30 Tempat Wisata Paling Populer di Jepang untuk Wisatawan Asing

Buku panduan wisata memang sangat berguna, tetapi juga butuh waktu untuk membacanya. Ingin berlibur ke Jepang, tetapi tidak tahu harus ke mana? Inilah 30 daftar tempat wisata dengan peringkat terbaik dari hasil penilaian para wisatawan asing di TripAdvisor.

Seluruh Jepang

Wisata

Salah satu hal yang paling membuat bingung saat liburan ke luar negeri adalah memutuskan destinasi wisata yang akan dikunjungi saat tiba di negara tujuan. Apabila Anda datang ke Jepang, Tokyo merupakan tempat yang sering dijadikan destinasi utama. Anda akan tinggal beberapa hari di sana, kemudian memanfaatkan JR Rail Pass untuk menjelajahi wilayah Jepang lainnya.

Akan tetapi, ke mana Anda hendak pergi? Kenapa pergi ke sana?

Tentunya, untuk melihat beberapa kuil Buddha dan kuil Shinto, kastil, patung Buddha besar, atau museum seni.

Pastinya yang mana? Di kota apa? Tahukah Anda itu berada di prefektur apa?

TripAdvisor telah membantu menghemat waktu Anda dengan buku panduan wisatanya, ditambah lagi dengan menonton acara NHK khusus yang menghadirkan 30 tempat wisata paling populer di Jepang yang dipilih oleh wisatawan asing (Juni 2014). Berikut adalah rangkuman dari daftar tersebut. Kami memulainya dari peringkat #30 ke peringkat #1, dilengkapi dengan penjelasan singkat dan ulasan.

30. Shinsaibashi (Osaka)

Studio Incendo/Flickr

Shinsaibashi adalah jalanan utama di Osaka dan juga pusat perbelanjaan. Di sini, Anda bisa menemukan segalanya, mulai dari toko-toko dengan merek ternama (termasuk Puma yang memproklamirkan dirinya sebagai toko terbesar di dunia) hingga toko-toko kecil. Mereka menjual berbagai jenis produk seperti keramik sampai baju atau boneka bekas. Amerika-mura atau "Desa orang Amerika" yang dianggap bagian dari Shinsaibashi disetarakan dengan Takeshita-dori di Harajuku - yang dikenal sebagai kiblatnya para kaum muda.

Ulasan dari TripAdvisor:

"Meskipun tanpa menentukan destinasi dan hanya berjalan-jalan saja sudah cukup menyenangkan: Anda pasti benar-benar merasa bahwa di sini sudah tersedia segalanya, dari merek kelas atas hingga bermacam-macam toko. Untuk cuci mata sangat seru, tetapi jika Anda datang ke sini, bagaimanapun juga tidak lengkap apabila tidak berbelanja." - mikiwu1006 dari Okinawa

29. Nishiki Market (Kyoto) 

 

Sek Keung Lo/Flickr

Nishiki Market (atau Nishiki Ichiba) adalah jalanan panjang dengan 100+ toko dan restoran. Sebagian besar toko tersebut menjual produk yang berhubungan dengan makanan, seperti ikan, daging, atau peralatan masak. Anda juga bisa mencicipi contoh makanan gratis di sini, yang mungkin menjadi bagian terbaik jika Anda hanya berjalan-jalan.

Ulasan dari TripAdvisor:

"Jalan-jalan di sini sangat menarik, dan makan sambil berjalan juga hal yang seru: Tempat ini cocok untuk kita dapat melihat budaya makanan di Kyoto. Beragam toko memenuhi gang-gang sempit. Banyak makanan yang tampak lezat dijual, dan melihat semua itu menyenangkan. Tergantung pada tokonya, Anda bisa makan di sana. Walaupun kurang sopan, Anda juga dapat makan sambil jalan dan melanjutkan berkeliling. Selama tahun baru, area ini dipadati banyak orang sampai-sampai sulit untuk melangkah." - sutori-mu dari Tokyo

28. Museum Peringatan Industri & Teknologi Toyota (Nagoya)


Tomo/Flickr

Museum ini didirikan oleh Toyota Group dan tidak berfokus pada mobil seperti yang Anda pikirkan, sebaliknya, justru Anda akan melihat sejarah dan perkembangan mesin tenun otomatis.

