10 Tempat Paling Instagrammable Di Prefektur Oita

Terkenal sebagai salah satu prefektur terbaik di Jepang untuk menikmati onsen, Oita di Kyushu Timur penuh dengan tempat-tempat yang indah. Mulai dari pemandangan alam hingga lanskap kota tradisional Jepang dan landmark bersejarah, ada begitu banyak hal menarik untuk diabadikan di sini! Jika Anda suka bepergian ke tempat-tempat indah dan berfoto, baca sampai selesai artikel ini untuk mengetahui 10 tempat paling Instagrammable di Prefektur Oita!

Oita

Wisata

Mengenal Oita: Prefektur dengan Sejuta Pemandangan yang Patut Diabadikan

Prefektur Oita terletak di sisi timur Kyushu, pulau paling selatan dari empat pulau utama Jepang. Meskipun masih jarang dijadikan target wisata oleh wisatawan internasional, orang Jepang mengenal Oita sebagai surganya onsen yang memiliki beberapa air terbaik di Jepang. Tidak hanya itu, tempat ini juga dipenuhi dengan pemandangan menakjubkan yang layak untuk difoto dan dibagikan di media sosial Anda. Mari kita lihat 10 tempat di antaranya yang terbaik.

Taman Bunga Kuju (Kuju Flowe Park)

Taman Bunga Kuju terdiri dari beberapa kebun bunga yang sangat indah dan luas. Letaknya di perbukitan yang berjarak satu jam dari Kota Oita. Dari musim semi hingga musim gugur, hampir 5 juta bunga dari 500 spesies bermekaran di seluruh taman. Berbagai display pun dapat Anda lihat di setiap area yang unik, termasuk Area Hutan, Area Ladang Bunga, dan Area Bunga Liar.

Di tengah taman terdapat 16 toko dan restoran. Mereka menawarkan produk-produk cantik yang berhubungan dengan bunga dan masakan lokal yang lezat. Habiskan hari Anda dengan berjalan di antara bunga-bunga dan nikmati keindahan berlatar belakang pegunungan yang menakjubkan. Dari beragam jenis bunga yang menghiasi taman sepanjang tahun, bunga lavender yang mekar pada bulan Juni hingga Juli serta festival bunga yang diadakan setiap musim gugur menjadi sorotan utama di sini.

Pantai Matama (Matama Beach)

Bagi Anda yang ingin melihat matahari terbenam paling indah, pergilah ke Pantai Matama di Bungotakada. Ketika air surut, pantai besar muncul dengan kolam pasang surut yang luas, beriak seperti cermin raksasa yang memantulkan warna langit. Kombinasi refleksi kolam, laut, dan pegunungan di kejauhan menciptakan pemandangan matahari terbenam yang tidak terlupakan dan tempat foto yang mengesankan.

Sebelum pergi ke pantai, pastikan Anda merencanakan waktu yang tepat dan memilih hari dengan pasang surut paling ideal untuk menyaksikan kolam cermin. Ada situs web lokal dalam bahasa Jepang yang merekomendasikan hari dan waktu terbaik setiap bulan. Kami yakin tidak terlalu sulit bagi Anda untuk memahami isinya meskipun tidak mengerti bahasa Jepang.

Observatorium Yukemuri (Yukemuri Observatory)

Observatorium Yukemuri adalah dek observasi dua lantai yang menghadap ke Kota Beppu, salah satu dari tiga kawasan onsen (pemandian air panas) paling terkenal di Jepang. Nama Yumekuri secara harafiah berarti "asap pemandian" yang mengacu pada kepulan uap dari pemandian di banyak ryokan (penginapan tradisional Jepang) dan hotel.

