30 Kuil Buddha dan Shinto di Jepang yang Bisa Anda Kunjungi untuk Mendapatkan Keberuntungan Cinta

Jimat keberuntungan atau "omamori" dalam bahasa Jepang dapat ditemukan di kuil-kuil Buddha dan Shinto di seluruh Jepang dalam bentuk tas kecil. Tujuan utamanya adalah untuk melindungi seseorang dari nasib buruk dan membawa keberuntungan. Awalnya, jimat kertas dibagikan kepada setiap penyembah di kuil-kuil Buddha dan Shinto. Namun, untuk mempermudahnya, ukuran jimat diperkecil dan dibuat lebih atraktif untuk dibawa ke mana-mana. Biasanya jimat akan dibiarkan tertutup rapat (tidak dibuka) agar kekuatan di dalam tidak keluar, tetapi ada beberapa pengecualian. Berikut kami hadirkan beberapa jimat keburuntungan yang bisa Anda dapatkan untuk memperlancar kehidupan cinta Anda.

Check out our writers’ top Japan travel ideas!

This post may contain affiliate links. If you buy through them, we may earn a commission at no additional cost to you.

1. Tokyo Daijingu (東京大神宮), Tokyo

Tokyo Daijingu adalah cabang Tokyo dari Ise Jingu yang terkenal. Mereka menampilkan bunga lily of the valley pada desain jimat mereka, yang dikatakan akan membawa kebahagiaan dan menjadi simbol kesetiaan dalam bahasa bunga. Oleh sebab itulah lily of the valley sering dipilih menjadi karangan bunga untuk pernikahan. Tokyo Daijingu populer karena reputasinya sebagai sumber kekuatan cinta.

HP: www.tokyodaijingu.or.jp/english/

Alamat: 2-4-1 Fujimi, Chiyoda-ku, Tokyo (Google Map)

Akses: 3 menit berjalan kaki dari Stasiun Iidabashi di JR Sobu Line atau 5 menit berjalan kaki dari Stasiun Bawah Tanah Iidabashi.

2. Kanda Myoujin (神田明神), Tokyo

"Menjabat" kuil kepala di Tokyo selama lebih dari 1300 tahun, Kuil Kanda sangat populer sebagai kuil pelindung untuk memberikan kehidupan keluarga yang bahagia, sukses dalam bisnis, dan mudah menemukan pasangan. Akhir-akhir ini, banyak penyembah yang datang untuk memohon perlindungan data I.T mereka. Ada tiga dewa yang diabadikan di sini: Daikokuten, Ebisu, dan Taira no Masakado.

HP: www.gotokyo.org/en/tourists/guideservice/volunteer/course_03/course_03_04.html

HP: www.kandamyoujin.or.jp/ (Hanya bahasa Jepang)

Alamat: 2-16-2 Sotokanda, Chiyoda-ku, Tokyo (Google Map)

Akses: 5 menit berjalan kaki dari Pintu Keluar Hijiribashi Stasiun Ochanomizu.

3. Imado Jinja (今戸神社), Tokyo

Tempat kelahiran kucing keberuntungan atau manekineko (招き猫) di Jepang ini adalah salah satu kuil Shinto yang paling dicintai di Tokyo. Dewa Izanagi dan Dewi Izanami yang diabadikan di sini adalah sepasang suami istri yang memiliki sejumlah anak. Oleh karena itu, Imado Jinja dikunjungi oleh orang-orang yang ingin berdoa untuk mendapatkan jodoh, kehamilan, dan kelancaran persalinan. Motif dari jimat keberuntungan kuil ini tentu saja manekineko.

HP: www.gotokyo.org/en/kanko/taito/spot/40680.html

HP: members2.jcom.home.ne.jp/imadojinja/ (Hanya bahasa Jepang)

Alamat: 1-5-22 Imado, Taito-ku, Tokyo (Google Map)

Akses: 15 menit berjalan kaki dari Stasiun Asakusa.

