10 Anjing Ras Jepang Populer yang Akan Meluluhkan Hati Anda dengan Kelucuannya

Apakah Anda pecinta anjing? Atau mungkin Anda mengenal Hachiko? Jika ya, pasti Anda mengetahui Shiba Inu atau Akita Ken. Keduanya adalah jenis anjing ras Jepang yang populer di dunia. Namun, tidak hanya itu saja, Jepang sebenarnya memiliki berbagai jenis ras yang tidak kalah terkenal, termasuk beberapa jenis anjing yang sangat unik. Pada artikel kali ini, kami akan memperkenalkan kepada pembaca beberapa ras langka yang sulit ditemukan di tempat lain. Kami juga memiliki sejumlah tempat wisata menarik yang tidak boleh dilewatkan oleh para pecinta anjing. Siapkan hati Anda karena anjing-anjing ini benar-benar menggemaskan!

Seluruh Jepang

Budaya Jepang

Nihon Ken vs. Anjing Jepang

Siapa pun yang bisa membaca huruf Cina mungkin berpikir bahwa "nihon ken" (日本犬) berarti "Anjing Jepang", dan menganggap semua anjing Jepang adalah "nihon ken". Namun, Itu tidak benar.

"Nihon ken" mengacu pada ras anjing Jepang asli, yang terdiri dari enam jenis:

  • Shiba Inu
  • Kishu Inu
  • Shigoku Ken
  • Kai Ken
  • Anjing Hokkaido
  • Akita

Keenam ras tersebut secara kolektif telah ditetapkan sebagai Monumen Alam Nasional oleh pemerintah Jepang.

Selain itu, ada juga beberapa ras khas Jepang, tetapi tidak termasuk ke dalam kategori "nihon ken", terutama karena asal-usul mereka. Anjing ras khas Jepang di antaranya:

  • Tosa Ken
  • Japanese Chin
  • Japanese Spitz
  • Japanese Terrier

Sekarang, setelah Anda tahu perbedaannya, mari kami perkenalkan semua ras anjing ini!

Ras Nihon Ken

・Shiba Inu

Shiba Inu memiliki sejarah interaksi yang panjang dengan manusia dan dapat ditelusuri kembali eksistensinya sejak zaman Jomon (sekitar 12000 hingga 4500 tahun lalu), ketika mereka dibiakkan untuk menjadi anjing pemburu. Shiba Inu merupakan jenis anjing kecil hingga medium dengan berat rata-rata sekitar 9kg. Memiliki telinga yang tajam, bulu yang pendek, dan ekor melengkung, anjing-anjing Shiba sangat mandiri serta waspada terhadap orang asing, tetapi setia dan menyayangi pemiliknya. Shiba Inu adalah jenis anjing yang banyak disukai dan terus mendapatkan popularitas di seluruh dunia dalam beberapa tahun terakhir. Mame-shiba yang bahkan berukuran lebih kecil hanya berbobot sekitar 4 sampai 6kg, yang juga semakin populer akhir-akhir ini.

・Kishu Inu

Berasal dari daerah pegunungan di Jepang Barat antara Wakayama, Mie, dan Nara, Kishu Inu dibiakkan untuk menjadi pemburu. Beratnya sekitar 13kg hingga 27kg. Mereka memiliki bulu-bulu putih yang indah dan fitur wajah yang berbeda. Kishu Inu cenderung mempunyai stamina yang kuat, berkepribadian tenang, tetapi berani. Mereka juga mudah dilatih karena anjing Kishu benar-benar setia kepada pemiliknya.

・Shikoku-ken

Sesuai dengan namanya, anjing jenis ini berasal dari Shikoku, salah satu dari 4 pulau utama di Jepang. Mereka tampil luar biasa sebagai anjing pemburu, dan beratnya rata-rata sekitar 15kg. Dikarenakan bulu-bulu Shikoku Inu menyerupai serigala Jepang, ada beberapa insiden yang disebabkan oleh orang-orang yang mengira bahwa mereka adalah serigala sehingga terjadi keributan di daerah tersebut. Pada dasarnya anjing Shikoku cerdas dan kompetitif, tetapi mereka membutuhkan pemilik yang berpengalaman untuk menjaga mereka jauh dari masalah.