Ulasan dari TripAdvisor: 

"Pasti Anda kagum dengan sejarah Toyota. Anda tidak akan pernah berpikir bahwa mereka mulai dari perusahaan penenunan. Mimpi dari Sakichi Toyoda jelas ditampilkan di museum, dari tahun-tahun awal merintis hingga karya terbaiknya. Mereka juga menunjukkan sejarah dari Toyota Motors. Pengunjung akan senang mengunjungi museum karena sangat interaktif." - Pj_rtd

27. Video Game Bar Space Station (Osaka)

 

Space Station Osaka persis sama dengan apa yang dituliskan pada judul, yaitu bar video game dengan sistem retro seperti Nintendo 64 dan Famicom yang dipasang di seluruh ruangan.

Ulasan dari TripAdvisor:

"Ini adalah kunjungan pertama kami ke Osaka dan menemukan banyak bar yang sangat menarik dan memuaskan. Anda tidak harus jago dalam bermain game untuk menikmati minuman di sini. Saya bebas untuk mengakui bahwa saya dan teman-teman tidak hebat dalam bermain game, tetapi mereka mencoba dan membantu kami menemukan game yang bisa kami mainkan. Sayangnya kami tidak menemukan permainan itu. Sebaliknya, bartender di sini ramah dan informatif. Untungnya saat itu bertepatan dengan Hanukkah dan mereka menawarkan bagel. Tema di sini keren, layanannya ramah, dan ada bagel! Oh, minumannya juga enak. Jika Anda ke Osaka, Anda harus datang ke bar ini." - therealmissrita dari US

26. Kaiyukan (Osaka)

 

clio1789/Flickr

Akuarium Kaiyukan Osaka terpilih sebagai akuarium terbaik di Asia oleh pengguna TripAdvisor dan juga berada pada posisi ke-13 sebagai akuarium terbaik di dunia. Tujuan utama Kaiyukan adalah untuk menciptakan kembali lingkungan alami laut dan menghadirkan beberapa acara interaktif serta pameran terkemuka di dunia.

Ulasan dari TripAdvisor:

"Apabila Anda berencana menghabiskan waktu di Osaka, silakan datang ke Kaiyukan. Lokasinya hanya berjarak beberapa stasiun metro dari pusat kota. Akuarium ini berukuran sangat besar dan terdapat berbagai spesies air. Sangat menyenangkan dan menenangkan, cocok untuk segala usia. Sebagai turis asing, Kaiyukan menjadi tempat yang cocok untuk menghilangkan stres setelah berjalan kaki dari tempat yang satu ke tempat lainnya. Kami menikmatinya dengan cara kami sendiri dan melihat sisi lain dari Jepang. Akuarium besar di tengah bangunan memiliki banyak lantai dan mudah dijelajahi." - Trisha_Andrea dari Canada

Cek di sini untuk memesan tiket Akuarium Kaiyukan.

25. Sensoji (Tokyo) 

MartaMaria Fontana/Flickr

Sensoji merupakan kuil Buddha terpenting di Jepang dan salah satu lokasi wisata terbaik di negara ini. Terletak di pusat Asakusa.

Ulasan dari TripAdvisor:

"Saya datang ke sini setiap tahun untuk kunjungan pertama di tahun baru! Saya terakhir pergi tanggal 3 Januari. Di jalan Nakamise yang sibuk, ada banyak toko makanan yang bisa Anda nikmati sambil berjalan-jalan. Setelah mengunjungi kuil, Anda akan melihat ada banyak kios dan membuat suasana lebih menyenangkan. Kentang mentega yang saya makan sangat lezat~~" - yukams dari Tokyo

Cek di sini untuk mencoba Asakusa Private Walking Tour.

Kunjungi Sensoji! Nikmati Asakusa Private Walking Tour

24. Shibuya Center Gai (Tokyo)

 

Shibuya246/Flickr

Center Gai adalah sebuah jalan di Udagawacho di distrik Shibuya, Tokyo. Sesuai dengan namanya, "pusat" Shibuya memiliki banyak toko, restoran, bar, dan klub. Dapat dicapai langsung setelah melewati "scramble crossing" atau persimpangan Shibuya yang terkenal.

