10 Tempat Indah untuk Dikunjungi di Kawagoe, "Little Edo"

Kawagoe yang berkembang sebagai kota kastil di zaman Edo dijuluki sebagai Ko-Edo atau Litte Edo karena memiliki hubungan yang kuat dengan keluarga Tokugawa. Di kota ini, jejak-jejak dari zaman Edo masih tetap ada. Mari kita kembali ke masa lalu untuk menjelajahi Jepang dari sudut yang berbeda di Kawagoe.

Saitama

Wisata

Kawagoe-shi di Prefektur Saitama berkembang sebagai kota kastil pada zaman Edo. Dijuluki "Little Edo", kota ini memiliki hubungan yang kuat dengan keluarga Tokugawa. Gudang-gudang tua, Kuil Buddha, dan rerutuhan kastil dari zaman Edo masih ada sampai sekarang. Dikarenakan lokasinya tidak jauh dari Tokyo, Kawagoe sangat ideal dijadikan tempat wisata sehari.

 

Akses ke Kawagoe

Stasiun JR Kawagoe atau Stasiun Honkawagoe di Seibu Shinjuku Line sangat nyaman digunakan untuk berwisata di Kawagoe.

Shinjuku ke Kawagoe (60 menit) - JR Saikyo Line

Yurakucho ke Kawagoe (60 menit) - Tokyo Metro Yurakucho Line

Shibuya ke Kawagoe (60 menit) - Tokyo Metro Fukutoshin Line

Seibu Shinjuku ke Honkawagoe (45 menit) - Seibu Shinjuku Line Red Arrow Limited Express

cozymax5454/Flickr

Anda bisa saja melihat-lihat kota dengan berjalan kaki, tetapi jika membeli free pass seharga 500 yen, Anda dapat naik Ko-Edo Loop Bus yang beroperasi di sekitar 16 lokasi dan mencakup sebagian besar tempat wisata.

1. Kuil Kita-in

Urashimataro/Wikimedia Commons

Fg2/Wikimedia Commons

Kuil Kita-In adalah kuil Tendaishu yang terkenal, dan karena memiliki kaitan erat dengan keluarga Tokugawa, kuil ini secara khusus dilindungi oleh rezim. Di dalam kuil terdapat 538 patung Buddha yang diukir lebih dari 200 tahun lalu. Setiap patung tersebut menampilkan ekspresi dan pose yang berbeda. Tidak hanya itu, Kuil Kita-In juga menyimpan banyak aset budaya penting lainnya seperti Senba Toshogu.

2. Kaiun Dango

Kaiun Dango (kue bola yang dicelupkan dalam shoyu) dijual di dekat Senba Toshogu, dan karena lokasinya itu, kue ini dikatakan dapat memberikan keberuntungan sehingga banyak orang yang datang membelinya setiap hari.

3. Honmaru Goten Kastil Kawagoe

Ocdp/Wikimedia Commons

Sebagian besar bangunan Kastil Kawagoe sudah tidak tersisa lagi, tetapi pintu masuk dan beberapa ruangannya masih dibuka untuk publik. Anda bisa melihat pakaian pada zaman Edo dan boneka-boneka penguasa feodal yang dipamerkan di sini. Suasana megahnya bahkan membuat Anda merasa seolah-olah kembali ke masa lampau.

4. Kuil Hikawa

jpellgen/Flickr

localjapantimes/Flickr

Kuil Hikawa yang dibangun sekitar 1500 tahun lalu pada abad ke-6 ini dikunjungi oleh banyak wanita karena mengabadikan Dewa Pernikahan. 20 jenis omamori (jimat) yang telah didoakan oleh seorang miko, gadis yang melakukan upacara untuk menyembah dewa di kuil, dijual setiap hari dari pukul 8 pagi. Tidak sedikit pula pasangan yang menyelenggarakan pernikahan di Kuil Hikawa. Jika beruntung, Anda mungkin bisa melihat sepasang pengantin yang mengenakan pakaian pernikahan tradisional Jepang.

