Kawazu-zakura, Bunga Sakura yang Mekar Lebih Awal dan Tempat Terbaik untuk Melihatnya di dan Sekitar Tokyo

Kawazu-zakura sebenarnya merupakan salah satu jenis pohon sakura yang mekar setiap musim semi di Jepang. Sering disebut sebagai "bunga sakura musim dingin", kawazu-zakura biasanya mekar pada awal bulan Februari, ketika sebagian besar varietas pohon sakura masih menguncup. Dengan hadirnya kawazu-zakura yang mekar lebih awal, Anda dapat menikmati "hanami" (tradisi melihat bunga sakura) lebih cepat bahkan sebelum musim bunga sakura dimulai. Agar memudahkan Anda dalam merencanakan perjalanan, kami telah menyusun daftar tempat terbaik untuk mengagumi keindahan kawazu-zakura di dalam dan sekitar Tokyo.

Tokyo

Wisata

Apa yang Membedakan Kawazu-Zakura dari Bunga Sakura Lainnya?

Ada lebih dari seratus varietas pohon sakura di Jepang, dan masing-masingnya memiliki warna bunga yang berbeda. Pohon kawazu-zakura sangat disukai oleh banyak orang karena bunga lima kelopak berwarna merah mudanya terlihat begitu cantik.

Nama kawazu-zakura diambil dari Kota Kawazu di Prefektur Shizuoka, tempat pohon itu ditemukan. Bibit pohon yang ditemukan ditanam oleh seorang warga pada tahun 1955. Saat pohon tersebut mekar beberapa tahun kemudian, mereka menyadari bahwa bibit yang ditanam merupakan hibrida dari dua jenis pohon sakura lain. Artinya, Kota Kawazu telah menemukan varietas pohon sakura baru. Kini, kawazu-zakura menjadi salah satu varietas bunga sakura yang paling dicintai di Jepang.

Kapan Kawazu-Zakura Mekar?

Selain mekar lebih awal, kawazu-zakura juga berbunga lebih lama dari hampir semua pohon sakura lainnya. Musim bunga sakura di Jepang sangatlah singkat. Itu karena bunga dari kebanyakan pohon sakura hanya mekar dalam waktu yang pendek. Untuk beberapa varietas pohon sakura, waktu mekarnya bahkan hanya satu minggu. Namun, bunga merah muda cerah dari pohon kawazu-zakura mekar setidaknya selama sebulan, dari awal Februari hingga sekitar awal Maret. Periode mekar yang sangat panjang ini menjadi alasan lain mengapa kawazu-zakura termasuk salah satu pohon sakura paling populer di Jepang.

Ada banyak tempat indah di dalam dan sekitar Tokyo untuk Anda dapat menikmati warna indah pohon kawazu-zakura selama musim semi. Kebun, taman, tepi sungai, dan halaman kuil di Tokyo, semuanya dihiasi warna merah muda dari pohon kawazu-zakura. Anda juga dapat mengunjungi sejumlah tempat di daerah pedesaan yang dipenuhi dengan pohon kawazu-zakura dengan melakukan perjalanan sehari dari Tokyo.

Tempat Terbaik Melihat Pohon Kawazu-Zakura di Tokyo

Shinjuku Gyoen National Garden

Begitu tiba musim semi, Shinjuku Gyoen National Garden—lokasi melihat bunga sakura paling populer di Tokyo—langsung ramai pengunjung. Taman luas di pusat Tokyo ini memiliki lebih dari 1.500 pohon sakura dari berbagai varietas, yang sebagian besarnya adalah pohon kawazu-zakura. Pohon-pohon kawazu-zakura di sini biasanya mulai berbunga dari pertengahan Februari. Shinjuku Gyoen National Garden juga dipenuhi banyak pohon sakura yang mekar terlambat, yang disebut "yaezakura". Varietas ini akan mulai berbunga pada bulan April hingga akhir musim bunga sakura.

Taman Inokashira

Taman Inokashira yang terletak di kawasan trendi Kichijoji di bagian barat kota, dekat Museum Ghibli, adalah pilihan lain di Tokyo untuk Anda membebaskan diri di ruang hijau yang luas. Meskipun populer sepanjang tahun, taman ini paling banyak menarik pengunjung pada musim semi. Mereka datang untuk mengagumi berbagai varietas pohon sakura Inokashira, termasuk kawazu-zakura. Sebagian besar pohon sakura di sini ditanam di sekitar kolam besar dan diterangi dengan indah di malam hari. Jika Anda ingin menikmati pemandangan yang berbeda, Anda bisa menyewa perahu angsa dan menyusuri kolam di bawah naungan bunga-bunga warna merah muda.