Ulasan dari TripAdvisor:

"Pemandangan malam yang indah! Jadi, saya mengunjungi pusat kota Tokyo di Shibuya pada siang hari, melihat persimpangan dan kota itu sangat bagus, tetapi tidak sesuai harapan. Saya kembali lagi pada malam hari dan semuanya terlihat berbeda, sangat luar biasa! Lampu-lampu, plang, dan reklame di sekitar jalanan yang ramai adalah suasana yang indah!" - Stephen B dari Inggris

23. Dotonbori (Osaka)

 

Rie NAKAYA/Flickr

Dotonbori, salah satu area utama untuk hiburan, kuliner, dan perbelanjaan yang membentang di sepanjang kanal Dotonbori. Sering dikenal sebagai tempat Glico Running Man dipajang.

Ulasan dari TripAdvisor:

"Tujuan wisata terbaik: Ketika di Osaka, lakukanlah apa yang dilakukan penduduk setempat DAN wisatawan - pergi ke distrik Dotonbori. Kami mendapati diri kami di sana setiap hari, baik sebagai "jalan pintas" atau destinasi wisata. Tentu saja, area ini dipenuhi oleh bar kecil dan restoran, khususnya di malam hari. Akan tetapi, di waktu siang, pastikan untuk berkunjung ke Toko Buku Standar yang memiliki buku, majalah, pakaian, dan musik di kafe di lantai dasar." - MelbourneMeg_12 dari Australia

22. Taman Nara (Nara)

 

Dean Lin/Flickr

Taman Nara, rumah dari kuil Todai-ji yang terkenal dengan patung Buddha besar. Namun, juga dikenal karena ribuan rusa yang berkeliaran bebas di sekitar pekarangan.

Ulasan dari TripAdvisor:

"Berjalan kaki yang menyenangkan antara JR Nara dan Taman Nara: Ada sejumlah toko menarik di sepanjang jalan dekat dengan Nara Park yang membuat waktu 20 menit berjalan kaki cukup menyenangkan. Taman itu sendiri tidak indah di musim dingin, tetapi masih ada pagoda yang bagus untuk difoto dan rusa yang berkeliaran dengan bebas. Mereka bahkan keluar-masuk dari taman, menyebrang jalan seperti pejalan kaki." - beacon dari Hong Kong

21. Taman Monyet Jigokudani (Nagano)

Douglas Sprott/Flickr

"Jigokudani" berarti "Lembah Neraka", tetapi satu-satunya hal yang tampak seperti neraka di taman ini adalah uap dan gelembung air mendidih yang keluar dari tanah karena sumber air panas (onsen). (Anda tidak perlu khawatir karena itu tidak berbahaya, kecuali airnya membeku, Anda harus berhati-hati.) Sebaliknya, jika Anda berpikir dapat melihat monyet di sini, Anda benar. Monyet Jepang atau monyet salju hanya jalan-jalan di Onsen selama musim dingin dan pulang ke hutan setelah malam tiba.

Ulasan dari TripAdvisor:

"Pengalaman ajaib: Saya mendaki pada hari bersalju. Menyenangkan, datar, jalur pendakian bersalju dikemas dengan baik. Perlu diperhatikan bahwa Anda bisa menyewa sepatu karet dan perlengkapan outdoor lainnya di trailhead. Saya bersama anak-anak membutuhkan waktu sekitar 30-40 menit untuk mendaki. Suasanya cukup ramai, tetapi kami semua dibuat terpaku oleh tingkah monyet yang berperilaku seperti manusia. Anda bisa mendekatinya dan mengambil foto. Ada juga pusat perbelanjaan kecil untuk pengunjung - tempat yang tepat untuk menghangatkan tubuh dan mendapatkan coklat panas untuk anak-anak. Ada beberapa komentar yang mengatakan daerah itu sangat kotor, tetapi dengan pemandangan musim dingin semuanya terlihat mengesankan." - Sbrewgan dari Malaysia

20. Meiji-jingu (Tokyo)

 

Iris Liu/Flickr

Lokasi Meiji-jingu atau Kuil Meiji berada di jantung kota Tokyo dekat distrik Harajuku yang sibuk, dan dikenal sebagai salah satu "pelarian" terbaik dari kota karena perasaan damai dan suasana hening seperti di hutan. Didedikasikan untuk Kaisar Meiji dan istrinya, Permaisuri Shoken.

