyelesaikan pelatihan Buddhis di Tiongkok, Kukai kembali ke Jepang untuk berbagi kebijaksanaan dan pengetahuannya. Tanpa hadirnya Kukai, Jepang tentu tidak akan menjadi negara seperti sekarang ini, yang memiliki ajaran dan budaya Buddha yang kaya.

Akses: 15 menit berjalan kaki dari Stasiun JR Zentsuji.

Website: http://www.88shikokuhenro.jp/kagawa/75zentsuji/

6. Okubo-ji

Di akhir rute Ziarah 88 Kuil Shikoku yang membentang sejauh 1400 km, Anda akan disambut oleh Kuil Okubo-ji. Para peziarah yang berhasil menyelesaikan perjalanan akan meninggalkan tongkat mereka di sini. Kemudian, kuil mengadakan ritual untuk membakar tongkat-tongkat tersebut, dua kali setahun.

Akses: 10 menit dengan bus dari Stasiun Nagao. 

Website: http://www.88shikokuhenro.jp/kagawa/88ookuboji/

7. Kastil Takamatsu

M Murakami/Flickr

Kastil Takamatsu cukup istimewa dibandingkan semua kastil yang dimiliki Jepang karena awalnya, kuil yang dibangun tepat di tepi pantai ini digunakan sebagai benteng untuk angkatan laut. Namun, sekarang sudah ada jalan yang memisahkan lahan kastil tersebut dari laut. Selain itu, karena air laut dipompa untuk mengisi parit, Anda bisa melihat ikan bream berenang di sana.

Akses: 15 menit berjalan kaki dari Stasiun Takamatsu.

Website: http://www.takamatsujyo.com/

8. Kastil Marugame

Kastil Marugame yang memiliki menara indah dibangun sekitar tahun 1660 di Gunung Marugame pada ketinggian 60 meter di atas permukaan laut. Tembok batu megah setinggi 4 lantai di kastil ini merupakan yang tertinggi di seluruh Jepang!

Akses: 23 menit berjalan kaki dari Stasiun Marugame.23 minutes on foot from Marugame station.

Website: http://www.city.marugame.lg.jp/sightseeing/spot/01.html

9. Jembatan Seto Ohashi

Shoichi Masuhara/Flickr

Jembatan Seto Ohashi selesai dibangun pada tahun 1988. Sebelum jembatan ini ada, satu-satunya cara yang paling efisien untuk pergi ke Shikoku dari Chugoku adalah dengan perahu dan kapal. Berkat kehadiran jembatan itu, kini sistem tranportasi antara Chugoku dan Shikoku sangat meningkat, begitu pula dengan perekonomian kedua wilayah yang menjadi semakin makmur. Di dekat jembatan terdapat taman khusus untuk memperingati pembangunan Seto Ohashi, dan Anda juga bisa melihat pemandangan jembatan yang megah dari Menara Jembatan Seto Ohashi.

Akses: 15 menit dengan taksi dari Stasiun Sakaide.  

Website: http://www.setoohashitower.com/index.html

10. Zenigata Sunae

Zenigata Sunae adalah koin pasir raksasa dari zaman Edo yang berada di tengah Taman Kotohiki di Kota Kan'onji. Jangan sampai melewatkan tempat ini saat berkunjung ke Kagawa karena mungkin Anda tidak dapat menemukan keindahan serupa di tempat lain di dunia. Jika Anda mendaki bukit kecil di Taman Kotohiki, Anda bisa melihat pemandangan Zenigata Sunae yang mengagumkan. Penduduk setempat percaya bahwa untuk membebaskan diri dari masalah keuangan, mereka harus datang ke sini setidaknya sekali seumur hidup. Bahkan, ada kabar yang mengatakan apabila seseorang datang ke Zenigata Sunae, koin pasir akan memberikannya keberuntungan untuk menjadi kaya dengan memenangkan lotere!

Akses: 20 menit berjalan kaki dari Stasiun Kan'onji.

Website: http://www.city.kanonji.kagawa.jp/soshiki/21/333.html

11. Taman Ritsurin

Konstantin Leonov/Flickr

Taman Ritsurin yang dibangun pada zaman Edo dianugerahi gelar "Tempat Berpemandangan Indah". Di lahan seluas 75 hektar ada 6 kolam dengan bukit-bukit buatan manusia. Setiap kali musim berganti, Taman Ritsurin menampilkan pemandangan yang berbeda. Bahkan, Michelin Green Guide menyatakan bahwa keindahan taman bintang tiga ini sepadan dengan usaha, waktu, dan uang yang Anda keluarkan!

Akses: 3 menit berjalan kaki dari Stasiun Ritsurin Koen Kitaguchi.

Website: http://ritsuringarden.jp/jp/

12. Gua Onigashima

Sungguh suatu kebohongan jika Anda pernah bertemu orang Jepang yang tidak tahu mengenai Gua Onigashima. Itu karena tempat ini menjadi latar belakang cerita rakyat Jepang terkenal yang berjudul "Momotaro". Gua Onigashima berada di Pulau Megajima dan berjarak 4 km dari Kota Kochi. Ayo, langkahkan kaki Anda masuk ke dalam gua dan kunjungi kediaman Oni Jepang yang terkenal di seluruh negeri.

Akses: Dari Pelabuhan Takamatsu naik kapal feri ke Pulau Negijima.

Website: http://www.onigasima.jp/onigashima.html

Jika Anda ingin memberikan komentar pada salah satu artikel kami, memiliki ide untuk pembahasan yang ingin Anda baca, atau memiliki pertanyaan mengenai Jepang, hubungi kami di Facebook!

The information in this article is accurate at the time of publication.

Cari Restoran