4. Nitta Jinja (新田神社), Tokyo

Nitta Jinja didedikasikan untuk seorang pejuang samurai yang meninggal karena sebab alami (usia atau sakit). Di zaman Edo, ia populer sebagai pelindung yang membawa keberuntungan bagi penyembahnya. Anda dapat menemukan beberapa karya seni di sini, dan sebuah pahatan bertuliskan "Kuil Cinta", yang menjadi pusat perhatian para pengunjung. Konon, pasangan kekasih yang berfoto di depan pahatan tersebut akan menemukan kebahagiaan.

HP: nittajinja.org/nitta_english/index.htm

Alamat: 1-21-23 Yaguchi, Ota-ku, Tokyo (Google Map)

Akses: 3 menit berjalan kaki dari Stasiun Musashi-shinden di Tokyu Tamagawa Line.

5. Kawagoe Hikawa Jinja (川越氷川神社), Saitama

Kuil Kawagoe sudah berusia lebih dari 1500 tahun dan terkenal akan kekuatan mukjizatnya. Dewa-dewa yang diabadikan di sini adalah sepasang suami istri legendaris dan putranya, serta orang tua mereka, yang disembah sejak zaman dahulu untuk memohon kelancaran pernikahan, kesuburan, dan kebahagiaan keluarga.  "Enmusubi Furin", atau lonceng angin untuk perjodohan adalah acara yang digelar di Kuil Kawagoe tahun ini dari tanggal 4 Juli hingga 31 Agustus. Selama acara berlangsung, koridor-koridor kuil dihiasi dengan lonceng angin yang indah. Jika Anda berada di daerah sekitar pada waktu tersebut, kami sangat merekomendasikan Anda untuk mengunjungi Kuil Kawagoe dan melihat pemandangan mempesona ini. 

HP: www.kawagoehikawa.jp/ (Hanya bahasa Jepang)

Alamat: 2-11-3 Miyashita-machi, Kawagoe-shi, Saitama (Google Map)

Akses: Naik Co-Edo Loop Bus ke Hikawa Jinja Mae, atau halte Miyashita-machi di Tobu Bus dari Stasiun Kawagoe, yang berjarak 20 menit dari Ikebukuro di jalur ekspres Tobu Tojo.

6. Hakone Jinja (箱根神社), Hakone

Chris Chan/Flickr

Terletak di kaki Gunung Hakone, di sepanjang tepi Danau Ashi, Hakone Jinja terkenal sebagai "sumber kekuatan" dan memiliki pemandangan yang indah. Salah satu jimat keberuntungan mereka untuk pasangan kekasih adalah karya mosaik kayu. Kabarnya, hanya ada sepasang jimat dengan pola yang sama di dunia.

HP: hakonejinja.or.jp/ (Hanya bahasa Jepang)

Alamat: 80-1 Motohakone, Hakone-machi, Ashigarashimo-gun, Kanagawa (Google Map)

Akses: 3 menit berjalan kaki dari halte Yama-no-Hotel di Odakyu express bus, atau sekitar 2 jam di Odakyu Romance Car dari Shinjuku ke Hakone-Yumoto dengan kereta, dan beralih ke bus.

7. Nishiki Tenmangu (錦天満宮), Kyoto

Berlokasi di dekat pasar Nishiki, kuil ini mengabadikan dewa prestasi akademik. Namun, sekarang Nishiki Temangu juga cukup populer sebagai kuil yang didekasikan untuk cinta. Itu merupakan permainan kata-kata: Nishiki (錦) berarti brokat, Nishiki-goi (錦鯉) berarti ikan mas warna-warni, dan Koi berarti ikan koi (鯉) dan juga Koi (恋) yang berarti cinta. 

HP: nishikitenmangu.or.jp/ (Hanya bahasa Jepang)

Alamat: 537 Nakano-cho, Nakagyo-ku, Kyoto-shi, Kyoto (Google Map)

Akses: 4 menit berjalan kaki dari Stasiun Shijo di Subway Karasuma Line dan Kawara-machi di Hankyu Railway.

8. Yui-no-Yashiro, Kifune Jinja (貴船神社 結社) Kyoto

Yui-no-Yashiro adalah bagian dari Kuil Kifune, yang terkenal karena cinta. Legenda menyebutkan bahwa Iwanaga-hime, dewi yang diabadikan di sini, mendeklarasikan dirinya sebagai penjaga pemenuhan cinta setelah ia ditolak oleh pasangan saudarinya. 

