10 Spot Fotogenik di Asakusa

Di Asakusa, yang pernah menjadi pusat budaya pada zaman Edo (1603 - 1867), Anda dapat melihat banyak bangunan dan pemandangan tradisional yang masih tersisa di kawasan tersebut. Ada pula berbagai tempat wisata baru seperti Tokyo Skytree yang patut Anda kunjungi. Perpaduan unsur-unsur tradisional dan modern inilah yang membuatnya sangat menarik, serta menciptakan pemandangan indah yang terlihat menakjubkan dalam gambar. Tidak perlu panjang lebar lagi, berikut adalah 10 rekomendasi spot fotogenik yang patut Anda sambangi di Asakusa!

Asakusa

Wisata

1. Kaminari-mon [Asakusa]

Ketika mendengar nama "Asakusa", lampion kertas raksasa berwarna merah ini langsung terlintas di benak banyak orang. Kaminari-mon, gerbang depan Kuil Sensoji, adalah tempat berfoto yang sangat populer di kalangan wisatawan. Lampion kertas berdiameter 3,3 m dan setinggi 3,3 m benar-benar terlihat mengesankan dari dekat.

Saat Anda berjalan melewati Kaminari-mon, cobalah berhenti di tengah dan mendongak ke atas untuk melihat bagian bawah lentera. Di dalamnya terdapat ukiran naga yang begitu impresif. Namun, sayang, banyak orang yang tidak menyadarinya dan lewat begitu saja.

Kuil Sensoji selalu ramai karena merupakan salah satu destinasi terkenal yang pasti dikunjungi oleh sebagian besar wisatawan saat mereka berada di Asakusa. Jika ingin mengambil foto-foto yang bagus, Anda disarankan untuk pergi ke sana pagi-pagi sekali atau pada malam hari. Kami jamin, beberapa hasil jepretan Anda akan menerima banyak "likes" di Instagram.

2. Agatsuma-bashi [Asakusa]

Sungai Sumida mengalir melalui pusat Tokyo, dan ada banyak jembatan yang dibangun di atasnya. Di Asakusa saja, Anda bisa menemukan 7 jembatan. Di antara semua jembatan tersebut, Agatsuma-bashi adalah jembatan yang paling terkenal untuk berfoto. Anda dapat memotret tiga bangunan ikonis sekaligus dalam satu bingkai: Tokyo Skytree, gedung kaca kantor pusat Asahi Breweries, dan Super Dry Hall yang dihiasi ukiran api emas berbentuk awan di atasnya.

Anda bisa mengambil foto berkualitas kapan saja, tetapi lebih direkomendasikan di pagi hari. Cahaya mentari, siluet Tokyo Skytree, dan bangunan-bangunan di sekitarnya menyajikan pemandangan indah yang tidak boleh dilewatkan.

Setiap bulan Agustus, di Agatsuma-bashi diselenggarakan Festival Toronogashi. Pengunjung yang hadir berkesempatan menuliskan keinginan atau pesan mereka untuk orang-orang terkasih yang telah tiada di atas lentera, lalu mengapungkannya di sungai. Selama acara berlangsung, Anda dapat melihat dan mengambil foto suasana magis dari banyak lentera yang perlahan menyusuri sungai.

3. Genmori-bashi [Asakusa]

Genmori-bashi adalah spot yang populer di kalangan pecinta kereta api. Dibangun di atas kanal yang bercabang dari Sungai Sumida, jembatan kecil Genmori-bashi dikenal sebagai tempat ideal untuk mengambil foto Tokyo Skytree bersama dengan kereta yang lewat.

Anda juga bisa melihat bayangan menara di permukaan sungai, yang disebut "Sky Tree Terbalik", dan mengabadikan beberapa foto bagus yang tidak biasa saat cuaca cerah.