Pemandangannya terlihat indah saat matahari terbenam, tetapi akan jauh lebih memesona lagi setelah matahari terbenam, ketika lampu-lampu berwarna oranye, merah, hijau, dan kuning dari berbagai penginapan menerangi uap yang muncul dari bawah. Kunjungan ke Oita tidak akan lengkap tanpa mampir ke Beppu. Jika Anda sampai di sana, pergilah ke observatorium ini untuk mengambil beberapa foto pemandangan kota klasik.

Danau Kinrin (Lake Kinrin)

Danau Kinrin adalah danau kecil yang terletak di Kota Yufuin, salah satu kawasan onsen terkenal. Dibandingkan dengan Beppu, Yufuin berukuran lebih kecil dan memiliki suasana kota pegunungan kuno, yang membuatnya sempurna untuk liburan spesial.

"Kinrin" berarti "sisik emas". Konon, ini mengacu pada tampilan sisik ikan yang berkilauan ketika berenang di bawah sinar matahari terbenam. Namun, waktu terpopuler untuk mengambil foto danau—khususnya kuil kecil dan gerbang torii yang terapung di salah satu ujungnya—adalah di pagi hari, saat uap dari mata air panas yang mengalir ke danau menciptakan kabut mistik di atas danau dan sekitarnya.

Kota Kastil Kitsuki (Kitsuki Castle Town)

Kota Kastil Kitsuki adalah bagian bersejarah dari Kota Kitsuki yang dipenuhi banyak kediaman samurai dan bangunan lain yang terpelihara dengan baik, serta kastil terkecil di Jepang. Oleh sebab itu, kota ini sering digunakan sebagai lokasi syuting film, acara TV, dan iklan.

Anda akan menemukan tempat penyewaan kimono di dekatnya. Cobalah menyewa kimono di sana, lalu nikmati jalan-jalan santai di sekitar area dan berfoto. Anda pasti merasa seolah-olah sedang kembali ke masa lalu. Salah satu tempat foto paling populer di sini adalah lereng Suya-no-Saka yang menghadap ke lembah, dan lereng Shioya-no-Saka di sisi berlawanan yang memamerkan lanskap kota kuno.

Bangsal Lokomotif Bungo Mori (Bungo Mori Roundhouse)

Berjarak 4 menit dari Stasiun Bungo-Mori, Bangsal Lokomotif Bungo Mori adalah satu-satunya bangsal yang bertahan di Kyushu sejak kereta menggunakan lokomotif bertenaga uap. Kala itu, Bangsal Bungo Mori digunakan untuk mengganti dan memasok batu bara dan air ke lokomotif uap agar dapat menempuh jarak yang jauh.


Pada puncaknya, Bungo Mori melayani 25 lokomotif dan mempekerjakan 217 masinis dan staf lainnya. Bangsal ini pernah menjadi target pesawat Amerika selama Perang Dunia II, dan lubang-lubang peluru masih bisa Anda lihat di bagian dinding di satu sisi. Luangkan waktu Anda untuk datang dan mengambil banyak foto bagus dari lokomotif bersejarah yang telah dipugar dengan bangsal bundar besar sebagai latar belakangnya. Pastikan juga Anda mengunjungi museum kecil di dalamnya!

Yabakei

Ngarai Yabakei berada di utara Kota Kusu di pusat Oita. Dengan 66 tempat indah yang tersebar di seluruh area, Yabakei menjadi destinasi utama bagi pecinta alam dan fotografer. Mulai dari jembatan batu lengkung terpanjang di Jepang, terowongan dengan ukiran tangan yang indah, hingga formasi batuan yang menakjubkan, area ini dipenuhi spot-spot foto menarik.

Foto di atas menampilkan salah satu pemandangan paling terkenal di daerah tersebut, yaitu Hitome Hakkei (secara harafiah berarti "satu pandangan, delapan pemandangan"). Apabila Anda berkesempatan berkunjung ke Yabakei, nikmatilah pemandangan memesona dari tebing batu terbuka, yang khususnya tampak luar biasa di musim gugur dengan daun-daun maple berwarna merah dan emas.