Ulasan dari TripAdvisor:

"Tempat favorit di Tokyo: Saya menyukai kuil ini karena terletak di hutan kecil dan Anda harus berjalan dalam keheningan untuk sampai ke sana. Sebuah oasis untuk mendapatkan ketenangan yang berbanding terbalik dengan kesenangan di Tokyo. Kuil itu sendiri sangat indah dan saya beruntung dapat melihat dua acara pernikahan selagi di sana - acara yang satu dengan konsep warna-warni tradisional dan satunya lagi dengan warna putih. Sungguh layak untuk dilihat..." - Antcav18 dari London

Tur Setengah Hari: Meiji Jingu, Omotesando dan Observatorium

19. Mori Art Museum (Tokyo)

 

Wei-Te Wong/Flickr

Mori Art Museum adalah museum seni kontemporer yang memamerkan perjalanan wisata / pameran sementara. Lokasinya berada di dalam Roppongi Hills complex, di atas Menara Mori.

Ulasan dari TripAdvisor:

"Seni yang terasa dekat dengan Anda: Pameran di Mori Art Museum sebagian besar menampilkan seni kontemporer. Meskipun lokasinya berada di dalam Roppongi Art Triangle, aksesnya sangat mudah untuk dicapai. Harga tiketnya sudah termasuk pemandangan kota Tokyo (dari platform untuk melihat pemandangan di Roppongi Hills), jadi setelah Anda menikmati hasil karya seni, ada baiknya melihat pemandangan malam yang indah." - m1zuk1 dari Tokyo

18. Museum Bom Atom Nagasaki (Nagasaki)

 

かがみ~/Flickr

Sama seperti mitranya di Hiroshima, museum ini bertujuan untuk melestarikan memori dari para korban bom atom yang dijatuhkan di Nagasaki oleh pasukan Sekutu pada 9 Agustus 1945. Selain itu, Museum Bom Atom Nagasaki juga merinci sejarah senjata nuklir, fakta dari penggunaannya, dan dampak yang mereka miliki selama menyimpan senjata nuklir tersebut. Di sisi lain museum, terdapat Aula Peringatan Perdamaian Nasional Nagasaki untuk Korban Bom Atom yang merupakan situs tempat bom dijatuhkan.

Ulasan dari TripAdvisor:

"Tempat untuk belajar dari tragedi manusia: Tempat muram yang merefleksikan masa-masa buruk dari perilaku manusia untuk melihat langsung sisi gelap dari adanya perang. Dalam perang apa pun, tidak ada pemenang atau yang kalah, tetapi yang ada hanyalah penderitaan manusia. Mereka melakukan hal yang luar biasa dalam menggambarkan landmark untuk mengajarkan kepada generasi berikutnya, tentang apa yang bisa dan yang akan terjadi pada mereka jika mereka tidak belajar dan mempelajarinya dari peristiwa ini. Saya berharap semua guru-guru di Jepang membawa murid-murid mereka ke sini untuk merenungkan, menyerap, dan belajar sesuatu yang mereka tidak bisa lakukan di dalam kelas." - TravelMakesMeHumble dari US

17. Kastil Nijo (Kyoto) 

Kastil Nijo di Kyoto terdiri dari Istana Ninomaru dan reruntuhan Istana Honmaru yang ditetapkan oleh UNESCO sebagai Situs Warisan Dunia.

Ulasan dari TripAdvisor:

"Kami pergi ke Kastil sore ini dan menghabiskan sekitar dua jam di kompleks kastil. Kami pikir semua sangat bagus secara keseluruhan, dan dengan sedikit perbaikan pasti akan menjadi lebih indah lagi untuk dikunjungi. 

Kami menyukai taman dan kolam yang sangat terawat dengan formasi batu-batuan dan air terjun. Beberapa arsitektur dari luarnya sangat mengagumkan, tetapi interior di bagian utama istana agak lengang karena ada banyak pekerjaan renovasi yang dilakukan pada saat itu. Saya tidak mengatakan itu tidak menarik dari berbagai aspek. Selain itu, kurangnya informasi dalam bahasa Inggris juga menurunkan pengalaman kami selama kunjungan di sini. Saya pikir untuk ke depannya diharapkan akan disediakan petunjuk audio dalam bahasa Inggris.