Patung yang tampak aneh di dekat jembatan sebenarnya bangku untuk orang duduk. Anda dapat duduk-duduk santai di sini sambil menikmati pemandangan Tokyo Skytree, tetapi lucu juga bila memfoto  Anda dan teman dengan gaya yang sama persis di sebelah patung itu!

4. Hanayashiki [Asakusa]

Hanayashiki adalah taman hiburan tertua di Jepang yang memiliki sejarah lebih dari 150 tahun. Taman hiburan ini menghadirkan berbagai atraksi bernuansa retro dan penuh warna, serta tempat-tempat yang bagus untuk berfoto.

Anda juga dapat mengunjungi acara iluminasi yang diadakan setiap musim. Di musim semi, Hanayashiki diwarnai dengan cantiknya merah muda bunga sakura, yang memberikan sentuhan romantis pada taman.

Di dekat pintu masuk, Anda akan menemukan kotak surat bermotif bunga dan patung panda kecil di atasnya. Coba pertimbangkan untuk mengirim kartu pos ke teman atau keluarga Anda menggunakan kotak surat tersebut. Percayalah, itu pasti menjadi kenangan yang berkesan!

5. Tokyo Cruise [Asakusa]

Ingin liburan Anda semakin istimewa? Berpartisipasilah dalam pelayaran di Sungai Sumida dengan Tokyo Cruise, yang akan membawa Anda dari Asakusa ke destinasi pilihan.

Anda dapat menghabiskan waktu yang menyenangkan sambil mengagumi pemandangan yang selalu berubah seiring bergeraknya kapal pesiar. Anda juga bisa melihat berbagai view yang biasanya tidak terlihat, seperti bagian bawah jembatan, jika tidak mengikuti pelayaran ini. Tokyo Cruise menawarkan beragam paket, termasuk sunset cruise dan night cruise, yang memungkinkan Anda menikmati suasana berbeda sesuai keinginan.

Dari bermacam-macam jenis kapal yang tersedia, Hotaluna dan Himiko dengan tampilan futuristik menjadi opsi paling populer. Keduanya memiliki jendela yang lebar sehingga memudahkan Anda mengambil foto dari dalam kapal.

6. Asakusa Culture Tourist Information Center [Asakusa]

Terletak tepat di sebelah Kaminari-mon, Asakusa Culture Tourist Information Center menyediakan informasi tentang pariwisata dan sejarah Asakusa. Di lantai 8 gedung, ada teras observasi gratis yang menyuguhkan pemandangan Kuil Sensoji dan area sekitar Tokyo Skytree.

Tinggi pagar di teras sekitar dada seseorang, jadi mudah untuk mengambil foto indah di sini. Dari atas, Anda pasti akan terkejut melihat betapa ramainya jalan menuju kuil.

Di dekat teras observatori juga terdapat sebuah kafe. Artinya, Anda dapat menikmati panorama kota sambil minum kopi, jus, atau bir. Waktu istirahat Anda pasti jauh lebih menyenangkan dengan pemandangan indah dan minuman yang enak.

7. Jalan Hoppy [Asakusa]

Di sisi barat Kuil Sensoji terbentang Jalan Hoppy, dipenuhi dengan pub populer yang buka sejak sore hari. Semua pub tersebut menyediakan kursi luar ruangan agar Anda dapat menyelami suasana sehari-hari Asakusa.

Saat hari mulai gelap, toko-toko di Jalan Hoppy menyalakan lentera di luar, memenuhi jalanan dengan cahayanya yang hangat. Anda bahkan bisa menangkap suasana tradisional Asakusa dengan kamera Anda pada waktu ini!

Pastikan pula untuk mencicipi beberapa makanan dan minuman selagi Anda berada di sana! Anda tidak perlu mengkhawatirkan kendala bahasa karena ada banyak penduduk lokal dan karyawan yang ramah. Dengan kata lain, Anda tetap bisa bersenang-senang meski tidak mengerti bahasa Jepang.