5. Toki no Kane

Tmwets/Wikimedia Commons

Toki no Kane adalah simbol Kota Kawagoe. Pada zaman Edo, menara ini berfungsi untuk memberitahukan waktu kepada warga Kawagoe melalui bunyi loncengnya, karena di masa itu belum ada jam. Sampai sekarang pun Anda masih bisa mendengar suara lonceng yang dibunyikan setiap pukul 6:00, 12:00, 15:00, dan 18:00. Bersama lingkungan sekitarnya, Toki no Kane terus mempertahankan sisa-sisa sejarah dari zaman Edo.

6. Ko-Edo Yokocho

At by At/Wikimedia Commons

Ada banyak restoran di dalam bangunan gudang ini untuk Anda dapat mencicipi berbagai masakan Jepang seperti kamameshi (nasi, daging, dan sayuran yang disajikan dalam panci kecil) dan ramen. Jika Anda mulai merasa lelah setelah berjalan-jalan, mengapa tidak beristirahat sejenak di tempat peristirahatan gratis yang tersedia di sini?

7. Museum Kurazukuri

At by At/Wikimedia Commons

Aimaimyi/Wikimedia Commons

Tidak hanya berkembang sebagai kota kastil, Kawagoe juga melahirkan banyak pedagang makmur yang tinggal di dalam bangungan dengan arsitektur bergaya gudang. Di Jepang sendiri, pemandangan jalan yang dipenuhi dengan bangunan bergaya gudang terbilang sangat langka. Hal itu pula yang menjadi alasan mengapa Anda harus berkunjung ke kota ini. Apabila Anda ingin masuk ke dalam gudang dan mengetahui seperti apa suasana di sana, datanglah ke Museum Kurazukuri di Kawagoe.

8. Kashiya Yokocho Edoya

tsukikageyuu/Flickr

open-arms/Flickr

Dulu, anak-anak kecil di Jepang sering pergi ke warung kecil yang disebut "dagashiya" untuk membeli berbagai jajanan murah khas Jepang. Di Kawagoe, ada satu dagashiya yang tetap bertahan sampai sekarang, yaitu Edoya. Selain kue, permen, dan cokelat, mainan juga dijual di sini. Memang ada jajanan yang rasanya agak aneh, tetapi bagi orang Jepang itu semua membangkitkan kenangan indah masa kecil mereka. Bagaimana, tertarik mencoba salah satunya?

9. Tamariki Seika

Tamariki Seika adalah toko yang menjual permen tradisional Jepang. Di hari-hari tertentu, Anda dapat menyaksikan bagaimana permen itu dibuat. Mereka menawarkan aneka jenis permen dengan rasa, warna, dan desain yang berbeda. Permen cantik ini pasti akan menjadi suvenir yang sempurna untuk teman dan keluarga Anda!

10. Kuil Kumano

cozymax5454/Flickr

Dewa Keberuntungan, Dewa Sukses dalam Bisnis, dan Dewa Pernikahan diabadikan di Kuil Kumano. Simbol kuil ini adalah yatagarasu, makhluk mitos berwujud burung gagak berkaki tiga yang digunakan sebagai motif logo Asosiasi Sepak Bola Jepang. Oleh karenanya, banyak penggemar sepak bola yang datang ke sini. Apabila Anda berkesempatan mengunjungi Kuil Kumano, jangan lupa untuk menuliskan keinginan Anda pada ema (plakat kayu) atau mencoba keberuntungan dengan bermain quoit (lempar gelang). Satu lagi yang tidak boleh dilewatkan selagi berada di sini, cucilah uang koin Anda di Takara Ike, karena konon kabarnya, Anda bisa mendapatkan keberuntungan jika melakukan hal itu.

 

Nah, bagaimana kesan Anda tentang Kawagoe? Hanya dengan menempuh satu jam perjalanan dari Tokyo, Anda dapat menikmati pemandangan bersejarah dan kuliner lezat. Luangkanlah waktu Anda untuk mendapatkan pengalaman seru yang tidak terlupakan.

The information in this article is accurate at the time of publication.

Artikel Terkait

Cari Restoran