Secara keseluruhan tempat ini layak dikunjungi, terutama untuk memecahkan rekor jumlah kuil di perjalanan khas di Kyoto.." - Ross P

16. Restoran Robot (Tokyo)

 

Restoran Robot di Tokyo terletak di daerah Kabukicho di Shinjuku yang agak kumuh. Alih-alih memiliki robot yang melayani dan berkeliaran saat Anda makan, restoran Robot kitschy justru menampilkan robot berdada besar (dioperasikan oleh wanita berbikini) yang saling bertarung satu sama lain saat Anda duduk di kursi penonton.

Ulasan dari TripAdvisor:

"Tidak terduga: Pertunjukan robot tidak boleh dilewatkan! Itu adalah hal paling gila yang kami lihat di Tokyo dan cukup menghibur. Poin yang menarik bukanlah alurnya, melainkan pencahayaan, tarian, dan musik. Saya memberi nilai lebih rendah karena kami membayar 7.000 yen dan tidak mendapatkan kotak bento. Menurut situs perjalanan Lonely Planet, Anda hanya perlu membayar 4.000 yen untuk pertunjukan itu." - Amy T dari US

Diskon 15% untuk Tiket Restoran Robot di Shinjuku Tokyo

15. Kenroku-en (Ishikawa)

 

Kentaro Ohno/Flickr

Taman Kenroku-en di Ishikawa adalah salah satu dari Tiga Taman Besar Jepang yang berasal dari tahun 1600-an. Dibuat dan dilestarikan oleh klan Maeda.

Ulasan dari TripAdvisor:

"Luar biasa menakjubkan: Saya sebenarnya tinggal di Kanazawa dan telah mengunjungi Kenroku-en beberapa kali sepanjang tahun, dan terlepas dari waktunya, kunjungan saya selalu mengesankan. Kunjungan terakhir saya ke sini pada saat musim dingin, jadi semua pohon diikat dengan rantai salju (Yukizuri) yang dari kejauhan tampak seperti tali hias yang indah ketika ada salju. Tempat yang wajib dikunjungi kapan pun Anda berada di Kanazawa." - Chris S

14. Taman Monyet Arashiyama Iwatayama (Kyoto) 

 

Christian Kaden/Flickr

Terletak di Arashiyama dan persis seperti dalam bayangan Anda, taman ini dipenuhi dengan monyet (kera Jepang). Meskipun liar, Anda dapat memberi mereka makan.

Ulasan dari TripAdvisor:

"Layak untuk dikunjungi: Saya sangat menikmati kunjungan di Taman Monyet - sangat bagus bisa keluar dari lingkungan kota dan berkunjung ke alam bebas. Harganya pun terjangkau. Tidak terlalu ramai saat kami ke sana (sekitar jam 15:30 pada hari kerja bulan Desember) - Pemandangan di Kyoto luar biasa dan tingkah laku monyet-monyet sangat menghibur. Pastikan juga Anda datang ke Hutan Bambu di dekatnya - ketika kami di sana, tempat itu diterangi sehingga terlihat indah." - Karen S dari Australia

13. Sanjusangen-do (Kyoto) 

Sanjusangen-do adalah kuil Buddha yang terkenal di Kyoto. Namanya secara harfiah diterjemahkan menjadi "aula dengan 33 kompartemen di antara kolom" yang menunjukkan bagaimana aula itu dibangun. Di dalamnya, Anda bisa melihat ribuan patung Buddha dan Kannon dengan 1000 senjata yang sebagian besar berasal dari abad ke-13.

Ulasan dari TripAdvisor:

"Tempat favorit saya di Kyoto - tepatnya 1000 patung Buddha: Kami datang ke kuil 1000 patung Buddha setelah mengunjungi Fushimi Inari. Sanjusangen-do jauh lebih mengesankan dari Fushimi Inari. Sangat kami rekomendasikan untuk Anda. Satu Kannon besar ada di tengah-tengah kuil. Patung-patung tersebut dibuat dari pohon cemara Jepang antara abad ke-12 dan 13." - marienjnj dari US

12. Kastil Matsumoto (Nagano)

Ian McBurnie/Flickr
 
Kastil Matsumoto, salah satu kastil bersejarah terpenting di Jepang dan terkadang disebut juga sebagai "Kastil Gagak" karena warnanya yang hitam.