HP: kifunejinja.jp/ (Hanya bahasa Jepang)

Alamat: 180 Kuramakibune-cho, Sakyo-ku, Kyoto-shi, Kyoto (Google Map)

Akses: 30 menit berjalan kaki dari Kifune-guchi di Eizan Railway dan 5 menit dengan bus ke halte Kifune dari Kibune-guchi dengan Kyoto Bus.

9. Rokkakudo (六角堂), Kyoto

Simbol cinta di kuil ini adalah pohon willow. Pada zaman Heian, seorang kaisar yang sedang mencari wanita untuk menjadi permaisurinya bermimpi bahwa ada yang menyuruhnya datang ke depan pohon willow di Kuil Rokkakudo. Mengikuti perintah dalam mimpinya, ia pun pergi ke sana dan menemukan seorang wanita cantik hingga akhirnya menikah. Konon, jika Anda membuat keinginan pada pohon willow ini, dewa akan menjawab permohonan Anda. Sebagian besar orang menyimpan ornamen-ornamen berbentuk burung merpati dengan tulisan ramalan keberuntungan yang didapatkan di kuil sebagai jimat. 

HP: www.ikenobo.jp/rokkakudo/ (Hanya bahasa Jepang)

Alamat: 248 Donomae, Higashinotoin-dori Rokkaku-nishi hairu, Nakagyo-ku, Kyoto-shi, Kyoto (Google Map)

Akses: 3 menit berjalan kaki dari Karasuma-Oike (Kereta Bawah Tanah)

10. Yasaka Jinja (八坂神社), Kyoto

Berada di pusat Kyoto dan menyelenggarakan Festival Gion Matsuri yang terkenal, mayoritas wisatawan mengunjungi Yasaka Jinja. Dewa Susanoo, istri dan delapan anaknya diabadikan di sini. Susanoo adalah dewa kebahagiaan, kesehatan, dan cinta. Para wanita mungkin juga akan tertarik mengunjungi kuil kecil di halaman Yasaka Jinja, yaitu Utsukushi-Gozensha, kuil yang didedikasikan untuk tiga dewi kecantikan. Konon, semakin cantik paras Anda, semakin baik pula keberuntungan Anda.

HP: www.yasaka-jinja.or.jp/en/

Alamat: 625 Gion-machi Kitagawa, Higashiyama-ku, Kyoto-shi, Kyoto (Google Map)

Akses: 5 menit berjalan kaki dari Gion-Shijo di Keihan Railway, atau 8 menit berjalan kaki dari Stasiun Kawaramachi di Hankyu Railway.

11. Imamiya Jinja (今宮神社), Kyoto

Dewa-dewa yang disembah di sini adalah dewa umur panjang, kesehatan yang baik, dan perjodohan. Hal yang membuat Imamiya Jinja menonjol adalah kisah seorang wanita yang menikah dengan laki-laki dari keluarga kaya dan banyak membantu kuil ini. Kabarnya, ia merupakan anak dari seorang penjual bahan pangan. Ia dulunya bekerja sebagai pelayan untuk salah satu selir Shogun, tetapi kemudian menjadi selir dan menjadi ibu dari shogun berikutnya.

HP: www.imamiyajinja.org/eng/imamiya_ENG/TOP.html

Alamat: 21 Murasakino Imamiya-cho, Kita-ku, Kyoto-shi, Kyoto (Google Map)

Akses: 1 menit berjalan kaki dari halte Imamiya Jinja di Bus Kota #46.

12. Jishu Jinja, Kiyomizu-dera (清水寺内 地主神社), Kyoto

Berdekatan (hampir berada di lahan yang sama) dengan Kuil Kiyomizu, Jishu Jinja selalu dipadati oleh wisatawan dan para penyembah yang ingin mencari cinta. Dewa utama di sini adalah Okuninushi, yang terkenal karena memiliki hubungan asmara dengan banyak wanita. Hasilnya, ia menjadi seorang ayah dari 180 anak lebih! Ada beberapa daya tarik yang berkaitan dengan perjodohan dan keberuntungan di Jishu Jinja. Jadi, jika Anda ingin memohon keduanya, silakan datang ke sana.