Toyokawa Inari Betsuin

Kuil kecil Toyokawa Inari Betsuin terkenal dengan ratusan patung rubah inari yang memenuhi halamannya. Dibangun pada tahun 1887, Kuil Toyokawa Inari Betsuin didedikasikan untuk Toyokawa Dakini-Shinten, dewa penjaga yang mengendarai rubah putih. Terselip di jalan utama di seberang halaman Istana Akasaka, rubah berkain merah di Toyokawa Inari terlihat semakin mencolok saat dikelilingi bunga-bunga dari pohon kawazu-zakura di dalam kuil saat musim semi.

Taman Yoyogi

Tokyo memang tidak pernah kehabisan tempat untuk membuat wisatawan terkesan, di musim apa pun mereka berkunjung. Taman Yoyogi, misalnya, yang populer sebagai tempat piknik dan barbekyu sepanjang tahun, menjelma menjadi spot "hanami" terkenal saat musim semi berkat keindahan koleksi pohon sakuranya yang mewarnai taman. Terletak di antara Shinjuku dan Shibuya, dan tidak jauh dari Harajuku, Taman Yoyogi memiliki 700 pohon sakura. Meskipun banyak di antaranya merupakan jenis pohon "Somei-Yoshino" (salah satu jenis pohon sakura yang paling umum di Jepang), Anda masih dapat melihat pohon-pohon kawazu-zakura yang mekar di awal musim semi.

Sungai Kyunaka

Sungai Kyunaka yang mengalir melalui wilayah timur Tokyo adalah tempat populer untuk melakukan kayak dan kano. Di sepanjang tepi Sungai Kyunaka, sekitar 10 menit berjalan kaki dari Stasiun Hirai, terdapat deretan pohon kawazu-zakura yang indah. Anda juga dapat melihat Tokyo Skytree mengintip di antara pepohonan di kejauhan, membuat pemandangan pohon kawazu-zakura di Sungai Kyunaka, yang menghadirkan kombinasi ikonis nuansa tradisional dan modern, terlihat semakin memukau.

Happo-en Garden

Happo-en, taman tradisional Jepang berukuran kecil yang bersejarah, kini menjadi bagian dari halaman hotel kelas atas dan venue pernikahan dengan nama yang sama. Berusia lebih dari 300 tahun, Happo-en dipenuhi elemen-elemen alam yang sering diasosiasikan dengan Jepang. Selain tanaman, Anda juga akan menemukan pohon bonsai, kolam yang berisi ikan koi berwarna-warni, dan pohon sakura. Ada 15 pohon kawazu-zakura di sekitar Happo-en, yang dapat Anda kagumi sambil ditemani secangkir matcha dari ruang teh Jepang di taman. Pohon kawazu-zakura di sini merupakan protagonis acara bertema sakura yang diselenggarakan hotel setiap musim semi.

Tokyo Skytree

Anda dapat melihat barisan pohon kawazu-zakura yang indah di sepanjang Sungai Kitajukken di sebelah Jembatan Tobubashi di kaki Tokyo Skytree setiap musim semi. Kontras antara menara modern yang ikonis dan merah muda bunga sakura menjadikannya spot foto yang sangat populer, terutama di malam hari, saat Tokyo Skytree dan deretan pohon kawazu-zakura terang benderang.

Tempat Terbaik Melihat Pohon Kawazu-Zakura di Dekat Tokyo

Seperti yang kami sebutkan sebelumnya, ada banyak tempat untuk menikmati keanggunan pohon kawazu-zakura di luar Tokyo yang mudah dicapai dengan kereta. Beberapa tempat tersebut cocok untuk wisata sehari dari Tokyo, sementara yang lainnya mungkin perlu menginap. Bagi yang ingin melakukan perjalanan sehari, Kanagawa sangat sempurna dijadikan pilihan. Namun, jika Anda punya waktu ekstra dan berniat menikmati sakura lebih lama (atau mengunjungi destinasi wisata lain), mungkin Shizuoka bisa menjadi pilihan yang ideal. Berikut adalah daftar rekomendasi tempat yang bisa Anda kunjungi untuk melihat kawazu-zakura di luar Tokyo.