Ulasan dari TripAdvisor:

"Salah satu tujuan utama: Kastil Matsumoto merupakan satu dari beberapa tempat yang membuat Anda terkagum-kagum saat melihatnya. Besar, kokoh, dan keindahannya memukau di siang hari yang cerah. Anak saya yang berusia 6 tahun sangat menyukainya ketika mendengar bagaimana para "ninja" melindungi kastil dengan panah dan senjata. Ada banyak senjata yang dipajang di dalamnya. Pastikan Anda mengenakan pakaian hangat dan memakai kaus kaki tambahan di musim dingin. Namun, semua itu sangat memuaskan. Apabila Anda sama seperti saya, Anda akan pasti akan mengambil BANYAK sekali foto. Jangan lupa untuk kembali ke sini di malam hari dan melihat kastil yang menyala." - AlexisGlenn dari Australia

Lihatlah Kastil Matsumoto yang Indah dan Daya Tarik Kota ini

11. Akuarium Churaumi Okinawa (Okinawa)

Greg Miles/Flickr

Akuarium Churaumi - kata "chura" dalam bahasa Okinawa berarti "indah/anggun" dan "umi" dari bahasa Jepang berarti "lautan" - merupakan bagian dari Ocean Expo Park di Okinawa. Sampai tahun 2005, Churaumi dinobatkan sebagai akuarium terbesar di dunia.

Ulasan dari TripAdvisor:

"Akuarium di Jepang: Lokasinya strategis, desainnya indah, tangki utamanya mengagumkan. Berkendara dari pusat/selatan Okinawa adalah kesempatan yang baik untuk melihat atraksi lokal, merasakan makanan otentik, dan menunjukkan pengetahuan Anda tentang peraturan mengemudi di Jepang. Begitu tiba di lokasi, parkirnya sangat luas dengan desain terbuka dan taman pantai di dekatnya akan memberikan kesenangan untuk setiap keluarga." - HokkaidoG dari Hokkaido

Dapatkan Tiket untuk Masuk ke Akuarium Churaumi Okinawa

10. Narita-san Shinsho-ji (Chiba) 

 

kiai/Flickr

Shinso-ji, kuil Buddha di Gunung Narita (di sekitar Bandara Internasional Narita) yang didirikan pada tahun 940 merupakan salah satu kuil paling terkenal di daerah Kanto. Terdiri dari beberapa bangunan dan lahan.

Ulasan dari TripAdvisor:

"Kuil yang bagus dekat dengan bandara: Kuil ini tidak terlalu spektakuler, tetapi sangat dekat dengan bandara. Ada banyak kuil lainnya yang jauh lebih spektakuler di Jepang. Shinso-ji sangat cocok dikunjungi jika Anda menunggu transit pesawat yang lama atau ketika penerbangan Anda dibatalkan dan harus menunggu penerbangan berikutnya kurang dari 24 jam (yang terjadi pada kami). Cukup naik kereta dan berjalan sebentar. Lahan di sekitar kuil indah, suasananya damai, dan terdapat kios-kios yang biasa ada di sekitar kuil." - C0rnmuffin dari US

9. Hakone Open-Air Museum (Hakone, Kanagawa)

 

Albert/Flickr

Terletak di area Hakone yang subur dan alami, ini adalah museum terbuka pertama di Jepang yang berisi ribuan karya seni.

Ulasan dari TripAdvisor:

"Seni di sebuah taman: Jika Anda berada di dekat Hakone Open-Air Museum of Art, sempatkan waktu untuk berkunjung ke sini. Tata letaknya sangat mengagumkan dengan pegunungan di sekelilingnya dan berbagai karya seni menarik patut untuk dilihat. Mereka memiliki 2 karya besar yang menjadi area bermain dan dapat dipanjat oleh anak-anak, menara kaca patri dengan tangga spiral di bagian dalam (disebut Symphonic Sculpture), pemandian air panas untuk kaki, bangunan Picasso, karya-karya Henry Moore dan Antony Gormley, dan masih banyak lagi. Kami menghabiskan waktu sore di sini dan pergi karena museum akan tutup. Seperti yang telah dikatakan wisatawan lainnya, Anda harus meluangkan banyak waktu untuk menghargai hasil karya yang ada di museum indah ini." - JudoK dari Inggris