HP: www.jishujinja.or.jp/ (Hanya bahasa Jepang)

Alamat: 1-317 Kiyomizu, Higashiyama-ku, Kyoto-shi, Kyoto (Google Map)

Akses: 10 menit berjalan kaki dari Kiyomizu-guchi / Gojo-zaka di Bus Kota.

13. Aioi-sha, Shigmogamo Jinja (下鴨神社 相生社), Kyoto

Aioi-sha adalah kuil kecil di Shimogamo Jinja. Pohon-pohon sakral di area kuil yang disebut  "Renri-no-ki (連理の木)" telah dipuja sebagai simbol perjodohan, kelancaran persalinan, dan persatuan keluarga. Di kuil ini terdapat dua pohon yang terjalin menjadi satu, dengan pohon muda di pangkalnya. Ajaibnya, Anda bisa menemukan sepasang pohon baru yang terjalin ketika kedua pohon yang ada sekarang mati. Pohon-pohon sakral tersebut merupakan generasi ke-4. 

HP: www.shimogamo-jinja.or.jp/english.html

Address: 59 Shimogamoizumigawa-cho, Sakyo-ku, Kyoto-shi, Kyoto (Google Map)

Akses: Naik Bus Kota (#1, #4, #205) ke halte Shimogamo Jinja-mae, atau 12 menit berjalan kaki dari Stasiun Demachi-yanagi di Keihan Railway.

14. Nonomiya Jinja (野々宮神社), Kyoto

Berada dekat dengan hutan bambu di Arashiyama, kuil kecil ini terkenal karena kemunculannya dalam kisah cinta klasik dari zaman Heian, "Hikayat Genji". Nonomiya Jinja dihormati oleh penduduk setempat sebagai kuil untuk memohon jodoh, kelancaran persalinan, diberkati anak-anak yang baik, dan sering dikunjungi oleh wanita yang mencari pasangan. 

HP: www.nonomiya.com/ (Hanya bahasa Jepang)

Alamat: 1 Saganonomiya-cho, Ukyo-ku, Kyoto-shi, Kyoto (Google Map)

Akses: 7 menit berjalan kaki dari Stasiun Arashiyama di JR Sagano Line dan 4 menit berjalan kaki dari halte Nonomiya di Bus Kota (#28 dan #11).

15. Yasui Konpiragu (安井金毘羅宮), Kyoto

Yasui Konpiragu adalah kuil untuk "putus". Di sini, Anda akan menemukan monumen batu besar berlubang yang tertutupi segunung kertas. Itu disebut dengan enkiri dan batu enmusubi. Enkiri berarti memutuskan hubungan, dan enmusubi berarti memulai hubungan baru. Tujuannya adalah kita harus memutuskan hubungan yang buruk dulu untuk memulai kehidupan bahagia. Anda tidak hanya dapat memohon cinta, tetapi juga hal-hal lainnya.

HP: www.yasui-konpiragu.or.jp/en/

Alamat: 70, Shimobentencho,Higashio-ji Matsubara Agaru, Higashiyama-ku Kyoto-shi, Kyoto (Google Map)

Akses: 10 menit berjalan kaki dari Stasiun Gion Shijo di Keihan Railway, dan 15 menit dari Kawaramachi di Hankyu Railway.

16. Doso Jinja (道祖神社), Kyoto

Monumen batu Dosojin biasanya diletakkan di sisi jalan sebagai pelindung wisatawan dan penduduk desa di sekitarnya. Di Doso Jinja, batu ini memiliki ukiran wajah bahagia dari dua dewa yang merupakan sepasang kekasih. Kabarnya, mereka akan memberi Anda keberuntungan dalam hal perjodohan dan kelanggengan serta kebahagiaan pernikahan.

Alamat: Aburanokoji-dori, Shiokoji-sagaru, Shimogyo-ku, Kyoto-shi, Kyoto (Google Map)

Akses: Dekat dengan Stasiun JR Kyoto (karena kuilnya kecil, harap perhatikan sekitar Anda dengan seksama).