Kawazu (Shizuoka)

Kota Kawazu, tempat pohon kawazu-zakura ditemukan, mungkin menjadi destinasi terbaik. Kawazu terletak di Semenanjung Izu di Prefektur Shizuoka. Perjalanan dengan kereta dari Tokyo akan memakan waktu sekitar dua jam. Pohon kawazu-zakura yang berjajar di kedua sisi Sungai Kawazu yang membentang sepanjang empat kilometer menciptakan parade bunga merah yang menakjubkan selama musim semi. Setiap tahun, kota ini menyelenggarakan Festival Sakura Kawazu untuk merayakan mekarnya pohon-pohon setempat, dan menarik lebih dari satu juta pengunjung. Pohon kawazu-zakura pertama, yang sekarang telah berusia hampir 70 tahun, juga masih dapat dilihat di luar rumah tempatnya ditanam pada tahun 1955.

Miura Kaigan (Kanagawa)

Dapat dicapai dalam waktu satu setengah jam dari pusat Tokyo dengan kereta, Miura Kaigan di Prefektur Kanagawa juga menyuguhi pemandangan pohon kawazu-zakura yang luar biasa. Lebih dari 1.000 pohon kawazu-zakura berbaris di jalan sepanjang 1 kilometer yang membentang dari luar Stasiun Miura Kaigan sampai ke Taman Komasugaike. Festival bunga sakura diadakan di sepanjang jalan tersebut setiap tahun dari bulan Februari hingga Maret. Selama festival berlangsung, berbagai kios yang didirikan di sana menjual aneka makanan tradisional Jepang seperti yakitori (sate ayam) dan taiyaki (kue berbentuk ikan). Tentu saja, Anda tidak boleh melewatkan pemandangan pohon kawazu-zakura yang diterangi dengan indah setelah matahari tenggelam.

Taman Nishihirabatake (Kanagawa)

Di Taman Nishihirabatake terdapat lebih dari 300 pohon kawazu-zakura. Pengunjung akan dimanjakan oleh salah satu pemandangan yang paling ikonis di Jepang saat musim bunga sakura. Di sini, Anda dapat menikmati kemegahan pohon kawazu-zakura yang bermekaran di taman dengan latar belakang Gunung Fuji yang bersalju. Tidak hanya itu, pohon kawazu-zakura yang diterangi pada malam hari juga terlihat begitu spektakuler. Taman Nishihirabatake sangat mudah diakses dari Tokyo, Anda hanya butuh waktu sekitar satu jam lebih untuk tiba di sana dari pusat Tokyo dengan kereta melalui Jalur Odakyu.

Minamiizu (Shizuoka)

Perjalanan selama satu jam ke selatan Kawazu dengan kereta dan bus akan membawa Anda ke Semenanjung Izu. Tepatnya ke Minamiizu, yang tidak kalah menawan dari tempat lain dalam daftar kami. Sekitar 800 pohon kawazu-zakura di sini mengapit kedua sisi Sungai Aonagawa Minamiizu. Di musim semi, pohon-pohon itu dipercantik dengan kehadiran bunga nanohana berwarna kuning yang tumbuh di sepanjang tepi kedua sisi sungai.

Kawazu-Zakura – Salah Satu Varietas Sakura Terindah yang Wajib Anda Lihat Saat Musim Semi di Jepang!

Kawazu-zakura termasuk salah satu pohon sakura paling unik dari semua varietas yang dapat diemukan di Jepang. Berkat warna merah mudanya yang indah, banyak orang menyukai pohon sakura ini. Ditambah lagi, kawazu-zakura mekar lebih awal dan memiliki usia yang cukup panjang, hampir satu bulan penuh dari Februari hingga Maret setiap tahun.

Jika Anda ingin memberikan komentar pada salah satu artikel kami, memiliki ide untuk pembahasan yang ingin Anda baca, atau memiliki pertanyaan mengenai Jepang, hubungi kami di Facebook!

Spesial Kanto

The information in this article is accurate at the time of publication.


About the author

James
James Davies

Cari Restoran