8. Shinjuku Gyoen (Tokyo)

 

HyS?/Flickr

Menjadi salah tempat "pelarian" lainnya, Shinjuku Gyoen merupakan taman besar di tengah salah satu daerah tersibuk di kota. Selama zaman Edo, Shinjuku Gyoen adalah tempat tinggal pribadi, tetapi telah berada di bawah kendali Kementerian Lingkungan Hidup. Terdapat bagian taman dengan gaya Perancis, Inggris, dan Jepang.

Ulasan dari TripAdvisor:

"Oasis indah di tengah-tengah Tokyo: Taman besar ini menjadi tempat peristirahatan yang tenang di tengah kota, dikelilingi oleh 4 juta penduduk di kota yang sibuk. Biaya masuk yang terjangkau memungkinkan Anda untuk berkeliling ke beberapa taman dengan tema yang berbeda, melewati jembatan, dan bersantai di sekitar danau kecil. Beberapa area jauh lebih alami, sebagian lainnya sangat terawat. Ada area dengan rerumputan besar untuk keluarga dapat berbaring dan menikmati suasana yang damai. Tempat yang tepat untuk mengisi ulang energi." - bjfast dari Canada

7. Kiyomizu-dera (Kyoto)

 

Kiyomizu-dera, salah satu kuil yang wajib dikunjungi di Kyoto dan merupakan Situs Warisan Dunia UNESCO. Kiyomizu-dera sangat mudah dikenali karena memiliki beranda yang besar dan menghadap ke arah gunung tempat kuil berdiri. Pepohonan paling indah dilihat pada saat musim gugur dengan dedaunan yang penuh warna.

Ulasan dari TripAdvisor:

"Tempat yang mengesankan: Meskipun renovasi sedang berlangsung dan datang saat musim dingin, kami bersenang-senang di sini. Kami menyusuri jalan dengan banyak toko-toko dan restoran menarik dalam perjalanan menuju kuil. Ketika kami tiba, keramaian di mana-mana meski pada musim dingin, tetapi kami masih dapat menikmati pemandangan indah dari beranda, dan mengagumi struktur yang luar biasa. Wajib Anda kunjungi saat ada di Kyoto." - Hendrik0711 dari Indonesia

Jelajahi Kyoto: Gion, Kiyomizu, Nishiki Market - Private Tour

6. Gunung Koya (Wakayama)

Christopher Chan/Flickr

Gunung Koya atau Koya-san adalah kumpulan gunung di Wakayama yang dikenal sebagai markas besar sekte Buddha Shingon Koyasan. Daerah ini merupakan rumah bagi sejumlah situs suci, termasuk rute ziarah ke pegunungan.

Ulasan dari TripAdvisor:

"Perpaduan antara indah dan menakutkan. Saya bisa berjalan di sini selama berjam-jam. Selain dikelilingi oleh pohon cedar berusia 100 tahun, terdapat lebih dari 200.000 makam dan monumen untuk para mendiang. Saya tidak pernah mengalami hal seperti ini sebelumnya dan tidak akan ragu untuk mengunjunginya lagi serta merekomendasikan tempat ini. Saya cukup beruntung bisa turut serta dalam tur jalan kaki pada malam hari yang dipandu oleh seorang biksu. Jika Anda mendapatkan kesempatan yang sama, jangan takut untuk mencobanya! Biksu pemandu sangat informatif, menarik, dan memiliki rasa humor yang baik." - Rhiannon K dari Australia

Rasakan Suasana Spiritual di Gunung Koya yang Keramat

5. Todai-ji (Nara)

 

Alexis Bross/Flickr

Todai-ji, kompleks kuil Buddha yang terkenal dan juga merupakan markas besar dari sekolah agama Buddha Kegon. Bangunan utamanya berisi patung Buddha kayu terbesar di dunia. Seperti kebanyakan tempat lainnya di Nara, Anda dapat melihat rusa yang berkeliaran bebas di pekarangan.

