Hanya 1 Jam Dari Osaka! 15 Tempat Fotogenik yang Menakjubkan di Okayama

Terletak di wilayah Chugoku, Prefektur Okayama kaya akan sejarah, seni, dan budaya. Jika Anda sedang berada di Osaka, Anda hanya perlu naik bus, kereta, atau shinkansen (kereta peluru) untuk tiba di sana dalam waktu sekitar 1 jam! Ada banyak hal yang dapat dilihat dan dilakukan di Chugoku, tetapi di artikel ini, kami akan berfokus pada pemandangan paling fotogenik yang ditawarkan wilayah tersebut. Jangan lupa untuk membawa kamera dan menghebohkan Instagram Anda!

Okayama

Wisata

1. Kurashiki Bikan Historical Quarter (Kurashiki)

Kurashki Bikan Historical Quarter adalah tempat yang tidak boleh dilewatkan di Okayama, dan foto-foto ini cukup menjelaskan alasannya. Lanskap di sini, yang dicirikan dengan gudang-gudang tradisional Jepang berdinding putih yang berjejer di tepi kanal, akan membawa Anda kembali ke masa lalu. Lebih tepatnya, ke zaman Edo (1603 - 1868), ketika Kurashiki berkembang sebagai titik penting perdagangan beras dan dihuni oleh para pedagang. Tidak berlebihan jika Kurashiki lalu disebut Venesia di Jepang!

Selagi berada di sana, pastikan Anda mengunjungi Kurashiki Ivy Square. Bangunan bata merah yang ikonis ini dulunya merupakan bagian dari pabrik katun. Namun, sekarang digunakan untuk berbagai fasilitas, seperti museum, studio untuk workshop tembikar, hotel, dan banyak lagi!

Dibangun dengan gaya gudang beras khas Kurashiki, berdinding putih dan bergenting hitam, Museum of Folkcraft memamerkan koleksi tembikar, kaca, kayu, dan karya menakjubkan lainnya yang layak untuk Anda lihat.

Kami juga merekomendasikan Anda mengunjungi Kurashiki Bikan Historical Quarter setelah matahari terbenam untuk merasakan suasana magis dan unik dari iluminasi yang dirancang oleh para profesional pencahayaan.

2. Okayama Korakuen (Okayama)

Okayama Korakuen dianggap sebagai salah satu dari tiga taman terindah di Jepang. Tidak diragukan lagi, pemandangannya memang benar-benar membuat orang terpana! Dibangun 300 tahun yang lalu untuk seorang penguasa feodal, taman ini menjadi contoh sempurna taman tradisional Jepang, dengan banyak kolam yang merefleksikan tanaman hijau di sekitarnya dan beberapa bangunan tradisional. Datanglah saat hari cerah untuk mendapatkan foto terbaik!

Pernahkah Anda melihat burung bangau yang tampak begitu anggun dari jarak dekat? Jika belum, Anda mungkin bisa melihatnya di Okayama Korakuen pada Hari Tahun Baru!

Bangau adalah burung yang sangat penting bagi taman ini karena pada zaman Edo mereka pernah menghuninya, tetapi menghilang setelah perang. Kabar baiknya, mereka telah "dibawa" kembali. Sekarang ada 8 burung bangau yang tinggal di kandang taman dan dibebaskan setiap tanggal 1 Januari untuk menyambut tahun baru dengan keanggunan dan pesonanya. Bagi yang suka memotret satwa liar, jangan lewatkan kesempatan berharga ini!

3. Mizushima Industrial Complex (Kurashiki)

Jika Anda mengabadikan cakrawala indah ke puncak Gunung Washu (Washu-zan) dan melihat ke arah Mizushima di malam hari, Anda akan dapat menikmati pemandangan malam yang menakjubkan dari kompleks industri ini.

Lampu-lampu yang menerangi kawasan kompleks industri Mizushima menghadirkan pemandangan yang sempurna untuk diabadikan para pecinta fotografi malam. Bahkan, sangat cocok untuk membuat video time-lapse yang luar biasa!

4. Kastil Bitchu Matsuyama (Takahashi)

Siapa pun yang sedang berada di daerah Takahashi harus meluangkan waktu untuk melihat keindahan Kastil Bitchu Matsuyama. Foto yang Anda lihat di atas bukanlah hasil suntingan karena kastil ini memang terletak di puncak gunung sehingga tampak seperti melayang di langit ketika hari mendung. Berdiri di ketinggian 430m di atas permukaan laut, Katil Bitchu Matsuyama menjadi kastil tertinggi di Jepang yang masih memiliki menara aslinya.