Yufuin No Mori

Jika Anda memutuskan pergi ke Prefektur Oita dari Fukuoka, cara paling berkelas untuk sampai ke sana adalah dengan naik Yufuin no Mori, kereta ekspres khusus yang menghadirkan susana klasik dan elegan. Kereta berangkat dari Stasiun Hakata di Kota Fukuoka, berhenti di dekat tempat-tempat yang disebutkan di atas (Bungo Mori, Yufuin, dan Kota Oita), sebelum akhirnya sampai ke Beppu.

Interior kereta yang stylish dilengkapi lantai kayu dan panel di dinding. Anda juga dapat melihat pemandangan pedesaan yang menawan di sepanjang perjalanan dari jendela di gerbong khusus. Baik bagian dalam kereta, pemandangan dari jendela, maupun kereta itu sendiri saat memasuki stasiun, Yufuin no Mori memberikan Anda kesempatan mengambil foto-foto yang luar biasa.

Umi Jigoku (Sea Hell)

Dari tujuh "neraka" terkenal di Beppu, Umi Jigoku ("Sea Hell") dinilai sebagai neraka yang paling indah. Meskipun tidak bisa mandi di sini (Suhu Umi Jigoku 98°C / 208°F), Anda masih berkesempatan untuk mengaguminya. Nama Umi Jigoku berasal dari warna biru lautnya yang indah. Warna tersebut diciptakan oleh lelehan sulfat di dalam air.

Panas dan uap yang dihasilkan dari neraka besar itu cukup untuk menghangatkan daerah sekitarnya, menyebabkan suhu tropis sepanjang tahun. Dengan kata lain, tanaman-tanaman tropis dapat tumbuh di sana. Ketika Anda datang ke Umi Jigoku, jangan lewatkan melihat tanaman teratai besar di dekat kolam yang mampu menopang berat 20 kg!

Kokonoe Yume Otsurihashi

Kokonoe "Yume" Otsurihashi adalah jembatan gantung pejalan kaki tertinggi di Jepang yang menjulang 173 meter di atas lembah indah. Dari tengah jembatan, Anda dapat melihat Air Terjun Shindo yang dinobatkan sebagai salah satu dari 100 Air Terjun Terbaik di Jepang.

Setelah jalan menuju ke air terjun hancur akibat gempa pada tahun 1975, penduduk setempat bermimpi membangun jembatan yang memungkinkan orang untuk menikmati pemandangan air terjun. Mimpi tersebut akhirnya terwujud di tahun 2006 dengan dibukanya jembatan ini, yang disebut jembatan gantung "Yume" (mimpi).

Peluang mendapatkan banyak foto bagus terbuka lebar di sini. Namun, datanglah antara bulan April dan Mei jika Anda ingin melihat yang terbaik, saat dedaunan musim semi mencapai puncaknya, atau pada bulan November ketika pepohonan mulai berubah warna.

Oita Hanyalah Salah Satu Bagian dari Prefektur Kyushu yang Memesona!

Anda suka mengambil foto saat bepergian? Jika ya, maka Oita harus Anda masukkan ke dalam daftar destinasi wisata ketika Anda mengunjungi Jepang. Setibanya di sana, kunjungi juga prefektur-prefektur luar biasa lainnya di Kyushu. Oita mungkin jarang dikunjungi dibandingkan tempat lain di Jepang, tetapi justru itulah yang membuatnya istimewa! Kemas koper Anda dan pergilah untuk menemukan tempat spesial Anda sendiri!

Kunjungi Situs Webs Resmi Kyushu: https://www.visit-kyushu.com/en/

Jika Anda ingin memberikan komentar pada salah satu artikel kami, memiliki ide untuk pembahasan yang ingin Anda baca, atau memiliki pertanyaan mengenai Jepang, hubungi kami di Facebook!

The information in this article is accurate at the time of publication.

Cari Restoran