・Kai Ken

Di Minami-Alps Prefektur Yamanashi, anjing-anjing ini digunakan untuk berburu. Beratnya berkisar antara 12 hingga 18kg. Mereka memiliki karakteristik yang tajam serta terlihat liar, dan ketika anjing Kai Ken tumbuh, mereka akan mendapatkan banyak corak belang yang mengingatkan kita pada harimau. Dibiakkan sebagai anjing pemburu, Kai Ken perlu dilatih dengan kedisiplinan yang ketat. Oleh sebab itulah mereka tidak cocok dijadikan hewan peliharaan di rumah.

・Anjing Hokkaido

Ras ini terkadang disebut sebagai Ainu Ken, karena mereka telah menjadi bagian kehidupan orang Ainu (penduduk asli Jepang) sejak lama. Anjing-anjing Hokkaido tumbuh dan beradaptasi untuk bertahan hidup di musim dingin yang keras di Hokkaido bersama orang-orang Ainu. Oleh karena alasan itulah anjing Hokkaido memiliki dua jenis bulu terpisah dan lemah terhadap iklim panas. Ada tiga varian warna bulu anjing Hokkaido: hitam, putih, atau cokelat, dan bulunya bisa sedikit lebih tebal sehingga berat mereka dapat mencapai sekitar 20kg. Sabar, setia, dan berani, anjing pintar ini bisa menjadi sahabat yang mampu menjalankan berbagai perintah jika pemiliknya mau berusaha mengajari mereka.

・Akita Inu

Dari ras nihon ken, Akita adalah satu-satunya anjing jenis besar, dan mungkin paling dikenal luas karena sosok Hachiko. Akita Inu memiliki tubuh yang kuat dan beratnya bisa berkisar antara 35 sampai 50kg. Berlawanan dengan asal-usulnya sebagai anjing pemburu, Akita Inu berbulu halus dan dapat mengeluarkan banyak ekspresi lucu. Mempunyai sifat yang lemah lembut dan sangat setia kepada pemiliknya, anjing ini menjadi populer baik di dalam maupun di luar Jepang.

Anjing Ras Jepang Lainnya

・Tosa Ken

Dulu ketika Prefektur Kochi dikenal sebagai Provinsi Tosa, mereka membiakkan anjing petarung untuk kompetisi. Anjing ras berukuran besar ini beratnya dapat mencapai 90kg, dan merupakan anjing terkuat dalam daftar ini. Sebagai jenis anjing petarung, mereka akan meningkatkan kewaspadaan jika bertemu orang asing dan anjing lainnya. Namun, di balik kulit dan telinganya yang terkulai, ada kelembutan hati serta kasih sayang yang ditunjukkan dari kesetiaannya kepada pemiliknya.

・Japanese Chin

Japanese chin adalah ras yang disukai oleh berbagai kalangan, termasuk keluarga kerajaan! Kabarnya, Shogun Tokugawa Tsunayoshi yang dikenal sebagai pecinta anjing juga menyukai ras ini. Ukurannya kecil, beratnya hanya sekitar 3kg, dan memiliki karakteristik moncong yang rata serta bulu panjang yang lembut. Japanese chin juga tidak berbau, membuatnya sempurna sebagai hewan peliharaan di rumah. Selain itu, mereka mempunyai sifat yang ramah.

・Japanese Spitz

Dengan berat sekitar 9 hingga 11kg, ras berukuran medium ini memiliki telinga yang tajam, moncong yang menonjol, dan bulu putih yang lembut. Japanese spitz berkepribadian ceria dan senang bermain. Dulu mereka dideskripsikan sebagai jenis anjing yang berisik karena sifat penasarannya, tetapi sekarang semakin banyak Japanese spitz yang berwatak tenang. Patuh dan cerdas, mereka adalah pembelajar yang cepat, tetapi mereka juga bisa menjadi sedikit frustasi dan terlalu aktif.