Anda mungin mengira bahwa untuk mengambil foto spektakuler tersebut butuh upaya pendakian hingga ke puncak. Namun, sebenarnya Anda hanya perlu mendaki sejauh 700m yang dapat dilakukan dengan mudah oleh sebagian besar wisatawan. Percayalah, tidak ada hal yang lebih berharga selain menyaksikan pemandangan menakjubkan setelah melakukan pendakian!

5. Air Terjun Iwaidaki (Tomata)

Permata tersembunyi ini tidak hanya dikenal karena keindahannya, tetapi juga air ion negatif dan manfaat kesehatannya yang mengejutkan. Jalan setapak menuju air terjun baru saja direnovasi sehingga mudah diakses.

Tips menarik: Pastikan Anda mengambil foto dari belakang air terjun!

6. Distrik Pelestarian Sejarah Katsuyama (Maniwa)

Apabila mengunjungi Kurashiki Bikan Historical Quarter masih belum membuat Anda merasa seperti kembali ke masa lalu, pergilah ke Distrik Pelestarian Sejarah Katsuyama, yang menawarkan lebih dari sekadar pesona kota tua. Tidak hanya masih menjadi tuan rumah berbagai festival seperti Festival Boneka di musim semi dan Festival Pertarungan di Musim Gugur, distrik ini juga memiliki banyak tempat fotogenik yang menampilkan rumah-rumah putih dan noren (tirai tradisional yang digantung di pintu masuk toko) berwarna-warni.

7. Kuil Bitchu Kokubun-ji (Soja)

Coba cari Kuil Bitchu Kokubun-ji di Instagaram, Anda pasti akan melihat banyak foto yang menunjukkan betapa suburnya alam di sini! Pemandangan pagoda lima lantai di antara landang bunga berwarna-warni adalah bidikan terbaik.

Anda bahkan dapat menemukan instruksi khusus mengenai musim bunga. Jika Anda ingin mengabadikan keindahan pagoda dan bunga teratai, Anda harus mengunjungi kuil pada pertengahan April dan awal Mei. Bunga matahari mekar sekitar awal hingga pertengahan bulan Juli, sementara bunga kosmos mulai muncul pada awal Oktober.

8. Pulau Inujima (Okayama)

Pulau Inujima wajib Anda kunjungi! Dapat dicapai dalam 10 menit dengan kapal laut dari Okayama, pulau yang indah dan tenang ini terkenal karena industri seni dan peleburannya yang mengagumkan. Foto di atas menampilkan Museum Seni Inujima Seirensho, yang mencakup reruntuhan pabrik peleburan tembaga berusia 100 tahun.

Daya tarik paling ikonis di sini adalah Proyek Rumah Seni Inujima, sebuah taman artistik yang dirancang oleh Kazuyo Sejima dan terdiri dari 3 galeri. Koridor kaca yang dihiasi dengan bunga artifisial beraneka warna menciptakan latar belakang yang sempurna untuk swafoto!

Setelah menjelajahi seni dan budaya Inujima, mengapa tidak duduk di tepi pantai dan bersantai sambil memandangi salah satu panorama indah yang ditawarkan Pulau Inujima?

9. Bekas Sekolah Shizutani (Bizen)

Dikelilingi oleh alam, bangunan indah ini adalah sekolah umum pertama di dunia yang menerima orang biasa. Suasana lingkungannya yang damai dan asri akan membuat Anda merasa lebih mudah menyerap pelajaran matematika atau sains jika bersekolah di sini!

Mereka memiliki pemandu untuk mengajak Anda berkeliling dan menceritakan kisah-kisah menarik tentang sekolah tersebut (dalam bahasa Jepang).

Sekolah Shizutani didirikan pada tahun 1670, tetapi baik interior maupun eksteriornya masih terpelihara dengan baik. Apabila memungkinkan, rencanakan kunjungan Anda ke sini di musim gugur untuk menikmati indahnya warna-warna cerah dedaunan!

10. Fukiya Furusato Village (Takahashi)

Mencari sesuatu yang berbeda untuk koleksi foto Anda? Cobalah menyusuri jalan-jalan di ruang kota nan indah di Fukiya Furusato Village yang terkenal dengan banyak bangunan unik berwarna oker merah. Zat warna tersebut disebut "bengara", yang terbuat dari besi teroksidasi. Hanya ada sedikit sekali daerah di Jepang yang memproduksinya. Jadi, pemandangan ini sangat langka.

Seperti yang Anda lihat, pemandangan Fukiya Furusato Village yang memesona jelas layak untuk diabadikan, sekaligus dijelajahi! Saat berkunjung, pastikan Anda tidak melewatkan Museum Keramik Bengara untuk menguji keterampilan Anda membuat tembikar dengan zat warna yang unik ini!