17. Taga Taisha (多賀大社), Shiga

Kuil ini didedikasikan untuk para dewa pencipta, Izanami dan Izanagi-no-Mikoto, yang juga merupakan dewa yang pertama kali menikah di Jepang. Legenda menyebutkan bahwa mereka menciptakan daratan pertama dan melahirkan banyak dewa dewi yang merepresentasikan elemen-elemen alam. Di Taga Taisha, Anda dapat memohon untuk mendapatkan jodoh, kesuburan, dan umur panjang. Anda mungkin tahu tentang kuil cabangnya di Uwajima, yang lebih terkenal dengan simbol kesuburannya. 

HP: www.tagataisya.or.jp/ (Hanya bahasa Jepang)

Alamat: 604 Taga, Taga-cho, Inukami-gun, Shiga (Google Map)

Akses: 10 menit berjalan kaki dari Stasiun Taga-taisha mae di Ohmi Railway, terhubung di Hikone atau Maibara (JR)

18. Kasuga Taisha (春日大社), Nara

Kasuga Taisha adalah Situs Warisan Dunia yang merupakan bagian dari "Monumen Bersejarah Nara". Di sini kami akan membahas salah satu afiliasinya, Meoto-Daikoku-sha (夫婦大黒社). Kuil kecil ini didedikasikan untuk Daikoku dan istrinya. Daikoku biasanya diabadikan sendiri di kuil sebagai dewa kebahagiaan. Namun, sepasang suami istri tersebut kabarnya telah disembah sebagai pelindung dari pernikahan yang langgeng, karena mereka telah menikah lebih dari 900 tahun. 

HP: www.kasugataisha.or.jp/about/index_en.html

Alamat: 160 Kasugano-cho, Nara-shi, Nara (Google Map)

Akses: 30 menit berjalan kaki dari Stasiun Nara di Kintetsu Railway, dan 15 menit dari halte Kasuga Taisha Honden di Bus Nara, menuju ke Kasuga Taisha Honden.

19. Nishino Jinja (西野神社), Hokkaido

Jika Anda sedang berada di Hokkaido, ini bisa menjadi tempat yang tepat untuk memohon jodoh. Nishino Jinja terkenal sebagai salah satu kuil yang paling kuat dalam hal cinta. Salah satu dari tiga dewa yang diabadikan di sini adalah dewi yang berspesialisasi dalam hal jodoh, kelancaran persalinan, dan pengasuhan anak. Berbagai jimat bisa Anda dapatkan di sini.

HP: nishinojinja.or.jp/ (Hanya bahasa Jepang))

Alamat: 3-1−1 Heiwa 1jo, Nishi-ku, Sapporo-shi, Hokkaido (Google Map)

Akses: 15 menit dengan mobil dari Stasiun Hossamu Chuo (JR)

20. Sanko Kumano Jinja (三皇熊野神社), Akita

Sanko Kumano Jinja dikenal sejak dulu sebagai rumah bagi para pelindung pernikahan, persatuan, dan kelancaran persalinan. Dewa-dewa yang diabadikan di sini adalah sepasang suami istri dan dua anaknya. Variasi jimat yang tersedia di kuil ini pun menunjukkan jumlah penyembah mereka. 

HP: www.sankousan.sakura.ne.jp/ (Hanya bahasa Jepang)

Address: 3-10-11 Ushijima-nishi, Akita-shi, Akita (Google Map)

Akses: 15 menit berjalan kaki dari Stasiun Ugo-ushijima di JR Uetsu Line.

21. Koinomizu Jinja (恋の水神社), Aichi

Jika seseorang biasanya tidak membuka tempat penyimpanan jimat (berupa tas kecil) untuk menjaga keberuntungan di dalamnya, salah satu jimat di sini justru perlu dibuka agar keinginan Anda terkabul. Di dalam tas kecil tersebut Anda akan menemukan kertas dengan ilustrasi payung. Tuliskan nama Anda di bagian kiri, dan nama orang yang Anda sukai di bagian kanan, lalu masukkan kembali kertasnya. Ketika permohonan Anda terkabul, tutup lubang di atas payung untuk mengunci keburuntungan Anda.