・Japanese Terrier

Ras ini sangat langka sehingga tidak banyak orang yang tahu, bahkan di Jepang. Kabarnya, Japanese Terrier diperkenalkan pada zaman Edo (1603 - 1868) oleh pedagang Belanda ke Nagasaki. Terrier merupakan jenis anjing kecil, dengan berat rata-rata 5 kg. Mereka memiliki bulu-bulu pendek yang terasa seperti beludru, tetapi itu juga membuat mereka rentan terhadap cuaca dingin. Anjing Terrier mempunyai wajah berwarna hitam, putih, atau cokelat, dengan badan berwarna putih. Lincah, ceria, tetapi tetap waspada, anjing ini dapat penuh kasih sayang sehingga tidak masalah mempertemukan mereka dengan anak-anak dan anjing lain.

Berikut Adalah Beberapa Tempat Terkenal di Jepang yang Berkaitan dengan Anjing!

・Hachiko (Tokyo)

Tempat pertemuan populer di Shibuya. Monumen ini dibangun pada tahun 1920 untuk mengenang anjing jenis Akita Ken yang terus setia menunggu pemiliknya di Stasiun Shibuya selama 9 tahun meskipun sebenarnya sang pemilik telah meninggal dunia. Kisah Hachiko benar-benar terkenal sehingga diadaptasikan menjadi sebuah film Hollywood.

・Kuil Jingi (Shizuoka)

Kuil Jingi terletak di Izu-Kogen, terkenal karena pengunjung dapat membawa anjing peliharaan mereka ke halaman kuil. Ada air mancur pemurnian mini yang dapat digunakan untuk membersihkan diri dan anjing Anda sebelum mendekati kuil utama. Ema (plakat doa) di Kuil Jingi berbentuk anjing, dan Anda bebas menggambar wajah anjing di plakat itu. Semua sentuhan kecil ini menjadikannya tempat yang sangat menawan, dan karena mereka juga menjual o-mamori (jimat Jepang) yang dapat dipasang di kalung anjing, mengapa tidak datang berdoa ke sini untuk memohon kesehatan serta kebahagian teman kecil Anda?

・Kuil Inu (Aichi)

Anda dapat berdoa kepada Inuhime-no-gami di sini untuk memohon segala hal yang berkaitan dengan kesehatan dan keselamatan keluarga, anak-anak, serta pernikahan. Legenda mengatakan bahwa orang-orang desa meminta jasa yamabushi (pertapa Jepang) ketika sungai di dekatnya mulai banjir. Yamabushi kemudian berhasil menenangkan air dan mengakhiri banjir dengan memurnikannya menggunakan gohei (tongkat ritual), yang memiliki gambar seekor anjing dan tulisan "Inu-no-ou" di atasnya. Patung seekor anjing yang ada di sini dimaksudkan untuk memperingati peristiwa itu, dan kuil ini pun menjadi terkenal di kalangan pecinta anjing.

Jika berbicara tentang anjing ras Jepang, Akita Ken mungkin yang paling dikenal. Ini adalah jenis yang banyak dimiliki orang sehingga Anda bisa bertemu dengan salah satunya ketika sedang berjalan-jalan di Jepang. Tentu saja, Akita Ken bukanlah satu-satunya anjing ras Jepang yang dapat ditemui, atau bahkan Anda bisa menganggap diri Anda beruntung jika berhasil melihat seekor anjing dari salah satu ras yang disebutkan di atas.

 

Jika Anda ingin memberikan komentar pada salah satu artikel kami, memiliki ide untuk pembahasan yang ingin Anda baca, atau memiliki pertanyaan mengenai Jepang, hubungi kami di FacebookTwitter, atau Instagram!

The information in this article is accurate at the time of publication.

Wisata

Hotel & Ryokan

Shopping

Cari Restoran