Ulasan dari TripAdvisor:

"Kuil kayu terbesar di dunia. Arsitektur kuil dipengaruhi oleh dinasti Tang di Cina. Anda akan merasakan kedamaian saat melihat patung Buddha raksasa di sini. Meskipun harga tiketnya hanya dipatok beberapa ratus yen, ini adalah tempat yang layak untuk dikunjungi di Nara. Secara pribadi, Todai-ji merupakan salah satu spot yang dapat mewakili Nara." - tomespirit from Taiwan

4. Kinkaku-ji (Kyoto) 

Kinkaku-ji atau Kuil Paviliun Emas dapat dikatakan sebagai salah satu kuil paling terkenal di dunia. Kuil Buddha Zen sebagian besar diselimuti daun emas dan dikelilingi oleh taman dari zaman Muromachi, saat desain taman Jepang mulai berkembang.

Ulasan dari TripAdvisor :

"Keindahan Kinkaku-ji dapat menghanyutkan Anda. Selama musim gugur, kontras antara dedaunan khas musim gugur dengan Kinkaku-ji begitu indahnya sehingga akan selalu teringat di memori Anda. Membuat saya ingin datang lagi dan lagi." - yzpic dari Tokyo 

3. Itsukushima-jinja (Miyajima, Hiroshima)

hiyang.on.flickr/Flickr

nophoto.nolife/Flickr

Itsukushima-jinja adalah situs Warisan Dunia UNESCO. Meskipun ada banyak kuil lainnya di lokasi ini, gerbang torii merah yang berdiri kokoh di pantai dan tampak mengambang saat air pasang menjadi bagian paling terkenal di Jepang, bahkan di seluruh dunia. 

Ulasan dari TripAdvisor:

"Kuil yang terbilang cukup standar dalam banyak hal, tetapi bagian yang menariknya Anda dapat melihat ombak saat Anda memanjat tribun kayu tempat kuil dibangun. Ada area luas dengan pemandangan sempurna ke gerbang torii "mengambang" di seberang teluk, dan Anda perlu mengantri untuk mendapatkan foto terbaik! Selain itu, ada banyak patung-patung perunggu yang tersebar di sekitarnya." - JenLGH dari Tokyo

Jelajahi Miyajima & Hiroshima dengan Tur Satu Hari Penuh

2. Museum Peringatan Perdamaian Hiroshima (Hiroshima)

 

Thomas Huston/Flickr

Museum Peringatan Perdamaian Hiroshima bertujuan untuk memperingati para korban bom atom yang dijatuhkan pasukan Sekutu di Hiroshima pada 6 Agustus 1945. Museum ini menekankan pada penghapusan semua senjata nuklir dan perdamaian internasional.

Ulasan dari TripAdvisor:

"Membuat saya banyak berpikir: Ini adalah tempat yang wajib Anda kunjungi untuk merenungkan akibat perang. Bagi yang tidak pernah membayangkan bagaimana perang, museum Hiroshima sangat cocok untuk membuat orang berpikir dua kali melakukan perang. Anda harus ke sini setidaknya sekali saja dan Anda akan merasakan bahwa perang merupakan hal yang sangat memilukan." - yo-pe-pa

1. Fushimi Inari-taisha (Kyoto) 

 

Fushimi-Inari-taisha adalah kuil terkemuka di antara banyak kuil Inari-jinja di seluruh Jepang dengan Shinto kami (dewa) yang diwakili oleh rubah. Kuil dapat diakses dengan naik gunung melalui jalan yang tertutup oleh gerbang torii. Jalur ini telah ditampilkan dalam beberapa film, serial televisi, dan anime, termasuk film Memoirs of a Geisha.

Ulasan dari TripAdvisor:

"Inari yang indah: Kuil ikonik yang terlihat di banyak poster perjalanan wisata dan wajib dikunjungi jika Anda berada di Kyoto. Lengkungan kayu vermillion yang indah mengular di sisi gunung. Ada toko-toko kecil di bagian bawah yang menjual suvenir, makanan dan minuman, jadi Anda dapat menghabiskan sepanjang hari di sini. Anda pasti ingin kembali lagi ke sini" - Linda B dari Australia

Tur Satu Hari di Fushimi Kyoto dan Mencicipi Sake

The information in this article is accurate at the time of publication.

Artikel Terkait

Cari Restoran