Alamat: 92-91 Nakashirasawa, Okuda, Mihama-cho, Chita-gun, Aichi (Google Map)

Akses: 20 menit berjalan kaki dari Stasiun Chita-Okuda di Meitetsu Chita Shinsen Line, dan 5 menit dengan mobil dari stasiun.

22. Shiroyama Hachimangu (城山八幡宮), Aichi

3 Kuil ziarah Shiroyama Hachimangu, Yamada Tenmangu (山田天満宮), dan Takamu Jinja (高牟神社) sangat populer di kalangan gadis-gadis muda yang sedang mencari cinta di Nagoya. Ketiga kuil ini berjarak 1 jam perjalanan satu sama lainnya. Pohon sakral di Shiroyama Hachimangu yang dikenal dengan nama "Renri no ki (連理の木)", pernah terbelah menjadi dua dan tumbuh menyatu kembali. Hal itu dianggap sebagai pertanda baik tentang suatu hubungan, terutama dalam pernikahan. Saat Anda berada di Nagoya, bagaimana jika Anda mengunjungi salah satu kuil tersebut untuk memohon keberuntungan cinta?

HP: nagoyatabi.ncvb.or.jp/en/kankouroute/route12/index.html

HP: www.shiroyama.or.jp/ (Hanya bahasa Jepang)

Alamat: 2-88 Shiroyama-cho, Chikusa-ku, Nagoya-shi, Aichi (Google Map)

Akses: 10 menit berjalan kaki dari Kakuozan di Subway Higashiyama Line.

23. Keta Taisha (気多大社), Ishikawa

 

Okuninushi, dewa pernikahan yang diabadikan di Keta Taisha. Sesuai dengan namanya, "keta 気多", yang berarti banyak energi kehidupan, menunjukkan betapa banyaknya energi yang mengalir di kuil. Tanda "tekichu (的 中)" pada jimat juga menunjukkan betapa yakinnya mereka akan kekuatan untuk memenuhi keinginan Anda.

HP: www.keta.jp/ (Hanya bahasa Jepang)

Alamat: 1-1 Jike-machi Ku, Hakui-shi, Ishikawa (Google Map)

Akses: 70 menit dari Stasiun JR Kanazawa, 10 menit dari Stasiun JR Hakui dengan bus ke halte Ichinomiya di Hokutetsu Bus, Monzen-Kyuko Line.

24. Kumanohayatama Taisha (熊野速玉大社), Wakayama

Kuil tua Kumanohayatama Taisha merupakan bagian dari "Situs Suci dan Rute Ziarah di Pegunungan Kii", yang termasuk ke dalam Situs Warisan Dunia UNESCO. Kuil ini dikunjungi oleh banyak orang dari seluruh Jepang dan luar negeri. Jimat untuk pernikahan yang tersedia di Kuil Kumanohayatama dibuat dengan kacang-kacangan dari pohon nagi, pohon suci yang ada di lahan kuil. Konon, jimat itu juga akan melindungi seseorang dari kejahatan.

HP: kumanohayatama.jp/ (Hanya bahasa Jepang)

Alamat: 1 Shingu, Shingu-shi, Wakayama (Google Map)

Akses: 15 menit berjalan kaki dari Stasiun Shingu di JR Line.

25. Homangu Kamado Jinja (宝満宮 竈門神社), Fukuoka

Homangu Kamado Jinja terletak di kaki Gunung Homan, yang dianggap sebagai perwujudan dewa. Daya tarik utama di sini adalah sebuah kantor yang dibangun pada tahun 2012. Bangunannya benar-benar terlihat sperti kafe atau galeri. Kuil ini telah disembah sejak zaman dahulu kala karena kekuatan istimewanya. 

HP: kamadojinja.or.jp/ (Hanya bahasa Jepang)

Alamat: 883 Uchiyama Dazaifu-shi, Fukuoka (Google Map)

Akses: Naik bus komunitas ke Uchiyama, perhentian terakhir ‘Mahoroba-go', atau 8 menit dari Stasiun Dazaifu

26. Koinoki Jinja (恋木神社), Fukuoka

Satu-satunya kuil di Jepang yang didedikasikan untuk Koinomikoto (pangeran cinta). Permohonan apa pun terkait cinta, pernikahan dan kehidupan bahagia setelah menikah, akan diterima. Menariknya lagi, halaman kuil dipenuhi dengan benda-benda berbentuk hati. Jimat berbentuk hati yang terbuat dari ubin porselen di Koinoki Jinja dikatakan dapat meningkatkan kehidupan cinta Anda, lho!