8. Jalan Perbelanjaan Shin-Nakamise [Asakusa]

Shin-Nakamise adalah jalan perbelanjaan terbesar di Asakusa. Anda bahkan bisa melihat Tokyo Skytree melalui atap jalannya yang terbuka. Di jalan yang memadukan nuansa modern dan nostalgia ini, Anda akan menemukan sejumlah tempat berfoto yang unik.

Jalan perbelanjaan Shin-Nakamise dipenuhi dengan berbagai macam toko, restoran, kafe, butik, dan apotek. Anda bisa berbelanja sambil mencari beberapa barang menarik untuk dibawa pulang seperti payung tradisional Jepang atau kimono.

Jika Anda merasa jalanan sedang ramai, ada tempat ideal untuk mengambil foto yang sedikit terpisah dari jalan utama. Pada malam hari, Anda dapat mengabadikan Tokyo Skytree yang tampak seperti berdiri di atas huruf "shin" (新), yang berarti "baru" dalam bahasa Indonesia.

9. Dempoin-dori [Asakusa]

Jalan sepanjang 200 m di bagian selatan Kuil Sensoji disebut Dempo-in dori, yang menghidupkan kembali lanskap tradisional zaman Edo (nama lama Tokyo sampai abad ke-19). Dempo-in dori dipadati banyak toko, mulai dari Edo-Kiriko yang menjual produk pecah belah, hingga kios-kios yang menawarkan camilan tradisional seperti dango (dumpling manis dari tepung beras). Luangkan waktu Anda untuk mencoba beberapa camilan dan berbelanja, serta mengambil foto-foto yang bagus di sini.

Dikelilingi rumah-rumah kayu dan banyak plang, Dempo-in dori akan membuat Anda merasa seolah-olah kembali ke masa lalu. Apabila memungkinkan, cobalah berjalan-jalan dengan mengenakan kimono atau naik angkong (rickshaw).

Di malam hari, nuansa Jepang Dempo-in dori yang jauh lebih tradisional tampak begitu memesona! Memang Anda tidak bisa berbelanja karena sebagian besar toko sudah tutup, tetapi menyusuri jalan yang mulai sepi dan melihat lukisan-lukisan di daun jendela toko juga cukup menyenangkan.

10. Kuil Imado [Asakusa]

Di Jepang, pajangan kucing yang disebut maneki-neko (kucing pemanggil) dipercaya dapat membawa keberuntungan, dan Kuil Imado dikatakan sebagai tempat munculnya pajangan ini. Patung-patung maneki-neko tersebar di banyak sudut kuil, menjadikannya spot foto yang sempurna bagi para pecinta kucing.

Ada pula kucing yang digambar pada sebuah ema, plakat kayu yang digunakan untuk menulis keinginan. Di sebagian besar kuil Shinto, ema berbentuk segi lima, tetapi tidak demikian di Kuil Imado, yang berbentuk bulat. Saat berkunjung, pastikan Anda tidak melewatkan kesempatan untuk membuat permintaan dengan menuliskannya di sebuah ema, lalu ikat di papan yang tersedia.

Jika beruntung, Anda bisa berjumpa dengan beberapa kucing sungguhan di kuil. Menyaksikan kucing-kucing ini bersantai tanpa memedulikan dunia akan menenangkan jiwa Anda.

 

Asakusa memang penuh dengan tempat fotogenik yang menarik untuk dikunjungi. Namun, sepuluh tempat yang kami sebutkan dalam artikel ini sangat direkomendasikan. Ayo, abadikan foto-foto menakjubkan dan bagikan kenangan indah Anda kepada teman dan keluarga!


Jika Anda ingin memberikan komentar pada salah satu artikel kami, memiliki ide untuk pembahasan yang ingin Anda baca, atau memiliki pertanyaan mengenai Jepang, hubungi kami di Facebook!

Kredit Gambar Judul: Torjrtrx / Shutterstock.com

Spesial Kanto

The information in this article is accurate at the time of publication.

About the author

tsunagu
tsunagu Japan

Cari Restoran