11. Daigo Sakura (Maniwa)

Tidak lengkap rasanya datang ke Jepang tanpa melihat sakura. Di Okayama, ada pemandangan bunga sakura yang terkenal indah. Namanya, Daigo Sakura, pohon berusia 700 tahun! Beberapa orang bahkan mengatakan bahwa pohon itu sebenarnya sudah berusia 1.000 tahun. Namun, berapa pun usianya, Daigo Sakura yang menyendiri di desa pegunungan selalu menarik banyak wisatawan setiap tahun selama musim hanami.

Jika Anda punya kesempatan, datanglah pada malam hari untuk melihat pemandangan yang lebih spektakuler dan tidak terlupakan!

12. Gunung Washu (Kurashiki)

Bagi Anda yang hendak mengabadikan panorama indah di Kurashiki, Gunung Washu harus Anda kunjungi. Gunung Washu adalah dek observatorium alami yang sempurna untuk mengagumi pulau-pulau indah di Laut Pedalaman Seto, serta Jembatan Besar Seto yang menghubungkan Honshu ke Shikoku (lihat foto di atas).

Waktu terbaik untuk mendaki Gunung Washu adalah saat matahari terbenam. Langit yang meredup seiring tenggelamnya matahari di balik pulau-pulau menciptakan panorama indah yang tidak bisa dilukiskan dengan kata-kata. Tidak heran bila kemudian termasuk dalam daftar 100 Matahari Terbenam Terbaik di Jepang.

13. Air Terjun Kanba (Maniwa)

Air Terjun Kanba adalah salah satu tempat terbaik untuk membenamkan diri di alam bebas. Di tengah air terjun setinggi 110 meter ini, ada beberapa batu gelap yang menonjol keluar yang tampak seperti ikan koi berenang ke hulu. Itulah sebabnya bebatuan tersebut dijuluki "batu-batu koi". Air Terjun Kanba paling ideal dikunjungi di musim gugur.

Selain melihat air terjun, Anda juga bisa menjumpai monyet-monyet liar! Sekitar 180 ekor monyet yang menghuni daerah sekitar tentu akan menjadi model yang bagus untuk kamera Anda. Namun, harap jaga tas Anda, terutama jika ada makanan di dalamnya!

14. Ushimado Olive Garden (Setouchi)

Ushimado Olive Garden, yang menjadi rumah bagi banyak pohon zaitun, menghadap ke Laut Pedalaman Seto. Suasana damai dan pemandangan indahnya sangat cocok untuk pasangan kekasih atau suami-istri yang ingin menghabiskan waktu berkualitas.

Menurut legenda, jika Anda membunyikan lonceng yang terlihat pada foto di atas sebanyak 3 kali, Anda akan menemukan kebahagiaan (karena itu disebut "lonceng kebahagiaan"). Setelah berjalan-jalan dan mengambil beberapa foto menakjubkan, Anda dapat membeli minyak zaitun sebagai suvenir! Ushimado Olive Garden juga mengadakan festival panen setiap bulan Oktober.

15. Kastil Okayama (Okayama)

Terakhir, jangan lupa untuk mengunjungi Kastil Okayama! Saat dibangun, dinding-dinding kastil dicat dengan pernis hitam mengikuti gaya arsitektur era Sengoku (1467 - 1603). Kini, warna dinding tersebut menjadi keistimewaannya dan alasan mengapa Kastil Okayama dijuluki "Kastil Gagak" ("U-jo" dalam bahasa Jepang).

Sama seperti tempat lain yang kami perkenalkan, Kastil Okayama juga terlihat semakin indah di malam hari berkat pencahayaan di area sekitarnya yang dirancang dengan sangat matang.

Tips menarik: Anda dapat menggabungkan kunjungan ke Okayama Korakuen, yang berada tepat di seberang sungai. Hal yang perlu Anda lakukan hanyalah membeli pass!

 

Saat ini, Kastil Okayama sedang direnovasi besar-besaran dan baru akan dibuka kembali pada bulan November 2022.

 

Setelah mengetahui ada begitu banyak tempat menarik di Okayama, mulailah rencanakan perjalanan Anda dan siapkan kamera. Mengingat pemandangan menakjubkan yang ditawarkan Okayama tidak terhitung jumlahnya, Anda mungkin memerlukan baterai ekstra dan kartu SD. Selamat bersenang-senang!

Thumbnail: Sanga Park / Shutterstock.com

 

Jika Anda ingin memberikan komentar pada salah satu artikel kami, memiliki ide untuk pembahasan yang ingin Anda baca, atau memiliki pertanyaan mengenai Jepang, hubungi kami di Facebook!

The information in this article is accurate at the time of publication.

About the author

Paola
Paola
Hello! I'm an Italian translator and language teacher. I've lived in Osaka for 1 year, and I've been in love with Japanese culture and lifestyle ever since. Matcha-addict, cat person, eco-friendly. Nice to meet you!

Cari Restoran