HP: www.mizuta-koinoki.jp/koinoki/ (Hanya bahasa Jepang)

Alamat: 62-1 Mizuta, Chikugo-shi, Fukuoka (Google Map)

Akses: 8 menit dengan mobil dari Stasiun Chikugo-Funagoya di JR Kagoshima Line, atau 24 menit dari Hakata dengan Shinkansen.

27. Aso Jinja (阿蘇神社), Kumamoto

Terletak di kawah Gunung Aso, kuil ini memiliki sejarah lebih dari 2000 tahun. Di halamannya, Anda akan menemukan pohon pinus sakral yang dikenal dengan "Takasago no Matsu (高砂の松)". Kabarnya, pria yang ingin mengubah keberuntungannya terhadap wanita harus memutari pohon tersebut sebanyak dua kali searah jarum jam, sedangkan wanita harus mengelilinginya ke arah berlawanan dengan jarum jam. 

HP: www.asocity-kanko.jp/spot/24/ (Hanya bahasa Jepang)

Alamat: 3083 Miyaji, Ichinomiya-machi, Aso-shi, Kumamoto (Google Map)

Akses: 15 menit berjalan kaki dari Stasiun Miyaji di JR Houhi Line atau 5 menit dengan taksi.

28. Hakuto Jinja (白兎神社), Tottori

Hakuto Jinja didedikasikan untuk kelinci putih legendaris yang kabarnya telah "menjodohkan" Okuninushi dan istrinya, Yagamihime. Pertemuan dan pernikahan mereka adalah kisah cinta pertama yang tercatat di Jepang. Kuil ini juga pernah terdaftar sebagai salah satu tempat suci bagi para pasangan pada tahun 2010. 

HP: www.jnto.go.jp/eng/location/spot/natuscen/hakuto-beach.html

Address: 603 Hakuto, Tottori-shi, Tottori (Google Map)

Akses: 40 menit dari Stasiun Tottori di JR Line dengan bus (Shikano Line, Hinomaru Bus), dekat halte Hakuto Jinja Mae.

29. Kuil Yaegaki (八重垣神社), Shimane

Dewa Susano, istrinya, dan anak mereka diabadikan di sini. Kuil Yaegaki sering dikunjungi oleh para gadis yang menginginkan keberuntungan dalam hal cinta. Simbol kuil ini adalah pohon-pohon camellia yang saling terjalin satu sama lain. Kabarnya, dua pohon yang saling terjalin melambangkan penyatuan sepasang kekasih, dan pada waktunya, itu akan menjadi kesuburan. 

HP: www.shinbutsu.jp/english/45.html

Alamat: 227 Sakusa-cho, Matsue, Shimane (Google Map)

Akses: 25 menit dari Stasiun JR Matsue dengan bus menuju Yaegaki-Jinja (perhentian terakhir).

30. Izumo Oyashiro (出雲大社), Shimane

Izumo Oyashiro atau Izumo Taisha adalah tempat semua dewa berkumpul setahun sekali dari seluruh Jepang. Tujuan mereka berkumpul adalah untuk mendiskusikan pernikahan, kematian, dan kelahiran di tahun yang akan datang. Ini merupakan tempat terpopuler untuk memohon segala jenis perjodohan. 

HP: www.izumooyashiro.or.jp/ (Hanya bahasa Jepang)

Alamat: 195 Kizukihigashi, Taisha-cho, Izumo-shi, Shimane (Google Map)

Akses: 5 menit berjalan kaki dari Stasiun Izumo Taishame di Ichibata Railway, dan sekitar 20 menit berkendara dari Izumo-shi (terhubung ke stasiun JR)

 

(Cover photo: Peachy)

The information in this article is accurate at the time of publication.

About the author

Taniguku
Taniguku
  • Check out our writers’ top Japan travel ideas!

Artikel Terkait

Cari Restoran